PENGGUNAAN SMART TV SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MEREDUKSI DAMPAK NEGATIF KETERGANTUNGAN SMARTPHONE (BRAIN ROT) PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SDN 1 JELANTIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.13941Keywords:
Brain Rot, Ketergantungan Smartphone, Media Pembelajaran, Sekolah Dasar, Smart TVAbstract
ABSTRACT
As smartphones become increasingly embedded in the daily lives of elementary school students, the issue of digital learning extends beyond access to technology to include the quality of experiences shaped by its use. This study examines the use of Smart TV at SDN 1 Jelantik as an alternative for directing students’ interactions with digital content toward more structured and meaningful learning experiences. The study employed a qualitative approach with a case study design, drawing information from participant observation, in-depth interviews with the school principal, teachers, students, and parents, as well as documentation studies. The data were analyzed through data condensation, data presentation, and conclusion drawing, while the credibility of the findings was examined through source and technique triangulation. The observed learning experiences revealed changes in how students interacted with media: attention during learning activities became more focused, discussions and peer interactions increased, and participation in learning activities became more collaborative. At the same time, the shared use of the media under teacher guidance reduced students’ tendency to consume digital content passively and without direction, which is associated with concerns about brain rot. These findings position Smart TV as an adaptive substitute medium with the potential to foster healthier digital media consumption habits while supporting the pedagogical use of technology in elementary education.
ABSTRAK
Ketika smartphone semakin dekat dengan keseharian siswa sekolah dasar, persoalan pembelajaran digital tidak lagi hanya berkaitan dengan akses teknologi, tetapi juga dengan kualitas pengalaman yang terbentuk dari penggunaannya. Penelitian ini menelaah pemanfaatan Smart TV di SDN 1 Jelantik sebagai alternatif untuk mengarahkan interaksi siswa dengan konten digital ke pengalaman belajar yang lebih terstruktur dan bermakna. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan desain case study, dengan informasi dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam bersama kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan temuan diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Pengalaman pembelajaran yang diamati memperlihatkan perubahan pada cara siswa berinteraksi dengan media: perhatian selama kegiatan belajar menjadi lebih terarah, diskusi dan interaksi antarsiswa meningkat, serta keterlibatan dalam aktivitas pembelajaran berlangsung lebih kolaboratif. Pada saat yang sama, penggunaan media secara bersama dan didampingi guru mengurangi kecenderungan siswa mengonsumsi konten digital secara pasif dan tidak terarah yang berkaitan dengan kekhawatiran mengenai brain rot. Temuan tersebut menempatkan Smart TV sebagai media substitusi adaptif yang berpotensi membangun kebiasaan konsumsi media digital yang lebih sehat sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi secara pedagogis di sekolah dasar.
Downloads
References
Ahadiah, A. I., Rondli, W. S., & Hilyana, F. S. (2023). Analisis penggunaan smartphone terhadap perkembangan karakter emosional siswa kelas III sekolah dasar di Desa Pancur Mayong Jepara. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(3), 1583–1593. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i3.1493
Aprilia, P. N., Elya, R. M., Wulandari, S., & Julianto, I. R. (2025). Peran guru dalam memaksimalkan literasi teknologi pada pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(1), 19–23. https://doi.org/10.63863/jce.v3i1.14
DCG, A. U. A., Erhamwilda, E., & Suhardini, A. D. (2026). Peran media digital interaktif Smartboard terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP), 4(1), 17–27. https://jurnalcendekia.id/index.php/jipp/article/view/754
Faridah, F., Buhaerah, B., Thahir, A., Amin, S. J., & Kaharuddin, K. (2026). Teacher and student perspectives on Smart TV-based instruction: Implications for learning motivation in Islamic schools. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(1), 2055–2065. https://doi.org/10.56916/jirpe.v5i1.3316
Febrianti, F. A., Abdilah, M. T., Bhakti, D. D., Denni, I., & Susila, A. A. R. (2025). Kajian literatur: Ketergantungan siswa terhadap teknologi dalam pembelajaran. CaXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 5(1), 274–280. https://doi.org/10.31980/caxra.v5i1.2289
Hidayat, H., Ilham, I., & Ningsih, R. M. (2024). Penggunaan media pembelajaran digital pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(4), 424–430. https://doi.org/10.54371/ainj.v5i4.459
Hidayati, N., & Manshur, U. (2024). Innovation of learning media with Smart TV to increase students' interest in learning. In Proceeding of International Conference on Education, Society and Humanity, 2(2), 1232–1243.
https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/icesh/article/view/10316
Inayah, A., Matondang, A. H., Ritonga, D. P., Widia, F., & Nasution, N. S. (2024). Meningkatkan literasi digital siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Jupendis), 2(3), 247–258. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i3.2039
Juita, K. A., & Vitaloka, W. (2025). Peran orang tua dalam mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini. Kumara Cendekia, 13(3), 323–330. https://jurnal.uns.ac.id/kumara/article/view/101106
Laily, S. Z., Nabila, L. E., Mayaza, K., & Farhurrohman, O. (2026). Optimalisasi Smart TV sebagai media pembelajaran interaktif berbasis TIK dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 213–223. http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/12950
Naik, V. S., Mathias, E. G., Krishnan, P., & Jagannath, V. (2025). Impact of social media on cognitive development of children and young adults: A systematic review. BMC Pediatrics, 25(1), 826. https://link.springer.com/article/10.1186/s12887-025-06041-5
Nayak, P. (2025). 'Brain rot' – Unintended consequence of digital lifestyle? Indian Journal of Physiology and Allied Sciences, 77(1). https://doi.org/10.55184/IJPAS.V77I01.512
Noviyanti, R., Apriliya, W., & Apriliya, W. (2026). Penerapan penggunaan media SMART TV program pemerintah di sekolah dasar: Media interaktif untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas siswa di SDN 01 Bandarsari. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 1–8.
https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/5592
Nurahma, S. S., Prasetyo, T., & Hasnin, H. D. (2025). Inovasi strategi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar, 1(3), 201–211. https://journal.innoscientia.org/index.php/jipsd/article/view/148
Putra, M. H., & Nasution, A. P. (2024). Pemanfaatan literasi media digital terhadap siswa sekolah dasar dalam pencegahan fenomena brain rot. Al Munir: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 15(2), 155–165. https://doi.org/10.15548/AMJ-KPI.V15I02.11310
Rahmani, C. D., Adrias, A., & Suciana, F. (2025). Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 4(1), 268–278. https://doi.org/10.58192/sidu.v4i1.3193
Resti, R., Wati, R. A., Ma'Arif, S., & Syarifuddin, S. (2024). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan literasi digital siswa sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(3), 1145–1157. https://jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-madrasah/article/view/3563
Romadhon, F., Hidayaturrohman, N., Abdilah, R., Faqihuddin, A., Muflih, A., & Syafitri, L. N. H. (2025). Fenomena brain rot pada siswa generasi Alpha di Indramayu. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).
https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/34269
Shanmugasundaram, M., & Tamilarasu, A. (2023). The impact of digital technology, social media, and artificial intelligence on cognitive functions: A review. Frontiers in Cognition, 2, 1203077. https://doi.org/10.3389/fcogn.2023.1203077
Sticca, F., Brauchli, V., & Lannen, P. (2025). Screen on = development off? A systematic scoping review and a developmental psychology perspective on the effects of screen time on early childhood development. Frontiers in Developmental Psychology, 2, 1439040.
Sudiansyah, Irawan, F., Masita, Supardi, & Dinoto, M. (2024). Fenomena brain rot: Dampak penggunaan handphone berlebihan pada prestasi matematika siswa sekolah menengah atas. Numbers: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2(4), 241–251. https://mathedu.joln.my.id/index.php/edu/article/view/87
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










