POLA ASUH, LINGKUNGAN SOSIAL, DAN FAKTOR INTRINSIK DALAM MOTIVASI BELAJAR SISWA DAERAH TERPENCIL

Authors

  • Lalu Ikbal Rangga Jati Program Magister Manajemen Pendidikan, Pascasarjana, Universitas Hamzanwadi
  • Mohzana Mohzana Universitas Hamzanwadi
  • Musifuddin Musifuddin Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16168

Keywords:

Daerah Terpencil, Faktor Intrinsik, Lingkungan Sosial, Motivasi Belajar, Pola Asuh

Abstract

ABSTRACT

Students’ learning motivation in remote areas is shaped by interactions among parenting styles, social environment, geographical conditions, and students’ intrinsic factors. This study aims to describe parenting styles, social environmental conditions, and intrinsic factors related to students’ learning motivation at SDN 1 Pare Mas and SMPN Satap 6 Jerowaru, Gili Belek, Pare Mas Village, Jerowaru District, East Lombok Regency. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, semi-structured in-depth interviews, and documentation involving parents, teachers, and students. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that parenting styles included democratic, permissive, and authoritarian patterns, with different levels of support and supervision. The social environment encompassed teacher-student relationships, family, peers, religious activities, economic conditions, geographical access, and school facilities. Intrinsic factors included self-confidence, curiosity about learning and technology, and orientation toward aspirations and future education. The findings show that these three aspects are interconnected in shaping students’ learning motivation. Family support, social environmental conditions, and internal drive jointly shape learning experiences and influence students’ engagement in daily learning at school and within the local family context in remote communities.

ABSTRAK

Motivasi belajar siswa di daerah terpencil terbentuk melalui interaksi pola asuh keluarga, lingkungan sosial, kondisi geografis, dan faktor intrinsik siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola asuh orang tua, kondisi lingkungan sosial, dan faktor intrinsik yang berkaitan dengan motivasi belajar siswa di SDN 1 Pare Mas dan SMPN Satap 6 Jerowaru, Gili Belek, Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap orang tua, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh meliputi demokratis, permisif, dan otoriter dengan tingkat dukungan dan pengawasan yang berbeda. Lingkungan sosial mencakup hubungan guru-siswa, keluarga, teman sebaya, kegiatan keagamaan, kondisi ekonomi, akses geografis, dan fasilitas sekolah. Faktor intrinsik meliputi kepercayaan diri, rasa ingin tahu terhadap pembelajaran dan teknologi, serta orientasi pada cita-cita dan masa depan pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk motivasi belajar siswa. Dukungan keluarga, kondisi lingkungan sosial, dan dorongan internal secara bersama-sama membentuk pengalaman belajar serta memengaruhi keterlibatan siswa dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah dan keluarga setempat secara kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amani, Z. L., Agtania, A. Z., Robinson, N. A., Nawali, W., & Firmantika, L. (2025). Kesenjangan pendidikan di daerah terpencil (Riau). Jurnal Pendidikan, 34(1), 35–40.

https://doi.org/10.32585/jp.v34i1.6044

Andriyanto, R., & Anwar, K. (2023). Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP Negeri 1 Bandungan. Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS, 5(2), 176–187.

https://journal.unnes.ac.id/sju/sosiolium/article/view/72799

Anwar, M. S. (2022). Ketimpangan aksesibilitas pendidikan dalam perspektif pendidikan multikultural. FOUNDASIA, 13(1), 1–15.

https://doi.org/10.21831/foundasia.v13i1.47444

Azhari, A. K., Muhibah, S., & Khairun, D. Y. (2026). Motivasi belajar siswa. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 178–188.

https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/10977

Azharotunnafi, A., Nisak, H. D. K., & Trisnawati, D. (2025). The influence of learning environment and learning motivation on student achievement in Social Studies: A case study in Adiwiyata School. JIPSINDO, 12(1), 1–14.

https://doi.org/10.21831/jipsindo.v12i1.77536

Azizurrahman, A., Sabri, M., & Munir, M. (2023). Pengaruh budaya religius terhadap kecerdasan emosional siswa di MAN 2 Lombok Timur. Jurnal Manajemen dan Budaya, 3(1), 43–58. https://doi.org/10.51700/manajemen.v3i1.394

Darmayanti, E., Muthmainah, M., & Indrawati, I. (2023). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia 5–6 tahun di TK Kemantren Gedongtengen Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Anak, 12(2), 106–114.

https://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/56583

Handayani, P., Erianti, D., Sugito, I. B., & Lumbu, I. N. (2024). Meningkatkan motivasi belajar dengan mengembangkan harapan dan cita-cita para siswa di Rumah Langit, Jakarta. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 6(3), 685–694.

https://doi.org/10.24912/jbmi.v6i3.27073

Hilda, E. M. (2023). Membangun koneksi emosional: Pentingnya hubungan guru-murid dalam proses pembelajaran. Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah, 4(2), 241–245.

https://doi.org/10.51874/jips.v4i2.100

Inawati, I., & Supardi, S. (2022). Penggunaan media IT (informasi dan teknologi) dalam meningkatkan antusias siswa untuk mengikuti bimbingan klasikal. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 273–280.

https://doi.org/10.26539/teraputik.621111

Isrofi, W., & Affandi, G. R. (2024). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa SMA. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 719–728. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6961

Kurniasih, D. D., Rahman ZH, M. H., Ayunisa, D. A., Maryono, M., Mustofa, K., & Siswanto, S. (2025). Analysis of awareness and confidence in learning outcomes with students' academic motivation: SEM approach. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 12(1), 58–67. https://journal.uny.ac.id/index.php/jitp/article/view/76652

Lase, I. P. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada daerah 3T dan kendala guru dalam penerapannya. Jurnal Education and Development, 12(3), 601–603.

https://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/6547

Madani, S. C., & Ain, S. Q. (2026). Hubungan lingkungan sosial di wilayah pesisir terhadap motivasi belajar siswa SDN 21 Bantan. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2). https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/19235

Nabila, S., & Mujazi, M. (2023). Pengaruh kepercayaan diri terhadap motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 1927–1934.

https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/20534

Noviani, M. C., & Fauzi, A. (2023). Perbedaan prestasi belajar siswa dilihat dari pola asuh orangtua. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 13(1), 11–22.

https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v13i1.11800

Pabundu, D. D., & Ramadhana, M. R. (2023). Pola komunikasi keluarga dengan pembentukan kemandirian anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4624–4646. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5223

Syifa, N., Rachman, A., & Asniwati. (2023). Kerjasama orang tua dengan sekolah dan pola asuh orang tua berpengaruh terhadap kemandirian anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1185–1194.

https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3745

Tentua, M. V., Pinoa, W. S., & Manakane, S. E. (2023). The impact of family socio-economic conditions on the learning motivation of students of SMP Negeri 6 Huamual in Lokki Village, Huamual District, West Seram Regency. Jurnal Pendidikan Geografi Unpatti, 2(2), 144–150. https://doi.org/10.30598/jpguvol2iss2pp38-45

Thariq, M. H., & Nugrahani, R. F. (2026). Pengenalan pentingnya cita-cita dan upaya peningkatan motivasi belajar pada siswa sekolah dasar. I-Com: Indonesian Community Journal, 6(1), 74–84. https://doi.org/10.70609/i-com.v6i1.8745

Umi Latifah Hanum, U. L., Masturi, M., & Khamdun, K. (2022). Pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar anak sekolah dasar di Desa Bandungrejo Kalinyamatan Jepara. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8), 2443–2450.

https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2518533

Wahyuni, W., & Al Rasyid, H. (2022). Pengaruh pembiasaan, kecerdasan emosional dan dukungan orang tua terhadap kemandirian anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3166–3177. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2301

Downloads

Published

2026-10-15

How to Cite

Jati, L. I. R., Mohzana, M., & Musifuddin, M. (2026). POLA ASUH, LINGKUNGAN SOSIAL, DAN FAKTOR INTRINSIK DALAM MOTIVASI BELAJAR SISWA DAERAH TERPENCIL. EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan, 6(4), 1192–1204. https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16168

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)