ANALISIS ASESMEN TERHADAP KEBUTUHAN DAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v6i3.15977Keywords:
Asesmen Diagnostik, Akidah Akhlak, Pembelajaran Berdiferensiasi, Karakteristik Peserta DidikAbstract
ABSTRACT
The implementation of the new learning paradigm requires student-centered instruction that accommodates the diverse needs and characteristics of learners. In Akidah Akhlak learning, diagnostic assessment is necessary to obtain information about students’ initial conditions as a basis for adaptive instructional planning. This study aims to examine the role of diagnostic assessment in identifying students’ needs and characteristics and its implications for Akidah Akhlak instructional planning. This research employed a literature review method using a descriptive-qualitative approach and inductive analysis. The research stages included identifying, selecting, thematically categorizing, comparing, and synthesizing relevant literature. The findings indicate that cognitive diagnostic assessment plays a role in mapping students’ readiness and prior understanding, while non-cognitive diagnostic assessment helps identify their interests, learning styles, motivation, and psychological and social backgrounds. In Akidah Akhlak learning, this information provides a basis for teachers to adjust learning content, processes, products, and environments according to students’ needs. Furthermore, diagnostic assessment supports the development of attitudes, morality, and the internalization of moral values through more contextualized instructional planning. Therefore, diagnostic assessment serves as an important foundation for designing Akidah Akhlak learning that is adaptive, purposeful, and responsive to learner diversity.
ABSTRAK
Penerapan paradigma pembelajaran baru menuntut pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan serta karakteristiknya. Dalam konteks pembelajaran Akidah Akhlak, asesmen diagnostik diperlukan untuk memperoleh gambaran awal peserta didik sebagai dasar perencanaan pembelajaran yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran asesmen diagnostik dalam mengidentifikasi kebutuhan dan karakteristik peserta didik serta implikasinya terhadap perencanaan pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif dan analisis induktif. Tahapan penelitian meliputi identifikasi, seleksi, pengelompokan tema, perbandingan, dan sintesis terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik kognitif berperan dalam memetakan kesiapan dan pemahaman awal peserta didik, sedangkan asesmen nonkognitif membantu mengidentifikasi minat, gaya belajar, motivasi, serta latar belakang psikologis dan sosial peserta didik. Dalam pembelajaran Akidah Akhlak, informasi tersebut menjadi dasar bagi guru untuk menyesuaikan konten, proses, produk, dan lingkungan belajar sesuai kebutuhan peserta didik. Selain itu, asesmen diagnostik mendukung pembentukan sikap, moral, dan internalisasi nilai-nilai akhlak melalui perencanaan pembelajaran yang lebih kontekstual. Dengan demikian, asesmen diagnostik merupakan landasan penting dalam merancang pembelajaran Akidah Akhlak yang adaptif, terarah, dan responsif terhadap keberagaman peserta didik.
Downloads
References
Azmy, B., & Fanny, A. M. (2023). Literature review: Pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar. Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 217–223. https://doi.org/10.36456/inventa.7.2.a8739
Ayuni, M. D., Dwijayanti, I., Roshayanti, F., & Handayaningsih, S. (2023). Analisis karakteristik peserta didik melalui asesmen diagnostik (Studi kasus: Kelas 6 SDN Pandean Lamper 04). Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 3961–3976. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/788
Barokah, N., Annisa, K. N., Saputri, T. L., & Mukmin, M. (2025). Peran strategis metode khusus pembelajaran PAI dalam mengoptimalkan pemahaman ajaran agama pada siswa. Journal of Instructional and Development Researches, 5(1), 141–149. https://doi.org/10.53621/jider.v5i1.465
Chasanah, A. (2026). Problematika pemetaan kebutuhan belajar BIPA sebagai fondasi penyusunan materi ajar. BHASWARA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 9–15. https://journal.bestscholar.id/bhaswara/article/view/107
Dalimunthe, M. B., Adriani, D., Gultom, W., Marpaung, M. N., Sebayang, E. M. G., & Sitepu, C. M. (2026). Implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran ekonomi pada Kurikulum Merdeka: Suatu studi literatur. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 10(1), 215–228. https://doi.org/10.29408/jpek.v10i1.34470
Duhana, T., Nurmalasari, N., Adanan, M., & Copriady, J. (2025). Integrasi akidah dan akhlak dalam pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2). https://journal.unpak.ac.id/index.php/JMP/index
Ekarani, D., Nuraisyah, D., Faojina, G., & Nurlaelah, I. (2026). Profiling peserta didik sebagai fondasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3), 374–383. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/61455
Eliyanti, L., Ningrum, Y. K., Atika, N. N., Caesaria, N. Z., & Danuri. (2026). Kesenjangan pembelajaran berpusat pada siswa: Analisis dimensi psikologis dan sistem interaksi guru-siswa dalam praktik pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/2321
Elviya, D. D. (2023). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV sekolah dasar di SDN Lakarsantri I/472 Surabaya. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(8). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/54127
Fadillah, S. (2026). Pembelajaran berbasis masalah dengan strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari kesiapan dan kemandirian belajar. Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 6(1), 24–40. https://doi.org/10.29103/jpmm.v6i1.26433
Fahmi, M. I., Wahyu, D., Aisyah, S. A., Harto, K., & Suryana, E. (2023). Implementasi asesmen diagnostik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Ogan Komering Ulu. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 12(2), 184–197. https://doi.org/10.32806/jf.v12i02.7239
Firdausiyah, L., Supit, D., Pattiasina, P. J., & Hafsah, N. A. (2026). Penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi berbasis literasi digital dan asesmen diagnostik. Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 133–150. https://doi.org/10.63424/marsialapari.v3i2.670
Fitriati, L., Ghorizah, L., & Widyasari, C. (2026). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada pendidikan inklusif di SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 422–440. http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/13884
Hasibuan, Y. S. D. (2026). Peran guru IPS dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif: Studi kasus di SMP Swasta Yaspenhan 2 Medan. Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 3(2), 45–52. https://doi.org/10.56211/toga.v3i2.1949
Ichtiarni, E., & Prasetyono, H. (2026). Analisis efektivitas asesmen diagnostik terhadap identifikasi kebutuhan belajar siswa dalam pembelajaran berdiferensiasi IPA SMP. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 1855–1864. https://multidisipliner.org/ijim/article/view/656
Insani, F., Nuroso, H., & Purnamasari, I. (2023). Analisis hasil asesmen diagnostik sebagai dasar pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 4450–4458. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1154
Irawan, R. A., & Gularso, D. (2024). Analisis penerapan asesmen diagnostik dan pendalaman pemahaman guru pada pembelajaran berdiferensiasi Bahasa Indonesia. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 8(2). https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/tamancendekia/article/view/17239
Itriyana, N., Habiburrahman, H. L., & Marzoan, L. (2026). Implementasi asesmen diagnostik dalam mendukung pembelajaran diferensiasi pada siswa kelas III di SDN 1 Medana tahun ajaran 2024/2025. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(4.D), 51–61. https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14004
Laulita, U., Marzoan, M., & Rahayu, F. (2022). Analisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostik pada Kurikulum Merdeka. JPIn: Jurnal Pendidik Indonesia, 5(2), 1–17. https://ojs.intancendekia.org/index.php/JPIn/article/view/348
Lessy, D. (2022). Peningkatan kemampuan numerasi bagi guru MI melalui bimtek tindak lanjut hasil asesmen kompetensi madrasah Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 5(1), 23–29. https://jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JPPM/article/view/3323
Luvita, E., Hairida, H., & Salimi, A. (2026). Studi literatur: Analisis efektivitas asesmen diagnostik non-kognitif berbasis website di sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 6(2), 2504–2511. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4447
Mardani, D. K., & Makhfud. (2024). Analisis karakteristik peserta didik melalui asesmen diagnostik non-kognitif pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sosaintek: Jurnal Ilmu Sosial Sains dan Teknologi, 1(3), 143–156. https://ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/sosaintek/article/view/7002
Marlina, I., & Priatna, A. (2026). Implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar: A systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3), 257–284. https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.67387
Ma’ruf, N., & Dani, R. (2026). Project-Based Learning dalam pembelajaran Fisika abad ke-21: Systematic literature review dan analisis kesenjangan penelitian. Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII), 2(2), 57–64. https://journal.marasofipublishing.co.id/index.php/jkii/article/view/163
Munawir, M., Nur Aini, Z. A., & Mubarokah, S. (2026). Profesionalisme guru Madrasah Ibtida’iyah dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 6(1), 115–137. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v6i1.3013
Muttaqien, M. W., Wijaya, M. R. A., Panggraita, G. N., & Putri, M. W. (2026). Analisis problematika pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PJOK di SD Muhammadiyah Kebagusan Pemalang. Jurnal Pendidikan Olahraga, 16(4), 520–531. https://doi.org/10.37630/jpo.v16i4.4999
Ngaisah, N. C., & Aulia, R. (2023). Perkembangan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada pendidikan anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 1–25. https://doi.org/10.22373/bunayya.v9i1.16890
Ningsih, Y., Nursaly, B. R., & Sirajudin, A. (2026). Implementasi asesmen diagnostik non-kognitif gaya belajar terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X-5 SMA Negeri 3 Selong. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 7(3), 4835–4841. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i3.2665
Nurkhurairokh, A., Angelina, T., & Abdullah, M. N. A. (2026). Peran Generasi Z dalam membangun modal sosial digital: Upaya menjembatani kesenjangan lansia di era digital. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 6454–6461. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/5166
Rustiyana, R. (2025). Strategi guru dalam melakukan asesmen diagnostik kognitif dan non-kognitif sebagai dasar pembelajaran berdiferensiasi. Kinanti: Jurnal Karya Insan Pendidikan Terpilih, 3(1), 393–401. https://doi.org/10.62518/41vk5j84
Saidah, S. N., Khasanah, U., & Romlah, L. S. (2025). Strategi dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 1210–1228. https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.465
Saleh, S., Hayati, M., & Mappanyompa, M. (2026). Penerapan asesmen diagnostik dalam mengidentifikasi kesulitan belajar operasi hitung matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 14(1), 239–248. https://doi.org/10.21831/jpms.v14i1.94385
Sartika, D., Suma, K., Jampel, I. N., Candisa, M., & Syarifuddin, S. (2026). Pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi siswa: Sistematik literature review. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 6(3), 1897–1911. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i3.4610
Sihombing, N., Ndona, Y., & Dharma, S. (2026). Problematika implementasi paradigma baru Pendidikan Pancasila SDN 060926 Medan. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 4498–4508. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i2.978
Sitorus, A. S. (2025). Pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka: Tinjauan teoretis tentang implementasi, tantangan dan peluang. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 1159–1174. https://journal.nahnuinisiatif.com/ARJI/article/view/446
Ummah, A. N., Sayekti, H. R., & Yusuf, M. S. (2026). Transformasi paradigma kurikulum di Indonesia dari Kurikulum 1947 hingga Kurikulum Merdeka: Transformasi kurikulum sebagai respons politik, ideologis dan pedagogis. Diajar: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 507–513. https://doi.org/10.54259/diajar.v5i2.7128
Wulandari, G. A. P. T. W., Putrayasa, I. B., & Martha, I. N. (2023). Efektivitas asesmen diagnostik dalam pembelajaran berdiferensiasi pada pelajaran Bahasa Indonesia. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(3), 433–448. https://doi.org/10.14421/njpi.2023.v3i3-5














