PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SUMBERTEBU KABUPATEN MOJOKERTO

Authors

  • Fiki Hurin Baridah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Isa Anshori Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8774

Keywords:

Dana Desa, Pemberdayaan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat

Abstract

ABSTRACT

Village Funds are a strategic government instrument to promote rural development and community empowerment in a sustainable manner. However, their implementation often faces challenges, particularly limited administrative capacity of village officials and suboptimal community participation in planning and program implementation. This community service activity aimed to assist the government and community of Sumbertebu Village, Bangsal District, Mojokerto Regency, in managing Village Funds in a more participatory, accountable, and empowerment-oriented manner. The methods applied included joint problem identification with community partners, participatory program planning, implementation of mentoring activities, as well as monitoring and evaluation. The mentoring focused on strengthening the capacity of village officials in Village Fund administration, optimizing the role of the village-owned enterprise (BUMDes) as a driver of the local economy, and enhancing community understanding of village development programs. The results indicate an improvement in village officials’ understanding of Village Fund governance principles, strengthened functions of BUMDes in supporting local economic activities, and increased community participation in development and empowerment initiatives. Overall, this community service activity contributes to improved Village Fund governance and the sustainable enhancement of community welfare in Sumbertebu Village.

ABSTRAK

Dana Desa merupakan instrumen strategi pemerintah dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan. Namun dalam pelaksanaannya, pemanfaatan Dana Desa masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan kapasitas aparatur desa dan belum optimalnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pemerintah dan masyarakat Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, dalam pengelolaan Dana Desa agar lebih partisipatif, akuntabel, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan bersama mitra, perencanaan program secara partisipatif, pelaksanaan pendampingan, serta pemantauan dan evaluasi. Pendampingan difokuskan pada penguatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan administrasi Dana Desa, optimalisasi peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal, serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap program pembangunan desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur desa terhadap prinsip tata kelola Dana Desa, penguatan fungsi BUMDes, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan dan pemberdayaan. Kegiatan ini memberikan kontribusi pada penguatan tata kelola Dana Desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sumbertebu secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andrews, M., Pritchett, L., & Woolcock, M. (2017). Membangun Kemampuan Negara: Bukti, Analisis, Tindakan. World Development, 99, 1–15. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.05.011

Arifin, B., Wicaksono, E., & Sari, Dr (2020). Dana Desa, Pembangunan Pedesaan, Dan Penciptaan Lapangan Kerja Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Indonesia , 35(2), 123–138. https://jurnal.ugm.ac.id/jieb/article/view/54768

Arifin, B., Wicaksono, E., Tenrini, Rh, Wardhana, Iw, Setiawan, H., Damayanti, A., Solikin, A., Suhendra, M., & Ariutama, Ga (2020). Dana Desa, Badan Usaha Milik Desa, Dan Ketenagakerjaan: Bukti Dari Indonesia . Jurnal Studi Pedesaan , 79, 382–394. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2020.08.052

Asher, S., & Novosad, P. (2020). Jalan Pedesaan Dan Pembangunan Ekonomi Lokal. American Economic Review, 110(3), 797–823. https://doi.org/10.1257/aer.20180268

Beaglehole, R., Bonita, R., Horton, R., Adams, C., Alleyne, G., Asaria, P., … Watt, J. (2017). Priority Actions For The Non-Communicable Disease Crisis. The Lancet, 377(9775), 1438–1447. https://doi.org/10.1016/s0140-6736(11)60393-0

Faguet, Jp, & Pöschl, C. (2018). Apakah Desentralisasi Baik Untuk Pembangunan? Perspektif Dari Akademisi Dan Pembuat Kebijakan. Journal Of Economic Perspectives , 32(4), 3–26. https://doi.org/10.1257/jep.32.4.3

Firmansyah, D., Susetyo, D. P., & Sumira, M. (2020). Dampak Dana Desa Terhadap Pembangunan Desa Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pada Desa Cibitung Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. S E, 3(2).

Grillos, T., & Herrmann, P. (2021). Penguatan Kelembagaan Di Tingkat Lokal: Bukti Dari Program Pembangunan Terdesentralisasi. World Development, 142, 105445.

https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2021.105445

Hanna, R., & Olken, Ba (2018). Pendapatan Dasar Universal Versus Transfer Terarah: Program Anti-Kemiskinan Di Negara Berkembang. Journal Of Economic Perspectives , 32(4), 201–226. https://doi.org/10.1257/jep.32.4.201

Kyriacou, Ap, & Roca-Sagalés, O. (2017). Dampak Desentralisasi Terhadap Pembangunan: Bukti Dari Negara-Negara Oecd. World Development, 93, 339–357.

https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2016.11.006

Lewis, Bd (2017). Pengeluaran Pemerintah Daerah Dan Penyampaian Layanan Di Indonesia: Dampak Buruk Dari Transfer Sumber Daya Fiskal Yang Besar. Studi Regional , 51(11), 1695–1707. https://doi.org/10.1080/00343404.2016.1216957

Lewis, Bd (2018). Desentralisasi Desa, Akuntabilitas, Dan Pembangunan Lokal Di Indonesia. Jurnal Studi Pedesaan , 59, 164–178. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2018.02.005

Mansuri, G., & Rao, V. (2018). Localizing Development: Does Participation Work? World Bank Publications. https://openknowledge.worldbank.org/handle/10986/29114

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembangunan Pedesaan: Pendekatan Partisipatif . Jurnal Pembangunan Pedesaan , 38(2), 245–260. https://doi.org/10.22004/ag.econ.301345

Martínez-Bravo, M., Padró I Miquel, G., Qian, N., & Yao, Y. (2019). The Effects Of Democracy On Public Goods And Redistribution: Evidence From Indonesia. Journal Of Public Economics, 169, 162–176. https://doi.org/10.1016/j.jpubeco.2019.01.005

Nagler, P., & Naudé, W. (2017). Non-Farm Entrepreneurship In Rural Sub-Saharan Africa: New Empirical Evidence. World Development, 96, 199–213.

https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2016.09.004

OECD. (2019). Making Decentralisation Work: A Handbook For Policy-Makers. Oecd Publishing. https://doi.org/10.1787/g2g9faa7-en

Sutiyo, & Maharjan, Kl (2017). Desentralisasi Dan Pembangunan Pedesaan Di Indonesia. Pegas Singapura. https://doi.org/10.1007/978-981-10-3208-0

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Baridah, F. H., & Anshori, I. (2026). PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SUMBERTEBU KABUPATEN MOJOKERTO. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 34-42. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8774

Issue

Section

Articles