PENANGGULANGAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK

Authors

  • Mimpin Sembiring Stp Santo Bonaventura Delitua Medan
  • Parlaungan Simamora Stp Santo Bonaventura Delitua Medan
  • Vinsensius M. Junior Situmorang Stp Santo Bonaventura Delitua Medan

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.9818

Abstract

This study aims to examine the forms of academic anxiety experienced by students and the role of Catholic Religious Education in overcoming such anxiety at SMA Negeri SMAK Samosir. This research employed a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, and documentation. Informants included the Catholic Religious Education teacher and ten purposively selected students. The findings indicate that students’ academic anxiety manifests in three main aspects: affective, physiological, and cognitive. The affective aspect is dominated by a lack of self-confidence; the physiological aspect is marked by rapid heartbeat; and the cognitive aspect is characterized by negative thoughts. Catholic Religious Education plays a significant role in alleviating academic anxiety through the topic of "Conscience," which fosters moral awareness, and the topic of "I Am a Unique Person," which encourages self-acceptance. The study concludes that Catholic Religious Education contributes meaningfully to shaping student character, enabling them to face academic pressure with greater self-awareness, confidence, and emotional resilience.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kecemasan akademik siswa serta peran pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dalam menanggulangi kecemasan tersebut di SMA Negeri SMAK Samosir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru Pendidikan Agama Katolik dan sepuluh orang siswa yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan akademik siswa muncul dalam tiga aspek, yaitu afektif, fisiologis, dan kognitif. Pada aspek afektif, gejala yang paling dominan adalah rasa tidak percaya diri; pada aspek fisiologis ditandai dengan detak jantung yang cepat; dan pada aspek kognitif muncul dalam bentuk pikiran negatif. Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik memainkan peran signifikan dalam menanggulangi kecemasan akademik melalui materi “Suara Hati” yang menumbuhkan kesadaran moral serta materi “Aku Pribadi yang Unik” yang mendorong penerimaan diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Pendidikan Agama Katolik berkontribusi nyata dalam membentuk karakter siswa yang mampu menghadapi tekanan akademik dengan lebih reflektif, percaya diri, dan tangguh secara emosional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriliana, I. P. A. (2018). Tingkat kecemasan siswa SMK menghadapi ujian nasional berbasis komputer tahun 2018. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 37–45. https://doi.org/10.25273/counsellia.v8i1.2341

Ariyani, R. S. (2022). The relationship between anxiety and self-confidence in English language learning. Journal of English Education, 7(1), 28–35. https://doi.org/10.31327/jee.v7i1.1642

Bhoki, H. (2024). Pendampingan psikologi belajar anak buruh migran: Tinjauan pendidikan agama Katolik. CV. Ruang Tentor.

Debi, I. (2018). Identifikasi faktor penyebab kecemasan akademik pada siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Bantul. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 4(10), 629–635.

Gea, I. M. S., Sanosa, K., Bangun, R., & Ndraha, A. (2024). Menghadapi stres akademik: Solusi dari perspektif teologi Kristen untuk mahasiswa. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(3), 68–80. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v2i3.603

Ghaffar, Y. A., & Muryono, S. (2023). Efektivitas terapi shalat bahagia untuk meningkatkan self acceptance pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 403–410. https://doi.org/10.29210/1202323094

Herdayanti, H., Rachman, A., & Makaria, E. (2021). Efektivitas teknik cognitive restructuring untuk mengurangi kecemasan akademik pada siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Jurnal Pelayanan Bimbingan dan Konseling, 4(3), 223–234. http://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jpbk/article/view/3885

Husnullail, M., Risnita, R., Jailani, M. S., & Asbui, A. (2024). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam riset ilmiah. Journal Genta Mulia, 15, 1–23. https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/gm/article/view/1148

Irman, I. (2019). Pengelolaan kecemasan akademik siswa melalui pelatihan regulasi emosi. Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam, 6(2), 62–71. https://doi.org/10.15548/alqalb.v6i2.814

Jalal, N. M. (2020). Kecemasan siswa pada mata pelajaran matematika. J-PiMat: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 256–264. https://doi.org/10.31932/j-pimat.v2i2.886

Khofifah, I. (2024). Gambaran kecemasan dalam menghadapi sidang akhir kelulusan pada siswa SMA Swasta Iskandar Muda. Jurnal Psikologi Pendidikan, 2(2), 245–254. https://ojs.unimal.ac.id/index.php/jpt/index

Maulidani, M., Abdullah, A., & Nurjannah, N. (2023). Analisis hubungan komplikasi kehamilan dengan kejadian bayi berat lahir rendah di Indonesia (Analisis data sekunder survei demografi kesehatan Indonesia tahun 2017). Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 332–342. https://doi.org/10.25311/keskom.vol9.iss2.1359

Mendrofa, K. (2025). Spiritualitas iman Katolik sebagai fondasi resiliensi mahasiswa dalam kehidupan akademik. Jurnal Magistra, 3(3), 28–42. https://doi.org/10.62200/magistra.v3i3.220

Permana, H., Harahap, F., & Astuti, B. (2017). Hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan dalam menghadapi ujian pada siswa kelas IX di MTs Al Hikmah Brebes. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 13(2), 51–68. https://doi.org/10.14421/hisbah.2016.132-04

Ramadinah, N., Tastiara, T., Prameswari, D. R. P., Kalyca, A. N., & Dewi, R. S. (2025). Strategi dalam mengatasi tingkat kecemasan akademik siswa menjelang pelaksanaan ujian berbasis cognitive behavioral therapy (CBT). Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 3(2), 310–330. https://doi.org/10.61132/corona.v3i2.1318

Rijali, A. (2019). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Saragih, A., Sibagariang, S. A., & Simatupang, L. F. (2022). Hubungan antara kecemasan belajar dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas VIII. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 7068–7075. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3969

Sari, K. I. P., Muthoharoh, S., & Widiyawati, R. (2023). Kecemasan Akademik Mahasiswa Kebidanan; Literature Review. Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 2(3), 166-175. https://doi.org/10.56586/pipk.v2i3.265

Sanusi, A., Sulaiman, F., Andrysyah, A., Husna, A., & Rianda, S. (2019). The effect of implementation electronic performance management (MKE) on employee achievement of PT Indonesia Port I Belawan Branch. Proceedings of the International Conference, 471–473. https://doi.org/10.4108/eai.18-7-2019.2288639

Sembiring, M., & Sijabat, E. S. (2023). Peran guru pendidikan agama Katolik dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas XI IPA di SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan. HELPER: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 40(2), 55–76. https://doi.org/10.36456/helper.vol40.no2.a7569

Downloads

Published

2026-03-15

How to Cite

Sembiring, M., Simamora, P. ., & Situmorang, V. M. J. . (2026). PENANGGULANGAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK . SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(2), 464-473. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.9818

Issue

Section

Articles