EKSPLORASI GAYA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR NEGERI JOMBOR 02
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i4.14234Keywords:
Gaya Belajar, Kinestetik, Pembelajaran IPAS, Visual, AuditorialAbstract
ABSTRACT
IPAS learning in Grade IV takes place in a context where students demonstrate different ways of receiving and responding to learning experiences. This study focuses on students’ visual, auditory, and kinesthetic learning tendencies as well as their responses during IPAS learning at SD Negeri Jombor 02. The study employed a qualitative approach with a case study design, involving one Grade IV teacher and 15 students as sources of information. Data were collected through observation, semi-structured interviews, questionnaires, and documentation, and were examined interactively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing using the Miles and Huberman model. Source and technique triangulation were employed to examine the validity of the information obtained. The mapping revealed that the kinesthetic tendency had the largest proportion, accounting for 46.7% or 7 students, followed by visual at 33.3% or 5 students and auditory at 20.0% or 3 students. During learning activities, students responded differently to the use of visual media, oral explanations, discussions, practical activities, direct observation, and educational games. These findings provide a contextual picture that learning tendencies can be examined alongside students’ responses, allowing variations in IPAS learning experiences to be designed more adaptively according to classroom conditions.
ABSTRAK
Pembelajaran IPAS di kelas IV berlangsung dalam situasi yang memperlihatkan perbedaan cara siswa menerima dan merespons pengalaman belajar. Penelitian ini memusatkan perhatian pada kecenderungan gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik serta respons siswa selama pembelajaran IPAS di SD Negeri Jombor 02. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan desain case study, melibatkan satu guru kelas IV dan 15 siswa sebagai sumber informasi. Data diperoleh dari observasi, wawancara semi-terstruktur, angket, dan dokumentasi, kemudian ditelaah secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman. Triangulasi sumber dan teknik digunakan untuk memeriksa keabsahan informasi yang diperoleh. Pemetaan menunjukkan bahwa kecenderungan kinestetik menempati proporsi terbesar, yaitu 46,7% atau 7 siswa, sedangkan visual mencapai 33,3% atau 5 siswa dan auditorial 20,0% atau 3 siswa. Pada saat pembelajaran berlangsung, siswa memberikan respons yang berbeda terhadap penggunaan media visual, penjelasan lisan, diskusi, praktik, pengamatan langsung, dan permainan edukatif. Temuan tersebut memberikan gambaran kontekstual bahwa keragaman kecenderungan belajar dapat dibaca bersama respons siswa, sehingga variasi pengalaman pembelajaran IPAS dapat dirancang secara lebih adaptif sesuai kondisi kelas.
Downloads
References
Ain, Y. H., Makki, M., & Fauzi, A. (2023). Identifikasi gaya belajar VAK (visual, auditorial, kinestetik) pada siswa kelas tinggi. 5. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3565969
Ariesta, F. W. (2025). Optimizing elementary student learning outcomes through differentiated instruction based on learning styles. 9(2), 356–364. https://doi.org/10.23887/jisd.v9i2.94754
Aswanto, F., Yusri, F., & Kurniawan, H. (2024). Analisis gaya belajar VAK (visual, auditorial, kinestetik) siswa di MTsN 4 Pasaman Barat. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(1), 116–127. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i1.2104
Aulia, S. R., Pratiwi, D. E., & Desiningrum, N. (2025). Pengembangan media pembelajaran berbasis game based learning Baamboozle pada mata pelajaran IPAS siswa sekolah dasar. PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(1), 11–21. https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_pendas/article/view/4683
Azha, F. Z., Sari, L. K., Rahmawati, A. P., Fakhriyah, F., & Ismaya, E. A. (2025). Metode gaya belajar siswa dan implikasinya terhadap strategi mengajar guru SDN 5 Bae dalam pelajaran IPAS. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(3), 37–40. https://doi.org/10.63863/jce.v3i3.114
Fadzil, N. M., & Osman, S. (2025). Scoping the landscape: Comparative review of collaborative learning methods in mathematical problem-solving pedagogy. International Electronic Journal of Mathematics Education, 20(2), em0820. https://doi.org/10.29333/iejme/15935
Hadiwangsa, D. H. (2025). Re-evaluating learning style’s role: Pedagogical and environmental factors of elementary IPAS achievement. 9, 78–92.
Hikmawati, N. A., Hidayat, O. S., & Lestari, I. (2025, November). Analisis keterkaitan gaya belajar pada implementasi pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD. In Seminar Nasional Pendidikan Sarjanawiyata Tamansiswa (2(1), 446–461). https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/SNPST/article/view/3612
Irnelia, V. R., Agustina, D. A., & Asriyanti, F. D. (2025). Pengaruh pemahaman konsep siswa terhadap penerapan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar di sekolah dasar Tulungagung. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 3(3), 654–666. https://citeus.um.ac.id/jitpro/vol3/iss3/17/
Januardi, E., Syaifuddin, M., Cholily, Y. M., & Susetyarini, E. (2026). Exploring IPAS through learning styles: An analysis of the influence of learning styles on students’ conceptual understanding at SD Alam Islami. 13(1), 92–110. https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v13i1.61
Lestari, M. I., Anshory, I., & Wijayaningputri, A. R. (2024). Analysis of student learning style in IPAS learning with a differentiated learning approach as an optimization of the Merdeka Curriculum at elementary school. 10(2), 11–22. https://doi.org/10.19109/jip.v10i2.25436
Ma'wa, P. F., & Ratnaningrum, I. (2025). Pengembangan media Scratch game edukasi berbasis gaya belajar untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(3), 701–718. https://journal.rumahindonesia.org/index.php/njpi/article/view/1545
Maharani, N. K. A. W., Riastini, P. N., & Asril, N. M. (2024). Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berorientasi gaya belajar siswa terhadap minat belajar IPAS kelas IV sekolah dasar. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 8(1), 77–84. https://doi.org/10.23887/jppsh.v8i1.78654
Nazihah, R., Rahmadani, M., Venesa, R. G., Zahwa, C. D., & Khoirunnisa. (2025). Pengaruh gaya belajar visual, auditori, kinestetik terhadap pencapaian IPAS kelas IVB SDN 64/1 Muara Bulian Rana. 11.
https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/8412
Parisu, C. Z. L., Saputra, E. E., & Lasisi, L. (2025). Integrasi literasi sains dan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Journal of Human and Education (JAHE), 5(1), 864–872. https://doi.org/10.31004/jh.v5i1.2281
Pratiwi, E. K., & Tyas, D. N. (2025). The effectiveness of implementing learning style differentiation on science learning interests and outcomes in elementary schools. 11(4), 243–253. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i4.10670
Purbayani, S. F., Ngatman, & Susiani, T. S. (2022). No Title. 10. https://doi.org/10.35719/arkhas.v5i1.2249
Putra, A. A. M., Faisal, M., & Pada, A. (2024). Pengaruh model pembelajaran VAK (visual, auditori, kinestetik) berbasis media. 09.
Putri, F. R., Yantoro, & Rosmalinda, D. (2025). Analisis pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. 10.
Sariwedani, N. M. G., Werang, B. R., & Sudarma, I. K. (2025). Contextual-based interactive learning video media to improve science learning outcomes of grade VI elementary school students. MIMBAR PGSD Undiksha, 13(2), 218–228. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/view/93717
Saskia, K. R., Isfarudi, I., & Suroyo, S. (2026). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam peningkatan hasil belajar IPA berdasarkan gaya belajar siswa kelas V sekolah dasar di Kecamatan Gunung Putri. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 6(1), 1–13.
https://bimaberilmu.com/jurnal/index.php/jagomipa/article/view/3650
Sholihah, N., & Wijayanti, E. (2025). Analysis of visual, auditory, and kinesthetic learning styles of MTs students in science learning. Journal of Educational Management and Strategy, 4(2), 152–160. https://doi.org/10.57255/jemast.v4i2.1519
Siki, M. E., & Amrulloh, M. F. F. (2026). Analisis preferensi gaya belajar siswa dalam pembelajaran biologi materi sel di SMPK Maubesi. Eduloka: Nusantara Education Research Journal, 1(1), 1–9.
https://jurnal.lokantara.com/index.php/eduloka/article/view/1
Subandiyah, H., Nasrullah, R., Ramadhan, R., Supratno, H., Raharjo, R. P., & Lukman, F. (2025). The impact of differentiated instruction on student engagement and achievement in Indonesian language learning. Cogent Education, 12(1), 2516378. https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2516378
Tresnawati, S. R., Naila, I., & Faradita, M. N. (2023). Analisis pembelajaran IPA kelas IV sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka. 10, 365–372. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Faktor/article/view/15981
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















