EVALUASI PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI SE-SURABAYA BERDASARKAN STANDAR KURIKULUM MERDEKA PASCAMASA PANDEMI COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11165Keywords:
Evaluasi Pembelajaran Sejarah, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berdiferensiasi, TPACKAbstract
ABSTRACT
This qualitative evaluative study investigates the implementation of history learning assessments across state senior high schools in Surabaya during the 2022/2023 to 2024/2025 academic years, which faced initial constraints due to the COVID-19 pandemic. Using the CIPP evaluation model, integrated with frameworks for differentiated learning and Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), this research evaluates the alignment of these assessments with the Merdeka Curriculum standards. Data were gathered through document reviews and interviews with history teachers and students at State Senior High Schools 7, 8, 11, 15, and 20 in Surabaya. The findings reveal an overall compliance rate of 87%, indicating that the assessments have not yet fully met curriculum expectations. Specifically, while the evaluation structure aligned with the CIPP model, differentiated learning strategies were only partially executed, and technology adoption remained limited to a complementary role rather than being fully integrated into the assessment process. Consequently, the study concludes that fostering a robust culture of reflection among all educational stakeholders is essential for bridging these gaps, improving evaluation practices, and achieving full alignment with the mandated curriculum standards.
ABSTRAK
Penelitian evaluatif kualitatif ini mengkaji implementasi asesmen pembelajaran sejarah di Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri di seluruh Surabaya selama tahun ajaran 2022/2023 hingga 2024/2025, yang sempat menghadapi kendala awal akibat pandemi COVID-19. Dengan menggunakan model evaluasi CIPP yang diintegrasikan dengan kerangka pembelajaran berdiferensiasi dan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), penelitian ini mengevaluasi keselarasan asesmen tersebut dengan standar Kurikulum Merdeka. Data penelitian diperoleh melalui kajian dokumen serta wawancara dengan guru sejarah dan siswa di SMA Negeri 7, 8, 11, 15, dan 20 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian keseluruhan sebesar 87%, yang mengindikasikan bahwa pelaksanaan asesmen belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi kurikulum. Secara spesifik, meskipun struktur evaluasi telah selaras dengan model CIPP, strategi pembelajaran berdiferensiasi baru diterapkan sebagian, dan pemanfaatan teknologi masih terbatas sebagai elemen pelengkap alih-alih terintegrasi secara penuh dalam proses asesmen. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa penumbuhan budaya refleksi yang kuat di antara seluruh pemangku kepentingan pendidikan sangat esensial untuk menjembatani kesenjangan tersebut, meningkatkan praktik evaluasi, serta mencapai keselarasan penuh dengan standar kurikulum yang diamanatkan.
Downloads
References
Ali, Z., Thomas, M., & Hamid, S. (2020). Teacher Educators’ Perception of Technological, Pedagogical, and Content Knowledge on their Classroom Teaching. New Horizons, 14(2), 17–38. https://www.proquest.com/scholarly-journals/teacher-educators-perception-technological/docview/2474524930/se-2?accountid=139588
Anisa, R., Ahmal, & Suroyo. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah Secara Efektif di SMA Islam As-Shofa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 8031–8036. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5640
Asy’Ari, H., Komariah, A., Yuliana, L., Zahruddin, Silviani, A., & Vebrianto, R. (2025). CIPP Model Evaluation of The Impact of Remuneration Policies on Lecturer Performance in Indonesian State Islamic Universities. Cakrawala Pendidikan, 44(3), 740–756. https://doi.org/10.21831/cp.v44i3.90018
Avvisati, F., & Ilizaliturri, R. (2023). PISA 2022 Results: Factsheets - Indonesia. https://www.oecd.org/en/publications/pisa-2022-results-volume-i-and-ii-country-notes_ed6fbcc5-en/indonesia_c2e1ae0e-en.html
Darise, G. N., & Darise, I. W. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam untuk Fase E di MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado. Jurnal Ilmiah Iqra, 17(2), 169–181. https://journal.iain-manado.ac.id/index.php/JII/article/view/2368
Febriyanti, A. H., & Sayono, J. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran Sejarah Kelas X di SMAN 4 Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Sejarah, 13(1), 26–51. https://doi.org/10.21009/jps.131.02
Fitri, D. A., Aziz, M. F. A., & Fajriyah, I. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Sejarah pada Kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo. Jurnal Artefak, 11(1), 65–74. https://doi.org/10.25157/ja.v11i1.13965
Harris, J., Grandgenett, N., & Hofer, M. (2010). Testing a TPACK-based technology integration assessment instrument. Dalam C. D. Maddux, D. C. Gibson, & B. Dodge (Ed.), Research highlights in technology and teacher education 2010 (hlm. 323–331). Society for Information Technology and Teacher Education (SITE).
Jayanti, S. D., Suprijono, A., & Jacky, M. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 22 Surabaya. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 561–566. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i1.304
Jazimah, I., & Septianingsih, S. (2023). Evaluasi Pembelajaran Model CIPP (Context, Input, Process, and Product) pada Materi Sejarah Asia Selatan. Jurnal Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(3), 219–231. https://doi.org/10.23887/jjps.v11i3.69851
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Rujukan Kurikulum. https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/rujukan
Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 162/M/2021 tentang Program Sekolah Penggerak.
Martaliza, M., Ofianto, O., & Zakaria, N. B. (2025). Evaluation of Merdeka Belajar Module in Learning Differentiation of History at Senior High School Level Using the CIPP Model. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 12(1), 17–26. https://doi.org/10.21831/hsjpi.v12i1.83702
Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological Pedagogical Content Knowledge: A Framework for Teacher Knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x
Nurhakim, H. A., & Fahruddin. (2022). Evaluasi Program Pembelajaran Sejarah Daring dengan Model CIPP. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(2), 111–118. https://doi.org/10.21009/jep.v13i2.27456
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Purba, M., Purnamasari, N., Soetantyo, S., Suwarna, I. R., & Susanti, E. I. (2021). Prinsip Pengembangan Pembelajaran Berdiferensiasi (Differentiated Instruction) pada Kurikulum Fleksibel sebagai Wujud Merdeka Belajar (M. Purba, M. Y. Saad, & M. Falah, Ed.; 1 ed.). Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Republik Indonesia.
Simon, H. A. (1960). The New Science of Management Decision. Harper & Row.
Siregar, A. P., & Syaripuddin, A. (2024). Implementasi Pembelajaran Sejarah dalam Kurikulum Merdeka Kelas X di SMA Penggerak Portibi. Jurnal Tarombo Pendidikan Sejarah IPTS, 5(2), 26–37. https://jurnal.ipts.ac.id/index.php/tarombo/article/view/5138
Sofia, S. A., & Basri, W. (2023). Implementasi Pembelajaran Sejarah berdasarkan Kurikulum Merdeka di SMAN 2 Padang. Jurnal Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(1), 26–41. https://doi.org/10.23887/jjps.v11i1.59513
Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP model for evaluation. In T. Kellaghan & D. L. Stufflebeam (Eds.), International handbook of educational evaluation (pp. 31–62). Kluwer Academic Publishers.
Susilo, A., Anwar, K., & Agung S, L. (2025). Kontribusi Narasi Sejarah dalam Pembentukan Memori Kolektif dan Identitas Sosial. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 8(3), 242–251. https://doi.org/10.31539/joeai.v8i3.14903
Syafary, I. M., Hamdani, M. I. I., & Arifin, I. F. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah di Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Rambipuji. Jurnal Sandhyakala, 5(1), 1. https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/sandhyakala/article/view/1618
Tasya, A., Widyasari, R., & Yudiana, I. K. (2024). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Sejarah di MAN 3 Banyuwangi. Jurnal Sangkala, 3(2), 67–77. https://doi.org/10.62734/js.v3i2.261
von Bertalanffy, L. (1968). General System Theory: Foundations, Development, Applications (2 ed.). George Braziller.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes (M. Cole, V. John-Steiner, S. Scribner, & E. Souberman, Ed.). Harvard University Press.
Wahyudin, D., Subkhan, E., Malik, A., Hakim, Moh. A., Sudiapermana, E., Alhapip, L., Anggraena, Y., Maisura, R., Amalia, N. R. A. S., Solihin, L., Ali, N. B. V., & Krisna, F. N. (2024). Kajian Akademik Kurikulum Merdeka.
Wahyuningtyas, N., & Kurniawan, B. (2025). Pendampingan Pengembangan Modul Ajar Ilmu Pengetahuan Sosial Terintegrasi Diferensiasi Belajar dan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Society. JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), 10(1), 37–46. https://doi.org/10.33366/japi.v10i1.6450
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














