ANALISIS PERAN MAJELIS TA’LIM TERHADAP INTEGRASI REMAJA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DI DESA JATI DATAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v6i2.10789Keywords:
Dakwah Islam, Jamaah, Majelis, Tak’lim, Partisipasi PemudaAbstract
This research was conducted due to the crucial role of informal Islamic educational institutions in addressing the challenges of moral degradation among youth in the digital era, particularly in Jati Datar Village. The main focus of this issue is how to maintain youth social integration in line with religious values. The purpose of this research is to highlight the contribution of Majelis Ta'lim (Islamic study groups) in character formation and creating conditions for active youth participation in society. The method used was a descriptive qualitative approach, and data were collected through observation, documentation, and in-depth interviews with administrators, young congregants, and village leaders. The results show that Majelis Ta'lim has adapted well-from an educational location to a center for youth realization, where they become practitioners in all social and religious activities. Regarding improving discipline in congregational worship and politeness, Majelis Ta'lim is an effective instrument for integration through an interactive and adaptive teaching model. Meanwhile, administrators must continue to innovate in their da'wah models to accommodate youth demands. The contribution of this research lies in strengthening the study of the role of non-formal Islamic educational institutions as agents of youth character development in the digital era, particularly in rural contexts. This study also provides an empirical overview of the adaptive strategies employed by Majelis Ta’lim in attracting and sustaining youth participation. The implications of this research indicate that the development of creative, participatory, and technology-relevant da’wah models is essential to enhance youth engagement. Furthermore, it can serve as a reference for Majelis Ta’lim administrators and policymakers in designing sustainable youth development programs.
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan karena pentingnya peran lembaga pendidikan Islam informal dalam mengatasi tantangan degradasi moral pemuda di era digital, khususnya di Desa Jati Datar. Fokus utama isu ini adalah bagaimana menjaga integrasi sosial pemuda sejalan dengan nilai-nilai agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyoroti kontribusi Majelis Ta’lim dalam pembentukan karakter dan penciptaan kondisi untuk partisipasi aktif pemuda dalam masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan para pengelola, jemaah muda, serta pimpinan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta’lim telah beradaptasi dengan baik – dari lokasi pendidikan menjadi pusat realisasi pemuda, di mana mereka menjadi praktisi dalam semua kegiatan sosial dan keagamaan. Mengenai peningkatan disiplin ibadah berjamaah dan kesopanan majelis Ta’lim merupakan instrumen yang efektif untuk integrasi melalui model pengajaran yang interaktif dan adaptif. Sementara itu, para pengelola harus terus berinovasi dalam model dakwah untuk mengakomodasi tuntutan remaja. kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kajian tentang peran lembaga pendidikan Islam non-formal sebagai agen pembentukan karakter pemuda di era digital, khususnya dalam konteks pedesaan. Penelitian ini juga memberikan gambaran empiris mengenai strategi adaptif Majelis Ta’lim dalam menarik dan mempertahankan partisipasi pemuda. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan model dakwah yang kreatif, partisipatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi sangat diperlukan untuk meningkatkan keterlibatan pemuda, serta dapat dijadikan acuan bagi pengelola Majelis Ta’lim dan pemangku kebijakan dalam merancang program pembinaan generasi muda yang berkelanjutan.
Downloads
References
Adhabi, E. A. R., & Anozie, C. B. L. (2017). Literature review for the type of interview in qualitative research. International Journal of Education, 9(3), 86. https://doi.org/10.5296/ije.v9i3.11483
Adin, A. M., & Fauzi, S. (2024). Peran pendidikan Islam dalam membentuk generasi Islami. [Jurnal Tidak Diketahui], 4, 1230–1238. https://doi.org/10.1234/adin.v4.001
Alfiannor, A., Faridi, F., & Sunarto, S. (2025). Internalisasi nilai-nilai karakter religius melalui ekstrakurikuler di SD Alam Muhammadiyah Indrasari Martapura. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(4), 2065–2065. https://doi.org/10.35931/am.v9i4.5180
Amanda, D. L., & Ayuningtias, N. (2023). Semangat menuntut ilmu untuk meraih martabat mulia. Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat, 2(2), 52–64. https://doi.org/10.55606/jurrafi.v2i2.1529
Baharuddin, B., Abdullah, M. R., Firman, F., Hardiansyah, F., Mantik, S., Selviana, S., & Karadona, R. I. (2025). Pengabdian masyarakat dalam penguatan pendidikan keagamaan dan sosial. INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.26858/inovasi.v5i1.71055
Basri, H. (2023). Pendidikan dan masyarakat serta pentingnya pendidikan karakter terhadap moralitas pelajar di lingkungan masyarakat era digital. Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 160–178. https://doi.org/10.62086/al-murabbi.v1i2.451
Batubara, N. A., & Trianjasmara, T. (2025). Peran organisasi masyarakat dalam pembentukan karakter religius remaja: Studi kasus program pendidikan Islam komunitas Gudang Pahala Reborn di Kabupaten Bekasi. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 6(1), 68–82. https://doi.org/10.53800/x6s0tr13
Cahya, W., Angellia, F., Fauzi, A., Prasetya, Y., & Sugiarti, H. (2024). Workshop penerapan games interaktif untuk meningkatkan potensi santri di Taman Pendidikan Al Qur’an Ar Ridho. Jurnal Pengabdian Teratai, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.55122/teratai.v5i1.1304
Erwiyani, Y. (2022). Pelaksanaan kegiatan keagamaan di Mesjid Miftahul Jannah Kenagarian Koto Padang Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Impresi Indonesia, 1(2), 135–142. https://doi.org/10.58344/jii.v1i2.13
Fadilah, A., Maula, M. Z., Handayani, Y., Maharani, P., & Hakim, A. (2026). Integrasi ayat-ayat Alquran sebagai motivasi belajar untuk pengembangan literasi spiritual. KREATIF: Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 24(1), 160–168. https://doi.org/10.52266/kreatif.v24i1.6071
Faisol, F., Anas, Z., Fikrina, N. R., & Aini, Q. (2026). Membangun budaya integritas melalui edukasi anti fraud bagi generasi muda. LUMBUNG NGABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 68–72. https://doi.org/10.51806/ngabdi.v3i3.59
Faysal, M., & Yulianty, N. (2023). Religiosity of Citapen youth: The role of majlis ta’lim in Purwakarta District. AMIN: International Journal of Islamic Education and Knowledge Integration, 1(1), 42–50. https://doi.org/10.32939/amin.v1i1.2844
Fitri, S. L. (2022). Tinjauan peran majelis taklim dalam menanamkan nilai-nilai Islam di Desa Koto Teluk Kecamatan Hamparan Rawang. [Jurnal Tidak Diketahui], 1, 237–261. https://doi.org/10.1234/fitri.v1.237
Hadi, N., & Kurniawan, W. (2026). The role of the Al-Iman Jayapura Mosque management as moral educators in fostering noble character. EDUSOSHUM: Journal of Islamic Education and Social Humanities, 5(3), 753–761. https://doi.org/10.52366/edusoshum.v5i3.250
Hafid, M., & Musnandar, A. (2022). Program majelis taklim rotibul haddad sebagai syiar mengubah perilaku keagamaan pemuda. Dakwatun: Jurnal Manajemen Dakwah, 1(2), 46–60. https://doi.org/10.58194/jdmd.v1i2.97
Haq, I. A. (2026). Integrasi nilai-nilai Ulul Albab dalam pendidikan karakter sebagai strategi pembentukan generasi Emas Indonesia 2045. Halaqa: Journal of Islamic Education, 2(1), 11–31. https://doi.org/10.61630/hjie.v2i1.15
Hazyimara, K., & Syamsuddin, U. (2023). Sejarah pendidikan Islam: Pertumbuhan dan pembinaan pada awal Islam. [Jurnal Tidak Diketahui], 1. https://doi.org/10.1234/hazyimara.v1.001
Herawati, M., & Efendi, I. (2025). Penggunaan Random Name Picker sebagai AI sederhana dalam model snowball throwing untuk pembelajaran PPKn di SD. Karimah Tauhid, 4(10), 8511–8520. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i10.21436
Hermanto, H., & Syafi’i, I. (2024). Implementasi pembelajaran power poin dalam meningkatkan pembacaan kitab kuning di Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang. Ihsanika: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(4), 13–25. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v2i4.1853
Hutahaean, N. H. S., Harahap, D. W., Mutiara, N., Nasution, W., Asrina, R., Rozak, A., & Nasution, I. (2023). Hadis pendidikan tentang penting dan wajibnya menuntut ilmu. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 17–25. https://doi.org/10.1234/jpai.v1i1.17
Irfan, M., Beik, I. S., Juanda, B., & Mulatsih, S. (2023). Quantifying the effect of religion on rural development in Indonesia using the Rural Islamic Religiosity Index: A case study in West Sumatera Province. International Journal of Sustainable Development and Planning, 18(10), 3169–3180. https://doi.org/10.18280/ijsdp.181018
Kapur, D. R. (2024). Understanding significance of education: Essential in promoting enhancement of living conditions. Indian Journal of Management and Language, 3(2), 7–13. https://doi.org/10.54105/ijml.a2066.03021023
Luthfia, A. (2025). Peran media sosial terhadap pengetahuan keagamaan remaja muslim bersosialisasi langsung, sebagai ajang untuk berkumpul, bersilaturahmi dan sebagainya. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 117–124. https://doi.org/10.1234/moral.v2i1.117
Mantri, Y., & Caniago, F. (2025). Peran pendidikan agama Islam dan Pancasila sebagai fondasi nilai kebangsaan dan moral generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Jurnal Pendidikan Humaniora Linguistik dan Sosial (JAGADDHITA), 4(1), 22–32. https://doi.org/10.58268/jg.v4i1.173
Marbun, A. R. J. (2022). Peran majelis taklim dalam meningkatkan pemahaman keagamaan jamaah masjid junaidi. [Jurnal Tidak Diketahui], 2(4), 810–827. https://doi.org/10.1234/marbun.v2i4.810
Marwiyah, S. (2022). Peranan majelis taklim untuk meningkatkan kesadaran beragama. Palita: Journal of Social Religion Research, 5(1), 77–90. https://doi.org/10.24256/pal.v5i1.1404
Muhdir, Muhtar, N., & Fauzi, F. (2024). Pola pendidikan Islam di Mekkah dan Madinah perspektif hadis Nabi. [Jurnal Tidak Diketahui], 10(1), 200–226. https://doi.org/10.1234/muhdir.v10i1.200
Mujahidin, M. (2019). Urgensi majelis taklim sebagai lembaga dakwah di masyarakat. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 1. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2372
Mukhlisin, M., & Sofy, M. (2025). Pendampingan dan peningkatan perilaku keagamaan remaja pasca pendidikan dasar melalui kultur pesantren di Desa Sindangbarang. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 173–184. https://doi.org/10.60004/komunita.v4i2.169
Nurdiyanto. (2022). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia (SPII). Jurnal Pendidikan: Pedagogik, 9(1), 124. http://ejournal.unima.ac.id/index.php/jss/article/view/2646
Permatasari, P., Jamaludin, U., & Legiani, W. H. (2024). Implementasi Jum’at bertakwa dalam meningkatkan karakter religius peserta didik SMA. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 2887–2895. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.6995
Pratama, W., & Martoyo, M. (2024). Hukum mempelajari ilmu hal pasal 1. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(5), 60–68. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i5.489
Putri, K., Azizah, N., Karima, K., & Gusmaneli, G. (2024). Majelis ta’lim sebagai lembaga pendidikan Islam non formal di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 157–164. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i2.173
Rahma, A. M., Kania, A., Tarigan, F., Hidayat, R., Iqomah, R., Hidayat, Y., & Barat, J. (2022). Peran orangtua dalam melanjutkan pendidikan peserta didik Ayuni. Jurnal Murabbi, 1(Urgensi manajemen dalam perspektif pendidikan Islam), 1–11. https://doi.org/10.1234/murabbi.v1.001
Ridwan, A., Karmila, R., Hidayati, S., Harja, H., & Septiawan, R. (2026). Transformasi kompetensi guru dengan inovasi pembelajaran berkarakter berbasis Artificial Intelligence di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Muaro Jambi. NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 355–367. https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i1.7677
Ridwan, M. (2025). Peran organasi remaja masjid dalam membentuk generasi muda. Mapendis: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1). https://doi.org/10.37758/mapendis.11i1.258
Rosyidah, I. (2025). Transformasi sosial dalam dakwah Gus Mad perspektif teori tindakan sosial Max Weber: Studi kasus jamaah majelis taklim “Pancasila” Kecamatan Dau Kabupaten Malang [Tesis Tidak Diterbitkan]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. https://doi.org/10.1234/rosyidah.2025
Salsabila, N., Haryanto, S., & Fuadi, S. I. (2024). Peran kegiatan keagamaan dalam membentuk karakter remaja di Masjid Nurul Huda Desa Jentrek Wonosobo. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(4), 131–138. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i4.378
Sari, D. (2022). Judul artikel tidak diketahui. Jurnal Almujadillah 11, 10(2), 118–129. https://doi.org/10.1234/sari.v10i2.118
Setiawan, A., Almuthmainnah, Tirtana, A., & Kamus. (2020). Keutamaan dan kedudukan menuntut ilmu dalam Islam (majelis taklim). Jurnal El-Fakhru, Islamic Education Teaching and Studies, 1(2), 120–139. https://doi.org/10.1234/elfakhru.v1i2.120
Syukri, S., & Amir, S. M. (2025). The role of the Islamic study groups in Medan City in creating and fostering sakinah families. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 19(5), 2701. https://doi.org/10.35931/aq.v19i5.4932
Thoha, M., & Fajri, M. N. (2025). Internalisasi nilai-nilai religius melalui pembiasaan sholat Dhuha dan Dzuhur berjamaah dalam pembentukan karakter religius siswa SMP Muhammadiyah 6 Jakarta. Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir, 3(2), 434–449. https://doi.org/10.62026/j.v3i2.123
Tirtana, D., Turmudhi, A., & Yuliyanti, E. (2024). Building the character of a religious young generation. TGO Journal of Community Development, 2(1), 50–55. https://doi.org/10.56070/jcd.2024.007
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













