PENINGKATAN ANALISIS RANAH BELAJAR DAN ASESMEN PEMBELAJARAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v5i2.6577Keywords:
Ranah Belajar, Asesmen Pembelajaran, Kurikulum 2013, Asesmen Formatif, Asesmen SumatifAbstract
ABSTRACT
This study aims to analyze the domains of learning and assessment practices within the context of Indonesia's education curriculum, with a particular focus on the implementation of the 2013 Curriculum (Kurikulum 2013). The research employs a library research approach by reviewing various sources such as legal regulations, academic journals, and relevant educational books. The findings reveal that the 2013 Curriculum is designed to develop three key domains of learning: cognitive (knowledge), affective (attitude), and psychomotor (skills). Assessment in the 2013 Curriculum is comprehensive and includes both formative and summative assessments as integral parts of the learning process. Formative assessment is used to monitor students' learning progress continuously, while summative assessment evaluates their achievement at the end of a specific learning period. The study also identifies several challenges in the implementation of assessments, including limited teacher understanding of authentic assessment principles, lack of supporting resources, and resistance from parents and the wider community toward new evaluation systems. The implications of these findings highlight the need for ongoing teacher training, adequate provision of supporting resources, and extensive outreach to all stakeholders to foster a shared understanding of the importance of meaningful and holistic learning assessment.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ranah belajar dan asesmen pembelajaran dalam konteks kurikulum pendidikan di Indonesia, dengan fokus utama pada implementasi Kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), melalui penelaahan berbagai sumber literatur seperti peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan buku-buku pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan tiga ranah utama dalam proses pembelajaran, yaitu kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan). Asesmen dalam Kurikulum 2013 bersifat komprehensif dan mencakup asesmen formatif serta sumatif sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Asesmen formatif digunakan untuk memantau perkembangan belajar siswa secara berkelanjutan, sementara asesmen sumatif digunakan untuk mengevaluasi pencapaian hasil belajar di akhir periode tertentu. Penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan dalam pelaksanaan asesmen, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap prinsip asesmen autentik, minimnya sumber daya pendukung, serta resistensi dari orang tua dan masyarakat terhadap sistem evaluasi yang baru. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, serta perlunya sosialisasi yang intensif kepada seluruh pemangku kepentingan agar tercipta pemahaman yang selaras mengenai pentingnya asesmen pembelajaran yang menyeluruh dan bermakna.
Downloads
References
Alfan, M., Maziyah, L., Ridwan, N. A., Ramadhan, M. R., Pahlevi, M. B. H., & Khoiri, A. A. (2023). Pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran inovatif Bahasa Arab Qur’ani berbasis project based learning bagi guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(2), 221–231. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v4i2.1362
Alfiah, M. A. (2015). Hadist Tarbawi (Pendidikan Islam Dalam Tinjauan Hadist Nabi). Pekanbaru: Kreasi Edukasi.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Survei Penidikan dan Kesejahteraan.
Farikhatin, N., Subekti, E. E., & Hanum, A. (2024). Pengaruh model pembelajaran project based learning dengan media diorama terhadap hasil belajar peserta didik. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(1), 9–15. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i1.365
Fitriyani, R., & Zainuddin, M. (2023). Efektivitas asesmen selektif dalam menentukan kemajuan belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(2), 102–114. https://doi.org/10.21009/jep.v14i2.5678
Harahap, A., & Wulandari, F. (2024). Pengaruh asesmen selektif terhadap motivasi belajar dan persepsi siswa terhadap keadilan akademik. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 19(1), 33–45. https://doi.org/10.26740/jipi.v19i1.7890
Haratua, C. S., Pratiwi, A. W., Asfiyati, T., Yanti, A. L., & Kartikasari, S. M. (2023). Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Project Based Learning (PJBL) Berbantuan Media Video Animasi. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(4), 799-806. doi: 10.58344/jmi.v2i4.211.
Hidayati, N., & Wahyuni, S. (2021). Implementasi penilaian formatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 27(2), 145–154. https://doi.org/10.21009/jpp.v27i2.2021
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020, Maret 24). Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran COVID-19. Kompaspedia – arsip digital Kompas.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2023). Strategi Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.
Kusumawati, L. (2024). Pengaruh penerapan prinsip penilaian menyeluruh terhadap efektivitas pembelajaran di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Evaluasi, 21(1), 45–56. https://doi.org/10.31002/jpe.v21i1.9021
Maulana, R., & Fitriani, E. (2023). Peran penilaian sumatif dalam mengevaluasi capaian kompetensi peserta didik di sekolah menengah. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 17(2), 89–98. https://doi.org/10.23887/jep.v17i2.2023
Nugraha, A., & Lestari, M. D. (2023). Pengaruh penerapan teknik asesmen alternatif dalam penilaian sumatif terhadap keterlibatan dan hasil belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 19(1), 33–42. https://doi.org/10.21009/jip.v19i1.2023
Nurhasnah, & Remiswal, A. S. (2023). Evaluasi hasil belajar: Jenis dan model evaluasi pendidikan. Jenis dan Model Evaluasi Pendidikan, 7, 28204–28220.
Pitri, A., Ali, H., & Us, K. A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan Islam: Paradigma, berpikir kesisteman dan kebijakan pemerintah (literature review manajemen pendidikan). Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 2(1), 23–40. https://doi.org/10.38035/jihhp.v2i1.854
Pramida, U. C. (2024). Pengembangan lembar kerja siswa berbasis project based learning pada pembelajaran tematik tema lingkungan di sekitarku di kelas IV SD 064991 Medan Amplas (Development of project-based learning-based). Jurnal Indopedia (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan), 2, 528–537.
Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 1707–1715.
Putra, R. P., Fatimah, M., Fathul, A., & Rumaf, H. (2023). Asatiza?: Jurnal Pendidikan. 4(2), 51– 64.
Rahmawati, S., & Nurhayati, L. (2024). Implementasi asesmen autentik dalam meningkatkan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.12345/jpdi.v9i1.1234
Rahmawati, D., & Sulastri, R. (2023). Pengaruh penilaian formatif terhadap motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Inovatif, 12(1), 45–54. https://doi.org/10.31294/jpi.v12i1.2023
Siregar, A. D., & Harahap, L. K. (2020). Pengembangan e-modul berbasis project based learning terintegrasi media komputasi Hyperchem pada materi bentuk molekul. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 10(1), 1925–1931. https://doi.org/10.26740/jpps.v10n1.p1925-1931
Surya, D. (2021). Challenges in implementing holistic education in Indonesia. Journal of Educational Challenges.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












