RESPONS GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP KEPRAKTISAN LKPD BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i4.15348Keywords:
LKPD, Kepraktisan, Contextual Teaching and Learning, Ekologi dan Keanekaragaman HayatiAbstract
Science learning on Ecology and Biodiversity in schools is still dominated by rote-learning textbooks and closed exercises, causing students difficulty in connecting science concepts with real environmental phenomena. Therefore, the development of practical and applicable contextual teaching materials is an urgent necessity to support the implementation of the Merdeka Curriculum. This study aims to develop Student Worksheets (LKPD) based on Contextual Teaching and Learning (CTL) and evaluate their validity and practicality in science learning. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The trial was conducted in the second semester of the 2025/2026 academic year at SMP Negeri 9 Banjarbaru, involving 5 expert validators, 5 science teachers, 10 students for small-group trials, and 30 seventh-grade students for field trials. Data were collected using validation sheets and Likert-scale response questionnaires, then analyzed using descriptive percentage techniques. Expert validation results showed that the LKPD achieved a validity percentage of 91.2% (very valid category). In the implementation stage, the LKPD achieved an average practicality score of 89.9% (very practical category), supported by a teacher response of 90.8% and a student response of 89.0%. These findings prove that the developed CTL-based LKPD is highly valid, practical, and effectively facilitates active student engagement through direct observation of ecological phenomena in the school environment.
ABSTRAK
Pembelajaran IPA pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati di sekolah masih didominasi oleh bahan ajar berbasis hafalan teks dan latihan soal tertutup, sehingga peserta didik kesulitan mengaitkan konsep sains dengan fenomena lingkungan nyata. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar kontekstual yang praktis dan aplikatif menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) serta menguji tingkat kevalidan dan kepraktisannya dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Uji coba dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 9 Banjarbaru dengan subjek 5 validator ahli, 5 guru IPA, 10 peserta didik uji kelompok kecil, dan 30 peserta didik kelas VII uji lapangan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi dan angket respons berskala Likert, kemudian dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa LKPD memperoleh persentase kevalidan sebesar 91,2% dengan kategori sangat valid. Pada tahap implementasi, LKPD memperoleh skor kepraktisan rata-rata sebesar 89,9% (kategori sangat praktis), yang didukung oleh respons guru sebesar 90,8% dan respons peserta didik sebesar 89,0%. Temuan ini membuktikan bahwa LKPD berbasis CTL yang dikembangkan terbukti sangat valid, praktis, dan memfasilitasi keterlibatan aktif peserta didik melalui pengamatan langsung fenomena ekologis di lingkungan sekitar sekolah.
Downloads
References
Agustina, R. M. (2025). Pengembangan LKPD berorientasi Nature of Science pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(3), 1442–1448. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i3.3372
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Rajawali Pers.
Aziz, F. M., Khasanah, U., & Rahmatika, Z. (2026). Efektivitas model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap kemandirian belajar peserta didik. Pedagogik: Journal of Islamic Elementary School, 8(3), 1383–1399. https://doi.org/10.24256/pijies.v8i3.9166
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Bukit, S., Perangin-angin, R. B. Br., & Murad, A. M. A. (2022). Strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 7858–7864. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3633
Hapsari, G. P. P., & Zulherman, Z. (2021). Pengembangan media video animasi berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Jurnal Basicedu, 5(4), 2384–2394. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1237
Hardianti, T., Syachruroji, A., & Hendracipta, N. (2020). Pengembangan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning pada pembelajaran perubahan energi IPA kelas IV SD Negeri Margagiri 2. Bionatural: Jurnal Pendidikan Biologi, 7(2), 10–15. https://doi.org/10.35326/bionatural.v7i2.890
Hidayat, T., Darhim, D., & Herman, T. (2023). Kemampuan komunikasi matematis dan kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Aksioma: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 12(2), 1812–1824. https://doi.org/10.24127/ajpm.v12i2.6628
Johnson, E. B. (2014). Contextual Teaching and Learning: Menjadikan kegiatan belajar-mengajar mengasyikkan dan bermakna (I. Setiawan, Penerj.). Kaifa.
Khoirurrohman, T., & Irma, C. N. (2021). Pengembangan media pembelajaran Kakek (Kartu Kelas Kata) untuk meningkatkan pemahaman kelas kata Bahasa Indonesia. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(1), 11–22. https://doi.org/10.30651/else.v5i1.7379
Kholifah, W., & Kristin, F. (2021). Pengembangan bahan ajar cerita bergambar tematik untuk meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3061–3072. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1256
Madina, A., & Rahmi, L. (2026). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan pada pembelajaran IPAS. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 234–245. https://doi.org/10.54069/attadrib.v9i1.1217
Mahanani, I., Rahayu, S., & Fajaroh, F. (2020). The effect of inquiry based learning with socioscientific issues context on critical thinking skills and scientific explanation. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 3(1), 53–68. https://doi.org/10.21831/jk.v3i1.20972
Mashudi, M., & Az-Zahro, F. (2020). Contextual Teaching and Learning. LP3DI Press.
Masita, D., Putri, A. J., Kamelia, K., & Muslim, M. (2025). Konsep dan penerapan IPA dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa di sekolah dasar. eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 9(2), 425–432. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v9i2.6384
Muhammad, F., Hartono, H., Hartati, H., Daud, F., & Syamsiah, S. (2026). Dayak ethnobotanical knowledge in biodiversity learning: Development and evaluation of ethnobotany-based teaching materials. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 12(5), 819–829. https://doi.org/10.29303/jppipa.v12i5.14831
Ningrum, S. N. K., & Winarsih, W. (2020). Pengembangan lembar kegiatan peserta didik berbasis Contextual Teaching and Learning pada sub-materi interaksi antar komponen ekosistem. BioEdu: Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi, 9(3), 406–413. https://doi.org/10.26740/bioedu.v9n3.p406-413
Nugroho, A. A., Armania, V., & Abdildauly, A. (2026). Development of local potential-based exploration modules for learning about terrestrial insect diversity in high schools. Biosfer: Jurnal Tadris Biologi, 17(1), 211–226. https://doi.org/10.24042/biosfer.v17i1.30658
Plomp, T., & Nieveen, N. (2007). An introduction to educational design research. Netherlands Institute for Curriculum Development (SLO).
Pramaditya, N. D., & Ambarwati, R. (2021). Validitas dan kepraktisan LKPD berbasis keterampilan proses sains dasar materi keanekaragaman hayati kelas X SMA. BioEdu: Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi, 10(1), 158–164. https://doi.org/10.26740/bioedu.v10n1.p158-164
Prastowo, A. (2019). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Diva Press.
Rahma, F. N., & Erman, E. (2026). Pembelajaran guided inquiry dengan pendekatan CTL pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati terhadap pemahaman konsep. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 991–1001. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10028
Saija, M., Rahayu, S., Fajaroh, F., & Sumari, S. (2022). Enhancement of high school students’ scientific literacy using local-socioscientific issues in OE3C instructional strategies. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 11(1), 11–23. https://doi.org/10.15294/jpii.v11i1.33341
Siregar, A. Z., Manalu, K., & Herni, Z. (2025). Pengembangan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning bermuatan potensi lokal tanaman buah Padangsidempuan pada materi keanekaragaman hayati kelas X MAN 1 Padangsidempuan. TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 679–691. https://doi.org/10.51878/teaching.v5i3.7327
Sugiyono. (2021). Metode penelitian & pengembangan (Research and Development). Alfabeta.
Susilowati, W. O. (2022). Pengembangan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(2), 101–111. https://doi.org/10.21009/jpd.v13i2.27412
Widodo, L. S., Prayitno, H. J., & Widyasari, C. (2021). Kemandirian belajar matematika siswa sekolah dasar melalui daring dengan model pembelajaran Flipped Classroom. Jurnal Basicedu, 5(5), 3902–3911. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1404
Yuliandari, R. N., Faizah, M., Mubarok, H., Anggraini, D. M., & Salsabila, S. (2025). Development of student worksheets based on Contextual Teaching and Learning integrated Malang culture for elementary school students. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(3), 4712–4723. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i3.4712
Zahwa, A. A. (2024). Pengembangan E-LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi keanekaragaman hayati. BioEdu: Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi, 13(1), 105–116. https://doi.org/10.26740/bioedu.v13n1.p105-116
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















