EKSPLORASI CREATIVE THINKING SEBAGAI KETERAMPILAN ABAD 21 MELALUI AKTIVITAS MELUKIS MIX MEDIA DI NOKUYA KIDS ART STUDIO SEMARANG

Authors

  • Devi Adi Riyanti Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang
  • Eko Sugiarto Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13399

Keywords:

Creative Thinking, Keterampilan Abad ke-21, Melukis Mix Media, Pendidikan Nonformal, Seni Rupa Anak

Abstract

ABSTRACT

Art education for children involves more than the ability to produce artworks; it also concerns creating a space that allows them to develop ideas, explore possibilities, and make decisions independently. This study examines the development of creative thinking through mixed-media painting activities at Nokuya Kids Art Studio Semarang and the emergence of accompanying 21st-century competencies. A qualitative approach with a single case study design was employed from April 23 to May 6, 2026, across two learning sessions. Data were collected through non-participatory observation, interviews, and documentation involving two art instructors, 10 children aged three to twelve years, and two parents or guardians. Data analysis involved data condensation, data display, and conclusion drawing, while data credibility was examined through source and technique triangulation. The creative activities revealed interconnected processes of idea generation, material exploration, visual decision-making, and communicating the meaning of artworks. Creativity emerged across the domains of ideas, processes, and products, while communication developed through artwork presentations. Collaboration was not yet strongly evident because the activities were predominantly conducted individually. These findings suggest that non-formal art studios can serve as learning environments that support the development of creative thinking and 21st-century competencies through open and personal artistic experiences.

ABSTRAK

Pembelajaran seni pada anak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan karya, tetapi juga dengan ruang yang memungkinkan mereka membangun gagasan, mencoba berbagai kemungkinan, dan mengambil keputusan secara mandiri. Penelitian ini menelaah proses berkembangnya creative thinking melalui aktivitas melukis mix media di Nokuya Kids Art Studio Semarang serta kemunculan kompetensi abad ke-21 yang menyertainya. Pendekatan kualitatif dengan rancangan single case study digunakan selama 23 April–6 Mei 2026 dalam dua pertemuan pembelajaran. Data diperoleh melalui observasi non-participatory, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan dua instruktur seni, 10 peserta didik berusia tiga hingga dua belas tahun, serta dua orang tua atau wali. Analisis dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Aktivitas berkarya memperlihatkan keterhubungan antara penggalian gagasan, eksplorasi material, pengambilan keputusan visual, dan penyampaian makna karya. Kreativitas tampak pada ranah ide, proses, dan produk, sementara komunikasi berkembang melalui presentasi karya. Kolaborasi belum terlihat kuat karena kegiatan lebih banyak berlangsung secara individual. Temuan ini memperlihatkan bahwa studio seni nonformal dapat menjadi ruang belajar yang mendukung perkembangan creative thinking dan kompetensi abad ke-21 melalui pengalaman artistik yang terbuka dan personal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Etnawati, S., & Pamungkas, J. (2022). Penggunaan media lukis dalam pembelajaran seni untuk mengembangkan multiple intelegensi anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5960–5969. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2766

Ferianto, A. E., Suprapto, N., & Suryanti, S. (2024). Implementasi pendekatan STEAM terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(04), 231–245. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/19921

Huang, L., Leung, S. K. Y., Li, J. W., & Wu, Z. (2025). How does comprehensive art education facilitate children’s creativity? A mixed-methods study in China. Early Education and Development, 36(2), 460–476. https://doi.org/10.1080/10409289.2024.2404822

Kartikasari, I. A., & Usodo, B. (2022). The effectiveness open-ended learning and creative problem solving models to teach creative thinking skills. Pegem Journal of Education and Instruction, 12(4), 29–38. https://eric.ed.gov/?id=EJ1364833

Khuluqi, I. M., Afiyah, N., Zaqiyah, L., & Usriyah, L. (2026). Stimulasi kreativitas anak usia dini melalui pembelajaran seni tari berbasis eksplorasi gerak. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 233–243. https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/14708

Masruroh, U. (2024). Seni rupa sebagai alat komunikasi: Membangun bahasa visual pada anak usia dini. Widya Sundaram: Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya, 2(2), 159–170. https://doi.org/10.53977/jws.v2i2.2389

Mawaddah, K. (2023). Inovasi desai pembelajaran pendidikan anak usia dini berbasis kecerdasan majemuk untuk menstimulasi kemampuan 4C (Analisis dokumen Kurikulum Merdeka) [Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surabaya]. https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/9405/

Permatasari, S. J., Saputra, E. E., & Sarah, S. (2025). Mengembangkan imajinasi anak usia dini melalui kegiatan melukis dengan media alam. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 442–450. http://www.jurnal-unsultra.ac.id/index.php/seduj/article/view/1207

Primawati, Y. (2023). Pengembangan kreativitas seni rupa anak usia dini. Journal of Early Childhood Studies, 1(2), 1–10. https://journal.nubaninstitute.org/index.php/jecs/article/view/31

Purnamasari, I. (2023, December). PKM kelompok belajar mewarnai sanggar seni lukis: Penanaman life skill berbasis produk Plasterkit dalam menumbuhkan kompetensi kreatif pada anak warga belajar Kabupaten Kudus. In Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4, 427–436. https://conference.upgris.ac.id/index.php/snhp/article/view/5029

Raza, A. (2023). Art and education: Fostering creativity and critical thinking in humanity. Journal of Religion and Society, 1(1), 13–25. https://www.islamicreligious.com/index.php/Journal/article/view/19

Rukoyah, S., Nursobah, A., & Jaelani, I. (2025). Analisis peran pembelajaran seni rupa dalam mengembangkan kreativitas siswa sekolah dasar. Jurnal Intisabi, 3(1), 94–108. https://www.journal.putragaluh.ac.id/index.php/itsb/article/view/181

Safitri, S., Hikmah, N., Ginting, K. B., & Prabudi, M. I. (2025). Peran sanggar tari sebagai ruang tumbuh kreativitas dan semangat belajar kesenian anak-anak di Sanggar Melati Suci Binjai. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(2), 726–736. https://ziaresearch.or.id/index.php/mesada/article/view/169

Samaniego, M., Usca, N., Salguero, J., & Quevedo, W. (2024). Creative thinking in art and design education: A systematic review. Education Sciences, 14(2), 192. https://doi.org/10.3390/educsci14020192

Saskiani, G. N., Rahman, T., & Sianturi, R. (2026). Analisis kebebasan artistik dalam mendukung children’s well-being pada anak usia dini. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 765–769. https://ejournal.stit-alkifayahriau.ac.id/index.php/arraihanah/article/view/1127

Suci, H. (2026). Pembelajaran seni rupa berbasis eksplorasi material untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 32(1), 144–150. https://doi.org/10.33503/paradigma.v32i1.2945

Sumiyati, S., & Pamungkas, J. (2023). Implementasi kegiatan pengembangan seni berbasis kurikulum 2013. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 981–990. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.2857

Syauqia, D. Z., Rohmatun, S., Istiqomah, A. S., & Fatiatun, F. (2026). Eksplorasi media loose parts dari bahan alam dalam menstimulus kreativitas anak usia dini di Pos PAUD Pelita Mandiri Kertek. Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(4), 01–12. https://jurnal.stikes-ibnusina.ac.id/index.php/Intellektika/article/view/3747

Telaumbanua, K., & Bu’ulolo, B. (2024). Manfaat seni rupa dalam merangsang kreativitas anak usia dini. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 123–135. https://doi.org/10.47861/khirani.v2i1.920

Thornhill-Miller, B., Camarda, A., Mercier, M., Burkhardt, J.-M., Morisseau, T., Bourgeois-Bougrine, S., Vinchon, F., El Hayek, S., Augereau-Landais, M., Mourey, F., Feybesse, C., Sundquist, D., & Lubart, T. (2023). Creativity, critical thinking, communication, and collaboration: Assessment, certification, and promotion of 21st century skills for the future of work and education. Journal of Intelligence, 11(3), 54. https://doi.org/10.3390/jintelligence11030054

Wang, A., Zhang, Y., Wang, A., & Zheng, W. (2025). The impact of AI-based painting technology on children’s creative thinking. Frontiers in Psychology, 16, 1598210. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1598210

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Riyanti, D. A., & Sugiarto, E. (2026). EKSPLORASI CREATIVE THINKING SEBAGAI KETERAMPILAN ABAD 21 MELALUI AKTIVITAS MELUKIS MIX MEDIA DI NOKUYA KIDS ART STUDIO SEMARANG. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 4013–4024. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13399

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.