PROSES PENERIMAAN IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI MAKENAT NIKI-NIKI

Authors

  • Anita Yuyun Nubatonis Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prodi Psikologi, Universitas Nusa Cendana
  • Yeni Damayanti Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prodi Psikologi, Universitas Nusa Cendana
  • Marleny P. Panis Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prodi Psikologi, Universitas Nusa Cendana
  • Dian Lestari Anakaka Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prodi Psikologi, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7213

Keywords:

Penerimaan, Ibu, Anaka berkebutuhan khusus

Abstract

The presence of a child with special needs (ABK) often creates complex psychological dynamics for mothers, often exacerbated by social stigma that triggers anxiety and even initial rejection. This study aims to describe in depth the acceptance process of mothers with ABK at the Manekat Niki-Niki State Special Needs School. Using a descriptive qualitative approach with purposive sampling, the study involved five mothers, whose data were collected through in-depth interviews. Thematic analysis revealed three main themes: initial reactions, the acceptance process, and supporting factors. Findings indicate that the mothers' initial phase is characterized by negative emotional turmoil such as shock, sadness, denial, and guilt. The process toward acceptance is a gradual journey in which mothers implement a combination of coping strategies focused on emotions (spiritual approaches) and problems (medical/therapeutic efforts), adapt parenting, and build realistic expectations. The success of this process is greatly influenced by social support from family, community, and teachers, as well as the mothers' resilience in transforming negative stigma into a source of motivation and mental resilience. The main conclusion confirms that true acceptance is achieved when mothers are able to transform rejection into deep gratitude, view their children as gifts from God, and provide unconditional love to optimize their potential.

ABSTRAK

Kehadiran anak berkebutuhan khusus (ABK) seringkali memunculkan dinamika psikologis yang kompleks bagi seorang ibu, kondisi ini kerap diperberat oleh stigma sosial yang memicu kecemasan hingga penolakan awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses penerimaan ibu yang memiliki ABK di SLB Negeri Manekat Niki-Niki. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, penelitian melibatkan lima partisipan ibu yang datanya dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis tematik mengungkap tiga tema utama, yaitu reaksi awal, proses penerimaan, dan faktor pendukung. Temuan menunjukkan bahwa fase awal ibu diwarnai gejolak emosi negatif seperti syok, kesedihan, penyangkalan, dan rasa bersalah. Proses menuju penerimaan merupakan perjalanan bertahap di mana ibu menerapkan kombinasi strategi koping yang berfokus pada emosi (pendekatan spiritual) dan masalah (upaya medis/terapi), melakukan adaptasi pengasuhan, serta membangun harapan yang realistis. Keberhasilan proses ini sangat dipengaruhi oleh dukungan sosial dari keluarga, komunitas, dan guru, serta resiliensi ibu dalam mengubah stigma negatif menjadi sumber motivasi dan ketahanan mental. Simpulan utama menegaskan bahwa penerimaan sejati tercapai ketika ibu mampu mentransformasi penolakan menjadi rasa syukur mendalam, memandang anak sebagai anugerah Tuhan, dan memberikan kasih sayang tanpa syarat demi mengoptimalkan potensi anak.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agyana, N. P. (2018). Adaptasi sosial orangtua anak tunarungu. Jurnal Ilmiah Sosiologi (SOROT), 1(1), 1–17. https://doi.org/10.33554/sorot.v1i1.21

Ali, M., Gazadinda, R. A., & Rahma, N. (2020). Hubungan antara persepsi dukungan sosial dan resiliensi pada orang tua anak berkebutuhan khusus. JPPP-Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 9(2), 65–72. https://doi.org/10.21009/jppp.092.01

Ayu, F., & S. K. (2024). Penerimaan orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus di Ibrahim Kids SNLC Tangerang Selatan. Jurnal Social Library, 3(2), 151–180. https://doi.org/10.51849/sl.v3i2.109

Fajra, M., Jalinus, N., Jama, J., & Dakhi, O. (2020). Pengembangan model kurikulum sekolah inklusi berdasarkan kebutuhan perseorangan anak didik. Jurnal Pendidikan, 21(1), 51–63. https://doi.org/10.33830/jp.v21i1.746.2020

Gargiulo, R. M. (2012). Special education in contemporary society: An introduction to exceptionality. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=OLIXTX1tg2AC

Giovanna, M. (2022). Koping religius pada orang tua anak berkebutuhan khusus. Institut Agama Kristen Negeri Ambon.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2024). Data anak berkebutuhan khusus. https://referensi.data.kemdikbud.go.id/berkebutuhan_khusus/total/wilayah/240300/2

Khasanah, N. (2018). Peran dukungan sosial terhadap resiliensi pada orang tua anak berkebutuhan khusus. Forum Ilmiah, 15(2), 260–266. https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Formil/article/view/2347

Nur, H., & Jafar, E. S. (2022). Harapan orangtua dengan anak berkebutuhan khusus yang beranjak dewasa. Seminar Nasional Hasil Penelitian, 1644–1659. https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/39908

Nurhidayah, I., Hidayat, M. N., & Sutini, T. (2022). Parents’ coping strategies in caring for children with special needs: A narrative review. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(3), 741–748. https://doi.org/10.30604/jika.v7i3.1010

Padila, P., J, H., Andrianto, M. B., Sartika, A., & Ningrum, D. S. (2021). Pengalaman orangtua dalam merawat anak retardasi mental. Jurnal Kesmas Asclepius, 3(1), 9–16. https://doi.org/10.31539/jka.v3i1.2163

Pancawati, R. (2017). Penerimaan diri dan dukungan orangtua. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 23–27.

Priwanti, T. R., Puspitawati, I., & Fuad, A. (2019). Dukungan sosial dan kepercayaan diri pada orang tua dengan anak down syndrome. Jurnal Psikologi, 12(1), 76–87. https://doi.org/10.35760/psi.2019.v12i1.1918

Rieskiana, F. (2021). Peran sekolah inklusi terhadap tumbuh kembang anak autisme. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 7(2), 61. https://doi.org/10.18592/jea.v7i2.4625

Rohner, R. P., Khaleque, A., & Cournoyer, D. E. (2012). Introduction to parental acceptance-rejection theory, methods, evidence, and implications. Journal of Family Theory & Review, 2(1), 1–31.

Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069

Sry, A., Basith, A., & Kamaruddin, K. (2024). Penerimaan orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus di ULD-PT Kota Singkawang. Journal of Educational Review and Research, 7(1), 25–33. https://doi.org/10.26737/jerr.v7i1.5036

Tekola, B., Kinfe, M., Girma Bayouh, F., Hanlon, C., & Hoekstra, R. A. (2023). The experiences of parents raising children with developmental disabilities in Ethiopia. Autism, 27(2), 539–551. https://doi.org/10.1177/13623613221105085

Vebrianto, A. R., & Satiningsih, S. (2020). Penerimaan ibu yang memiliki anak down syndrome. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 7(2), 152–165. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/42057

Zaini, A. H., & ’Azizah, N. (2024). Dukungan sosial dengan penerimaan pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (Social support and acceptance in parents of children with special needs). Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 8(1), 12–29. https://doi.org/10.30762/happiness.v8i1.1198

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Nubatonis, A. Y., Damayanti, Y. ., Panis, M. P. ., & Anakaka, D. L. . (2025). PROSES PENERIMAAN IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI MAKENAT NIKI-NIKI . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(4), 1578-1585. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7213

Issue

Section

Articles