PENGELOLAAN PENDIDIKAN NON FORMAL BERBASIS PURA: STUDI KASUS PASRAMAN SATYA DHARMA BHAKTI

Authors

  • Ogi Suphar Gandi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Luh Putu Winda Yogantari Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ni Kadek Vingki Aryanti Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.11262

Keywords:

Pasraman, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Nonformal, Pembelajaran Agama Hindu, Karakter Religius

Abstract

ABSTRACT

This study is grounded in the important role of pasraman as a non-formal Hindu religious educational institution that complements and enhances religious learning through a more holistic approach, particularly in addressing the limitations of religious education within formal schooling. This study aims to analyze the role and management of pasraman in strengthening Hindu religious learning in an integrative manner. The research employed a qualitative approach with a descriptive design through observation, interviews, and documentation studies. The results show that pasraman functions not only as a complement to formal education, but also as an integrated and contextual learning system in developing students’ cognitive, affective, and psychomotor aspects. Learning activities in pasraman include tatwa, susila, and religious ceremonies integrated with activities based on sacred texts, traditional arts, ritual practices, yoga, and cultural arts. The success of the learning process is strongly influenced by management practices, including curriculum planning, activity organization, continuous implementation, and practice-based evaluation. Adaptive management enables a deeper internalization of religious values through direct experience and habituation. In addition, pasraman is able to bridge the limitations of religious education in formal schools by providing practical and repetitive learning experiences. The conclusion of this study emphasizes that pasraman is a religious educational ecosystem managed integratively by combining philosophical, ethical, practical, and cultural dimensions within a unified management system. Therefore, pasraman has strategic potential as an effective model of nonformal religious education in shaping religious character and cultural identity amid the dynamics of modern society.

ABSTRAK

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pasraman sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang mampu memperkuat pembelajaran agama Hindu secara lebih holistik di tengah keterbatasan pendidikan agama pada sekolah formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan manajemen pengelolaan pasraman dalam memperkuat pembelajaran agama Hindu secara integratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasraman tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap pendidikan formal, tetapi juga sebagai sistem pembelajaran yang terintegrasi dan kontekstual dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Pembelajaran di pasraman mencakup tatwa, susila, dan upacara yang dipadukan dengan kegiatan berbasis teks suci, seni tradisi, praktik ritual, yoga, dan seni budaya. Keberhasilan pembelajaran sangat ditentukan oleh manajemen pengelolaan yang meliputi perencanaan kurikulum, pengorganisasian kegiatan, pelaksanaan yang berkelanjutan, serta evaluasi berbasis praktik. Pengelolaan yang adaptif memungkinkan internalisasi nilai religius berlangsung secara lebih mendalam melalui pengalaman langsung dan pembiasaan. Selain itu, pasraman mampu menjembatani keterbatasan pendidikan agama di sekolah formal dengan menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berulang. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pasraman merupakan ekosistem pendidikan religius yang dikelola secara integratif dengan menggabungkan dimensi filosofis, etis, praktis, dan kultural dalam satu sistem manajemen terpadu sehingga memiliki potensi strategis sebagai model pendidikan keagamaan nonformal yang efektif dalam pembentukan karakter religius dan identitas kultural di tengah dinamika masyarakat modern

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andari, I. A. M. Y., Wiguna, I. B. A. A., Candrawati, D. M., & Endrawan, I. M. T. (2025). Multicultural education based on Hindu philosophy and the internalization of the value of religious moderation in Pasraman Saraswati Tri Parartha Mataram. Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan Masyarakat, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.53977/sd.v8i1.2464

Ayana, I. W. D., Arshiniwati, N. M., Mawan, I. G., & Karja, I. W. (2024). Kecak dance learning and cultivation of character education values in Pasraman Widya Santhi, Sebatu Village, Bali. Proceeding Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference, 4, 99–106. https://doi.org/10.31091/bbwp.v4i1.574

Budiarsana, I. G. P., Wijana, I. N., & Arcana, I. K. (2023). Strategi pengelola pasraman dalam peningkatan kualitas pembelajaran agama Hindu (studi kasus pada Pasraman Samiaga Mataram). Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.53977/ps.v3i01.513

Diantari, W. (2022). Membentuk karakter peserta didik berbasis budaya dalam pendidikan agama Hindu. JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama), 3(1). https://doi.org/10.25078/japam.v3i01.2134

Gunada, I. W. A., Pramana, I. B. K. Y., & Rudiarta, I. W. (2021). Penguatan pendidikan karakter Hindu dalam yoga untuk sisya Pasraman Amerta Sanjiwani. Jurnal Lektur Keagamaan, 19(2), 311–346. https://doi.org/10.31291/jlka.v19i2.973

Gunawan, I. G. D., Suda, I. K., & Indiani, N. M. (2020). Existence of Pasraman Gurukula Bangli as a Hindu educational institution. Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies, 4(1), 28. https://doi.org/10.25078/ijhsrs.v4i1.1318

Juliani, A., Karmilasari, Agustiani, T., Mulyanah, D., & Windiyani, T. (2024). Implementasi pembelajaran berbasis budaya terhadap karakter peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 144–169. https://doi.org/10.21009/jpd.v15i1.43245

Oktaviani, P. N., & Sudarsana, I. K. (2022). The educational management of Pasraman Shanti Yadnya in strengthening the character of the young Hindu generation. Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies, 6(1), 105–117. https://doi.org/10.25078/vidyottama.v6i1.645

Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007 tentang pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/4787/pp-no-55-tahun-2007

Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003

Prapnuwanti, N. L. P., Susanti, K. D., Darma, I. W. W., Sastrawan, K. B., & Tristananda, P. W. (2024). Kurikulum merdeka belajar terintegrasi budaya lokal. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(1), 33–40. https://doi.org/10.23887/jppp.v8i1.68661

Purnomo, I. M. B. A. (2023). Perjuangan pasraman formal agar tetap eksis sebagai lembaga pendidikan di Bali. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 13(1), 274–292. https://doi.org/10.24843/JKB.2023.v13.i01.p13

Putera, G. N. K. (2024). Penguatan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendidikan pasraman nonformal. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 25–31. https://doi.org/10.53977/ps.v4i01.1940

Suarnaya, I. P. (2020). Eksistensi pasraman dalam menanamkan nilai moral bagi umat Hindu. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 205–218. https://doi.org/10.37329/cetta.v3i2.450

Sugara Yasa, I. W. (2023). Meningkatkan karakter peserta didik melalui pendidikan agama Hindu di pasraman. JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama), 3(2), 163–173. https://doi.org/10.25078/japam.v3i02.2679

Sumiasih, N. K. (2019). Upaya pasraman dalam meningkatkan minat belajar agama Hindu. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan, 19(2), 60–69. https://doi.org/10.32795/ds.v19i2.436

Sutrianti, N. K. (2019). Pengelolaan pendidikan keagamaan Hindu di Yayasan Pasraman Gurukula Bangli Provinsi Bali. Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 2(2), 41–53. https://doi.org/10.33363/swjsa.v2i2.351

Sutriyanti, N. K., & Dharmawan, I. M. (2020). Implementation of Hindu religious education curriculum in Pasraman Rsi Markandeya Taro, Gianyar District. Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.25078/ijhsrs.v4i1.1189

Tirtawati, P. A., Wijana, I. N., & Rudiarta, I. W. (2023). Analisis manajemen pembelajaran pada Pasraman Vidya Sthana Suranadi. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 28(2), 192-200. https://ejournal.sthd-jateng.ac.id/index.php/WidyaAksara/article/view/235

Wiguna, I. B. A. A. (2025). Ethnopedagogy in shaping the moderate character of sisya brahmacari: A case study in Pasraman Saraswati Tri Parartha. Widya Sundaram: Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya, 3(2), 134–143. https://doi.org/10.53977/jws.v3i2.3128

Winangun, I. M. A. (2023). Pengelolaan pasraman sebagai implementasi kewirausahaan di bidang pendidikan untuk mewujudkan siswa yang cerdas dan berkarakter. Jurnal Manajemen dan Ekonomi (JME), 1(1), 21–31. https://journal.mpukuturan.ac.id/index.php/jme/article/view/680

Windariyanti, W., Wijana, I. N., & Listiawati, N. P. (2021). Pembelajaran yoga dalam pembentukan karakter siswa di Pasraman Samiaga Mataram. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 19–27. https://doi.org/10.53977/ps.v1i01.347

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Gandi, O. S., Yogantari, L. P. W., & Aryanti, N. K. V. (2026). PENGELOLAAN PENDIDIKAN NON FORMAL BERBASIS PURA: STUDI KASUS PASRAMAN SATYA DHARMA BHAKTI. MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 592–603. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.11262

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.