IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMK PLUS PELITA NUSANTARA

Authors

  • Dita Pertiwi Supendi Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Antonius Alvin Santoso Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Dinni Epri Anggraeni Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Syifa Maulina Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Septia Sundari Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Sinta Asna Merys Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Huri Suhendri Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13807

Keywords:

Deep Learning, Pembelajaran Matematika, Hasil Belajar, Respon Siswa SMK

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Deep Learning approach in mathematics learning, determine student responses, and identify obstacles faced in its implementation at SMK Plus Pelita Nusantara. The type used is descriptive qualitative with a case study design. The research subjects involved mathematics teachers, the Principal, and grade XI students of Multimedia (MM) and Computer and Network Engineering (TKJ) Departments. Data were collected through structured observations, semi-structured interviews, and documentation studies, which were then validated using triangulation techniques and analyzed with the Miles and Huberman model. The results of the study show that the Implementation of the Deep Learning Approach on the material of probability has a positive contribution to the quality of learning outcomes and active student involvement. In the Multimedia Department, the highest quality indicator of learning outcomes was achieved in the ability to determine sample spaces and sample points (88.33%). while in the TKJ Department, the highest achievement was in the ability to explain the meaning of probability in everyday life (88.33%). The majority of student responses in both departments showed positive results because learning became more interesting, contextual, and increased self-confidence. However, the implementation of this approach still faces obstacles, including limited curriculum time, disparities in student access to digital technology, and a lack of specific training for teachers in designing exploratory methods. This study concludes that Deep Learning is effective in improving vocational high school students' conceptual understanding of mathematics, but requires school support in the form of ongoing teacher training and optimization of supporting facilities.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran matematika, mengetahui respon siswa, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya di SMK Plus Pelita Nusantara. jenis yang digunakan adalah kulitatif deskriptif dengan desai studi kasus, Subjek penelitian melibatkan guru matematika, Kepala Sekolah, serta siswa kelas XI Jurusan Multimedia (MM) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumentasi, yang kemudian diabsahkan menggunakan teknik triangulasi serta di analisais dengan model Miles dan huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Pendekatan Deeep Learning pada materi peluang memberikan kontribusi positif terhadap kualitas hasil belajar dan keterlibatan aktif siswa. Pada Jurusan Multimedia, indikator kualitas hasil belajar tertinggi dicapai pada kemampuan menentukan  ruang sampel dan titik sampel (88,33%). sementara pada Jurusan TKJ, capaian tertinggi berada pada kemampuan menjelaskan pengertian peluang dalam kehidupan sehari - hari(88,33%). respon siswa di kedua jurusan mayoritas menunjukan hasil positif karena pembelajaran menjadi lebih menarik, kontekstual, dan menigkatkan rasa kepercayaan diri. Meski demikian, penerapan pendekatan ini masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan waktu kurikulum, kesenjangan akses teknologi digital dikalangan siswa, serta kurangnya pelatihan khusus bagi guru dalam merancang metode eksploratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Deep Learning efektif meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa SMK, namun memerlukan dukungan sekolah dalam bentuk pelatihan guru yang berkelanjutan dan optimalisasi fasilitas penunjang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Araminta, A. A., & Hendratmoko, A. F. (2026). Implementasi model kooperatif TGT melalui game knowledge dominion untuk melatih keterampilan kolaborasi peserta didik. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 656–668. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.9710

Armansyah, A., Nurwahidin, M., & Sudjarwo, S. (2022). Aksiologi kemampuan berpikir kritis. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(4), 1423–1430. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4329

Asmarawati, E., Yanuarti, M., & Sihite, B. F. (2026). Transformasi strategi mengajar di SMK PGRI 39 Jakarta melalui pelatihan pembelajaran deep learning. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 19925–19931. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5161

Benyamin, B., Qohar, A., & Sulandra, I. M. (2021). Analysis of critical thinking ability of class X IPA high school students in solving story questions in terms of gender and mathematical ability. EDUMATICA: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 28–41. https://doi.org/10.22437/edumatica.v11i01.12297

Fitriyani, L., & Pujiastuti, H. (2026). Systematic literature review: Penerapan model contextual teaching and learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 1246–1259. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10526

Gultom, C., Nababan, S., Samosir, A., Sitanggang, N. M., & Andriani, A. (2026). Risiko erosi penalaran matematis dalam penggunaan artificial intelligence: Sebuah kajian literatur. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 1135–1146. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10174

Hastiwi, F., Khasanah, U., & Wahyuningsih, S. (2023). Peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPAS menggunakan model problem based learning kelas IV SD Muhammadiyah Kleco 2 tahun ajaran 2022/2023. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(2), 75–84. https://doi.org/10.20961/jkc.v11i2.75334

Iksan, K. M., Alfiandra, A., & Murniati, S. R. (2023). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PPKn siswa SMP. Jurnal Basicedu, 7(3), 1900–1910. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5716

Jesmin, M., Kasman, K., & Firdaus, F. (2026). Efektivitas penggunaan media Canva dengan pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada kelas XI. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1220–1230. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9589

Komara, R., Widyamahati, T., Sahara, & Novita, L. (2026). Pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pendidikan dasar: A systematic literature review terhadap pemahaman konseptual, HOTS, dan kualitas pembelajaran. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(3), 3066–3071. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.10945

Komarudin, K., Rinaldi, A., Yulina, R., Suherman, S., & Puspita, L. (2023). Kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep matematis siswa di Indonesia: Analisis jalur dengan structural equation model. PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, 18(1), 67–76. https://doi.org/10.21831/pythagoras.v18i1.57048

Louvette, R. H., & Budiyanto, M. (2026). Peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning berbasis STEM. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1346–1357. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10017

N, F. F., Jihad, A., & Rizqiyani, R. (2025). Penerapan model FERA berbantuan mathigon terhadap penalaran matematika dan self-confidence siswa. J-PiMat: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 1939–1950. https://doi.org/10.31932/j-pimat.v7i2.5192

Nasyrullah, M., Rif’at, M., & Siregar, N. (2023). Mengukur keterampilan pemecahan masalah matematika siswa bidang bisnis dan manajemen. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 3132–3146. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.2894

Negara, H. R. P., Ibrahim, M., Kurniawati, K. R. A., Firdaus, A., Maulidina, R., & Saifudin, M. F. (2021). The effect of the Realistic Mathematic Education (RME) learning model on students’ mathematical problem solving abilities: A meta-analysis. Justek: Jurnal Sains dan Teknologi, 4(1), 40–49. https://doi.org/10.31764/justek.v4i1.4517

Nurjanah, I., & Alyani, F. (2021). Kecemasan matematika siswa sekolah menengah pada pembelajaran matematika dalam jaringan. Jurnal Elemen, 7(2), 407–424. https://doi.org/10.29408/jel.v7i2.3522

Nurjanah, R., Afriansyah, E. A., Maryati, I., & Luritawaty, I. P. (2025). Analisis tingkat kecemasan matematika pada siswa SMP. SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika, 17(2), 666–676. https://doi.org/10.26618/r22g3538

Nurkarim, A. W., Qonita, W., & Isroil, A. (2024). Skala kecemasan matematika siswa: Ukuran gejala fisiologis, psikologis, perilaku, dan kognitif matematika. Sains Data: Jurnal Studi Matematika dan Teknologi, 1(2), 60–68. https://doi.org/10.52620/sainsdata.v1i2.18

Pepilina, D., Yustikasari, M., Sari, S. D. N., Farika, S. E., Maryani, W., Dewi, S., Rohwani, S., Erlinawati, & Sari, I. (2025). Implementasi model pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar IPA di kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 3091–3099. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1028

Sholahuddin, A., Susilowati, E., Prahani, B. K., & Erman, E. (2021). Using a cognitive style-based learning strategy to improve students’ environmental knowledge and scientific literacy. International Journal of Instruction, 14(4), 791–808. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14445a

Simanungkalit, R. M., Suyitno, H., Isnarto, I., & Dwijanto, D. (2022). Model pembelajaran matematika berbasis inferentialism untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Penerbit Widina.

Usman, H., Yunus, M., Yarmi, G., Fajri, H. M., Sinyanyuri, S., & Siregar, Y. E. Y. (2025). Pendekatan deep learning pada pembelajaran di sekolah dasar. Indonesian Journal of Community Service in Education, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.64421/ijcse.v1i2.8

Waruwu, E., & Ginting, Y. A. B. (2024). Peningkatan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa menggunakan model Student Team Achievement Division. School Education Journal PGSD FIP UNIMED, 14(1), 66–75. https://doi.org/10.24114/sejpgsd.v14i1.58117

Yuanisyah, R. F., Sumani, S., & Markilah, M. (2023). Peningkatan hasil belajar tematik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas III sekolah dasar. JS (Jurnal Sekolah), 8(1), 8–15. https://doi.org/10.24114/js.v8i1.49605

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Supendi, D. P., Santoso, A. A., Anggraeni, D. E., Maulina, S., Sundari, S., Merys, S. A., & Suhendri, H. (2026). IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMK PLUS PELITA NUSANTARA. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(3), 1906–1920. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13807

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.