KREATIVITAS PENCIPTAAN BUSANA TARI NUSANTARA DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.10554Keywords:
Busana Tari, Kreativitas Siswa, Pembelajaran Seni, Seni Tari, Tari NusantaraAbstract
This study aims to describe the creativity involved in creating Indonesian dance costumes in dance learning at SMAN 5 Cimahi. The study is based on the importance of dance education, which not only introduces cultural values but also provides students with opportunities to express creativity through costume creation. This research used a qualitative descriptive approach. The participants were 36 students of class XI IPA 4, the subject teacher, the principal, and the vice principal for student affairs. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed using data triangulation through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that students were able to demonstrate creativity in dance costume creation through learning activities that included understanding the material, sketching designs, selecting materials, and producing collaborative works. The learning process was carried out in three meetings and ran smoothly with active student participation. The uniqueness of the material, group collaboration, and teacher guidance were the main factors supporting the emergence of student creativity. This study indicates that participatory dance learning can serve as an effective means to develop creativity, self confidence, and appreciation for Nusantara culture. The findings may also inspire teachers to design more innovative and meaningful arts learning experiences.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kreativitas penciptaan busana tari Nusantara dalam pembelajaran seni tari di SMAN 5 Cimahi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pembelajaran seni tari yang tidak hanya memperkenalkan budaya, tetapi juga memberi ruang bagi siswa untuk berkreativitas melalui penciptaan busana tari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa kelas XI IPA 4, guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui triangulasi data dengan tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu menunjukkan kreativitas dalam penciptaan busana tari melalui proses mengenal materi, menggambar desain, menentukan bahan, dan mewujudkan karya secara berkelompok. Pembelajaran berlangsung dalam tiga pertemuan dan berjalan lancar dengan keterlibatan aktif siswa. Keunikan materi, kerja sama kelompok, serta bimbingan guru menjadi faktor utama yang mendukung munculnya kreativitas siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari yang dirancang secara partisipatif dapat menjadi sarana efektif untuk mengembangkan kreativitas, rasa percaya diri, dan apresiasi terhadap budaya Nusantara. Temuan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi guru dalam merancang pembelajaran seni yang lebih inovatif dan bermakna.
Downloads
References
Adisurya, S. I., Ariani, A., Wilastrina, A., & Wiemar, R. (2021). Peningkatan kreativitas remaja karang taruna dalam membuat hiasan kepala dan masker untuk tari Betawi kreasi. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 7(2), 177–190. https://doi.org/10.37905/aksara.7.2.177-190.2021
Avdeenko, N. (2023). ????????????? ???????? ?? ?????? ???????? ? ?????: ?????? ???????????? ???????? ? ????????? ????????? ?????? ???????????? [Project-based learning implementation at school: Teachers’ statements analysis in the context of the systems model of creativity]. Monitoring Ob?estvennogo Mneniâ: Èkonomi?eskie i Social?nye Peremeny, (3). https://doi.org/10.14515/monitoring.2023.3.2253
Crane, D. (2000). Fashion and its social agendas: Class, gender, and identity in clothing. University of Chicago Press.
Dwidarti, F., Zamzani, & Prabowo, M. (2025). Multimedia-based dance learning in elementary school. Journal of Education and Learning (EduLearn), 19(1), 515–521. https://doi.org/10.11591/edulearn.v19i1.21795
Fitri, R., Lufri, L., Alberida, H., Amran, A., & Fachry, R. (2024). The project-based learning model and its contribution to student creativity: A review. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 10(1), 223–233. https://doi.org/10.22146/jpbi.v10i1.31499
Hajaroh, M. (2019). Pohon teori evaluasi kebijakan dan program (metode, nilai dan menilai, penggunaan). Foundasia, 9(1), 27–42. https://doi.org/10.21831/foundasia.v9i1.26149
He, K., & Sensai, P. (2024). Literacy preservation of Qi Lin lantern dance in Chinese schools. International Journal of Education & Literacy Studies, 12(3), 120–126.
Hidayat, T., & Syafitri, Y. (2019). Pengembangan model pembelajaran discovery learning pada mata kuliah perkembangan kepribadian mahasiswa AMIK DCC Bandar Lampung. Jurnal Obor Penmas, 2(2), 156–166.
Komalasari, R. N. A., Ibrohim, & Listyorini, D. (2024). Creativity in biology: The impact of Problem-Oriented Project Based Learning on high school students. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 10(2), 555–562. https://doi.org/10.22146/jpbi.v10i2.32497
Maia, M. (2024). Escolas de Design como sistemas sociais e culturais de criatividade e inovação. Questiones Publicitarias, 11–20. https://doi.org/10.5565/rev/qp.391
Moreno, A. G., & Jurado, M. del M. M. (2023). Theoretical approach to the notion of creativity: A systematic review. Revista Colombiana de Ciencias Sociales, 14(2), 631–650. https://doi.org/10.21501/22161201.4015
Muflich, R. M. R., & Nursikin, M. (2023). Pandangan John Dewey dan Jean Piaget terhadap kurikulum pendidikan: Perspektif teori pembelajaran aktif dan konstruktivisme. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 4(6), 614–621. https://doi.org/10.35672/afeksi.v4i6.173
Munggarani, A. M. (2015). Rias fantasi untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas IX dalam pembelajaran seni tari di SMP Negeri 15 Bandung (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Pendidikan Indonesia.
Rati, N. W., Kusmaryatni, N., & Rediani, N. (2017). Model pembelajaran berbasis proyek, kreativitas dan hasil belajar mahasiswa. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 6(1), 60–71. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v6i1.9059
Rifaldy, E. (2017). Penggunaan properti dalam pembelajaran tari Nusantara untuk meningkatkan kreatifitas siswa di SMK Binawisata Lembang Bandung (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Pendidikan Indonesia.
Roth, T., Conradty, C., & Bogner, F. X. (2021). Testing creativity and personality to explore creative potentials in the science classroom. Research in Science Education, 52(4), 1293–1312. https://doi.org/10.1007/s11165-021-10005-x
Setti, E. J. K., & Vertuan, R. E. (2023). Constituição da ação criativa em Modelagem Matemática. Zetetiké, 31. https://doi.org/10.20396/zet.v31i00.8672178
Torrance, E. P. (1969). Creativity: What research says to the teacher. National Education Association.
Wardaya, A. I., Bestari, A. G., Sulistiyanto, & Kindiasari, A. (2024). Fashion as an expression of cultural identity in the digital age. Journal of Research in Social Science and Humanities, 4(1), 161–164. https://doi.org/10.47679/jrssh.v4i1.118
Weber, R., & Reed, S. B. (2022). Pedagogical perspectives on developing creativity in dance students. Journal of Dance Education, 22(2), 119–128. https://doi.org/10.1080/15290824.2020.1827147
Wibowo, H. (2020). Pengantar teori-teori belajar dan model-model pembelajaran. Puri Cipta Media.
Yetti, E., Syarah, E. S., Sari, K. M., Oktarini, S., Nurdiyana, T., Syakhruni, Puspawati, G. A. M., & Jovanka, D. R. (2024). Children’s multicultural education through local-dance activities: Teacher’s thoughts and involvement. International Electronic Journal of Elementary Education, 16(2), 183–193. https://doi.org/10.26822/iejee.2024.324
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









