PENANAMAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DENGAN METODE INSERSI PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAQ (STUDI KASUS DI MA SAINS QUR’AN ARRIDWAN SUKOREJO BOJONEGORO)

Authors

  • Ahmad Rokhisulloh Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • Muhammad Najib Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

DOI:

https://doi.org/10.51878/teacher.v6i4.15911

Keywords:

Moderasi Beragama, Metode Insersi, Aqidah Akhlaq

Abstract

The emergence of radicalism and extreme fanaticism in the globalization era necessitates the reinforcement of wasathiyah character through contextually integrated religious education in madrasas. This qualitative field study employing a phenomenological approach aimed to describe the implementation of the insertion method in cultivating religious moderation values within Akidah Akhlak subject at MA Sains Qur’an Arridwan Sukorejo Bojonegoro, while identifying supporting and inhibiting factors. Data were gathered through non-participant observation, semi-structured in-depth interviews with madrasa leadership, teachers, and 11th-grade students, alongside official documentation studies, analyzed interactively via data reduction, descriptive presentation, and verification. Data trustworthiness was ensured through technique and source triangulation as well as member checks. Results demonstrated that the cultivation of religious moderation values was systematically conducted across three phases: basic competency planning, interactive instructional delivery inserting tolerance, justice, and non-violence principles, and learning evaluation via reflective oral assessments. Primary supporting factors included proactive single-command leadership, adaptive teacher competency, representative facilities, and shared socio-cultural backgrounds among madrasa members. Challenges encountered involved unfiltered digital information flows, educator curricular workloads, and disparities in students' foundational religious knowledge. The main conclusion confirms that the insertion method effectively transforms normative theological instruction into applicable tolerance education that strengthens students' national character.

ABSTRAK

Ancaman radikalisme dan fanatisme ekstrem di era globalisasi menuntut adanya penguatan karakter wasatiah melalui pendidikan keagamaan yang terintegrasi secara kontekstual di madrasah. Penelitian kualitatif studi lapangan (field study research) dengan pendekatan fenomenologis ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode insersi nilai-nilai moderasi beragama pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MA Sains Qur’an Arridwan Sukorejo Bojonegoro, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam semi-terstruktur bersama pimpinan madrasah, guru, dan peserta didik kelas 11, serta studi dokumentasi resmi yang dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian deskriptif, dan verifikasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan sumber serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai moderasi beragama dilaksanakan melalui tiga tahapan sistematis: perencanaan kompetensi dasar, pelaksanaan pembelajaran interaktif dengan menyisipkan nilai toleransi, keadilan, dan antikekerasan, serta evaluasi hasil belajar melalui tes lisan reflektif. Faktor pendukung utama meliputi kepemimpinan komando tunggal yang proaktif, kompetensi guru yang adaptif, fasilitas representatif, serta kesamaan latar belakang kultural warga madrasah. Hambatan yang dihadapi mencakup tantangan keterbukaan arus informasi digital, beban kurikuler pendidik, serta disparitas latar belakang pemahaman keagamaan santri. Simpulan utama menegaskan bahwa metode insersi terbukti efektif mentransformasi materi teologis normatif menjadi pembelajaran nilai toleransi aplikatif yang memperkokoh karakter kebangsaan peserta didik.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, M., Asy’arie, M., & Shobahiya, M. (2026). Pendidikan Islam sebagai wahana pembentukan sikap multikultural. Al-Muaddib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 8(1), 253–271. https://doi.org/10.46773/a1876220

Alhafizh, I., & Setiawan, D. (2025). Pendidikan moderasi beragama sebagai pilar penguatan karakter dan toleransi di sekolah. Andragogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 5(1), 207–221. https://doi.org/10.31538/adrg.v5i1.1987

Ampun, H. H. A., Sagala, I., & Waruwu, E. (2026). Penerapan model discovery learning untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik pada pembelajaran agama Katolik. TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 6(3), 1964–1976. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13049

Asgaf, M. N., & Erhamwilda, E. (2024). The implementasi program pembelajaran moderasi beragama melalui penanaman akidah akhlak di MAN 1 Kota Bandung. Bandung Conference Series: Islamic Education, 4(2), 880–887. https://doi.org/10.29313/bcsied.v4i2.15395

Basri, H., Suhartini, A., Nursobah, A., & Ruswandi, U. (2022). Applying Higher Order Thinking Skill (HOTS) to strengthen students’ religious moderation at Madrasah Aliyah. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 207–220. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i2.21133

Fathurrozi, M., Anam, N., & Alfabanni, T. A. (2025). Deradicalization strategy: A wasathiyah curriculum for gen z in Islamic boarding schools. Fenomena, 24(2), 225–240. https://doi.org/10.35719/fenomena.v24i2.609

Fitri, D., & Rochmawati, R. (2026). Doomscrolling sebagai prediktor gejala depresi pada remaja SMA: Studi cross-sectional di Depok dan Bogor. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(3), 2892–2903. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.10051

Gevira, L. S., & Nisa, A. N. S. (2026). Hubungan literasi digital dengan hasil belajar IPS peserta didik kelas 7 SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 580–589. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.9972

Hafizd, J. Z. (2023). Strengthening religious moderation through education. Jurnal Studi Sosial Keagamaan Syekh Nurjati, 3(2), 173–184. https://doi.org/10.24235/sejati.v3i2.63

Ilya, I., Mas’ula, M., Mainah, M., & Maskuri, M. (2026). Memahami konsep toleransi beragama dalam keberagaman: Dari moderasi beragama hingga penguatan sosial di masyarakat. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 590–601. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.10058

Kurnia, A., Nurdin, S., & Kosim, M. (2025). Pengarusutamaan moderasi beragama dalam kurikulum sekolah: Studi kasus inovasi di SMAN 8 Sijunjung. Rayah Al-Islam, 9(3), 399–414. https://doi.org/10.37274/rais.v9i3.83

Mansur, A. A., & Budi, E. S. (2026). Integrasi pembelajaran akidah akhlak berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter moderat peserta didik di MTs. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1013–1024. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10812

Mubin, M. N., Syafi’i, A., Sihono, S., Khalim, A. D. N., & Taufiqurrahman, M. (2026). The dialectics of lived moderation in an NU Madrasah Aliyah: Aswaja An-Nahdliyah education, ritual practice, and student organization. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 480–497. https://doi.org/10.31538/nzh.v9i2.413

Mujab, S., Budhi, H. S., Failasufa, A., & Koto, R. (2025). The construction of religious moderation in education at ma’had al-jamiah: A study of inhibiting and supporting factors. Jurnal Penelitian, 19(2), 252–265. https://doi.org/10.21043/jp.v19i2.34505

Mulyana, R. (2023). Religious moderation in Islamic religious education textbook and implementation in Indonesia. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 79(1), Article a8592. https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8592

Nurlitasari, A., & Hamami, T. (2023). Assessment as, for, of learning pembelajaran pendidikan agama Islam tingkat menengah atas. HUMANIKA, 23(2), 225–234. https://doi.org/10.21831/hum.v23i2.61406

Prasetyo, G., Fauziah, Y. R., & Syafii, A. (2025). From policy to pedagogy: Religious moderation as a counter-radicalization strategy in Islamic education — a systematic literature review. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 233–251. https://doi.org/10.14421/jpi.2025.142.233-251

Prasetyo, W., Zumaro, A., & Santoso, S. A. (2026). Efforts of akidah akhlak teachers in instilling the values of Amar Ma’ruf Nahi Munkar at Assiham Quran School Bandar Lampung. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 7(3), 839–852. https://doi.org/10.31538/tijie.v7i3.2676

Rahmadani, A., Sulisworo, D., & Hidayati, D. (2026). Analisis pemanfaatan media digital dalam mendukung efektivitas pembelajaran di sekolah dasar: Perspektif guru kelas. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 1888–1899. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12834

Rambe, M. S., Hakam, A., Zaira, M. F. S., & Hamid, A. (2026). Peran bimbingan konseling pendidikan Islam dalam membentuk akhlak peserta didik di Madrasah Tsanawiyah. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(2), 265–274. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.9433

Rohman, A. D., Prasetiya, U. A., Asih, T. U. S., Iskarim, M., & Susanto, N. H. (2026). Karakteristik perkembangan peserta didik MI/SD di era digital dan implikasinya terhadap pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 1869–1878. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12833

Rolando, D. M., As’ad, M., Setiawati, R., & Fajri, F. (2024). Strengthening religious literacy as an effort to overcome the moral degradation of Generation Z in the digital era. KnE Social Sciences, 9(12), 415–427. https://doi.org/10.18502/kss.v9i12.15821

Saepudin, A., Supriyadi, T., Surana, D., & Asikin, I. (2023). Strengthening character education: An action research in forming religious moderation in Islamic education. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 22(12), 84–105. https://doi.org/10.26803/ijlter.22.12.5

Saifullah, M. G., & Istikomah, I. (2026). Analisis problematika pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada sekolah kategori terpencil di SD. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 762–774. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9475

Salim, N. A., Zaini, M. A. A., Wahib, A., Fauzi, I., & Asnawan, A. (2024). Fostering moderate character of santri: Effective hidden curriculum strategy in Islamic boarding schools. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 357–372. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i2.4676

Samsudin, S., & Ningsih, T. (2025). Implementation of multicultural educational values in madrasah. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(3), 412–421. https://doi.org/10.30651/else.v8i3.24041

Setiawan, F., Hutami, A. S., Riyadi, D. S., Arista, V. A., & Dani, Y. H. A. (2021). Kebijakan penguatan pendidikan karakter melalui Pendidikan Agama Islam. Al-Mudarris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 4(1), 1–22. https://doi.org/10.23971/mdr.v4i1.2809

Setyowati, E. (2026). Pengaruh persepsi pada pembelajaran Aswaja dan lingkungan sekolah terhadap amaliah ibadah bagi peserta didik di MTs. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 2108–2118. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11670

Sifa, N., Muhlisin, M., & Anekasari, R. (2026). Differentiated learning model in Islamic religious education to realize inclusive learning at Les Asifa tutoring institution. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 1931–1945. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.11810

Sukestiyarno, S., Sugiyana, S., Sulthon, M., Wuriningsih, W., & Hartutik, H. (2022). Indeks kerukunan umat beragama Kota Semarang ditinjau dari dimensi moderasi beragama. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 8(2), 177–190. https://doi.org/10.18784/smart.v8i2.1728

Wibowo, R. C., & Hanif, M. (2026). Perencanaan kurikulum berbasis keberagaman budaya di SMP Islam Al-Furqon. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 2067–2075. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12552

Yuwanda, Y., Hadiati, E., & Febriani, E. (2026). Islam moderat dalam pendidikan madrasah: Implementasi nilai toleransi, keadilan, dan keseimbangan di MAS Muhammadiyah Sukarame. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1339–1348. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10937

Zainuddin, Z., Rambe, F. M. R., Sari, R., Basri, B., & Mulyadi, M. (2025). Teaching religious moderation through Islamic education: The pedagogical model of Islamic education at An-Najah Islamic Boarding School. TA DIBAN: Journal of Islamic Education, 6(1), 81–92. https://doi.org/10.61456/tjie.v6i1.305

Zulfatmi, Z. (2023). Learning the values of religious moderation in Madrasah Aliyah: Model analysis. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 11(2), 551–568. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v11i2.1006

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Rokhisulloh, A., & Najib, M. (2026). PENANAMAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DENGAN METODE INSERSI PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAQ (STUDI KASUS DI MA SAINS QUR’AN ARRIDWAN SUKOREJO BOJONEGORO). TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 6(4), 1307–1316. https://doi.org/10.51878/teacher.v6i4.15911

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.