BENTUK DUKUNGAN DALAM KOMENTAR NETIZEN PADA AKUN TIKTOK KANG DEDI MULYADI : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15830Keywords:
Sosiolinguistik, Bentuk Dukungan, Komentar Tiktok, Kang Dedi Mulyadi, Media SosialAbstract
Social media has evolved into an interactive space that enables people to express their attitudes and perspectives toward public figures through various forms of language use. This phenomenon is evident in the comment section of Kang Dedi Mulyadi's TikTok account, where users frequently express different forms of supportive discourse. This study aims to describe the forms of support expressed by netizens in the comment section of Kang Dedi Mulyadi's TikTok account from a sociolinguistic perspective. The study employed a qualitative approach using a descriptive method. The data source consisted of comments posted on the official TikTok account of Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadiofficial), while the research data comprised linguistic units in the form of words, phrases, clauses, and sentences containing expressions of support. Data were collected through documentation, observation, and note-taking techniques and were analyzed using the interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Data trustworthiness was ensured through prolonged observation and theoretical triangulation. The findings revealed six forms of support identified from 100 comments: appreciation (42%), prayers (18%), agreement (16%), expectations (10%), motivation (7%), and solidarity (7%). Appreciation emerged as the most dominant form of support, whereas motivation and solidarity were the least frequent. These findings indicate that language used in TikTok comment sections functions not only as a medium for responding to content but also as a means of expressing social evaluation, religious values, collective expectations, moral encouragement, and social solidarity toward public figures. Therefore, this study reinforces the view that language practices on social media constitute a sociolinguistic phenomenon reflecting the interrelationship between language, society, and communication dynamics within the digital public sphere.
ABSTRAK
Media sosial telah berkembang menjadi ruang interaksi yang memungkinkan masyarakat mengekspresikan sikap dan pandangannya terhadap tokoh publik melalui berbagai bentuk penggunaan bahasa. Fenomena tersebut tampak pada kolom komentar akun TikTok Kang Dedi Mulyadi yang memuat beragam tuturan dukungan dari netizen. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk dukungan yang diungkapkan netizen dalam kolom komentar akun TikTok Kang Dedi Mulyadi berdasarkan perspektif sosiolinguistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa komentar netizen pada akun TikTok resmi Kang Dedi Mulyadi (@dedimulyadiofficial), sedangkan data penelitian berupa satuan lingual berbentuk kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung unsur dukungan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data dilakukan melalui peningkatan ketekunan pengamatan dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 data komentar ditemukan enam bentuk dukungan, yaitu apresiasi sebanyak 42 data (42%), doa 18 data (18%), persetujuan 16 data (16%), harapan 10 data (10%), motivasi 7 data (7%), dan solidaritas 7 data (7%). Bentuk dukungan yang paling dominan adalah apresiasi, sedangkan motivasi dan solidaritas merupakan kategori yang paling sedikit ditemukan. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa dalam kolom komentar TikTok tidak hanya digunakan sebagai sarana menyampaikan tanggapan terhadap konten, tetapi juga berfungsi merepresentasikan penilaian sosial, nilai religius, harapan kolektif, penguatan moral, serta solidaritas masyarakat terhadap tokoh publik. Dengan demikian, penelitian ini mempertegas bahwa praktik berbahasa di media sosial merupakan bagian dari fenomena sosiolinguistik yang mencerminkan hubungan antara bahasa, masyarakat, dan dinamika komunikasi pada ruang publik digital.
Downloads
References
Abellia, Wahidy, A., & Puspita, Y. (2026). Analisis prinsip kesantunan berbahasa dalam komentar netizen di media sosial TikTok. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), Article 44694. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44694
Adnan, M., & Mona, N. (2024). Strategi komunikasi politik melalui media sosial oleh calon presiden Indonesia 2024. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 15(1), 1–20. https://doi.org/10.14710/politika.15.1.2024.1-20
Afifah, N., & Kuntari, S. (2025). Peran media sosial dalam pembentukan identitas sosial Gen Z di aplikasi TikTok dan Instagram. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(3), 4409–4415. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i3.8367
Arifianti, I. (2024). Sosiolinguistik. Cahya Ghani Recovery.
Awalfuady, M. D. A., & Nurjanah, H. F. (2025). Pengembangan video animasi untuk meningkatkan minat siswa mengenal sejarah Islam. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(6), 9934–9941. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i6.4329
Bestari, G. B., Poyo, M. D., & Verawati, N. (2025). Peran media sosial dalam membangun komunitas virtual. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(2), Article 8. https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.3839
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.
Dahlan, M., & Wahid, A. (2022). Variasi bahasa dalam media sosial: Kajian sosiolinguistik. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 1(2), 138–146. https://doi.org/10.56832/aufklarung.v1i2.145
Ertinawati, Y. (2020). Analisis variasi kata sapaan antara penjual dan pembeli di Pasar Induk Cikurubuk Tasikmalaya ditinjau dari perspektif pragmatik. LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 10(2), 85–94. https://doi.org/10.23969/literasi.v10i2.3027
Fadlilah, A., Utari, R., & Iskandar, D. (2023). Bahasa dan identitas kelompok dalam pernyataan tokoh politik: Sebuah studi sosiolinguistik. SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities, 7(2), 172–189. https://doi.org/10.22146/sasdaya.10200
Fauzi, A., Fajrin, V., Salsabila, A., & Anjani, A. K. (2025). Penggunaan jargon sebagai bentuk identitas sosial komunitas K-Pop di media sosial. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 12(2), 158–166. https://doi.org/10.30595/mtf.v12i2.28224
Fauziah, A. R., Bimantara, C. S., Bahrenina, K. A., & Pertiwi, Y. E. (2023). Meningkatkan kualitas pemilu serentak tahun 2024 melalui pemanfaatan teknologi digital. Jurnal Kajian Konstitusi, 3(1), Article 51. https://doi.org/10.19184/j.kk.v3i1.39022
Harun, H., Alam, A. M., & Jufri, J. (2024). Analisis wacana kritis pada pidato presiden tahun 2022: Model Norman Fairclough. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 169–181. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3163
Hasjim, M., Arimi, S., Kushartanti, B., Arafah, B., & Taqdir. (2026). Language transformation in social media and its impact on the linguistic identity of Indonesian youth. Journal of Language Teaching and Research, 17(1), 296–305. https://doi.org/10.17507/jltr.1701.30
Hutauruk, R., Banjarnahor, E. T., Siahaan, W. A., & Surip. (2025). Dinamika bahasa remaja di media sosial: Studi kasus TikTok dan Instagram. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 1(3), 457–467. https://doi.org/10.62710/3cz38v45
Ismael, F., Iswantir, & Zulmuqim. (2023). Integrasi nilai-nilai keagamaan dalam etika komunikasi media sosial. Jurnal Agama dan Pendidikan Islam, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.51878/japi.v2i1.1205
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Ningsih, D. W., Zefanya, E. G., Rahmah, P., Ramadhani, R., & Anhar, A. (2025). Strategi komunikasi digital Generasi Z: Analisis pragmatik kreativitas bahasa dalam komentar TikTok. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(6), 9942–9949. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i6.4331
Noorikhsan, F. F., Ramdhani, H., Sirait, B. C., & Khoerunisa, N. (2023). Dinamika internet, media sosial, dan politik di era kontemporer: Tinjauan relasi negara-masyarakat. Journal of Political Issues, 5(1), 95–109. https://doi.org/10.33019/jpi.v5i1.131
Ramdani, D., Sholehah, N. F., & Nandang, A. (2025). Emoji sebagai strategi komunikasi sosial: Analisis sosiolinguistik terhadap teks digital. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 2660–2669. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i3.2054
Salamah, C. N., Ginting, E., & Farid, M. M. (2025). Puisi sebagai media komunikasi propaganda masyarakat (analisis puisi-puisi Wiji Thukul dalam buku Nyanyian Akar Rumput Kumpulan Lengkap Puisi). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(3), 5955–5963. https://doi.org/10.58939/jiic.v2i3.1420
Sani, R. R., Rahmat, M. B., Purwanto, P., & Shodikin, M. (2026). Analisis media digital dalam pembentukan opini politik publik di Indonesia. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(3), 6932–6942. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i3.16627
Shofiyah, Q., Aulia, P. N., & Meinawati, E. (2026). Language innovation and identity: The sociolinguistics of Gen Z slang on TikTok. Scope: Journal of English Language Teaching, 12(2), 169–176. https://doi.org/10.30998/scope.v12i2.15891
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suratno, S., Irwansyah, I., Ernungtyas, N. F., Prisanto, G. F., & Hasna, S. (2020). Pemanfaatan media sosial Facebook sebagai strategi komunikasi politik. Jurnal Source: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), Article 89. https://doi.org/10.35308/source.v6i1.1552
Taufiq, A., Triana, I. C., Ningsih, A. O., Pratama, F. T., & Wulandari, R. A. (2025). Fenomena campur kode pada kolom komentar TikTok sebagai identitas sosial Generasi Z: Kajian sosiolinguistik. Jurnal Ilmiah Sarasvati, 7(1), 90–104. https://doi.org/10.5281/zenodo.10893120
Yuliawati, S., Suganda, D., & Darmayanti, N. (2023). A corpus-based study of readers’ comments on online news on the policies adopted by the Jakarta Governor during the COVID-19 pandemic. Corpus Pragmatics, 8(1), 29–51. https://doi.org/10.1007/s41701-023-00155-w
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















