PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER GOTONG ROYONG PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12472Keywords:
Nilai Karakter Gotong Royong, Pendidikan Pancasila, Sekolah DasarAbstract
ABSTRACT
Pancasila Education in elementary schools is expected not only to foster students' conceptual understanding but also to provide meaningful learning experiences that cultivate the value of mutual cooperation in authentic situations. In practice, however, students' habits of collaborating, demonstrating social concern, and sharing responsibilities have not consistently developed, indicating the need for learning activities that connect collaborative experiences with contexts familiar to their daily lives. This study examined the process of fostering mutual cooperation character values through a project involving the creation of an Ampera Bridge wall decoration in a fifth-grade classroom at SD Negeri 60 Palembang. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observations, interviews, questionnaires, and documentation. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation to enhance the trustworthiness of the findings. The learning process demonstrated the development of collaboration, empathy, and responsibility as students worked together to complete the project. Questionnaire findings revealed that one student was classified in the very good category, nineteen students in the good category, and four students in the fair category, with an overall achievement score of 87.77%, categorized as very good. Character development was strengthened by students' positive habits, teachers' guidance, parental support, and peer interaction, whereas family circumstances, the school environment, excessive technology use, and individualistic tendencies emerged as inhibiting factors. These findings indicate that collaborative project-based learning integrating local cultural contexts effectively strengthens the internalization of mutual cooperation character values while making Pancasila Education more contextual and meaningful for elementary school students.
ABSTRAK
Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar diharapkan tidak hanya membangun pemahaman konseptual, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan karakter gotong royong dalam situasi nyata. Kenyataannya, pembiasaan bekerja sama, menunjukkan kepedulian, dan berbagi tanggung jawab belum selalu berkembang secara optimal sehingga diperlukan pembelajaran yang mengaitkan aktivitas kolaboratif dengan konteks yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Penelitian ini memusatkan perhatian pada proses pembentukan nilai karakter gotong royong melalui projek pembuatan hiasan dinding Jembatan Ampera di kelas V SD Negeri 60 Palembang. Kajian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi sebagai sumber data yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Dinamika pembelajaran memperlihatkan berkembangnya kerja sama, empati, dan tanggung jawab selama peserta didik terlibat dalam penyelesaian projek secara berkelompok. Hasil angket menunjukkan 1 siswa berada pada kategori sangat baik, 19 siswa kategori baik, dan 4 siswa kategori cukup, dengan capaian keseluruhan sebesar 87,77% pada kategori sangat baik. Pembentukan karakter dipengaruhi oleh pembiasaan positif peserta didik, peran guru, pola asuh orang tua, dan interaksi antarteman, sedangkan lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, penggunaan teknologi yang berlebihan, serta kecenderungan perilaku individualistis menjadi faktor penghambat. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas kolaboratif berbasis projek yang memanfaatkan budaya lokal mampu memperkuat internalisasi nilai karakter gotong royong sekaligus menjadikan pembelajaran Pendidikan Pancasila lebih kontekstual dan bermakna bagi peserta didik sekolah dasar.
Downloads
References
Amalia, S. S., & Alfiansyah, I. (2022). Model pembelajaran berbasis proyek dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Al-Fatih, 5(2), 239–254. https://jurnal.stit-al-ittihadiyahlabura.ac.id/index.php/alfatih/article/view/217
Ardianasari, D. P., & Utaminingsih, S. (2022). Increasing the character of mutual cooperation and independence from elementary school students. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 20(2), 261–266. https://doi.org/10.53515/qodiri.2022.20.2.261-266
Fahrozy, F. P. N., Nurdin, A. A., & Hadiansyah, Y. (2022). Analisis unsur kearifan lokal dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar. ATTADIB, 6(2), 237–254. https://doi.org/10.32832/at-tadib.v6i2.19546
Firdaus, S., & Rizal, S. (2025). Budaya positif berbasis kearifan lokal dalam pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar. Raudhah Proud to Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(1), 114–128.
https://ejournal.iainurru.ac.id/index.php/raudhah/article/view/812
Hanafiah, D., Martati, B., & Mirnawati, L. B. (2023). Nilai karakter gotong royong dalam Pendidikan Pancasila kelas IV di sekolah implementasi dasar. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 539. https://doi.org/10.35931/am.v7i2.1862
Husin, M. A., Utami, W., Salsabila, L. D., Rizka, G. G., & Hayati, A. A. (2026). Implementation of collaborative learning model to develop critical thinking character and learning initiative in elementary school students. Jurnal Multidisiplin Sahombu, 6(2), 108–117. https://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/JMS/article/view/8067
Ibrahim, D. S. M., Aswasulaskin, A., Ramdhani, S., Mukti, H., & Agustina, B. W. (2022). Peran guru dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran kooperatif. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 102–113. https://doi.org/10.29408/didika.v8i1.5834
Imron, A., Muarifah, S., Oktradiksa, A., & Romdhoni, A. (2024). Cultivating social character through project-based learning in Islamic elementary schools in Semarang. Jurnal Tarbiyatuna, 15(1), 28–42.
https://journal.unimma.ac.id/tarbiyatuna/id/article/view/10166
Juliani, A. J. (2021). Character education as an effort to realize the Pancasila student profile. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 3(1), 1–9.
https://journal.staihubbulwathan.id/index.php/alishlah/article/view/2471
Kharisma, M. E., Faridi, F., & Yusuf, Z. (2023). Penanaman karakter gotong royong berbasis P5 di SMP Muhammadiyah 8 Batu. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(2). https://jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/1420
Nawa, N. E. A., Musa, H., & Kota, M. K. (2025). Peran PPKn dalam menumbuhkan sikap toleransi dan gotong royong pada siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi, 1(2), 129–140.
https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/intelektual/article/view/263
Noppitasari, N., Riyadi, R., & Budiharto, T. (2023). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi gotong royong dalam pembelajaran matematika kelas IV sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 11(6), 13–17. https://jurnal.uns.ac.id/JDDI/article/view/77729
Pratiwi, N. M. W. (2026). Pengaruh model project based learning (PJBL) berbasis kearifan lokal tradisi adat Bali terhadap kemampuan berpikir kreatif dan karakter gotong royong pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila siswa kelas V sekolah dasar (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Ganesha). https://repo.undiksha.ac.id/28426/
Pridayani, M., & Rivauzi, A. (2022). Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program penguatan pendidikan karakter religius terhadap siswa. An-Nuha, 2(2), 329–341. http://annuha.ppj.unp.ac.id/index.php/annuha/article/view/188
Puspytasari, H. (2022). Peran keluarga dalam pendidikan karakter bagi anak di SMPN 2 Watansopeng. Universitas Negeri Makassar.
https://journal.unipdu.ac.id/index.php/jpi/article/view/2933
Qudwatullathifah, R. N., Nugraha, T. A., & Miftahurrohmah, C. (2025). Strategi guru dalam menginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal untuk penguatan karakter siswa sekolah dasar. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(1), 20–28. https://doi.org/10.37478/jpm.v6i1.5235
Rizqina, Z. K., Rahayu, S., & A'yun, N. Q. (2024, October). Implementasi model problem based learning berbantuan media Happy Notes untuk meningkatkan hasil belajar kognitif Pendidikan Pancasila materi gotong royong pada siswa kelas V SDN Mulyorejo 3 Kota Malang. In Seminar Nasional dan Prosiding PPG Unikama, 1(2), 1623–1632. https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/ppg/article/view/1070
Sakti, S. A., Endraswara, S., & Rohman, A. (2024). Revitalizing local wisdom within character education through ethnopedagogy approach: A case study on a preschool in Yogyakarta. Heliyon, 10(10). https://www.cell.com/heliyon/fulltext/S2405-8440(24)07401-2
Sanga, L. D., & Wangdra, Y. (2023). Pendidikan adalah faktor penentu daya saing bangsa. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial dan Teknologi (SNISTEK), 5, 84–90. https://doi.org/10.33884/psnistek.v5i.8067
Sofiyati, E., Syakiro, I., & Malik, L. R. (2026). Peran guru PAUD dalam menanamkan moral sebagai fondasi pendidikan kewarganegaraan sejak dini. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 196–204.
https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/42488
Sutisnawati, A., Maksum, A., & Marini, A. (2023). Implementasi pendidikan multikultural berbasis projek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(3).
https://jurnal.uns.ac.id/jdc/article/view/79769
Zahra, N., & Masyithoh, S. (2024). Strategi pembelajaran berbasis proyek pada anak sekolah dasar. ELSCHO: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(2). https://doi.org/10.25299/elscho.2024.17079
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















