PERAN PENGAWAS SEKOLAH DALAM PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH BINAAN SMP
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11668Keywords:
Pengawas Sekolah, Pendampingan Pembelajaran, Supervisi Kolaboratif, Papua Pegunungan.Abstract
The shift in the supervisory function of supervisors to become partners in the Freedom to Learn pillar to improve the quality of national education is the background to this research. This issue demands a reconstruction of supervisory governance in underdeveloped, frontier, and outermost (3T) regions that are vulnerable to managerial stagnation. The focus of this research is to analyze the role of school supervisors in supporting learning at SMP Negeri 4 Wamena, Jayawijaya Regency, Papua Mountains Province. A qualitative approach with an exploratory case study design was applied, where data were collected through participant observation, in-depth interviews with six selected informants, and a documentary study of the school profile that mentors 161 students. Data analysis techniques were carried out interactively through stages of condensation, data presentation, and drawing conclusions. The research findings reveal that the supervisory role has not been optimal and remains trapped in administrative-conventional patterns, as evidenced by the absence of an official work program since 2018 and minimal clinical supervision. The main conclusion confirms that the effectiveness of mentoring is systemically hampered by extreme geographic constraints, excessive workloads, and lack of access to electricity. This research recommends the implementation of the Reflection-Contextual Mentoring Model through an intensive block visit strategy and the use of local natural media to realize the equal distribution of sustainable education quality standards in the interior of Papua.
ABSTRAK
Pergeseran fungsi inspektif pengawas menjadi mitra pendamping dalam pilar Merdeka Belajar guna meningkatkan mutu pendidikan nasional melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut menuntut adanya rekonstruksi tata kelola kepengawasan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang rentan mengalami stagnasi manajerial. Fokus penelitian ini adalah menganalisis peran pengawas sekolah dalam pendampingan pembelajaran di SMP Negeri 4 Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus eksploratif diterapkan, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap enam informan terpilih, dan studi dokumentasi terhadap profil sekolah yang membina 161 siswa. Teknik analisis data dijalankan secara interaktif melalui tahapan kondensasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa peran pengawas belum berjalan optimal dan masih terjebak pada pola administratif-konvensional, yang dibuktikan dengan ketiadaan program kerja resmi sejak 2018 serta minimnya supervisi klinis. Simpulan utama menegaskan bahwa efektivitas pendampingan terhambat secara sistemik oleh kendala geografis ekstrem, beban kerja berlebih, dan ketiadaan akses listrik. Riset ini merekomendasikan penerapan Model Pendampingan Refleksi-Kontekstual melalui strategi kunjungan blok intensif dan pemanfaatan media alam lokal demi mewujudkan pemerataan standar mutu pendidikan yang berkelanjutan di pedalaman Papua.
Downloads
References
Asyifah, Y. N., Suryaningsih, R., & Nurman, N. (2024). Efektivitas supervisi klinis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di sekolah dasar. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 6(1), 152–164. https://doi.org/10.52690/jitim.v5i2.1002
Atsauri, M. S., Sukarman, S., & Kurniawan, M. A. (2026). Implementasi teknologi digital dalam penyusunan rencana kerja sekolah: Systematic literature review. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 775–794. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.8982
Elopere, P., Tutuarima, F., & Ratuanak, A. M. D. (2025). Akses dan kesetaraan pendidikan di Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan selama pemberlakuaan Otonomi Khusus. SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law, 2(2), 1067–1076. https://doi.org/10.57235/sakola.v2i2.7171
Firdaus, & Ritonga. (2025). Tantangan implementasi smart education di daerah terpencil: Kesenjangan infrastruktur dan literasi digital. Frontiers in Education, 10, Article 1552575. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1552575
I?lhami, A., Syahvira, R., Maisarah, U., & Diniya, D. (2020). Kajian etnosains tradisi maauwo di Danau Bakuok sebagai sumber pembelajaran biologi. Bioeduca: Journal of Biology Education, 2(2), 13–13. https://doi.org/10.21580/bioeduca.v2i2.6326
Imamah, I., Rahayuliana, R., & Marini, S. (2023). Implementasi Kurikulum RA menuju Merdeka Belajar dalam konteks literasi digital. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(9), 3803–3813. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i9.11444
Isbianti, N., & Arbaatun, A. (2021). Pendampingan digitalisasi arsip melalui metode in–on–in pada pegawai sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(2), 166–172. https://doi.org/10.24246/j.js.2021.v11.i2.p166-172
Kaize, B. R., Sulistyowati, R. W., & Suteki, M. (2025). Eksplorasi kearifan lokal Papua Selatan sebagai basis pengembangan media pembelajaran IPA kontekstual pada jenjang PAUD dan sekolah dasar. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(4), 1645–1657. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7545
Karuru, P., Rifky, S., Nugroho, A., Karwanto, K., Wote, A. Y. V., & Mumtahanah, M. (2024). Peran pengawas sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP, 3(3), 185–195. https://doi.org/10.51178/jppp.v3i3.185
Majdi, A. (2023). Inovasi pembelajaran abad 21: Peluang dan tantangan implementasi di sekolah dasar. Akmen: Jurnal Ilmiah, 18(2), 198–208. https://doi.org/10.37476/akmen.v18i2.1719
Marian, D. Y. S., Sukiastini, I. G. A. N. K., Yofoby, H., Medlama, M., Ledang, H. B., & Meage, Y. (2026). Etnopedagogi bakar batu: Mengintegrasikan pendidikan dan budaya lokal di Wamena. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 375–387. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9662
Marpaung, R. W. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka: Relevansi pembelajaran mendalam dengan kebutuhan edukasional di Papua. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 36599–36612. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.6059
Mataputun, Y. (2022). Kepemimpinan pendidikan: Penguatan karakter kepala sekolah. CV. Penerbit Qiara Media.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2023). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Pardiyawan, P., Sugiantoro, S., Ali, M., Afdal, M., Khaeruddin, K., & Victorynie, I. (2026). Rekonseptualisasi diklat guru dalam pengembangan profesional berkelanjutan: Analisis literatur. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 962–984. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9689
Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 4831/B/HK.03.01/2023 tentang Peran Pengawas Sekolah dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar pada Satuan Pendidikan.
Ratnawati, E., Kristiyani, N., Azainil, A., Nugroho, D., & Bukari, M. R. (2026). Kepemimpinan digital sebagai penggerak transformasi manajemen sekolah menuju pembelajaran berbasis Chromebook di SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 419–431. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9717
Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik pengumpulan data: Observasi, wawancara dan kuesioner. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 3(1), 39–47. https://doi.org/10.61787/taceee75
Sapwan, A., Meirawan, D., Satori, D., & Sutarsih, C. (2025). Supervisi pengawas sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 6(2), 1723–1730. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i2.4298
Sari, A., Bunyamin, B., & Sudana, I. M. (2025). The influence of instructional leadership, professional development, and academic supervision on teacher performance. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 15(3), 251–259. https://doi.org/10.24246/j.js.2025.v15.i3.p251-259
Seco, V. Y. R., & Cendana, W. (2022). Penerapan refleksi pribadi untuk membantu guru menjalankan peran sebagai fasilitator pada pembelajaran daring. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 103–116. https://doi.org/10.53977/ps.v1i02.371
Silvester, S., Saputro, T. V. D., & Manggu, B. (2024). Pendampingan literasi digital bagi guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(4), 918–929. https://doi.org/10.36312/linov.v9i4.2276
Sudrajat, A. (2020). Supervisi akademik dalam meningkatkan profesionalisme guru. Jurnal Ilmiah Administrasi Pendidikan, 11(1), 45–55.
Sugiyono. (2025). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Werdiningsih. (2024). Developing a community-based academic supervision model: A strategic reform for enhancing professional learning in Indonesian primary schools. Journal of Educational Supervision, 7(9), 47–55. https://doi.org/10.31045/jes.7.9.5
Wicaksono, L., & Zakso, A. (2025). Peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SD Negeri Sektor Barat Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 279–293. https://doi.org/10.23887/jpiundiksha.v14i1.84159
Yuningsih, Y., & Wasliman, E. D. (2026). Kepemimpinan kepala sekolah dalam pemanfaatan rapor pendidikan untuk meningkatkan mutu sekolah dasar. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 213–224. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9409
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









