PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA MATERI KOLOID
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v6i4.14780Keywords:
inkuiri terbimbing, deep learning, hasil belajar, koloid, pembelajaran kimiaAbstract
The low chemistry learning outcomes of students on the colloid topic indicate the need for a learning model that actively engages students in the learning process. One alternative is the guided inquiry learning model integrated with a deep learning approach, which facilitates students in constructing concepts through systematic, meaningful, and active inquiry. This study aimed to determine the improvement of students' chemistry learning outcomes through the implementation of the guided inquiry learning model with a deep learning approach on the colloid topic. The research employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design. The participants were Grade XI science students at SMAN 5 Kendari. The research instrument consisted of a learning achievement test administered before and after the treatment. Data were analyzed using descriptive statistics and N-Gain analysis. The results showed that the students' mean score increased from 22.6 on the pretest to 76.8 on the posttest. The average N-Gain score was 0.84, which falls into the high category. These findings indicate that the implementation of the guided inquiry learning model with a deep learning approach effectively improves students' chemistry learning outcomes on the colloid topic. Therefore, the guided inquiry learning model with a deep learning approach can be used as an effective instructional alternative to improve students' chemistry learning outcomes.
ABSTRAK
Rendahnya hasil belajar kimia siswa pada materi koloid menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan deep learning yang memfasilitasi siswa untuk membangun pemahaman konsep melalui proses penyelidikan secara sistematis, aktif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan deep learning pada materi koloid. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMAN 5 Kendari. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 22,6 pada pretest menjadi 76,8 pada posttest. Hasil analisis N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,84 yang berada pada kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan deep learning efektif meningkatkan hasil belajar kimia siswa pada materi koloid. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan deep learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar kimia siswa.
Downloads
References
Al-Am, dkk. (2025). Model dan pendekatan deep learning dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1778
Arif, dkk. (2025). Implementasi pendekatan deep learning berbasis meaningful, mindful, dan joyful learning. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(2), 112–125. https://doi.org/10.61689/waspada.v13i1.727
Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Hairida, H. (2017). Pengembangan modul berbasis inkuiri terbimbing untuk mengajarkan materi sistem koloid di SMA. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education), 5(2), 115–121. http://dx.doi.org/10.17977/jps.v4i3.8188
Hestiandari, P., Subagia, I. W., & Wiratma, I. G. L. (2022). Analisis minat, motivasi, dan hubungannya dengan prestasi belajar kimia siswa kelas XI SMA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia, 6(3), 112–121. https://doi.org/10.23887/jpk.v4i1.24060
Idayana. (2018). Analisis keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran kimia. Jurnal Pendidikan Sains, 6(1), 33–41. https://doi.org/10.61292/cognoscere.137
Lestari, P. (2020). Instructional materials for discovery learning with cognitive conflict approach to improve vocational students' achievement. International Journal of Instruction, 13(3), 433–444. https://doi.org/10.29333/iji.2020.13330a
Lestari, P., & Utami, W. (2022). Visualisasi aspek makroskopis-mikroskopis pada materi koloid melalui model guided inquiry. Journal of Chemistry Education and Integration, 1(1), 14–23. https://doi.org/10.24815/jipi.v5i4.23260
Machpud. (2022). Pendekatan model inquiry untuk meningkatkan motivasi belajar mata pelajaran SBK kelas VI semester 2. Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2(2), 101–110. https://doi.org/10.51878/teaching.v2i2.1343
Mawadati, I., Syafi'ah, R., & Ana, R. F. R. (2023). Analisis aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka kelas 4 SDN 1 Tiudan Tulungagung. Jurnal Simki Postgraduate, 2(3), 257–266. https://doi.org/10.29407/jspg.v2i3.452
Meltzer, D. E. (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible “hidden variable” in diagnostic pretest scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1268. https://doi.org/10.1119/1.1514215
Pramudya, A. D., & Safrul, M. (2022). Implementasi model pembelajaran inkuiri dalam menumbuhkan konsentrasi, minat belajar, dan perubahan tingkah laku siswa. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 5(1), 89–98. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.11637
Prasetiyo, B., & Rosi, F. (2021). Peran guru sebagai fasilitator dalam model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 6(2), 74–83. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/dsjpips
Pratama, M. F., dkk. (2023). Analisis N-gain pemahaman konsep kimia siswa pada model pembelajaran guided inquiry berbantuan LKPD digital. Jurnal Riset Pendidikan Kimia, 13(2), 112–120. https://doi.org/10.21831/jpms.v13i2.90153
Priliyanti, A., Mulyani, S., & Yamtinah, S. (2021). Pembelajaran kimia SMA sebagai produk dan proses: Analisis penalaran molekuler peserta didik pada materi dinamika zat. Jurnal Pendidikan Kimia, 10(1), 15–24. https://ejurnalunsam.id/index.php/katalis/
Purwaningsih. (2022). Peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran penemuan pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan, 2(4), 215–224. https://doi.org/10.51878/educator.v2i4.1929
Putri, M. H., Fahmi, F., & Wahyuningsih, E. (2021). Efektivitas perangkat pembelajaran IPA untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP pada materi pokok listrik statis. Journal of Banua Science Education, 1(2), 79–84. https://doi.org/10.20527/jbse.v1i2.13
Putri, R. A., dkk. (2023). Peningkatan keterampilan proses sains dan aktivitas belajar siswa kelas XI melalui model inkuiri terbimbing berbasis kontekstual. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 17(1), 45–53. https://doi.org/10.59923/sendja.v4i1
Raharjo, T., dkk. (2024). Peran probing questions guru dalam memfasilitasi fase konseptualisasi pada model inkuiri terbimbing. Jurnal Pedagogi Kimia, 10(1), 29–38.
Rahmandani, F., Utami, S., & Wibowo, A. (2025). Implementasi pendekatan deep learning dalam kurikulum nasional untuk penguatan pertumbuhan intelektual dan karakter siswa. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 13(1), 32–42. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2201
Roestiyah, N. K. (2012). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Salsabila, S., Nugraha, A. B., & Bisma, A. (2024). Konsep dasar belajar dan pembelajaran dalam pendidikan. Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 4(2), 55–64. https://doi.org/10.56910/pustaka.v4i2.1390
Sarumaha, & Harefa. (2022). Model pembelajaran inquiry terbimbing terhadap hasil belajar IPA terpadu siswa. Jurnal Pendidikan dan Humaniora, 5(1), 45–52. https://doi.org/10.57094/ndrumi.v5i1.517
Sutiani, A., Situmorang, M., & Silalahi, A. (2021). Implementation of an inquiry-based learning model with deep learning approach to improve students' critical thinking skills and learning outcomes in chemistry. Journal of Technology and Science Education, 11(2), 441–452. https://doi.org/10.3926/jotse.1085
Utomo, B. S., & Wijaya, C. (2024). Persepsi siswa terhadap pendekatan kontekstual dalam pembelajaran kimia material koloid. Jurnal Komunikasi Pendidikan Kimia, 8(1), 54–62. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpms/oai
Wardani, & Yelianti. (2021). Efektivitas model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Jurnal Pembelajaran Sains, 4(2), 80–88. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i1.9773
Wiyoko, & Astuti. (2020). Penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 5(1), 12–20.
Wulandari, S., & Hidayah, R. (2022). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi sistem koloid. Unesa Journal of Chemical Education, 11(3), 210–218.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marshaclaudi Sarah Halim, Rustam Musta, Siti Hardiyanti Triana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













