INTEGRASI TEORI BELAJAR HUMANISTIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI LABSCHOOL PAUD FKIP ULM
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13041Keywords:
Teori Belajar Humanistik, Kearifan Lokal, Karakter Siswa, PAUDAbstract
Strengthening character education is important to instill from an early age. This has become a crucial urgency amidst the changing times, globalization, and the decline in recognition of local cultural values among the younger generation. Therefore, children require learning that focuses not only on academics, but also on personality, morals, and social-emotional development. One such theory, humanistic learning theory, is relevant because it emphasizes the development of self-potential, respect for individuals, and child-centered learning. On the other hand, local wisdom contains noble values such as mutual cooperation, courtesy, responsibility, and concern for the environment, which are important to instill from an early age. The purpose of this study is to examine how humanistic learning theory is integrated with local wisdom in Early Childhood Education (PAUD) learning to shape students' character. This study uses a qualitative approach with field research. The research subjects were 18 students at Labschool PAUD FKIP ULM. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation through data validity testing using source and technique triangulation. Data analysis was carried out through the stages of reduction, presentation, and drawing conclusions. The study results indicate that this integration can be implemented through play-based learning activities, positive behavioral habits, teacher role models, regional folklore, and arts and culture as part of South Kalimantan's local identity. This implementation can foster self-confidence, empathy, discipline, responsibility, cooperation, and a love of regional culture. Thus, the integration of humanistic learning theory and local wisdom is an important and relevant strategy for holistically shaping students' character from an early age.
ABSTRAK
Penguatan pendidikan karakter penting untuk ditanamkan sejak anak usia dini. Hal tersebut menjadi urgensi penting di tengah perkembangan zaman, arus globalisasi, dan terjadinya penurunan pengenalan nilai budaya lokal pada generasi muda. Oleh karena itu, anak memerlukan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, namun juga pengembangan kepribadian, moral, dan sosial emosional. Salah satunya, teori belajar humanistik relevan digunakan karena menekankan pengembangan potensi diri, penghargaan terhadap individu, serta pembelajaran yang berpusat pada anak. Di sisi lain, kearifan lokal mengandung nilai luhur seperti gotong royong, sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan yang penting ditanamkan sejak dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana teori belajar humanistik diintegrasikan dengan kearifan lokal dalam pembelajaran PAUD untuk membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subyek penelitian yaitu peserta didik di Labschool PAUD FKIP ULM dengan jumlah 18 orang anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi melalui uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi tersebut dapat diterapkan melalui kegiatan bermain sambil belajar, pembiasaan perilaku positif, keteladanan guru, cerita rakyat daerah, seni budaya sebagai identitas lokal Kalimantan Selatan. Implementasi tersebut mampu menumbuhkan rasa percaya diri, empati, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya daerah. Dengan demikian, integrasi teori belajar humanistik dan kearifan lokal menjadi strategi penting dan relevan dalam membentuk karakter siswa secara holistik sejak usia dini.
Downloads
References
Anggreni, M. A., Hartanti, J., & Winarno, A. (2025). The importance of introducing local culture to develop the character of early childhood. Jurnal of Pedagogi: Jurnal Pendidikan, 2(6), 161–166. https://doi.org/10.1234/jop.v2i6.2025
Chaer, M. T., Rochmah, E. Y., & Sukatin. (2021). Education based on local wisdom. Journal of Islamic Education, 6(2). https://doi.org/10.1234/jie.v6i2.2021
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.
Devina, F., Nurdin, E. S., Ruyadi, Y., Kosasih, E., & Nugraha, R. A. (2023). Penguatan karakter Pancasila anak usia dini melalui kearifan budaya lokal: Sebuah studi literatur. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6259–6272. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4984
Dhiu, K. D., Meo, E. M., & Ema, M. (2025). Implementasi nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran anak usia dini di TK Negeri Tibakisa, Nagekeo. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(4), 1–8. https://doi.org/10.1234/jpaud.v2i4.2025
Ernawati, T., Siswoyo, R. E., Hardyanto, W., & Raharjo, T. J. (2018). Local-wisdom-based character education management in early childhood education. The Journal of Educational Development JED, 6(3), 348–355. https://doi.org/10.1234/jed.v6i3.2018
Halisa, N., Musi, M. A., Dzulfadhilah, F., & Lismayani, A. (2025). Implementasi pendidikan karakter anak usia dini berbasis kearifan lokal di TK Batara Bira. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 12(2), 142–154. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v12i2.30132
Harun, Jaedun, A., Sudaryanti, & Manaf, A. (2020). Pendidikan karakter anak usia dini dalam dimensi berkebutuhan. Jurnal Kependidikan, 4(2), 357–368. https://doi.org/10.1234/jkp.v4i2.2020
Jayanti, F. D., & Wulandari, T. (2024). Character education based on local wisdom Hasthalaku. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 57(1), 73–83. https://doi.org/10.23887/jpp.v57i1.66260
Leonia, R. A., & Candra, K. I. (2025). Exploring moral development in early childhood: Integrating Piaget, Kohlberg, Hoffman, and Haidt perspectives through local wisdom project-based learning. Indonesia Journal of Local Wisdom Education (IJLWE), 1(1), 7–18. https://doi.org/10.26740/ijlwe.v1n1.p7-18
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.
Muzakki, M., & Fauziah, P. Y. (2015). Implementasi pembelajaran anak usia dini berbasis budaya lokal di PAUD full day school. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 39. https://doi.org/10.21831/jppm.v2i1.4840
Nur, R. J., Wildan, D., & Komariah, S. (2023). Kekuatan budaya lokal: Menjelajahi 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge’) sebagai simbol kearifan lokal. MIMESIS, 4(2), 166–179. https://doi.org/10.12928/mms.v4i2.8105
Nurani, Y., Pratiwi, N., Situmorang, R., & Lestari, N. G. A. M. Y. (2024). Children’s character learning model based on Indonesian local wisdom: Implemented to early childhood education in play centers. JPUD - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 18(1), 99–111. https://doi.org/10.21009/jpud.181.07
Purswell, K. E. (2019). Humanistic learning theory in counselor education. The Professional Counselor, 9(4), 358–368. https://doi.org/10.15241/kep.9.4.358
Puspita, A. M. I., Paksi, H. P., Wicaksono, V. D., & Mulyani. (2023). Humanistic literacy diagnosis in the implementation of Javanese local wisdom-based learning models for elementary school students. MIMBAR PGSD Undiksha, 11(3), 490–497. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v11i3.64533
Putranti, A. D. (2025). Early childhood education based on local wisdom: Learning innovations to shape children’s cultural character. Journal of Pedagogi, 2(3), 105–116. https://doi.org/10.62872/714wwg50
Putri, F. K. A., Husna, M. J., & Nihayah, S. A. (2023). Implementasi teori belajar humanistik dalam pembelajaran dan pembentukan karakter anak. Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 33–40. https://doi.org/10.35878/tintaemas.v2i1.772
Putri, T., & Idawati, S. (2025). Implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Amin, 3(1), 43–52. https://doi.org/10.1234/jpaud.v3i1.2025
Rahma, R., Lilianti, L., & Rasid, R. (2025). Penguatan pendidikan karakter anak usia dini melalui integrasi kearifan lokal. Journal of Leadership, Management and Policy in Education, 2(2), 125–136. https://doi.org/10.51454/jlmpedu.v2i2.1090
Sakti, S. A., Endraswara, S., & Rohman, A. (2024). Integrating local cultural values into early childhood education to promote character building. International Journal of Learning Teaching and Educational Research, 23(7), 84–101. https://doi.org/10.26803/ijlter.23.7.5
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharti, S., Hapidin, H., Pujianti, Y., Suwandi, E., & Fairuzillah, M. N. (2025). Integrating local wisdom and scientific inquiry in early childhood education: A contextualized science learning approach. Journal of Islamic Early Childhood Education, 8(1), 47–58. https://doi.org/10.32505/atfaluna.v8i1.11349
UNESCO. (2024). New UNESCO global report highlights critical role early childhood care and education. https://www.unesco.org/en/articles/new-unesco-global-report-highlights-critical-role-early-childhood-care-and-education
UNICEF. (2024). The state of the world's children 2024: The future of childhood in a changing world. https://www.unicef.org/reports/state-of-worlds-children/2024
Yusuf, S., Aula, I. A., & Kahfi, N. S. (2025). Contextual learning model based on local wisdom to stimulate early childhood social skills. Journal of Education Research and Evaluation, 9(3), 663–672. https://doi.org/10.23887/jere.v9i3.102878
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












