HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA AKHIR DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.13116Keywords:
Dukungan Teman Sebaya, Kesehatan Mental, Remaja Akhir, Era DigitalAbstract
ABSTRACT
The transformation of social interactions in the digital era has introduced new challenges to university students' mental health, making peer support increasingly recognized as an important protective factor that warrants empirical investigation. This study aimed to examine the relationship between peer support and mental health among late adolescents enrolled in the Guidance and Counseling Study Program at PGRI University of Palembang, Class of 2024. A quantitative approach with a correlational design was employed by administering questionnaires to 60 respondents selected from a population of 135 students. The collected data were analyzed using the Pearson Product-Moment Correlation test. The analysis revealed a correlation coefficient of 0.622 with a significance value of 0.029 (p < 0.05), indicating a positive and statistically significant relationship between peer support and mental health. These findings suggest that the quality of peer support is associated with students' ability to maintain psychological well-being while coping with academic demands and the challenges of life in the digital era. This study extends empirical evidence regarding the role of peer support as a protective factor for mental health by highlighting the digital environment as an important context for understanding students' experiences. Furthermore, the findings provide a foundation for developing more adaptive guidance and counseling services through peer support-based programs to promote university students' mental health.
ABSTRAK
Transformasi interaksi sosial pada era digital menghadirkan tantangan baru terhadap kesehatan mental mahasiswa, sehingga dukungan teman sebaya semakin dipandang sebagai salah satu faktor protektif yang perlu dipahami secara empiris. Kajian ini difokuskan untuk menganalisis hubungan antara dukungan teman sebaya dan kesehatan mental pada remaja akhir yang sedang menempuh pendidikan di Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang angkatan 2024. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional diterapkan melalui penyebaran angket kepada 60 responden yang dipilih dari populasi berjumlah 135 mahasiswa, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Analisis menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,622 dengan nilai signifikansi 0,029 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan teman sebaya dan kesehatan mental. Hubungan tersebut menegaskan bahwa kualitas dukungan yang diterima mahasiswa berkaitan dengan kemampuannya mempertahankan keseimbangan psikologis dalam menghadapi tuntutan akademik maupun dinamika kehidupan pada era digital. Penelitian ini memperluas bukti empiris mengenai peran dukungan teman sebaya sebagai faktor protektif kesehatan mental dengan menempatkan konteks kehidupan digital sebagai bagian penting dalam memahami pengalaman mahasiswa. Temuan ini sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling berbasis peer support yang lebih adaptif dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Downloads
References
Amalia, N. R. F., Kep, M., Nuryanti, T., Agustina, H. S., Sinulingga, N. E., Kep, M., ... & Farida, I. (2024). Bunga rampai manajemen stres. Nuansa Fajar Cemerlang.
Ananda, K. R., Sari, C. F., & Hariry, S. (2025). Peran psikologi agama dalam mengatasi krisis kesehatan mental mahasiswa di era digital. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 4(3), 1074–1083. https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan/article/view/2715
Asih, Z. K., Sukino, A., & Sukmawati, F. (2025). Spiritualitas Islam sebagai faktor protektif kesehatan mental: Tinjauan interdisipliner dalam perspektif pendidikan agama dan psikologi klinis. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 895–908. https://lptnunganjuk.com/ojs/index.php/kartika/article/view/337
Astiti, N. M. A. S. (2026). Hubungan dukungan teman sebaya dengan kesehatan mental pada remaja di SMAS Dwijendra Denpasar (Doctoral dissertation, STIKES Wira Medika Bali). https://repo.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/259/
Dwitami, P. R., & Selian, S. N. (2025). Makna dukungan sosial bagi mahasiswa yang mengalami masalah kesehatan mental. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6), 4164–4179. https://indojurnal.com/index.php/jejakdigital/article/view/1197
Fadly, D., & Islawati. (2024). Tantangan bagi perkembangan psikososial anak dan remaja di era pendidikan modern: Studi literatur. Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences, 3(2), 66–75. https://doi.org/10.53696/venn.v3i2.156
Karyati, E., & Julisawati, E. A. (2025). Kesehatan mental mahasiswa di era digital: Tinjauan literatur psikologi klinis dan sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 442–451. https://indojurnal.com/index.php/jisoh/article/view/412
Maharani, A., & Putriani, L. (2025). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 264–275. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/33372
Meirindany, T., Dalimunthe, K. T., & Nauli, M. (2024). Sosialisasi kesehatan mental melalui dukungan teman sebaya pada remaja di SMP Pahlawan Nasional Medan Tembung. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 42–46. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v4i1.724
Mutolib, A., Adiyansah, N., & Purnomo, N. A. S. (2026). Pengaruh beban akademik dan dukungan sosial terhadap kecemasan akademik melalui coping stress sebagai variabel mediasi pada mahasiswa di Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 6(1), 643–656. https://doi.org/10.53299/jppi.v6i1.3897
Nastiti, D., & Cahyani, C. N. (2022). Dukungan sosial teman sebaya dan flow akademik pada mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 39(1), 13–21. https://doi.org/10.36456/helper.vol39.no1.a5141
Orben, A., Meier, A., Dalgleish, T., & Blakemore, S. J. (2024). Mechanisms linking social media use to adolescent mental health vulnerability. Nature Reviews Psychology, 3(6), 407–423. https://www.nature.com/articles/s44159-024-00307-y
Perdana, D. A., Syafrini, D., Aidil, M., Indria, D. A., Rahmadona, Y., Saputra, I., & Permata, B. D. (2025). Dinamika pola komunikasi Generasi Z di Kota Padang dalam era perkembangan media sosial (Studi kasus mahasiswa UNP). Social Empirical, 2(1), 282–289. https://doi.org/10.24036/scemp.v2i1.6
Putranto, S. A. E., Kaunang, S. E., Salmon, A. G., & Ndolu, S. W. (2026). Pemberdayaan mahasiswa melalui panduan digital peer counseling untuk mitigasi risiko kesehatan mental di FIPP UNIMA. RESPINARIA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 24–30. https://doi.org/10.66785/respinaria.v3i1.193
Rayland, A., & Andrews, J. (2023). From social network to peer support network: Opportunities to explore mechanisms of online peer support for mental health. JMIR Mental Health, 10, e41855. https://mental.jmir.org/2023/1/e41855
Risnawati, B. S., Nasichah, N., Prayogo, M. F., & Al Izzami, Z. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa bimbingan dan penyuluhan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 2(1), 179–186. https://doi.org/10.54066/jikma.v2i1.1389
Sabillillah, H., & Sutabri, T. (2025). Analisis pengaruh paparan konten negatif di media sosial terhadap kesehatan mental Gen Z. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 3(1), 43–48. https://doi.org/10.47861/tuturan.v3i1.1418
Saputri, V. M., Rahayu, P. P., & Mamnuah, M. (2025, March). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa rantau di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta, 3, 589–596. https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/1170
Satria, I. G. I. J., & Kurniawati, M. (2024). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap kesejahteraan psikologis (Studi pada mahasiswa perantau). Innovative: Journal of Social Science Research, 4(6), 2764–2775.
https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/16467
Setiyawan, D. S., & Astuti, K. (2024). Pengaruh dukungan sosial terhadap ide bunuh diri yang dimediasi oleh resiliensi pada mahasiswa Gen Z. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 5(4), 607–623. https://doi.org/10.32832/jpg.v5i4.17490
Sinollah, S., Ariyanti, F. D., Al Fadila, L. D., & Mu'mila, W. (2026). Pengaruh penggunaan media sosial dan dukungan sosial terhadap kesehatan mental Generasi Z dengan mediasi self-esteem. Journal Islamic Business and Entrepreneurship, 5(1), 24–37. http://ejournal.uniramalang.ac.id/jibe/article/view/9550
Winarko, H. B. (2023). Kecemasan digital: Penggunaan media sosial dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja Indonesia. Soetomo Communication and Humanities, 4(1), 12–19. https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/sch/article/view/9762
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wulan Dari Febrianti, Erfan Ramadhani, Endang Surtiyoni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














