PENGARUH MODEL INQUIRI LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS

Authors

  • Putri Francin Sijabat Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas
  • Dyan Wulan Sari HS Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas
  • Juliana Juliana Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.14310

Keywords:

Inquiry Learning, Learning Model, Learning Outcomes

Abstract

Low learning outcomes in natural and social sciences (IPAS) in primary schools frequently stem from conventional learning processes that are abstract and teacher-centered. Passive learning impedes students from constructing deep conceptual understanding, particularly regarding the human organ system. This study aims to analyze the effect of the 5E inquiry learning cycle model assisted by visual aids on the IPAS learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 060830 Medan. A quantitative approach with a quasi-experimental non-equivalent control group design was employed. The research sample comprised 40 students divided into an experimental class (5E inquiry learning cycle assisted by visual aids) and a control class (conventional instruction). Data collection instruments included a multiple-choice test consisting of 20 valid items administered via pre-test and post-test, analyzed through normality tests, homogeneity tests, and independent samples t-tests. The results indicated that the experimental class achieved a post-test average of 86.00, significantly exceeding the control class average of 76.75. Hypothesis testing demonstrated that the calculated t-value exceeded the critical t-table value (2.836 > 2.024) with a significance value of 0.007 < 0.05, thereby confirming the acceptance of Ha. This study concludes that the application of the 5E inquiry learning cycle model assisted by visual aids exerts a positive and significant effect on improving elementary students' IPAS learning outcomes. The practical implication offers an innovative instructional pathway for elementary educators to concretize complex scientific concepts through scaffolded inquiry.

ABSTRAK

Rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar sering kali berakar pada proses pembelajaran konvensional yang bersifat abstrak dan berpusat pada guru. Pembelajaran yang pasif menghambat peserta didik dalam mengkonstruksi pemahaman konseptual yang mendalam, khususnya pada materi sistem organ tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model inquiry learning cycle 5E berbantuan alat peraga terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 060830 Medan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (pembelajaran inquiry learning cycle 5E berbantuan alat peraga) dan kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan berganda sebanyak 20 butir soal valid yang diberikan melalui pre-test dan post-test, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata post-test kelas eksperimen mencapai 86,00, secara signifikan melampaui kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 76,75. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa nilai t_"hitung"  lebih besar daripada t_"tabel"  (2,836>2,024) dengan nilai signifikansi 0,007<0,05, sehingga H_a diterima. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan model inquiry learning cycle 5E berbantuan alat peraga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Implikasi dari temuan ini memberikan alternatif strategi instruksional inovatif bagi guru sekolah dasar dalam mengonkretkan materi sains yang kompleks melalui eksplorasi terbimbing.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi, M., Fadilah, D., Aulia, L., & Husni, M. (2025). Efektivitas alat peraga Montessori Human Body Magnet terhadap pemahaman konsep IPAS. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1334–1345. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.3.2025.6865

Andriani, S., & Rasto, R. (2019). Motivasi belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 4(1), 80–86. https://doi.org/10.17509/jpmanper.v4i1.14958

Anjani, S., Kresnadi, H., & Salimi, A. (2025). Pembelajaran berbasis proyek sebagai upaya meningkatkan hasil belajar IPAS siswa di tingkat sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 682–687. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1314

Arikunto, S. (2023). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Asanti, L., & Fauziah, A. N. M. (2026). Model inkuiri terbimbing dengan dukungan animasi 3D sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. EDUTECH: Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 6(2), 555–564. https://doi.org/10.51878/edutech.v6i2.10093

Baptist, K. J., Utami, D. N., Subali, B., & Aloysius, S. (2020). Effectiveness of project-based learning and 5E learning cycle instructional models. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 4(1), 55–69. https://doi.org/10.21831/jk.v4i1.27107

Çelik, C., Güven, G., & Çak?r, N. K. (2020). Integration of mobile augmented reality (MAR) applications into biology laboratory: Anatomic structure of the heart. Research in Learning Technology, 28, Article 2355. https://doi.org/10.25304/rlt.v28.2355

Dewi, F. S., & Widyasari, C. (2024). Meningkatkan kerjasama peserta didik dan hasil belajar IPAS kelas IV melalui model pembelajaran STAD di sekolah dasar. FONDATIA, 8(2), 367–380. https://doi.org/10.36088/fondatia.v8i2.4753

Fatmawati, F., Juriah, S., Azzahra, F., Ayu, Z. N., Yusrizal, Y., & Syasmita, I. (2026). Pengaruh media edukatif terhadap hasil belajar siswa. Journal of Instructional and Development Researches, 6(2), 265–276. https://doi.org/10.53621/jider.v6i2.770

Henze, J., Schatz, C., Malik, S., & Bresges, A. (2022). How might we raise interest in robotics, coding, artificial intelligence, STEAM and sustainable development in university and on-the-job teacher training? Frontiers in Education, 7, Article 872637. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.872637

Hew, K. F., Jia, C., Gonda, D. E., & Bai, S. (2020). Transitioning to the “new normal” of learning in unpredictable times: Pedagogical practices and learning performance in fully online flipped classrooms. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 17(1), Article 57. https://doi.org/10.1186/s41239-020-00234-x

Hidayatullah, M. I., & Widhyastuti, K. L. (2025). Tinjauan literatur: Efektifitas penggunaan model pembelajaran inquiry dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Indonesian Journal on Education (IJoEd), 1(3), 228–234. https://doi.org/10.70437/ijoed.v1i3.112

Ismail, A., Bahsoan, A., Toralawe, Y., Bumulo, F., & Dama, M. N. (2026). Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik mata pelajaran IPS. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(3), 1497–1506. https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12952

Khoiri, N., Huda, C., & Assegaf, H. (2020). Pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan alat peraga konstanta pegas digital untuk meningkatkan keterampilan generik sains. Physics Education Research Journal, 2(2), Article 131. https://doi.org/10.21580/perj.2020.2.2.6088

Marshanawiah, A., Abdullah, G., Saleh, M., Arif, R. M., & Liliernawati, L. (2025). Pengembangan 3D-Geo AR Cards untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa sekolah dasar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1346–1358. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.3.2025.6860

Morris, D. L. (2025). Rethinking science education practices: Shifting from investigation-centric to comprehensive inquiry-based instruction. Education Sciences, 15(1), Article 73. https://doi.org/10.3390/educsci15010073

Nurjanah, E., Syahvierul, R., F, M. A. R., Ridnillah, M. A., Rahmadani, D. E., Paramita, I. I., Wafi, M. F., Sadat, H., Serviansyah, N., Marwan, M., Al, N. B. F., Rahmah, S., & Nadil, L. (2026). Optimalisasi literasi berhitung siswa SD melalui media sedotan: Penelitian pengabdian di SDN Palasari. Al-Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), Article 181. https://doi.org/10.35931/ak.v6i1.5621

Prasetiyo, M. B., & Rosy, B. (2020). Model pembelajaran inkuiri sebagai strategi mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 9(1), 109–120. https://doi.org/10.26740/jpap.v9n1.p109-120

Putri, S. K., & Gumala, Y. (2023). Pengaruh model pembelajaran guided inquiry terhadap sikap ilmiah siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(5), 2993–3003. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.5963

Rafli, M., Arisanty, A., & Hartati, S. (2025). Model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Journal of Sustainable Education, 2(1), 19–25. https://doi.org/10.69693/jose.v2i1.144

Setiawati, A., Nisa, K. R., & Jayadin, J. (2026). Pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis AR (augmented reality) terhadap keterampilan proses sains (KPS) peserta didik SMA Muhammadiyah Maumere materi asam basa. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(4), 2835–2844. https://doi.org/10.51878/science.v6i4.13743

Sinaga, O. D. P. U., H, H. V., & Simanjuntak, M. P. (2025). A synthesis of research on the implementation and impact of the 5E Learning Cycle model in science education. Invention: Journal Research and Education Studies, 6(3), 961–971. https://doi.org/10.51178/invention.v6i3.2920

Sorey, M., Ritiauw, L., & Rumtutuly, F. (2026). Implementasi model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Kristen Kaiwatu pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1276–1285. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11837

Tanfiziyah, R., Khasanah, M., Riandi, R., & Supriatno, B. (2021). Inovasi pembelajaran berbasis teknologi informasi: Model learning cycle 5E menggunakan Gather Town pada materi protista. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 7(3), 1–10. https://doi.org/10.22437/bio.v7i3.13096

Triwiyanto, T. (2023). Teori belajar dan pembelajaran. Erlangga.

Wulandari, T., Supeno, S., & Wahyuni, D. (2024). Pengaruh model learning cycle 5E disertai LKPD berbasis diagram berpikir multidimensi terhadap kemampuan scientific reasoning siswa SMP. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.24246/juses.v7i1p1-11

Yuniarto, E., Widayanti, F. D., Rahayuningsih, S., Rahmani, A. Z., & Setya, C. D. (2025). Analisis keterbatasan media pembelajaran: Tantangan dan solusi dalam pembelajaran kontekstual. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1643–1654. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7508

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Sijabat, P. F., HS, D. W. S., & Juliana, J. (2026). PENGARUH MODEL INQUIRI LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(4), 3354–3365. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.14310

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.