PERSEPSI SIKAP KEPEDULIAN LINGKUNGAN SISWA TUNAGRAHITA: KAJIAN FENOMENOLOGI

Authors

  • Nur Ainun Universitas Pancasakti Tegal
  • Istorun Ngesti Utami Universitas Pancasakti Tegal
  • Mobinta Kusuma Universitas Pancasakti Tegal

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.14141

Keywords:

persepsi., kepedulian lingkungan., siswa tunagrahita ringan., fenomenologi.

Abstract

Environmental care is an important character trait that should be instilled from an early age, including in students with mild intellectual disabilities. This study aimed to describe and analyze in depth the perceptions of students with mild intellectual disabilities in defining environmental care. A qualitative approach with a phenomenological design was employed. The participants consisted of ten students with mild intellectual disabilities as the main informants and one teacher as the supporting informant at SLB Manunggal Slawi, Tegal Regency. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using NVivo 15 through coding, theme development, and data interpretation. Data validity was ensured through technique triangulation. The findings revealed that students with mild intellectual disabilities possessed a fairly good perception of environmental care. They interpreted environmental care in simple terms, such as maintaining classroom cleanliness, disposing of waste properly, and caring for plants around the school. However, their perception of more complex concepts, such as organic and inorganic waste segregation, remained highly limited. This perception was subjectively constructed through concrete daily experiences, modeling from surrounding figures, and routine habituation implemented in the school environment.

ABSTRAK

Kepedulian lingkungan merupakan salah satu karakter penting yang perlu ditanamkan sejak dini, termasuk pada siswa tunagrahita ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam persepsi siswa tunagrahita ringan dalam memaknai sikap kepedulian lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas 10 siswa tunagrahita ringan sebagai informan utama dan satu guru sebagai informan pendukung di SLB Manunggal Slawi, Kabupaten Tegal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo 15 melalui proses pengkodean, pengembangan tema, dan interpretasi data. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tunagrahita ringan memiliki persepsi yang cukup baik mengenai kepedulian lingkungan. Mereka memaknai kepedulian lingkungan secara sederhana sebagai aktivitas menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, dan merawat tanaman di sekitar sekolah. Meskipun demikian, persepsi mereka terhadap konsep yang lebih kompleks, seperti pemilahan jenis organik dan anorganik, masih sangat terbatas. Persepsi ini terbangun dan dikonstruksikan secara subjektif melalui pengalaman konkret sehari-hari, proses meniru (modeling) figur di sekitarnya, serta pembiasaan rutin yang diterapkan di lingkungan sekolah.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adlika, N. M. (2020). Analisis sikap peduli lingkungan pada siswa kelas XI IPS SMA di Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 5(2), 45–48. https://doi.org/10.26418/pip.v5i2.41205

Chandra, M., & Erlyana, Y. (2025). Pilah sampah melalui media edukasi kreatif: Pendekatan design thinking. Jurnal Desain, 12(3), 321–332. https://doi.org/10.30998/jd.v12i3.24282

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dewanti, N., Diana, M., Prakosa, M. M., & Rahmania, N. E. N. (2025). Penguatan perilaku ramah lingkungan melalui edukasi pemilahan sampah siswa sekolah dasar. PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 133–140. https://doi.org/10.47435/pendimas.v4i2.4247

Dhafiya, F., Khatami, N., & Zaria, N. S. (2026). Strategi kepala sekolah dalam manajemen pemanfaatan lingkungan TK terpadu. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 682–694. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9682

Febriani, R. D., Handayani, P. G., & Hidayat, H. (2024). Psikologi anak luar biasa: Teori dan aplikasi. Jurnal Pendidikan Khusus Nusantara, 6(1), 33–42. https://doi.org/10.31004/jpkn.v6i1.214

Fitri, R., Siregar, H., & Sasatra, A. (2019). Peduli lingkungan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan penerapan tong sampah ceria. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 2(1), 591–596. https://doi.org/10.24036/jpkk.v2i1.1890

Fitria, S., Maftuh, A., & Zahrah, R. F. (2024). Analisis hasil belajar siswa ABK (anak berkebutuhan khusus) yang bersekolah di SDN Mugarsari kelas IV dan VI. JDER: Journal of Dehasen Education Review, 5(2), 47–54. https://doi.org/10.33258/joder.v5i02.6377

Fitrianingsih, F., & Nurdin, M. N. I. (2024). Pengarusutamaan pendidikan karakter anak berkebutuhan khusus tunagrahita. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.14421/njpi.2024.v4i1-1

Hayati, R. S. (2020). Pendidikan lingkungan berbasis experiential learning untuk meningkatkan literasi lingkungan. HUMANIKA, 20(1), 63–82. https://doi.org/10.21831/hum.v20i1.29039

Ihram, H. N., Candra, S. R., & Prastiwi, M. W. (2025). Implementasi PLH dalam pembentukan karakter pada peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah alam. Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(2), 2615–2626. https://doi.org/10.37251/jpsh.v4i2.1024

Liza, L. O., Zudeta, E., & Ulni, E. K. (2024). Dasar-dasar anak berkebutuhan khusus. LPPM Universitas Lancang Kuning.

Maranata, G., Sitanggang, D. R., & Pakpahan, S. H. (2023). Penanganan bagi anak berkebutuhan khusus (tuna grahita). Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 11210–11217. https://doi.org/10.30640/jpsh.v2i3.1482

Mawardi, P., Nurhakim, I., & Veriansyah, I. (2023). Pengembangan modul literasi lingkungan melalui program sekolah di sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6609–6619. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5351

Monita, D. K., & Hidayah, N. (2026). Upaya meningkatkan kemampuan mengenal lingkungan melalui kegiatan berkebun pada anak usia 4-5 tahun. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(2), 515–526. https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.9741

Nasir, A., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan fenomenologi dalam penelitian kualitatif. Journal of Social Science Research, 3(5), 4445–4451. https://doi.org/10.31004/jssr.v3i5.3120

Nur 'Afifah, U. (2020). Integrasi pendidikan lingkungan hidup pada pengembangan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Modern, 7(5), 135–140. https://doi.org/10.37471/jpm.v7i5.214

Pohan, I. R., Mahardika, N. L. C. P., Susanti, R., & Amizera, S. (2025). Studi literatur: Strategi penguatan literasi lingkungan pada peserta didik di sekolah. Biocaster: Jurnal Kajian Biologi, 5(3), 341–348. https://doi.org/10.36312/biocaster.v5i3.482

Qodriyanti, A., Yarza, H. N., Elvianasti, M., & Ritonga, R. F. (2022). Analisis sikap peduli lingkungan siswa di salah satu MAN pada materi pelestarian lingkungan. Jurnal Eksakta Pendidikan, 6(1), 111–116. https://doi.org/10.24036/jep.v6i1.354

Rofiah, S., & Retnoningsih, E. (2026). Development of the SWARA augmented reality application for waste sorting education in elementary schools. JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer), 11(4), 1281–1292. https://doi.org/10.33480/jitk.v11i4.7459

Roy, F. G. (2024). Empowering special education. In Advances in environmental engineering and green technologies book series (pp. 325–344). IGI Global.

Serang, M., Ratumanan, T. G., Matitaputty, C., & Moma, L. (2025). Reflective thinking focuses of intellectual disability students in solving mathematics problems involving the context of traditional ceremonies. Jurnal Elemen, 11(4), 807–827. https://doi.org/10.29408/jel.v11i4.30244

Siskayanti, J., & Chastanti, I. (2022). Analisis karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 1508–1516. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2140

Suryarini, A., Fatika, S., Larasaty, F. M., Yanto, Y. R., Debby, S., & Deo, C. (2019). Peningkatan kepedulian pembuangan sampah dengan media salam bidadari di SLB Bangun Putra. Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 24–30. https://doi.org/10.24071/aa.v2i1.1892

Tamalla, M., & Pratikno, A. S. (2024). Habituasi karakter peduli lingkungan melalui kegiatan menanam tanaman TOGA di lingkungan sekolah: Studi pada siswa kelas V. Jurnal Inovasi Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 316–322. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i2.519

Ulya, S. A., Zarin, K. I. U., Azizah, I. W., Ilham, A. R. F., & Malihah, N. (2026). Optimalisasi greenhouse sekolah sebagai laboratorium hidup berbasis QR code SMP Negeri 10 Salatiga. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 295–306. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8947

Winarsih, W. (2019). Peningkatan perilaku peduli lingkungan anak tunagrahita ringan melalui kegiatan menanam tanaman hias di SLB se-Kota Semarang. Journal of Nonformal Education, 4(2), 1–14. https://doi.org/10.15294/jne.v4i2.15891

Wulandari, M., Sugini, S., & Winarni, W. (2025). Penerapan discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar IPAS bagian tumbuhan dan fungsinya pada PDBK tunagrahita fase B di SLBN Sukoharjo. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(2), 51–60. https://doi.org/10.20961/jpiuns.v11i2.109651

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Ainun, N., Utami, I. N., & Kusuma, M. (2026). PERSEPSI SIKAP KEPEDULIAN LINGKUNGAN SISWA TUNAGRAHITA: KAJIAN FENOMENOLOGI . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 4639–4648. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.14141

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.