HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG BEYOND USE DATE (BUD) OBAT TERHADAP KARAKTERISTIK KONSUMEN DI APOTEK INDOBAT KOTA DENPASAR

Authors

  • Luh Adi Kusuma Suardiani Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pendidikan Nasional
  • Ni Made Meri Wahyuni Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pendidikan Nasional

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14196

Keywords:

Beyond Use Date, Karakteristik Konsumen, Pelayanan Kefarmasian, Purposive Sampling, Tingkat Pengetahuan

Abstract

Beyond Use Date (BUD) refers to the maximum period during which a pharmaceutical preparation remains safe and effective after being compounded, reconstituted, or once its primary packaging has been opened. Many consumers mistakenly assume that the expiration date of a medication remains unchanged after opening, whereas the applicable usage timeframe becomes the Beyond Use Date. Utilizing medicines beyond their BUD may lead to therapeutic failure and provoke adverse toxicological outcomes. This study aimed to describe consumers' level of knowledge regarding BUD and analyze its correlation with consumer characteristics at Indobat Pharmacy, Denpasar City. This study utilized a descriptive quantitative observational design with a cross-sectional approach. Participants were recruited using a non-probability purposive sampling technique, resulting in 100 eligible respondents based on defined inclusion and exclusion criteria. Data were gathered through structured questionnaires and evaluated using SPSS version 26 through Pearson Correlation analysis. The findings revealed that the majority of respondents demonstrated a moderate level of knowledge at 52% (n = 52), while 31% (n = 31) had poor knowledge, and 17% (n = 17) showed good knowledge. Pearson correlation analysis confirmed a statistically significant relationship between knowledge levels and consumer characteristics, specifically educational attainment (r = 0.641; p = 0.000), occupation (r = 0.294; p = 0.003), and gender (r = 0.224; p = 0.025). These empirical results provide a crucial baseline for pharmacists and pharmacy technicians to reinforce patient counseling and educational initiatives, thereby promoting rational and safe medication disposal and administration practices.

ABSTRAK

Beyond Use Date (BUD) adalah batas waktu penggunaan produk obat setelah diracik, disiapkan, atau setelah kemasan primernya dibuka. Sering kali tanggal kedaluwarsa obat setelah kemasan dibuka dianggap sama dengan tanggal kedaluwarsa sebelum dibuka padahal batas waktunya telah berubah menjadi BUD. Mengonsumsi obat yang telah melewati masa BUD dapat menyebabkan penurunan efektivitas terapi hingga menimbulkan risiko toksisitas bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan menganalisis hubungannya dengan karakteristik konsumen di Apotek Indobat Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling yang melibatkan 100 responden sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan software SPSS versi 26 dengan uji parametrik Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan konsumen di Apotek Indobat tergolong cukup sebesar 52% (52 orang), kurang 31% (31 orang), dan baik 17% (17 orang). Hasil analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pendidikan (r = 0,641; p = 0,000), pekerjaan (r = 0,294; p = 0,003), serta jenis kelamin (r = 0,224; p = 0,025). Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi apoteker untuk meningkatkan edukasi mengenai BUD melalui konseling dan media informasi guna mewujudkan penggunaan obat yang rasional.

 

 

References

Abelta, N. F., Fitri, R., Helendra, H., & Kurniati, R. (2026). Kesehatan reproduksi remaja dalam perspektif pengetahuan dan sikap: Sebuah systematic literature review. HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(3), 202–217. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.10780

Amaliah, S., Pribadi, A., Marfiana, P., Anton, M., & Harmiharti, N. (2026). Efektivitas edukasi berbagai teknik pemadaman api pada guru dan pengurus pesantren. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1404–1413. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10188

Anggianingrum, R., Ramadhan, R. F., Hadi, S., & Setiawan, D. (2023). Sosialisasi batas penggunaan obat atau Beyond Use Date (BUD) di Apotek Kimia Farma 188. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 1(4), 110–115. https://doi.org/10.20527/jpmp.v1i4.10362

Aprilia, Y. F., & Gunawan, W. (2026). Arah dan tujuan: Studi tentang perbedaan perencanaan karier mahasiswa dan mahasiswi di Pulau Jawa. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(1), 301–311. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.7883

Azhara, D. R., Sandi, D. A. D., & Narulita, F. (2023). Promosi kesehatan tentang Beyond Use Date kepada pasien di Puskesmas Banjarbaru Utara. Jurnal Abdi Masyarakat Erau, 2(1), 11–19. https://doi.org/10.36341/jame.v2i1.3120

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pelaporan Kegiatan Industri Farmasi dan Pedagang Besar Farmasi. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Cokro, F., Arrang, S. T., Solang, J. A. N., & Sekarsari, P. (2021). The beyond-use date perception of drugs in North Jakarta, Indonesia. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 10(3), 172–179. https://doi.org/10.15416/ijcp.2021.10.3.172

Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 95–107. https://doi.org/10.35874/jk.v12i1.514

Fraga, A. D. S. S., & Beama, C. A. (2023). Penyuluhan Beyond Use Date (BUD) obat-obatan pada jemaat GKII Filadelfia Family Alak. Majalah Cendekia Mengabdi, 1(4), 283–287. https://doi.org/10.63004/mcm.v1i4.263

Hansen, A., Bayes, J., & Schloss, J. (2025). Empowering women through knowledge: A systematic review of literature on menstrual and reproductive health literacy. Health Equity, 9(1), 357–374. https://doi.org/10.1177/24731242251363080

Hertanto, Y., & Fikri, A. M. (2026). Analisis legalitas dan etika resource rationing dalam alokasi sumber daya jaminan kesehatan nasional: Perspektif keadilan distributif dan kepastian hukum tenaga medis. HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(3), 371–380. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.12810

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kistiana, S., Fajarningtiyas, D. N., & Lukman, S. (2023). Differentials in reproductive health knowledge among adolescents in Indonesia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), 19–29. https://doi.org/10.30597/mkmi.v19i1.23641

Kurniawan, A. H., Hasbi, F., & Arafah, M. R. (2023). Pengkajian pengetahuan sikap dan determinasi pengelolaan Beyond Use Date obat di rumah tangga wilayah Kecamatan Menteng Jakarta Pusat. Majalah Farmasi dan Farmakologi, 27(Special Issue), 15–21. https://doi.org/10.20956/mff.SpecialIssue

Madury, S. A., Arifah, M. F., Aldian, D., & Maulana, M. R. (2025). Penyuluhan perbedaan masa kadaluarsa obat (ED) dengan obat dapat digunakan setelah dibuka (BUD) pada masyarakat Dusun Kertan Kabupaten Bantul. Journal of Philanthropy: The Journal of Community Service, 3(1), 16–24. https://doi.org/10.58353/jop.v3i1.232

Mildawati, R., Andera, N. A., & Lailaturohmah, L. (2023). Edukasi dan sosialisasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan dan mengenal obat. Jurnal LENTERA: Pengabdian Masyarakat, 3(2), 51–60. https://doi.org/10.57267/lentera.v3i2.293

Mpila, D. A., & Suoth, E. J. (2023). Edukasi expired date dan beyond use date sebagai upaya meningkatkan penggunaan obat yang aman dan efektif. Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 40–44. https://doi.org/10.57207/43jcqm29

Nomi, M., Kumaki, R., Takehira, R., Arita, E., & Kishimoto, K. (2025). Does pharmacist–patient gender discordance influence medication guidance for gender-specific diseases? Exploratory Research in Clinical and Social Pharmacy, 20, Article 100642. https://doi.org/10.1016/j.rcsop.2025.100642

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nurbaety, B., Rahmawati, C., Lenysia, B., Anjani, P., & Ikraman, S. I. (2022). Pengaruh pelayanan informasi obat terhadap tingkat pengetahuan Beyond Use Date obat. Lombok Journal of Science, 3(2), 312–317. https://doi.org/10.31764/lf.v3i2.9680

Priyoherianto, A., Puspadina, V., & Chresna, M. P. (2023). Tingkat pengetahuan pasien terhadap Beyond Use Date (BUD) obat racikan di Apotek Kimia Farma 180 Pahlawan, Sidoarjo. AFAMEDIS: Jurnal Farmasi Indonesia, 4(1), 6–11. https://doi.org/10.61609/afamedis.v4i1.74

Rahma, A. D., Syarifuddin, S., & Wijaya, D. (2024). Evaluasi rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien Prolanis di Puskesmas Kedungkandang Kota Malang tahun 2022. Journal of Islamic Pharmacy, 9(1), 15–21. https://doi.org/10.18860/jip.v9i1.26182

Ramayani, S. L., Nugraheni, D. H., & Wicaksono, A. R. E. (2021). The influence of a method of the extraction against the level of total phenolic and flavonoid content of taro leaves (Colocasia esculenta L.). Journal of Pharmacy, 10(1), 11–16. https://doi.org/10.37013/jf.v10i1.115

Rizal, R., Shandy, V. R., Rusdi, M. S., & Afriyeni, H. (2024). Kajian kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek rawat jalan RSUD Sungai Dareh. Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Eksakta, 3(2), 58–67. https://doi.org/10.47233/jppie.v3i2.1518

Rosanti, D. A., Sari, S. O., Sari, S. R., Mahendra, R. R., Nahdha, N., Helsawati, H., Fridewini, A., Rahmi, N., Sandi, D. A. D., Sari, O. M., Jenah, R. A., & Hafizah, N. (2023). Edukasi Beyond Use Date dan expired date pada pasien rawat jalan Rumah Sakit Martapura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 1(4), 125–130. https://doi.org/10.20527/jpmp.v1i4.10888

S, S. R., Irianto, P., Kurniawan, D., Kusdianto, K., Tanta, T., Masreng, R., & Mataputun, Y. (2026). Penerapan kepemimpinan kepala sekolah berwawasan multikultural dalam pencegahan kekerasan siswa. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1186–1202. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10797

?anta?, G., ?anta?, F., & Kaya, S. (2023). The relationship between health literacy and health seeking behavior: A field research. Hacettepe Sa?l?k ?daresi Dergisi, 26(3), 643–658. https://doi.org/10.5505/hacettepesid.2023.1262135

Sari, O. M., Anwar, K., & Putri, I. P. (2021). Tingkat pengetahuan dalam penyimpanan dan pembuangan obat di rumah pada masyarakat Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Cendekia Journal of Pharmacy, 5(2), 145–155. https://doi.org/10.31596/cjp.v5i2.141

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

Suardiani, L. A. K., & Wahyuni, N. M. M. (2026). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG BEYOND USE DATE (BUD) OBAT TERHADAP KARAKTERISTIK KONSUMEN DI APOTEK INDOBAT KOTA DENPASAR. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(4), 1577–1585. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14196

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.