PENERAPAN PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 ATAS TUNJANGAN HARI RAYA BAGI PEKERJA YANG BERPENGHASILAN DI BAWAH PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) BERDASARKAN PRINSIP KEADILAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM

Authors

  • Heru Suryanto Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya
  • Bambang Arwanto Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i4.16172

Keywords:

Pajak Penghasilan Pasal 21, Tunjangan Hari Raya, Penghasilan Tidak Kena Pajak, Keadilan Perpajakan, Perlindungan Hukum

Abstract

ABSTRACT

The implementation of Article 21 Income Tax withholding on Religious Holiday Allowance (THR) for low-income workers raises questions regarding the compatibility of tax withholding mechanisms with the principle of tax justice. Government Regulation No. 58 of 2023 and Minister of Finance Regulation No. 168 of 2023 introduced the Average Effective Rate (TER) mechanism to simplify tax withholding administration. However, withholding at the time of THR payment must be distinguished from determining the annual tax liability based on the calculation of income over an entire tax year, particularly for workers whose annual net income does not exceed the Non-Taxable Income Threshold (PTKP). This study aims to analyze the status of THR in Article 21 Income Tax withholding and its consistency with the principles of justice and legal protection for workers. The study employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and historical approaches. Legal materials are analyzed qualitatively by examining tax regulations and the concepts of ability to pay, legal certainty, and taxpayer protection. The findings indicate that THR constitutes income taken into account in Article 21 Income Tax withholding, while the annual tax liability is determined through calculations in accordance with applicable regulations, taking into account the PTKP and taxes already withheld. Accordingly, tax justice needs to be realized through accurate calculations, administrative transparency, and the resolution of excess withholding in accordance with applicable regulations.

ABSTRAK

Penerapan Pajak Penghasilan Pasal 21 atas Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja berpenghasilan rendah menimbulkan persoalan mengenai kesesuaian mekanisme pemotongan pajak dengan prinsip keadilan perpajakan. Berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 Tahun 2023 memperkenalkan mekanisme Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk menyederhanakan administrasi pemotongan pajak. Namun, pemotongan pada masa pembayaran THR perlu dibedakan dari penentuan pajak terutang berdasarkan penghitungan selama satu tahun pajak, khususnya bagi pekerja yang penghasilan netonya tidak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan THR dalam pemotongan PPh Pasal 21 serta kesesuaiannya dengan prinsip keadilan dan perlindungan hukum bagi pekerja. Penelitian menggunakan metode hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan historis. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif dengan menelaah ketentuan perpajakan dan konsep ability to pay, kepastian hukum, serta perlindungan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa THR merupakan penghasilan yang diperhitungkan dalam pemotongan PPh Pasal 21, sedangkan kewajiban pajak tahunan ditentukan melalui penghitungan sesuai ketentuan yang berlaku dengan memperhatikan PTKP dan pajak yang telah dipotong. Dengan demikian, keadilan perpajakan perlu diwujudkan melalui penghitungan yang tepat, transparansi administrasi, dan penyelesaian kelebihan pemotongan sesuai peraturan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, A. C. (2026). Hubungan kebijakan hukum dan administrasi pajak. Jurnal Atribusi Hukum, 1(1), 36–44. https://lenterapublikasi.com/index.php/jah/article/view/135

Arianty, F. (2022). Analisis perubahan tarif progresif pajak penghasilan orang pribadi dalam undang-undang harmonisasi peraturan perpajakan ditinjau dari azas keadilan. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 5(1). https://scholarhub.ui.ac.id/jabt/vol5/iss1/1/

Ardyan, A., Kaemirawati, D. T., Dewi, R., & Endrawati, E. A. (2026). Dominasi fiskus dalam penagihan pajak dan krisis perlindungan hukum bagi wajib pajak. Binamulia Hukum, 15(1), 407–421. https://ejournal.hukumunkris.id/index.php/binamulia/article/view/1417

Byan, O. L. (2026). Analisis penghitungan PPh Pasal 21 atas gaji karyawan tetap guna menentukan beban pajak karyawan pada Koperasi Primkoppolres Kediri. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(2), 2572–2584. https://teewanjournal.com/index.php/juragan/article/view/2892

Chen, X., Kim, J., Lourie, B., & Zhu, C. (2026). Income tax over-withholding and household investment decisions. The Accounting Review, 101(4), 137–167. https://doi.org/10.2308/TAR-2024-0408

Dananjoyo, H. D. (2026). Analisis yuridis terhadap kebijakan pajak UMKM di Indonesia perspektif kepastian hukum dan keadilan fiskal. Jurnal Supremasi, 16(1), 73–89. https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/supremasi/article/view/5648

Gulo, K. K., Wahyuni, W. S., & Fithri, B. S. (2026). Pengaturan nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak (NPOPTKP) dalam bea perolehan hak atas tanah dan bangunan: Perspektif keadilan vertikal dan ability to pay. Al-IHKAM: Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram, 18(1), 197–216. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/alihkam/article/view/16164

Harahap, A. P., Triseptina, A., Ghafur, M. L., & Vientiany, D. (2025). Efektivitas sanksi administratif terhadap ketidakpatuhan pemotong PPh Pasal 21 dalam perspektif Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(1), 1698–1709. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/574

Hasan, N., Catur Wahyu H., Adeline Rara W., Marsyanda Dwi Ica S., & Wahyuni, A. (2026). Evaluasi perbedaan perlakuan pajak antara wajib pajak orang pribadi dan badan dalam perspektif keadilan pajak. Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce, 5(2), 698–703. https://jurnaluniv45sby.ac.id/index.php/Digital/article/view/6819

Jaya, D., Tan, W., & Situmeang, A. (2026). Tantangan regulasi pajak bagi UMKM di era digitalisasi: Perspektif hukum bagi perwujudan SDGs. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 5(2), 623–642. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/awtjhpsa/article/view/3439

Kusumastuti, D. A., Kusairi., & Berrina, O. (2026). Pelatihan penerapan tarif efektif rata-rata PPh Pasal 21 bagi pegawai institusi keuangan nonperbankan. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 5(1), 1008–1020. https://ejurnal.lkpkaryaprima.id/index.php/juribmas/article/view/1348

Murphy, F. (2023). Foreign holding companies and the US taxation of foreign earnings: Evidence from the tax increase prevention and reconciliation act of 2005. Contemporary Accounting Research, 40(1), 729–757. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/1911-3846.12836

Niah, I. R., & Dahlan, M. (2025). Analisis tax compliance atas restitusi pajak penghasilan (PPh) badan dengan status lebih bayar pada PT Telkom Indonesia Tbk. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(6), 2921–2933. https://jurnalbisnismahasiswa.com/index.php/jurnal/article/view/756

Nursadiyah, M., Prawira, I. F. A., & Nurrizkiana, R. (2026). Pengaruh penerapan asas keadilan dalam pemungutan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak di Indonesia: Studi literatur. Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana, 12(1), 1–13. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/akuntansi/article/view/5013

Ramahani, A. N., Erdiansyah, E., & Saladin, H. (2024). Analisis pajak penghasilan Pasal 21 pada PT Varuna Tirta Prakasya cabang Palembang. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 9796–9806. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/13219

Salhah, R. E., & Sagala, R. V. (2026). Optimizing local own-source revenue through PBB-P2: A tax justice and good governance analysis within the framework of regional autonomy and fiscal decentralization. Golden Ratio of Law and Social Policy Review, 6(1), 157–173. https://goldenratio.id/index.php/grlspr/article/view/2422

Salman, S., Harahap, M. R., & Vientiany, D. (2026). Analisis penerapan tarif efektif rata-rata (TER) dalam perhitungan PPh Pasal 21 pasca Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(3), 967–979. https://ejurnal.kampusakademik.my.id/index.php/jipm/article/view/2601

Sari, Y. P., & Saputra, E. T. (2025). Analisis penerapan tarif efektif rata-rata (TER) pada Pajak Penghasilan Pasal 21 dalam Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 (Studi kasus pada PT Medikaloka Wonogiri). Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 4(1), 314–334. https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/jekombis/article/view/4866

Tekalign, E., & Wondwossen, F. (2022). The need to revisit ability-to-pay principle in the Ethiopian employment income tax system. Bahir Dar University Journal of Law, 13(1), 45–76. https://www.ajol.info/index.php/bdujl/article/view/260807

Toha, G. A. M., Kolnel, G., Ragat, G. T. P., Manoe, F. H. G. P., & Ekasari, J. C. (2025). Tinjauan teoritis atas perhitungan Pajak Penghasilan badan berdasarkan Undang-Undang HPP Tahun 2021. Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN), 3(4), 1015–1028. https://ejournal.lapad.id/jurbisman/article/view/1382

Wijaya, G., & Urbanisasi (2025). Keadilan dan kepastian hukum dalam sistem perpajakan Indonesia: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 11915–11921. https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/3747

Zahra, N. A., Ramadhani, O., Daulay, R. R. R., & Vientiany, D. (2026). Analisis penerapan PPh 21 dalam sistem penggajian karyawan di era digital: Studi kasus kesalahan rekonsiliasi pajak tahunan pada penerapan tarif efektif rata-rata (TER). Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 4(6), 645–658. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jiem/article/view/11383

Downloads

Published

2026-10-30

How to Cite

Suryanto, H., & Arwanto, B. (2026). PENERAPAN PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 ATAS TUNJANGAN HARI RAYA BAGI PEKERJA YANG BERPENGHASILAN DI BAWAH PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) BERDASARKAN PRINSIP KEADILAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(4), 3444–3456. https://doi.org/10.51878/social.v6i4.16172

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.