IMPLEMENTASI APLIKASI WAYGROUND DALAM PEMBELAJARAN TATA BAHASA INGGRIS SISWA SMP

Authors

  • Pari Purnaningsih Program Studi Sastra Inggris, Universitas Pamulang
  • Resti Isnaeni Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15654

Keywords:

Wayground; tata bahasa Inggris; gamifikasi; keterlibatan siswa; penelitian tindakan kelas

Abstract

English grammar instruction at the junior high school level frequently encounters challenges such as passive student engagement, teacher-centered delivery, and difficulties in mastering abstract grammatical rules. This study aimed to describe the implementation of the Wayground application in grammar learning and examine shifts in student engagement, motivation, and comprehension. A descriptive qualitative approach within a two-cycle classroom action research framework based on the Kemmis and McTaggart model was employed. The subjects comprised 32 eighth-grade students at SMP Negeri 4 Kota Tangerang Selatan during the odd semester of the 2025/2026 academic year. Data were collected through classroom observation, field notes, response questionnaires, learning documentation, and supporting diagnostic assessments. The findings revealed four prominent themes: enhanced active participation, accelerated error correction through immediate feedback, heightened learning motivation driven by gamification, and the necessity of technical scaffolding during initial sessions. The students' mean grammar scores improved from 61.4 in the pre-test to 82.7 in the post-test. Consequently, the integration of Wayground successfully fostered more interactive, reflective, and engaging English grammar instruction.

ABSTRAK

Pembelajaran tata bahasa Inggris di tingkat sekolah menengah pertama sering menghadapi kendala rendahnya keterlibatan siswa, dominasi penjelasan satu arah, dan kesulitan memahami aturan gramatika yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi aplikasi Wayground dalam pembelajaran grammar serta mengkaji perubahan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam kerangka penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII-B SMP Negeri 4 Kota Tangerang Selatan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Data dihimpun melalui observasi kelas, catatan lapangan, angket respons, dokumentasi, serta tes diagnostik pendukung. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat tema utama, yaitu peningkatan keaktifan belajar siswa, kecepatan perbaikan pemahaman melalui umpan balik instan, peningkatan motivasi melalui gamifikasi, dan pentingnya pendampingan teknis pada tahap awal. Rata-rata capaian nilai tata bahasa siswa meningkat dari 61,4 pada pratindakan menjadi 82,7 pada pascatindakan. Dengan demikian, integrasi Wayground terbukti mampu menciptakan proses pembelajaran tata bahasa Inggris yang lebih interaktif, reflektif, dan menyenangkan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, D. P., & Abdullah, K. (2026). Implementasi media digital Gimkit dalam pembelajaran IPAS materi ekosistem untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 497–511. https://doi.org/10.54069/attadrib.v9i2.1304

Arina, N. P., Hanimatussyaadah, V., Bahiroh, S., & Fadilah, R. E. (2025). Analisis penerapan pembelajaran berbasis game dalam mata pelajaran IPA di SMP: Literature review. EDUPROXIMA: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 7(1), 500–509. https://doi.org/10.29100/v7i1.5999

Ayunda, R. S., Imania, K. A. N., & Bariah, S. H. (2026). Studi literatur: Penerapan gamifikasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SMP. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 11(1), 117–123. https://doi.org/10.29303/jipp.v11i1.4137

Deterding, S., Dixon, D., Khaled, R., & Nacke, L. (2011). From game design elements to gamefulness: Defining gamification. In Proceedings of the 15th International Academic MindTrek Conference: Envisioning Future Media Environments (pp. 9–15). Association for Computing Machinery. https://doi.org/10.1145/2181037.2181040

Hamari, J., Koivisto, J., & Sarsa, H. (2014). Does gamification work? A literature review of empirical studies on gamification. In 2014 47th Hawaii International Conference on System Sciences (pp. 3025–3034). IEEE. https://doi.org/10.1109/HICSS.2014.377

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487

Husni, M. W., Noviana, I., Zuslia, V., & Kahfi, N. S. (2026). Eksplorasi peran gamifikasi dalam memodernisasi pendidikan sekolah dasar: Tinjauan tentang keterlibatan dan peningkatan pembelajaran. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(1), 179–191. https://doi.org/10.61227/arji.v8i1.692

Kakyarmabin, M. M. B., Canon, S., Mahmud, M., Hafid, R., & Ardiansyah, A. (2026). Tantangan guru dalam pembelajaran di era digital: Studi kasus pada SMP Negeri 1 Tilongkabila. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(4), 2618–2630. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14462

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Lim, T. M., & Yunus, M. M. (2021). Teachers’ perception towards the use of Quizizz in the teaching and learning of English: A systematic review. Sustainability, 13(11), Article 6436. https://doi.org/10.3390/su13116436

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Milandari, P., Wisudayanti, K. H. O., & Ariani, L. P. D. (2024). Investigating the perspectives of EFL students toward Quizizz-mediated grammar instruction. ELT in Focus, 7(1), 47–59. https://doi.org/10.35706/eltinfc.v7i1.11863

Munawir, A., & Hasbi, N. P. (2021). The effect of using Quizizz to EFL students’ engagement and learning outcome. English Review: Journal of English Education, 10(1), 297–308. https://doi.org/10.25134/erjee.v10i1.5412

Muthmainnah, A., Falasifah, F., Yadi, N., & Halimah, L. (2025). Strategi peningkatan kompetensi guru di era digital untuk sekolah dasar. Jurnal Wahana Pendidikan, 12(1), Article 229. https://doi.org/10.25157/jwp.v12i1.16817

Orhan Göksün, D., & Gürsoy, G. (2019). Comparing success and engagement in gamified learning experiences via Kahoot and Quizizz. Computers & Education, 135, 15–29. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.02.015

Pham, A. T. (2023). The impact of gamified learning using Quizizz on ESL learners’ grammar achievement. Contemporary Educational Technology, 15(2), Article ep410. https://doi.org/10.30935/cedtech/12923

Razilu, Z., & Iskandar, B. (2025). Pelatihan pemanfaatan multimedia interaktif di madrasah ibtidaiyah. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 348–356. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7007

Rosilawati, L., Hindriana, A. F., & Ismail, A. Y. (2026). Pengembangan media pembelajaran berbasis web menggunakan Canva pada materi pewarisan sifat untuk meningkatkan hasil belajar siswa. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(3), 2488–2495. https://doi.org/10.51878/science.v6i3.14496

Sabilie, A., Arifin, S., & Hidayat, M. C. (2025). Implementation of game based learning in supporting students’ concept understanding at SMP Muhammadiyah 18 Surabaya. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 19(4), Article 2260. https://doi.org/10.35931/aq.v19i4.4708

Sahnas, N. Z. (2025). Efektifitas pembelajaran berbasis game dalam meningkatkan motivasi siswa. JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, 3(3), 85–90. https://doi.org/10.58738/jkp.v3i3.997

Samatowa, L., Mokoginta, C. D., & Primayanti, T. (2026). Analisis tingkat literasi digital mahasiswa berdasarkan dimensi cakap, budaya, etika, dan keamanan digital. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1011–1022. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9533

Sung, Y.-T., Chang, K.-E., & Liu, T.-C. (2016). The effects of integrating mobile devices with teaching and learning on students’ learning performance: A meta-analysis and research synthesis. Educational Research Review, 18, 77–88. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2016.02.002

Susanti, A. C., & Wasliman, E. D. (2026). Manajemen media digital berbasis PDCA untuk penguatan literasi dan numerasi siswa SMP. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 1856–1868. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.11986

Wati, L., Harian, S., Ramadhani, S., Hasibuan, S. W., Yuli, Y., & Rambe, M. S. (2026). Persepsi guru PAI tentang tantangan dan peluang pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran di MAS PP Darul Mukhlisin. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(1), 55–66. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i1.8958

Wayground. (2025). Quizizz becomes Wayground: Rebrand announcement. Wayground Blog. https://wayground.com/home/from-quizizz-to-wayground

Wicaksana, R., & Prasojo, L. D. (2026). Manajemen sumber belajar digital berbasis technology, organization and environment untuk mendukung pembelajaran dan penilaian siswa. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(4), 4009–4019. https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.15774

Downloads

Published

2026-11-02

How to Cite

Purnaningsih, P., & Isnaeni, R. (2026). IMPLEMENTASI APLIKASI WAYGROUND DALAM PEMBELAJARAN TATA BAHASA INGGRIS SISWA SMP . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 4803–4811. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15654

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.