PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AGAMA KATOLIK

Authors

  • Hastuti H. Anak Ampun STP Santo Bonaventura, Medan, Indonesia
  • Irawati Sagala STP Santo Bonaventura, Medan, Indonesia
  • Ermina Waruwu STP Santo Bonaventura, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13049

Keywords:

Discovery Learning, kemandirian belajar, Pendidikan Agama Katolik

Abstract

Learning independence is a key competency in the Merdeka Curriculum, but pre-research observations in class VII-2 at SMP RK Delimurni Diski showed that only 45% of students met the learning independence indicators, with initiative, self-confidence, discipline, and self-control still very low. This situation is made worse by the use of traditional lecture methods focused on the teacher, so students are only minimally actively involved in the learning process. The aim of this study is to describe the implementation of the Discovery Learning model and to analyze the improvement of students' learning independence in Catholic Religious Education at stage D in class VII-2 at SMP RK Delimurni Diski. This study adopts a Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles with 34 students. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection Data was collected through collaborative observation using observation sheets on student learning independence referring to six indicators, as well as teacher activity observation sheets, supported by photos and field notes. The results showed that the implementation of the Discovery learning model improved from an average of 87% in the first cycle to 97% in the second cycle. Student learning independence also significantly increased across all indicators, including independence from others from 74% to 86%, self-confidence from 75% to 86%, discipline from 75% to 90%, responsibility from 81% to 94%, initiative from 75% to 87%, and self-control from 73% to 88%. The study concluded that the Discovery Learning model is effective in enhancing student learning independence because it encourages active involvement in every stage of independently and meaningfully discovering concepts.

ABSTRAK

Kemandirian belajar merupakan kompetensi utama dalam Kurikulum Merdeka, namun hasil observasi pra-penelitian di kelas VII-2 SMP RK Delimurni Diski menunjukkan bahwa hanya 45% siswa yang memenuhi indikator kemandirian belajar, dengan indikator inisiatif, kepercayaan diri, kedisiplinan, dan kemampuan mengontrol diri yang masih sangat rendah. Situasi ini semakin buruk karena penggunaan metode ceramah tradisional yang berfokus pada guru, sehingga siswa hanya sedikit terlibat secara aktif dalam proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan model Discovery Learning dan menganalisis peningkatan kemandirian belajar siswa dalam pelajaran Agama Katolik pada tahap D di kelas VII-2 di SMP RK Delimurni Diski. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart, yang dilakukan dalam dua siklus dengan 34 siswa. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan kolaboratif dengan menggunakan lembar observasi tentang kemandirian belajar siswa yang merujuk pada enam indikator serta lembar observasi aktivitas guru, didukung dengan foto-foto dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery mengalami peningkatan dari rata-rata 87% di siklus pertama menjadi 97% di siklus kedua. Kemandirian belajar siswa juga meningkat secara signifikan pada seluruh indikator, meliputi ketidaktergantungan terhadap orang lain dari 74% menjadi 86%, kepercayaan diri dari 75% menjadi 86%, kedisiplinan dari 75% menjadi 90%, tanggung jawab dari 81% menjadi 94%, inisiatif dari 75% menjadi 87%, dan kemampuan mengontrol diri dari 73% menjadi 88%. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa model Discovery Learning efektif meningkatkan kemandirian belajar siswa karena mendorong keterlibatan aktif dalam setiap tahapan penemuan konsep secara mandiri dan bermakna.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanda, D. D., Muro, I., Zainurrosid, M. F., Sa, N., Anandhita, N., Prayitno, P., Naqiyah, N., & Ratnasari, D. (2025). Pengaruh regulasi emosi siswa terhadap proses pembelajaran di kelas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1443–1448. http://jptam.org/index.php/jptam/article/view/24401

Ariesta, M. T., & N. I. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi akademik mahasiswa kedokteran: Sebuah systematic literature review. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(4), 896–909. https://jurnal.uns.ac.id/tata/article/view/70225

Arrahmah, J., Kusuma, Y. Y., & Fadhilaturrahmi, F. (2024). Peningkatan kemandirian belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(2), 1105–1117. https://mail.jer.or.id/index.php/jer/article/view/919

Deviyanti, N. (2024). Metode perumusan tujuan pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses belajar mengajar. Karimah Tauhid, 3(5), 5729–5732. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i5.13212

Falsafati, N. D., Putri, A. K. L., Ihsan, A., & Safitri, D. (2023). Strategi pembelajaran dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa kelas IV di SDN 2 Karangmalang. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 1–24.

Fatirul, N. A. (2022). Metode penelitian pengembangan bidang pembelajaran (edisi khusus mahasiswa pendidikan dan pendidik). Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(02), 56–67. https://doi.org/10.58812/spp.v1.i02

Haqqi, B. (2019). Kedisiplinan belajar siswa di Sekolah Dasar (SD) Negeri Cot Keu Eung Kabupaten Aceh Besar (studi kasus). Jurnal Edukasi Sains, 5(2), 1–12. https://jurnal.uui.ac.id/index.php/jes/article/view/467

Ibram, M., Childrabahti, G., Robieth, M., Alhamid, A., Kurniawan, M. Y., Ramadhanti, N. T., & Tahta, N. (2025). Penerapan model discovery learning: Meningkatkan kemandirian belajar siswa fase D di SMP Kota Malang. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 3(3), 638–653. https://doi.org/10.17977/um084v3i32025p638-653

Ismiyatussulha, N. (2022). Strategi guru dalam menerapkan model pembelajaran problem based learning di Raudhatul Athfal Al-Fath. Jurnal Riset Pendidikan Anak Usia Dini, 1, 1–16.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner. Deakin University Press.

Khasinah, S. (2021). Discovery learning: Definisi, sintaksis, keunggulan dan kelemahan. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 11(3), 402–414. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/mudarrisuna/article/view/5821

Marisya, A., & Sukma, E. (2020). Konsep model discovery learning pada pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar menurut pandangan para ahli. Jurnal Basicedu, 4(4), 2189–2198.

Mulyadi, M., & Syahid, A. (2020). Faktor pembentuk dari kemandirian belajar siswa. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 5(02), 197–214. https://ejournal.stai-tbh.ac.id/al-liqo/article/view/246

Nailufar, Y., & Marmoah, S. (2022). Analisis kemandirian belajar siswa dalam sistem pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19 di sekolah dasar. Jurnal Digital Dalam Pendidikan, 4(2), 93–97. https://jurnal.uns.ac.id/JDDI/article/view/49864

Nur, Z. M., Ma'arif, N., Sari, A. R., Rozak, P., Sariani, N., Prasasti, T. I., Malik, S., Iskandar, A., Okpatrioka, D. F., & Wali, M. (2023). Metodologi pembelajaran kontemporer. Sanskara Karsa.

Pamuji, A. (2024). Penerapan metode diskusi kelompok untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII SMPN 1 Wagir, Kabupaten Malang. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 2007–2015. https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/ppg/article/view/1113

Pramono, N. A. (2018). Kemampuan guru melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dalam pembelajaran SD Negeri 182/I Hutan Lindung (Naskah repositori). Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id/3333/

Rakhma, E. A., Rezkita, S., & Basuki, A. (2024). Penerapan model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran IPA. Research in Science and Mathematics Education, 1(02), 61–69. https://jurnal.piramidaakademi.com/index.php/riseme/article/view/128

Ramdani, N. G., Fauziyyah, N., Fuadah, R., Rudiyono, S., Septiyaningrum, Y. A., Salamatussa’adah, N., & Hayani, A. (2023). Definisi dan teori pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran. Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation, 2(1), 20–31. [suspicious link removed]

Riinawati. (2021). Hubungan konsentrasi belajar siswa terhadap prestasi belajar peserta didik pada masa pandemi Covid-19 di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 2305–2312. https://www.jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/2384

Samosir, E. D., Ansya, Y. A., Ade, N. F., Naibaho, Y., & Rahmadani, I. S. (2024). Analisis kesulitan siswa dalam mempelajari materi pengolahan data di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(1), 108–115. https://www.researchgate.net/profile/Yusron-Ansya/publication/387305907

Sanjayanti, A., & Budiretnani, D. A. (2015). Tingkat kemandirian belajar siswa SMAN 1 Kediri kelas XI MIA-5 pada model PBL materi sistem reproduksi manusia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi, 361–363. https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/6798

Sihotang, D. O., Perangin-angin, R. A., & Waruwu, E. (2024). Peran guru agama Katolik dalam pembinaan iman siswa di SD Negeri 045957 Suka. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, 3(1), 335–346. https://ejurnal.stpkat.ac.id/index.php/lumen/article/view/299

Simanjuntak, J. (2023). Meningkatkan kemandirian belajar siswa beragama Katolik mencapai hasil belajar fase F dengan model PBL. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Agama, 4(2), 788–802. https://journal.ipmafa.ac.id/index.php/tintaemas/article/view/387

Sinulingga, A. A., Sitepu, A. G., Barus, J. R. B., & Waruwu, E. (2023). Development of students’ spiritual intelligence through the learning process of Christian religious education at Budi Murni 2 Medan Catholic private senior high school. International Journal of Scientific Multidisciplinary Research, 1(7), 735–742. https://pdfs.semanticscholar.org/9ce6/97560fae126f68377db30d97175dc2180f49.pdf

Solihah, R. (2023). Peningkatan sikap ilmiah melalui penerapan model pembelajaran penemuan (discovery learning). Journal of Classroom Action Research, 5(1), 307–311.

Syalviana, E. (2021). Efikasi diri akademik dalam menghadapi tuntutan perkuliahan pada mahasiswa. Jurnal Ilmu Perilaku, 2(2), 211–218. https://journal.iainmanado.ac.id/index.php/JIVA/article/view/1773

Woi, M. F., & Prihatni, Y. (2019). Hubungan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika. Teacher in Educational Research, 1(1), 1–8.

Zamroji, M. (2024). Kontribusi apersepsi dalam meningkatkan pemahaman pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Tarsib, 1(1), 21–27. https://ejournal.staiat-tahdzib.ac.id/tarsib/article/view/402

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Ampun, H. H. A., Sagala, I., & Waruwu, E. (2026). PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AGAMA KATOLIK. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(3), 1964–1976. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13049

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.