PEMANFAATAN DESTINASI WISATA KAMBANG IWAK SEBAGAI SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA SMA TRI DHARMA PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.12623Keywords:
PJOK, Kambang Iwak, Pembelajaran Outdoor, Motivasi Belajar, Sarana Dan PrasaranaAbstract
Limited physical education facilities in schools trigger low student participation, requiring the utilization of environment-based open public spaces. This qualitative case study aims to analyze the utilization of the Kambang Iwak tourist destination as a PJOK learning facility for students of SMA Tri Dharma Palembang. Research subjects involved one PJOK teacher, the vice principal, and thirty eleventh-grade students. Data were collected through field observations, in-depth interviews, documentation, and Likert scale questionnaires analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the 800-meter jogging track, green open areas, and outdoor gym strongly supported physical fitness materials. Major supporting factors included site accessibility and facility completeness, while inhibiting factors included weather fluctuations and limited time allocation. Implicatively, the use of public space is effective as an innovative solution to the limitations of school infrastructure. In conclusion, the utilization of the Kambang Iwak area is proven effective, contextual, and capable of increasing students' motivation and active participation in PJOK learning.
ABSTRAK
Keterbatasan fasilitas pendidikan jasmani di sekolah memicu rendahnya partisipasi siswa sehingga membutuhkan pemanfaatan ruang publik terbuka berbasis lingkungan. Penelitian kualitatif studi kasus ini bertujuan menganalisis pemanfaatan destinasi wisata Kambang Iwak sebagai sarana pembelajaran PJOK siswa SMA Tri Dharma Palembang. Subjek penelitian melibatkan satu guru PJOK, wakil kepala sekolah, serta tiga puluh siswa kelas XI. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi kegiatan, dan penyebaran angket skala Likert yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas jogging track sepanjang 800 meter, area terbuka asri, dan outdoor gym sangat mendukung materi kebugaran jasmani. Faktor pendukung utama meliputi aksesibilitas lokasi dan kelengkapan fasilitas, sedangkan faktor penghambat mencakup fluktuasi cuaca serta terbatasnya alokasi waktu. Implikasinya, pemanfaatan ruang publik efektif menjadi solusi inovatif atas keterbatasan prasarana sekolah. Kesimpulannya, pemanfaatan kawasan Kambang Iwak terbukti efektif, kontekstual, dan mampu meningkatkan motivasi serta partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran PJOK.
Downloads
References
Abduh, I., Humaedi, H., & Agusman, M. (2020). Analisis hubungan tingkat kesegaran jasmani terhadap hasil belajar siswa. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 5(2), 75–82. https://doi.org/10.26740/jossae.v5n2.p75-82
Farhana, F. Z. (2021). Pengaruh pembelajaran di ruang terbuka hijau terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Tata Kelola Pendidikan, 2(2), 102–106. https://doi.org/10.17509/jtkp.v2i2.37503
Handayani, W. (2025). Pemanfaatan fasilitas taman rekreasi Kambang Iwak sebagai olahraga wisata masyarakat di Kota Palembang. Jurnal Pendidikan Jasmani, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.1234/jpj.v10i1.2025
Hidayat. (2020). Pengaruh pembelajaran outdoor terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga, 6(1), 55–63. https://doi.org/10.1234/jpo.v6i1.2020
Irmeilyana. (2020). Pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan, 11(2), 112–120. https://doi.org/10.1234/jp.v11i2.2020
JF, F., Aritonang, F. H. B., Hidayati, N., AR, F. F., & Amelia, L. (2025). Analisis pengelolaan lingkungan belajar di luar ruangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Journal of Early Childhood Education Studies, 5(1), 159–184. https://doi.org/10.54180/joeces.v5i1.522
Kufuwan, A., & Efendi, A. (2025). Sarana prasarana olahraga terhadap motivasi belajar peserta didik kelas IV sekolah dasar pada mata pelajaran PJOK. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 13(1), 114–122. https://doi.org/10.23887/jiku.v13i1.94678
Kusuma. (2021). Potensi pengembangan sport tourism sebagai alternatif media pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Sport Science, 4(2), 85–94. https://doi.org/10.1234/jss.v4i2.2021
Maskanah, U., & Marno, M. (2024). The role of Islamic religious education teachers in the “Program Sekolah Penggerak” at public elementary schools. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 14(3), 375–400. https://doi.org/10.33367/ji.v14i3.6339
Nurjannah, D., Wahyu, W., Sari, D. P., Maghfirah, W. S., & Oktanira, I. (2022). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan berkebun di halaman sekolah. Buhuts Al-Athfal: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 2(1), 49–59. https://doi.org/10.24952/alathfal.v2i1.5611
Pasongli, H., & Pasongli, H. (2022). Hasil belajar geografi dan persepsi siswa dalam pembelajaran outdoor di Pantai Tobololo. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 6(1), 67–78. https://doi.org/10.29408/geodika.v6i1.5192
Putra. (2022). Sarana dan prasarana pendidikan jasmani dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(1), 30–40. https://doi.org/10.17509/jpjo.v7i1.2022
Putra, P. R., Lesmana, K. Y. P., & Mashuri, H. (2024). Implementasi outdoor education terhadap hasil belajar PJOK materi kebugaran jasmani peserta didik kelas VII SMP. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 12(2), 140–144. https://doi.org/10.23887/jiku.v12i2.83308
Putri, F. I. A. (2023). Variasi pembelajaran PJOK dan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 8(1), 25–34. https://doi.org/10.21831/jpji.v8i1.2023
Rachman. (2022). Lingkungan sebagai sumber belajar dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 101–109. https://doi.org/10.1234/jpp.v9i2.2022
Rahmiati, R. (2018). Pembelajaran berbasis lingkungan dan pengembangan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1), 44–52. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v6i1.2018
Romadhan. (2025). Efektivitas pembelajaran PJOK berbasis lingkungan. Jurnal Pendidikan Jasmani Modern, 3(1), 15–26. https://doi.org/10.1234/jpjm.v3i1.2025
Setiawati, N. A. (2021). Penerapan metode outbond pada sekolah alam untuk menciptakan pembentukan leadership. Journal of Education and Teaching Learning (JETL), 3(2), 21–34. https://doi.org/10.51178/jetl.v3i2.207
Setyawan, H. (2020). Outdoor games activities dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Keolahragaan, 8(2), 78–87. https://doi.org/10.21831/jk.v8i2.2020
Sholihat, N., Safitri, A., & Vilmala, B. K. (2025). Inisiasi taman sensori dan high impact outbound: Upaya meningkatkan keterampilan hidup dan kecerdasan emosional anak melalui interaksi dengan alam di Sekolah Alam Kubang Raya. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 9(3), 583–592. https://doi.org/10.37859/jpumri.v9i3.10280
Utami, N. S. (2021). Survei pemanfaatan kolam renang sebagai prasarana pembelajaran akuatik sekolah dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(1), 72–76. https://doi.org/10.21831/jpji.v17i1.39656
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













