HUBUNGAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA BELAJAR AUDIOVISUAL DIRUMAH DAN KEMAMPUAN BAHASA LISAN ANAK USIA DINI

Authors

  • Syahrani Rahmadyah Wibowo Universitas Negeri Malang
  • Ahmad Samawi Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.51878/edutech.v6i4.16408

Keywords:

YouTube, media belajar audiovisual, kemampuan bahasa lisan, anak usia dini

Abstract

Early childhood represents the golden period of language development, making appropriate stimulation important, particularly through audiovisual media such as YouTube, an increasingly common home-learning tool. This study examined the relationship between YouTube use as a home-based audiovisual learning medium and the oral language skills of young children at KB-TK IT As-Salam Malang, based on the hypothesis of a significant positive relationship between the two variables. A quantitative correlational design was employed, involving 54 children aged 4-6 years selected through purposive sampling from a population of 95 students. Data were gathered using a Likert-scale questionnaire tested for validity (r exceeding the r-table value of 0.361) and reliability (Cronbach's Alpha of 0.858 and 0.911), then analyzed using Pearson Product Moment correlation. Prerequisite testing confirmed the data were normally distributed and linearly related. The analysis yielded r = 0.617, significance = 0.000 (p < 0.01), indicating a strong, significant, positive relationship, while the coefficient of determination (R² = 0.381) showed YouTube use accounted for 38.1% of the variance in oral language ability. The hypothesis was accepted: greater YouTube engagement as a home-based learning medium is associated with stronger oral language ability, provided its use is accompanied by parental guidance and deliberate content selection.

ABSTRAK

Masa usia dini dikenal sebagai periode emas perkembangan bahasa, sehingga stimulasi yang tepat menjadi sangat penting, terutama melalui media audiovisual seperti YouTube yang kini semakin lazim digunakan sebagai sarana belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara penggunaan YouTube sebagai media belajar audiovisual di rumah dengan kemampuan bahasa lisan anak usia dini di KB-TK IT As-Salam Malang, dengan hipotesis bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan melibatkan 54 anak berusia 4-6 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi sebanyak 95 anak. Data dikumpulkan menggunakan angket berskala Likert yang telah diuji validitasnya (nilai r di atas r tabel sebesar 0,361) dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha sebesar 0,858 dan 0,911), kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Hasil analisis memperoleh nilai r = 0,617 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,01), yang menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan, sementara koefisien determinasi (R² = 0,381) menunjukkan bahwa penggunaan YouTube menyumbang 38,1% terhadap variansi kemampuan bahasa lisan anak. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima: semakin tinggi keterlibatan anak dalam menonton YouTube sebagai media belajar di rumah, semakin baik pula kemampuan bahasa lisannya, dengan catatan penggunaannya tetap disertai pendampingan orang tua dan pemilihan konten yang selektif.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, S., Muzakki, A., & Susetya, H. H. H. (2024). Peran channel YouTube "Kinderflix" dalam perkembangan bahasa anak usia 12–24 bulan kajian psikolinguistik. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 9(2), 487–495. https://doi.org/10.36709/bastra.v9i2.505

Al Faqh, M. A., Prasetyo, S., Sibawaihi, & Harianti, D. S. (2025). Dampak negatif dan positif YouTube terhadap perkembangan bahasa anak usia dini (studi kasus di Lingkungan Pelita Kota Mataram). Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 7(1), 57–64. https://doi.org/10.35473/ijec.v7i1.3505

Amina, D. R., & Rahmiati. (2023). Hubungan status sosial orang tua dengan masalah kesehatan mental membimbing anak pada masa pandemi. Research and Development Journal of Education, 9(1), 22–26. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i1.13829

Amruddin, Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., Untari, I., Mujiani, S., & Wicaksono, D. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif: Bunga rampai (F. Sukmawati, Ed.). Penerbit Pradina Pustaka.

Aprilia, E. F., & Thaib, G. (2024). Dampak screen time berlebih terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 6(1), 16–32. https://doi.org/10.33387/cp.v6i1.7821

Aurelia, T., Rahminawati, N., & Inten, D. N. (2022). Analisis faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi keterlambatan bicara (speech delay) anak usia 5,9 tahun. Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 2(2), 521–528. https://doi.org/10.29313/bcsecte.v2i2.3504

Choi, J. Y., Van Pay, C. K., & Beecher, C. C. (2023). Preschool language exposure and use: A comparison study of dual-language learners and English monolingual children. Infant and Child Development, 32(3), Article e2420. https://doi.org/10.1002/icd.2420

Cynthia, A., & Munisa. (2025). Analysis of the impact of YouTube and TikTok addiction on early childhood: A literature review. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 14(2), 382–394. https://doi.org/10.31000/ceria.v14i2.14392

Elan, Gandana, G., & Fauziah, D. E. (2023). Analisis penggunaan flashcard berbasis digital untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak usia dini. Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 64–80. https://doi.org/10.31000/ceria.v12i1.7891

Finders, J., Wilson, E., & Duncan, R. (2023). Early childhood education language environments: Considerations for research and practice. Frontiers in Psychology, 14, Article 1202819. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1202819

Fitri, R. A., Elan, & Huriyah, F. S. (2026). Instrumen kemandirian anak usia 5-6 tahun: Uji validitas dan reliabilitas. Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 119–128. https://doi.org/10.51544/sentra.v5i2.6341

Hariyana, S. Z., & Setyowati, L. (2024). ELT students’ perception on their reading comprehension skills based on Barrett’s taxonomy. Education of English as Foreign Language Journal (EDUCAFL), 7(1), 66–89. https://doi.org/10.21776/ub.educafl.2024.007.01.05

Hasfiana, Ondeng, S., & Rahman, U. (2026). Population and sample as methodological basis in educational research. INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research, 3(1), 35–50. https://doi.org/10.61166/interdisiplin.v3i1.145

Iting, A., Ondeng, S., & Mustami, M. K. (2025). Pendekatan penelitian korelasional: Konsep, metode, dan aplikasinya. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Kurniawan, A. (2019). Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap motivasi belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran geografi di SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS (JPPI), 13(1), 1–13. https://doi.org/10.21067/jppi.v13i1.3541

Kustiawan, U., & Yafie, E. (2021). The effect of storytelling assisted by pop-up media to improve language development skills and attitude of opinion. The Journal of Quality in Education (JoQiE), 11(18), 1–14. https://doi.org/10.37870/joqie.v11i18.251

Marthiani, I. (2024). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian pemahaman konsep biologi. Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2(2), 351–356. https://doi.org/10.61132/yudistira.v2i2.727

Maudyta, D., Aslamiah, A., & Wahdini, E. (2023). Pengaruh tingkat pendidikan dan perhatian orang tua pada pola komunikasi terhadap kemampuan berbicara anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1302–1311. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3897

Miranti, A., & Zulfahmi, M. N. (2024). Peran orang tua karier dalam penanaman literasi budaya pada anak usia 4-5 tahun di Desa Kedungleper. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 211–228. https://doi.org/10.31000/ceria.v13i2.8912

Mulyati, E., Arsyad, M. R., Suryaningsih, Maryati, S., Gustina, L., Junianto, P., Helencia, K., Widayanti, L. P., Hwihanus, Arsyad, L. O. M. N., & L, S. H. (2024). Pengantar SPSS: Teori, implementasi dan interpretasi (N. H. Mardika, Ed.). CV Gita Lentera.

Nurmahfudhah, S., & Widyasari, C. (2025). Analisis pemahaman orang tua tentang media berbasis digital dalam pendampingan belajar AUD. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 250–262. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i1.1176

Panjaitan, P. U., Sulistia, I., Nuraini, I., & Noviyanti, S. (2023). Pengaruh aplikasi YouTube terhadap pemerolehan bahasa pada anak usia dini. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(5), 7453–7460. https://doi.org/10.31004/innovative.v3i5.5892

Pramudiantoro, K., Maharani, H., & Nindiatma, B. A. (2025). Upaya guru dalam mengimplementasi teori belajar sosial Albert Bandura di kelas. Jurnal At-Tarbiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 17–24. https://doi.org/10.54621/jat.v11i1.412

Rohmah, B., & Aziz, T. (2024). Perkembangan bahasa anak usia dini di era digital: Dampak media YouTube, peran pengasuhan, dan perubahan sosial. Jurnal Warna: Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 213–229. https://doi.org/10.24903/jw.v9i2.1796

Samawi, A., Yafie, E., & Astuti, W. (2025). A model of physical literacy, parental involvement, and social factors on motor development in children with social development as a moderator. Retos, 66, 788–802. https://doi.org/10.47197/retos.v66.113168

Setyorini, E. T., & Khuriyah, K. (2023). The influence of teacher professionalism and creativity on student motivation in Madrasah Ibtidaiyah. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 40–47. https://doi.org/10.54069/attadrib.v6i1.374

Simamora, B. (2022). Skala Likert, bias penggunaan dan jalan keluarnya. Jurnal Manajemen, 12(1), 84–93. https://doi.org/10.46806/jman.v12i1.978

Sungkono, J., & Wulandari, A. A. (2022). Pembelajaran teorema limit pusat melalui simulasi. Absis: Mathematics Education Journal, 4(2), 69–76. https://doi.org/10.32585/absis.v4i2.2520

Tanujaya, B., Prahmana, R. C. I., & Mumu, J. (2022). Likert scale in social sciences research: Problems and difficulties. FWU Journal of Social Sciences, 16(4), 89–101. https://doi.org/10.51709/19951272/Winter2022/7

Wisudaningsih, E. T., Animan, M. Z., & Abidin, M. Z. (2025). Dinamika perkembangan anak usia dini: Kajian tentang motorik, bahasa, fantasi, dan sikap sosial. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 1040–1050. https://doi.org/10.61104/ihs.v3i4.512

Downloads

Published

2026-11-03

How to Cite

Wibowo, S. R., & Samawi, A. (2026). HUBUNGAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA BELAJAR AUDIOVISUAL DIRUMAH DAN KEMAMPUAN BAHASA LISAN ANAK USIA DINI. EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 6(4), 3652–3663. https://doi.org/10.51878/edutech.v6i4.16408

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.