PERSEPSI GURU DALAM PERENCANAAN KURIKULUM BERBASIS CINTA DI KELAS III MI AMANAH HIDAYATULLAH KEEROM
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i4.16003Keywords:
Kurikulum Berbasis Cinta, Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Karakter, Persepsi Guru, Perencanaan PembelajaranAbstract
ABSTRACT
The implementation of the Love-Based Curriculum (LBC) requires teachers to understand its underlying values and translate them into lesson planning that addresses students’ needs. This study aims to analyze teachers’ perceptions of LBC planning and describe its characteristics in Grade III at MI Amanah Hidayatullah Keerom. The study employed a descriptive qualitative approach with a pedagogical perspective and was conducted from June 10 to 20, 2026. The informants comprised the principal, the Vice Principal for Curriculum, and the Grade III homeroom teacher. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed qualitatively, with trustworthiness examined through source and technique triangulation. The findings indicate that teachers’ perceptions developed through Ministry of Religious Affairs socialization, Teacher Working Group (KKG) activities, internal school communication, discussions, and teaching experiences. Teachers understood LBC as an approach that reinforces compassion, care, empathy, respect, responsibility, and character development rather than replacing the existing curriculum. This understanding was reflected in efforts to integrate these values into learning objectives, activities, and instructional materials. LBC planning demonstrated a realistic orientation through adaptation to students’ conditions, a humanistic orientation through attention to academic development and character, and a futuristic orientation through the cultivation of character for future life. The study concludes that teachers’ understanding provides a foundation for integrating LBC values into contextualized lesson planning that supports character development.
ABSTRAK
Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menuntut pemahaman guru agar nilai-nilai kasih sayang dapat diterjemahkan ke dalam perencanaan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru terhadap perencanaan KBC serta mendeskripsikan karakteristik perencanaannya di kelas III MI Amanah Hidayatullah Keerom. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan pedagogis dan dilaksanakan pada 10–20 Juni 2026. Informan penelitian meliputi kepala madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, dan wali kelas III. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pemeriksaan keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru berkembang melalui sosialisasi Kementerian Agama, kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), komunikasi internal madrasah, diskusi, dan pengalaman mengajar. Guru memaknai KBC sebagai penguatan nilai kepedulian, empati, penghargaan, tanggung jawab, dan pembentukan karakter, bukan sebagai pengganti kurikulum yang berlaku. Pemahaman tersebut diwujudkan melalui integrasi nilai cinta dalam tujuan, kegiatan, dan perangkat pembelajaran. Perencanaan KBC memiliki orientasi realistik melalui penyesuaian dengan kondisi peserta didik, humanistik melalui perhatian terhadap perkembangan akademik dan karakter, serta futuralistik melalui pembentukan karakter untuk kehidupan mendatang. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman guru menjadi landasan dalam mengintegrasikan nilai KBC ke dalam perencanaan pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada karakter.
Downloads
References
Abdullah, A., Nurhidayah, N., Mubarokah, G., & Nugroho, H. K. (2026). Kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah: Konsep dan implementasi Panca Cinta. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 24(2), 50–59. https://jurnal.ftaruqgresik.ac.id/ojs/index.php/JIPI/article/view/391
Akib, S., et al. (2025). Pelaksanaan pembelajaran biologi kurikulum berbasis cinta pada sekolah madrasah ibtidaiyah. Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan, 3(2), 289–302. https://languar.net/index.php/TARBIYATULILMU/article/view/536
Akip, M. (2026). Analisis persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Negeri 01 Pinoh Utara. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 4(1), 7–17. https://www.putrapublisher.org/index.php/JURPENDIS/article/view/1423
Alviatin, A. K., & Suyudi, S. (2025). Implementasi penilaian aspek pengetahuan: Mengurai kesenjangan antara kebijakan ideal dan praktik faktual. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(3), 2941–2946.
https://jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/3589
Asitah, N., Anam, F., Ismanto, H., Wahyudi, A., & Adi, T. (2026). Implementasi model pembelajaran deep learning dalam Kurikulum Merdeka: Studi fenomenologis pengalaman guru sekolah dasar. Nusantara Educational Review, 4(1), 1–11. https://journal.unusida.ac.id/index.php/ner/id/article/view/2177
Azis, D. K., Musonif, I., Salsabila, S., Fatah, M. A., & Aji, M. (2026). Integrating artificial intelligence and humanistic values in Islamic elementary education: A case study at Madrasah Ibtidaiyah NU Ma’Arif Karangnangka. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 635–654.
https://www.jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/10039
Dewanti, A., & Madjid, A. (2026). Analysis of annual program planning for improving Islamic value-based learning quality in senior high schools. ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education, 11(1), 83–97.
https://ejournal.uinsalatiga.ac.id/index.php/attarbiyah/article/view/6526
Eidin, E., Salman, A., & Shwartz, Y. (2026). Why don’t I implement socioscientific issues in my classroom? Science teachers perceptions and beliefs. Journal of Science Teacher Education, 37(4), 483–509.
https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/1046560X.2025.2573527
González, P. A., & Lowenhaupt, R. (2026). Educators’ sensemaking and leaders’ sensegiving of an ESL endorsement policy. Education Policy Analysis Archives, 34. https://epaa.asu.edu/index.php/epaa/article/view/9228
Indriani, F., Pambudi, M. Y., & Tumiran, M. A. (2026). Humanistic-religious values transformation in character education: A study at Islamic elementary school. JIP Jurnal Ilmiah PGMI, 12(1), 14–27.
https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/33546
Islam, S., Rahman, A., Paul, U. C., & Khaleduzzaman, M. (2026). Teachers’ perceptions of and adaptations to implementing a competency-based curriculum at the secondary level in Bangladesh. Oxford Review of Education, 52(3), 366–384. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/03054985.2025.2470816
Juarminson, E. (2025). Persepsi guru terhadap implementasi kurikulum deep learning di sekolah menengah. Edu Research, 6(1), 151–158. https://iicls.org/index.php/jer/article/view/512
Litania, N., & Shofiah, V. (2026). Persepsi dan tanggapan dalam psikologi pendidikan Islam: Kajian literatur integratif dan implikasi praktis bagi pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(1), 193–208. https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1523
Maharani, A., et al. (2025). Implementasi kurikulum berbasis cinta pada madrasah ibtidaiyah di Kota Palembang: Sebuah studi literatur. El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 100–111. https://ojs.untika.ac.id/index.php/linear/article/view/1062
Mahmudah, F. A., Rosadi, D. P. K., & Faizin, M. (2026). Model pola internalisasi nilai karakter serta mekanisme penerapannya dalam pembelajaran. IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam, 2(1), 1–10. https://jurnal.ihsancahayapustaka.id/index.php/i-jppi/article/view/176
Muailah, A. A. Z. (2026). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam membentuk karakter humanis peserta didik madrasah ibtidaiyah. AJER: Advanced Journal of Education and Religion, 3(2), 149–157.
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/AJER/article/view/12903
Musthofa, Z. (2026). Implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah: Analisis kualitatif kesiapan manajerial dan adaptasi pedagogis guru. JME: Journal of Management in Education, 1(2), 134–148.
https://ejournal.narasikhatulistiwa.org/index.php/jme/article/view/765
Nada, Z. Q., & Listiana, H. (2025). Analisis kesiapan guru madrasah dalam insersi kurikulum cinta. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 385–400. https://ejournal.uinmadura.ac.id/index.php/entita/article/view/19188
Rorano, M., Aksan, S. M., Adam, A., & Buamona, N. (2026). Carl Rogers’ humanistic education concept and its implementation in independent learning-based learning. Golden Ratio of Social Science and Education, 6(1.1), 127–134. https://goldenratio.id/index.php/grsse/article/view/2342
Supriatna, U., Arifudin, O., & Kartika, I. (2025). Perencanaan pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Tahsinia, 6(12), 1986–1999. https://ojs.iai-rakeyansantang.ac.id/index.php/tahsinia/article/view/942
Wulandari, D., Mentari, E. B., Zainuri, A., & Zahra, F. F. (2025). Organisasi integrasi blended learning Kurikulum Berbasis Cinta pada madrasah ibtidaiyah. Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia, 1(2), 6169–6175.
https://ojs.indopublishing.or.id/index.php/jili/article/view/459
Zhang, W., Zou, B., & Du, Y. (2026). Teachers’ perceptions of the current practices and challenges in English for academic purposes: A survey study at universities in Shanghai, China. International Journal of English for Academic Purposes: Research and Practice, 6(1), 7–28. https://www.liverpooluniversitypress.co.uk/doi/full/10.3828/ijeap.2026.2
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














