PERAN GURU DALAM MENGINPLEMENTASIKAN TEORI KONTRUKTIVISME UNTUK MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS ANAK USIA DINI DI RA AL KAUTSAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i1.9841Keywords:
Konstruktivisme, Peran Guru, Karakter ReligiusAbstract
ABSTRACT
To ensure that religious values are well internalized in early childhood, the learning process needs to be designed in a balanced manner between knowledge mastery and meaningful learning experiences for children. This study examines the role of teachers in implementing a constructivist approach in the learning process as an effort to foster the development of religious character in early childhood at RA Al Kautsar. The study employed a qualitative approach conducted through field research. Teachers and students were involved as research informants, while data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data were analyzed qualitatively through several stages, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers play a significant role in implementing constructivist learning by creating a religious learning environment, demonstrating exemplary behavior, and developing communication that reflects religious values. The learning process is carried out through activities involving direct experiences, simple reflections, and habituation of religious practices in children’s daily routines. This approach encourages active student participation in learning, enabling them to develop a more contextual understanding of religious values. Furthermore, the findings indicate that the implementation of constructivist learning contributes to increased understanding of religious values among children, the emergence of a tendency to practice religious behavior, and the development of more consistent religious habits. Overall, the results suggest that the constructivist approach has the potential to serve as an effective alternative learning strategy to support the formation of religious character in early childhood through participatory, contextual, and meaningful learning activities.
ABSTRAK
Agar nilai religius dapat tertanam dengan baik pada anak usia dini, proses pembelajaran perlu dirancang secara seimbang antara penguasaan materi dan pemberian pengalaman belajar yang bermakna bagi anak. Kajian ini berfokus pada bagaimana guru berperan dalam mengimplementasikan pendekatan konstruktivisme dalam proses pembelajaran sebagai upaya pembentukan karakter religius anak usia dini di RA Al Kautsar. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam bentuk penelitian lapangan. Guru dan peserta didik dilibatkan sebagai informan dalam penelitian ini, sedangkan data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara kualitatif dengan tahapan yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa guru berkontribusi besar dalam pelaksanaan pembelajaran konstruktivistik dengan cara membangun lingkungan belajar religius, menampilkan keteladanan perilaku, dan mengembangkan komunikasi yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui kegiatan yang melibatkan pengalaman langsung, refleksi sederhana, serta pembiasaan aktivitas religius dalam kegiatan harian anak. Pendekatan ini mendorong partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran sehingga pemahaman terhadap nilai-nilai agama dapat berkembang secara lebih kontekstual. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran konstruktivistik berkontribusi terhadap meningkatnya pemahaman anak mengenai nilai-nilai agama, munculnya kecenderungan untuk mempraktikkan perilaku religius, serta terbentuknya kebiasaan religius yang lebih konsisten. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme berpotensi menjadi strategi pembelajaran alternatif yang efektif dalam mendukung pembentukan karakter religius anak usia dini melalui kegiatan belajar yang partisipatif, kontekstual, dan bermakna.
Downloads
References
Alammy, L. L., Arifudin, O., & Haryanti, H. C. (2025). Peran guru terhadap perkembangan karakter anak usia dini di PAUD TKIT Nuralima. SIBATIK Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 4(12), 4721–4736. https://publish.ojs-indonesia.com/index.php/SIBATIK/article/view/3925
Amahorseya, M. Z. F. A., & Mardliyah, S. (2023). Implikasi teori konstruktivisme Vygotsky dalam penerapan model pembelajaran kelompok dengan sudut pengaman di TK Anak Mandiri Surabaya. Jurnal Buah Hati, 10(1), 16–28. https://doi.org/10.46244/buahhati.v10i1.2024
Amanullah, A. S. R., Rachma, Z. S., & Syarifah, S. N. (2023). Penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka untuk PAUD. ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 45–53. https://doi.org/10.58518/almurtaja.v2i2.2226
Arsyad, L. (2023). The importance of Islamic values in the early childhood education curriculum: A character education approach. Journal La Edusci, 4(6), 443–449. https://mail.newinera.com/index.php/JournalLaEdusci/article/view/922
Aziz, M., Napitupulu, D. S., & Siregar, S. K. (2025). Learning media in early childhood education curriculum in instilling religious character from the perspective of the Qur'an. Fikroh: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 18(1), 99–113. https://doi.org/10.37812/fikroh.v18i1.1772
Azizah, M., Zahrah, F., Muzrifah, S., & Mubarok, F. (2025). Model pembelajaran: Konsep, paradigma, dan implementasi. PT Adab Indonesia.
Belolutskaya, A., Bukhalenkova, D., Krasheninnikov-Khait, E., Shiyan, I., Shiyan, O., & Veraksa, A. (2022). Constructivism and social constructivism in the study of relationship between early childhood education quality and executive function at 5–6 years old. In Piaget and Vygotsky in XXI century: Discourse in early childhood education (pp. 145–164). Springer International Publishing. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-031-05747-2_9
Ferianto, F., Makbul, M., & Firmansyah, F. (2024). Ibnu Khaldun's constructivism in Islamic education. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(2), 550–561. https://doi.org/10.35723/ajie.v8i2.557
Göncü, A., & Main, C. (2023). Early childhood teacher narratives on constructivism. Mind, Culture, and Activity, 30(1), 42–56. https://doi.org/10.1080/10749039.2023.2228295
Juwita, T., & Yunitasari, S. E. (2024). Pengaruh keteladanan orang tua dalam pembentukan perilaku anak usia dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 877–888. https://doi.org/10.5281/zenodo.10654458
Mandar, Y. (2025). Implementasi teori konstruktivisme dalam PAI: Kajian teori Jean Piaget dan Jerome Bruner. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(1), 223–237. https://ejournal.stairu.ac.id/index.php/raudhah/article/view/829
Metri, G. G., Rohyana, H., Masri, S., Muhirdan, & Dewanti, L. (2026). Pendidikan karakter di era modern dan digital. Tri Edukasi Ilmiah.
Murdiwan, M., & Usman, U. (2025). Eksplorasi kekerasan verbal dan faktor penyebabnya untuk transformasi menuju komunikasi edukatif. Aksara, 37(1), 185–198. https://aksara.kemendikdasmen.go.id/index.php/aksara/article/view/4799/0
Mustopa, M., Isnaini, M., & Abdurrahamansyah. (2024). Peran media pembelajaran inovatif dalam pembentukan karakter melalui pendidikan agama Islam di era digital. Muaddib, 7(1), 28–36. https://doi.org/10.19109/muaddib.v7i1.24475
Naningsih, S., & Hanif, M. (2024). Komunikasi pesan religius untuk penanaman nilai-nilai Islam pada anak usia dini di BA Aisyiyah Gumiwang. Nusra, 5(3), 1086–1094. https://doi.org/10.55681/nusra.v5i3.3035
Nikmah, F. (2023). Pendidikan karakter religius anak usia dini di era digital dalam perspektif Al-Qur’an. Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.35878/tintaemas.v2i1.678
Ningsih, S. A., Basyari, A. M., Rohaeni, A., & Nugraha, R. (2025). Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan dalam membentuk sikap religius anak usia dini. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3), 3803–3818. https://doi.org/10.58230/27454312.2860
Nurjamilah, U. (2024). Implementation of Islamic religious education values in early childhood moral and religious development. Journal of Childhood Development, 4(2), 510–521. https://doi.org/10.25217/jcd.v4i2.5136
Pujianti, Y., & Rosa, A. T. R., Nuryati, E., & Aminah, S. (2025). How do early childhood children understand religious values education? PAUDIA, 14(2), 359–375. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i2.1603
Risnaedi, A. S. (2021). Konsep penanggulangan perilaku menyimpang siswa. Penerbit Adab.
Samsinar, S., Fatimah, F., Syamsuddin, A., & Dewantara, A. H. (2023). Character development model for early childhood learners at Islamic kindergarten. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 17(1), 43–57. https://doi.org/10.30863/didaktika.v17i1.5122
Sari, A. M., Hidayah, O. N., Khotimah, S., Prayitno, H. J., Kholisatul‘Ulya, N., & Nugroho, S. (2022). Penerapan pembelajaran berbasis agama untuk membentuk karakter religius anak sejak dini di TPA. Buletin KKN Pendidikan, 36–48. https://journals2.ums.ac.id/index.php/buletinkkndik/article/view/11735
Wie, W., Saragih, E. T., Naibaho, A., Sihotang, J., Saihaan, T. A., & Sinaga, C. F. R. (2025). Efektivitas scaffolding dalam pembelajaran struktur aljabar: Studi mahasiswa pendidikan matematika Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Young Journal, 1(1), 108–120. https://journal.sufiya.org/index.php/yjssh/article/view/54
Wibowo, S., Wangid, M. N., & Firdaus, F. M. (2025). The relevance of Vygotsky's constructivism learning theory with the differentiated learning primary schools. Journal of Education and Learning (EduLearn), 19(1), 431–440. https://eric.ed.gov/?id=EJ1456994
Winnuly, W., Munawaroh, M., & Hidayah, S. F. N. (2024). Analisis pembiasaan nilai-nilai akhlakul karimah sebagai upaya pembangunan karakter pada anak usia dini di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) Kabupaten Rote Ndao. MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 1–16. https://doi.org/10.52166/mjpiaud.v3i1.6468
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












