MENGIMPLEMENTASIKAN KONSEP DASAR GERWANI DALAM MEWUJUDKAN GEDSI DI BIDANG PENDIDIKAN

Authors

  • KAMILATUL HIDAYAH Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Argopuro Jember
  • BELLA SYAFITRI Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Argopuro Jember
  • NURSINTA WULANDARI Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Argopuro Jember
  • DINA NOFITA Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Argopuro Jember
  • ZAKIYATUL AROFAH Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Argopuro Jember

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v4i4.4368

Keywords:

kesetaraan gender, subordinasi marjinalisasi, kekerasan

Abstract

This study is a literature study that aims to analyze women's empowerment strategies through a paradigm that focuses on vulnerable groups, such as women, children, and the elderly. This study uses the approach of the development of underdevelopment theory by Samir Amin and the concept of putting the last first by Robert Chambers to understand how women's empowerment can improve their social and political positions. The findings show that this paradigm provides a privileged position for women in various empowerment efforts aimed at achieving social justice. Through historical review, the Indonesian women's movement, especially Gerwani, is identified as one of the organizations that plays a significant role in educating, raising awareness, and fighting for women's rights. During the Old Order, Gerwani was considered a revolutionary organization that not only provided access for women to participate in certain professions but also contributed to socio-political transformation through affiliation with political parties. Thus, women's empowerment is not only relevant in fighting for individual rights but also becomes an important element in overcoming broader social inequality. This study emphasizes the importance of women's empowerment strategies based on collective support and strengthening individual capacity in society, in line with a paradigm that prioritizes vulnerable groups. This conclusion is expected to be the basis for women's empowerment policies and programs in the future.

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan perempuan melalui paradigma yang berfokus pada kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, dan lansia. Studi ini menggunakan pendekatan teori development of underdevelopment oleh Samir Amin dan konsep putting the last first oleh Robert Chambers untuk memahami bagaimana pemberdayaan perempuan dapat meningkatkan posisi sosial dan politik mereka. Temuan menunjukkan bahwa paradigma ini memberikan posisi istimewa bagi perempuan dalam berbagai upaya pemberdayaan yang bertujuan mencapai keadilan sosial. Melalui telaah sejarah, gerakan wanita Indonesia, khususnya Gerwani, diidentifikasi sebagai salah satu organisasi yang berperan signifikan dalam mendidik, meningkatkan kesadaran, dan memperjuangkan hak perempuan. Pada masa Orde Lama, Gerwani dianggap sebagai organisasi revolusioner yang tidak hanya memberikan akses bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam profesi tertentu, tetapi juga berkontribusi dalam transformasi sosial-politik melalui afiliasi dengan partai politik. Dengan demikian, pemberdayaan perempuan tidak hanya relevan dalam memperjuangkan hak-hak individu tetapi juga menjadi elemen penting dalam mengatasi ketimpangan sosial yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pemberdayaan perempuan yang berbasis pada dukungan kolektif dan penguatan kapasitas individu dalam masyarakat, sejalan dengan paradigma yang mengutamakan kelompok rentan. Kesimpulan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kebijakan dan program pemberdayaan perempuan di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, S. (1974). Accumulation on a World Scale: A Critique of the Theory of Underdevelopment.

Ruslan, M. (2010). Pemberdayaan perempuan dalam dimensi pembangunan berbasis gender. Jurnal Musawa, 2(1), 79-96.

Prijono, O. S., & Pranarka, A. M. W. (1996). Pemberdayaan: Konsep, kebijakan, dan implementasi. (No Title).

Suyono, H. (2003). Ekonomi Keluarga Pilar Utama Keluarga Sejahtera. Yayasan Dana Sejahtera Mandiri.

Suyono, H. (2003). Pendidikan perempuan aset bangsa. Yayasan Dana Sejahtera Mandiri.

Fauzan, M, & Masad, A, (2020).Implementation of the CEDAW in indonesia: Callengesand Opportunities

Rahmawati, A, & Hidayati, N, . (2023). Kesetaraan Gender dalam Pendidikan Menurut Persoektif Mahasiswa: Sebuah Study kasus di Universitas X jurnal Gender dan Pendidikan, 12 (2), 123-135.

Julijanto, M. (2024). MEMPROMOSIKAN HAK-HAK DIFABEL: STUDI FIKIH PENGUATAN PENYANDANG DISABILITAS NAHDLATUL ULAMA DAN FIKIH DIFABEL MUHAMMADIYAH (Doctoral dissertation, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA).

Dahniar, D., Rokhmah, I., Warsiti, W., & Hasnah, A. (2024). Pemahaman Isu Gender, Disabilitas Dan Sosial Inklusi (GEDSI): Studi Kasus Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Dan Universitas Muhammadiyah Makassar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 13052-13065.

Rof’ah (n.d). 2015. Teori Disabilitas; Sebuah literature Review. , 2(1), 2015, h. 137-160. Jurnal Difabel,2(1), 137-160.

Kurnia, D. D. (2019). PERANAN GERWANI DALAM PEMBEBASAN IRIAN BARAT 1950-1963. Ilmu Sejarah-S1, 4(1).

Sarwono, B. (2024). Representation of Indonesian women politicians (Media analysis to G30S PKI incident coverage from 1965 to 2015). Journal of Gender Equality Disability Social Inclusion and Children, 2(1), 58-70.

Kemasyarakatan, L. S. I. I. (1988). Rangkaian peristiwa pemberontakan Komunis di Indonesia: 1926-1948-1965. (No Title).

Dahniar, D., Rokhmah, I., Warsiti, W., & Hasnah, A. (2024). Pemahaman Isu Gender, Disabilitas Dan Sosial Inklusi (GEDSI): Studi Kasus Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Dan Universitas Muhammadiyah Makassar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 13052-13065.

Ibda, H., & Wijanarko, A. G. (2023). Pendidikan Inklusi berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion). Mata Kata Inspirasi.

Soetjipto, A. W. HAK ASASI MANUSIA, GENDER DAN POLITIK GLOBAL: SEBUAH PERSPEKTIF INTERSEKSIONALITAS.

Downloads

Published

2025-01-28

How to Cite

HIDAYAH, K., SYAFITRI, B. ., WULANDARI, N. ., NOFITA, D. ., & AROFAH, Z. . (2025). MENGIMPLEMENTASIKAN KONSEP DASAR GERWANI DALAM MEWUJUDKAN GEDSI DI BIDANG PENDIDIKAN. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 339-346. https://doi.org/10.51878/teaching.v4i4.4368

Issue

Section

Articles