REGULASI EMOSI GURU SLB DI KOTA KUPANG

Authors

  • Maria Lydia Seo Taboy Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Yeni Damayanti Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Mardiana Artati Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana
  • Marleny Purnamasary Panis Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7125

Keywords:

Regulasi Emosi, Guru Sekolah Luar Biasa, Anak Berkebutuhan Khusus

Abstract

Teachers in Special Needs Schools (SLB) with non-special education backgrounds often face complex challenges in dealing with children with special needs, which significantly impacts their emotional stability. This study aims to analyze in-depth the level of emotional regulation of SLB teachers from non-PLB schools in Kupang City, given the importance of emotional management in maintaining professionalism and the quality of learning. Using a descriptive quantitative method, this study involved 103 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using an emotion regulation scale that measures the dimensions of strategy, goals, control, and acceptance, and then analyzed using descriptive statistics. The findings indicate that the majority of teachers (49.5%) have moderate emotional regulation skills. Further analysis revealed variations based on demographics, with female teachers and those in middle adulthood tending to have better emotional stability. The main conclusion confirms that although some teachers have adequate emotional regulation skills, strategic interventions in the form of training and psychological support are still needed to increase their emotional resilience in facing challenging classroom dynamics.

 

ABSTRAK

Guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berlatar belakang pendidikan non-Pendidikan Luar Biasa (PLB) sering kali menghadapi tantangan kompleks dalam menangani anak berkebutuhan khusus, yang berdampak signifikan pada stabilitas emosional mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tingkat regulasi emosi guru SLB non-PLB di Kota Kupang, mengingat pentingnya pengelolaan emosi dalam menjaga profesionalisme dan kualitas pembelajaran. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 103 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala regulasi emosi yang mengukur dimensi strategi, tujuan, kontrol, dan penerimaan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru (49,5%) memiliki kemampuan regulasi emosi pada kategori sedang. Analisis lebih lanjut mengungkap adanya variasi berdasarkan demografi, di mana guru perempuan dan mereka yang berada pada fase dewasa tengah cenderung memiliki stabilitas emosi yang lebih baik. Simpulan utama menegaskan bahwa meskipun sebagian guru telah memiliki kemampuan regulasi emosi yang memadai, masih diperlukan intervensi strategis berupa pelatihan dan dukungan psikologis untuk meningkatkan resiliensi emosional mereka dalam menghadapi dinamika kelas yang menantang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, I. (2023). Pengaruh regulasi emosi terhadap kinerja mengajar guru sekolah luar biasa di Kecamatan Kedungkandang [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. Repository UIN Malang. http://etheses.uin-malang.ac.id/

Amanah, S. W., Patimah, S., Bedi, F., Gani, A., & Arafah, A. L. A. (2024). Manajemen stres tenaga kepengasuhan pondok pesantren. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1102. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3567

Ariani, M., & Kristiana, I. F. (2017). Hubungan antara regulasi emosi dengan organizational citizenship behavior pada perawat RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara. Jurnal EMPATI, 6(1), 270–275. https://doi.org/10.14710/empati.2017.15132

Azizurahman, A., Muhammad, M., & Idrus, S. A. J. A. (2025). Peran tenaga kependidikan sebagai agen inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 131. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4314

Banun, J. S., Aurora, A. T., Larasati, A., Manurung, I. H., & Hastuti, R. (2025). Pengaruh keterlibatan ayah dengan regulasi emosi Gen Z. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 451. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5321

Dewi, R. S., & Aslamiah, A. (2025). Peran kepemimpinan transformasional terhadap kualitas kehidupan kerja: Studi kualitatif pada perguruan tinggi. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 196. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4323

Evangelio, M. M. C., & Escote, M. J. (2024). Teacher competence and performances of beginning and seasoned teachers: A comparative study. International Journal of Research and Innovation in Applied Science, 633. https://doi.org/10.51584/ijrias.2024.907053

Hasanah, U., & Alivia, B. (2023). Regulasi emosi guru kelas dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Idea: Jurnal Psikologi, 7(1), 65–74. https://doi.org/10.32493/id.v7i1.30656

Hastuti, M. B. (2018). Analisis kompetensi pedagogik guru non PLB di SLB Negeri Pembina Yogyakarta. Jurnal Widia Ortodidaktika, 7(5), 449–456. https://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/plb/article/view/12586

Khaerunnisa, S. H., Hakim, L., & Erliana, Y. D. (2019). Regulasi emosi guru pendamping anak berkebutuhan khusus di SDIT Insan Qurani Sumbawa Besar. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi & Pendidikan, 2(1), 7–14. https://doi.org/10.36761/jp.v2i1.430

Maesaroh, A., Afiati, E., & Rahmawati, R. (2022). Profil regulasi emosi dan implikasinya bagi bimbingan dan konseling. JECO: Journal of Education and Counseling, 2(2), 209–216. https://doi.org/10.32627/jeco.v2i2.54

Mulyana, O. P., Izzati, U. A., Budiani, M. S., Dewi, N. W. S. P., Fantazilu, I. F., & Anggraeni, D. W. (2020). Perbedaan regulasi emosi ditinjau dari jenis kelamin mahasiswa pada pandemi Covid-19. PSISULA: Prosiding Berkala Psikologi, 2, 238–250. https://doi.org/10.30659/psisula.v2i0.12570

Nasution, F., Anggraini, L. Y., & Putri, K. (2022). Pengertian pendidikan, sistem pendidikan Sekolah Luar Biasa, dan jenis-jenis Sekolah Luar Biasa. Jurnal Edukasi Nonformal, 3(2), 1–12. https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/4493

Natanti, S. E., Dwijayanti, I., & Kusen, K. (2024). Analisis pengaruh pembelajaran sosial emosional (PSE) terhadap karakteristik peserta didik kelas II di SDN Kalicari 01. Journal on Education, 6(4), 19217. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.5922

Prabowo, A. Y. (2019). Peran guru dalam mengatasi kesulitan membaca dan menghafal surah-surah Al-Qur’an juz 30 untuk anak berkebutuhan khusus SMALB (Studi kasus di SLB Pesantren Sabillil Mutaqqin Takeran Magetan) [Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo]. IAIN Ponorogo E-Theses. http://etheses.iainponorogo.ac.id/

Qi, W. M., & Nordin, M. N. (2023). Teachers’ knowledge level of emotional disturbance and regulation of students with special education needs. Special Education [SE], 1(1). https://doi.org/10.59055/se.v1i1.7

Ratnaningrum, I., Hidayat, W., & Annisa, T. R. (2025). Analisis problematika guru dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus (ABK) terhadap implementasi pendidikan inklusi. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 319. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.5379

Rizky, A. N., & Fasikhah, S. S. (2019). Pengaruh self efficacy terhadap kompetensi emosi guru Sekolah Luar Biasa di Kota Malang. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 10(1), 1–13. https://doi.org/10.24036/rapun.v10i1.105004

Utomo, A. S., & Hidayah, N. (2025). Kesejahteraan emosional guru PAUD: Penerapan terapi warna Sujok dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Community: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 357. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.6894

Yolanda, W. G., & Wismanto, Y. B. (2017). Perbedaan regulasi emosi dan jenis kelamin pada mahasiswa yang bersuku Batak dan Jawa. Psikodimensia, 16(1), 72–80. https://doi.org/10.24167/psiko.v16i1.948

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Taboy, M. L. S., Damayanti, Y. ., Artati, M. ., & Panis, M. P. . (2025). REGULASI EMOSI GURU SLB DI KOTA KUPANG. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(4), 1668-1676. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.7125

Issue

Section

Articles