SKRINING KESEHATAN MENTAL MAHASISWA JURUSAN KESEHATAN GIGI PADA MAHASISWA JURUSAN KESEHATAN GIGI KEMENKES POLTEKKES KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.8115Keywords:
kesehatan mental, mahasiswa, SRQ-29Abstract
Mental health is a fundamental aspect that influences student productivity, particularly in dental health majors, which face high academic and clinical practice demands. This study aims to provide a comprehensive overview of the mental health status of students in the Dental Health Department of the Kupang Ministry of Health Polytechnic, given the lack of comprehensive screening data at the institution. The research method used a descriptive quantitative approach with a total sampling technique involving 120 third-year students. The measurement instrument used the Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29), which covers four dimensions of mental disorders. The results indicate that students generally have good mental resilience, with 91 students (75.8%) showing no indication of emotional mental disorders, 115 students (95.8%) showing no indication of psychoactive substance use, and 92 students (76.7%) showing no indication of psychotic disorders. However, a significant proportion of Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) was found, with 48 students (40.0%) indicating this disorder. In conclusion, although the majority of students demonstrated stable mental health due to strong protective factors, the high incidence of PTSD requires special attention. Institutions are advised to conduct regular screenings and provide programs to strengthen coping strategies and emotional regulation to maintain students' psychological well-being amidst academic pressure.
ABSTRAK
Kesehatan mental merupakan aspek fundamental yang memengaruhi produktivitas mahasiswa, khususnya pada jurusan kesehatan gigi yang dihadapkan pada tuntutan akademik dan praktik klinik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai status kesehatan mental mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang, mengingat belum tersedianya data skrining yang menyeluruh di institusi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling yang melibatkan 120 mahasiswa tingkat III. Instrumen pengukuran menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-29) yang mencakup empat dimensi gangguan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki ketahanan mental yang baik, di mana sebanyak 91 mahasiswa (75,8%) tidak terindikasi gangguan mental emosional, 115 mahasiswa (95,8%) bebas dari indikasi penggunaan zat psikoaktif, dan 92 mahasiswa (76,7%) tidak terindikasi gangguan psikotik. Meskipun demikian, ditemukan proporsi yang cukup signifikan pada aspek Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), dengan 48 mahasiswa (40,0%) terindikasi mengalami gangguan tersebut. Kesimpulannya, meskipun mayoritas mahasiswa menunjukkan kondisi mental yang stabil karena dukungan faktor protektif yang kuat, tingginya indikasi PTSD memerlukan perhatian khusus. Institusi disarankan untuk melakukan skrining berkala serta menyediakan program penguatan strategi koping dan regulasi emosi guna mempertahankan kesejahteraan psikologis mahasiswa di tengah tekanan akademik.
Downloads
References
Arini, L., & Syarli, S. (2020). Deteksi dini gangguan jiwa dan masalah psikososial dengan menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-29). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i1.4672
Aryawati, W., Rudi, R. O., Afriza, Z. N., & Putri, D. S. (2022). Intervensi penderita ODGJ (orang dalam gangguan jiwa) ringan di Puskesmas Rawat Inap Permata Sukarame. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 1928–1937. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.5439
Carroll, H. A., Hook, K., Perez, O. F. R., Denckla, C. A., Vince, C. C., Ghebrehiwet, S., Ando, K., Touma, M., Borba, C. P. C., Fricchione, G. L., & Henderson, D. C. (2020). Establishing reliability and validity for mental health screening instruments in resource-constrained settings: Systematic review of the PHQ-9 and key recommendations. Psychiatry Research, 291, 113236. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113236
Dharma, G. M. I., Yuliadi, I., & Setyowati, R. (2020). The relationship between adversity quotient with psychological distress in students of medical study programs in Sebelas Maret University Surakarta. PHILANTHROPY Journal of Psychology, 4(2), 172–183. https://doi.org/10.26623/philanthropy.v4i2.2405
Gómez, M. M., Guerrero-Torres, M., Villarreal-Archila, S. M., & Rodríguez, J. N. (2025). Assessing the impact of additive manufacturing on dental clinical workflows: A process-oriented approach. Journal of Composites Science, 9(11), 579. https://doi.org/10.3390/jcs9110579
Halim, S., Rusip, G., Sarli, S., Amaliyah, A., & Sari, L. R. (2025). Tinjauan artikel kasus implan gigi: Evaluasi prosedur, tantangan, dan hasil klinis. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1839–1849. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7581
Idaiani, S., Suryaputri, I. Y., Mubasyiroh, R., Indrawati, L., & Darmayanti, I. Y. (2021). Validity of the Self Reporting Questionnaire-20 for depression based on National Health Survey. Research Square. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-362342/v1
Kuswidyawati, D., Prakoso, M. R. N., & Panitis, F. W. (2025). Penerapan bimbingan kelompok dengan media video dan praktik penyusunan jadwal kegiatan untuk mengurangi prokrastinasi akademik. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1218–1227. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.7033
Ramadianto, A. S., Kusumadewi, I., Agiananda, F., & Raharjanti, N. W. (2022). Symptoms of depression and anxiety in Indonesian medical students: Association with coping strategy and resilience. BMC Psychiatry, 22(1), 92. https://doi.org/10.1186/s12888-022-03745-1
Romadhona, N., Fitriyana, S., Prasetia, A., Ibnusantosa, R. G., Nurhayati, E., & Respati, T. (2023). Is resilience knowledge related to the mental health of first-year medical students? Global Medical & Health Communication (GMHC), 11(1), 1–8. https://doi.org/10.29313/gmhc.v11i1.11361
Rustam, M. Z. A., & Nurlela, L. (2021). Gangguan kecemasan dengan menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-29) di Kota Surabaya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM), 3(1), 39–47. https://doi.org/10.30872/jkmm.v3i1.5752
Sahrani, R., & Hungsie, O. G. (2025). Kebijaksanaan mahasiswa dengan impostor syndrome: Peran resiliensi akademik dan harga diri. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 680–690. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4850
Sari, I. P., Madya, F. O. A., & Isro’yah, I. (2020). Sosialisasi mengatasi mental health terdampak COVID-19 melalui video edukasi. Jurnal Abdidas, 1(5), 458–465. https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i5.103
Azhima, F., & Jannah, M. (2025). Analisis faktor psikologis dalam ketidaksesuaian pemahaman dan pengamalan ajaran agama. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 442–452. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5770
Cholifah, N., Rini, A. P., & Pratitis, N. (2025). Media sosial, kualitas tidur, dan agresivitas mahasiswa di era digital. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(3), 1143–1153. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.6948
Dhiefayanti, D. M., & Mundir, M. (2025). Analisis proses berfikir siswa SMP dalam menyelesaikan masalah statistika berdasarkan teori dual-process. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1658–1668. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7228
Jannah, M., Masnawati, E., & Mufa’izah, M. (2025). Pengaruh disiplin belajar, motivasi belajar, dan fasilitas belajar siswa terhadap prestasi siswa di SMPN 1 Sidorejo Magetan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1751–1762. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7511
Karouw, G. V. F., Kurniawan, L. S., Aryani, L. N. A., & Mahardika, I. K. A. (2025). Fear of breathing, fear of dependence: Laporan kasus gangguan anxietas organik pada pasien myasthenia gravis pascatimektomi dengan ketergantungan ventilator. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1354–1364. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6613
Ketahanan sosial dan pengaruhnya terhadap penyalahgunaan narkoba pada remaja: Perspektif teori kontrol sosial Travis Hirschi. (2023). Jurnal Pewarta Indonesia, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.7454/jkskn.v6i1.10073
Palupi, R. D., Damayanti, D., Kristina, D., & Loreta, A. F. (2025). Analisis motivasi mahasiswa dalam pelaporan prestasi mahasiswa untuk capaian indikator kinerja utama Universitas Negeri Semarang. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(3), 782–792. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i3.7038
Satwika, Y. W., Oktaviana, M., Simatupang, R. M., Andriana, E. A., & Muliaba, M. O. H. (2025). Manajemen stres bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Sola Gratia. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 731–741. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7577
Sembiring, M., Ginting, R. B. B., & Simbolon, E. (2025). Penanggulangan stres anak melalui pembelajaran (PAK) kelas X di SMA RK Serdang Murni Lubuk Pakam. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1763–1773. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7507
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ixora Kriscendani Simu, Dian Lestari Anakaka, Mardiana Artati, Marni Marni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













