PENGARUH EFIKASI DIRI DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP SIKAP ILMIAH IPA (SURVEI PADA SMP ISLAM SWASTA DI KOTA BEKASI)
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v4i3.3514Abstract
The purpose of this study was to determine the effect of Self-Efficacy and Creativity in students' learning on scientific attitudes in science. The research method used was the survey method (questionnaire) and the sample in this study was 83 students. The population and sample were analyzed using path analysis. The analysis of the research results tested included (1) there is a significant direct effect of self-efficacy on students' scientific attitudes in science. This is evidenced by t count = 4.034 < t table = 2.000. The self-efficacy variable contributes 16.08% to scientific attitudes in science. (2) There is a significant direct effect of students' learning creativity on students' scientific attitudes in science. This is evidenced by t count = 2.842 < t table = 2.000. The student's learning creativity variable contributes 6% to scientific attitudes in science. (3) There is a significant direct effect of self-efficacy on students' learning creativity. This is evidenced by t count = 2.842 < t table = 2.000. The magnitude of the direct influence of self-efficacy on students' learning creativity is 9.06%. (4) There is an insignificant indirect influence of self-efficacy on science scientific attitudes through students' learning creativity. This is evidenced by the t-value = 0.715 <t-table = 2.000 at a significance level of 0.05. The magnitude of the indirect influence is 0.54%. Thus, it can be concluded that the intervening variable (i.e. students' learning creativity) is not significantly affected by the science scientific attitudes of private Islamic junior high school students in the Bantargebang District of Bekasi City. The implication in this study is that by having good self-efficacy, not giving up easily, always wanting to try, it can foster enthusiasm, learning motivation and will directly affect students' learning creativity abilities so that it will improve their science scientific attitude abilities.
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Efikasi Diri dan Kreativitas belajar siswa terhadap sikap ilmiah IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey (angket) dan sampel dalam penelitian ini adalah 83 orang siswa Populasi dan sampel dianalisis dengan menggunakan analisis jalur. Analisis hasil penelitian yang diuji meliputi (1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan efikasi diri terhadap sikap ilmiah IPA siswa.Hal tersebut dibuktikan dengan thitung = 4,034 < ttabel = 2,000. Variabel efikasi diri memberikan kontribusi sebesar 16,08% terhadap sikap ilmiah IPA. (2) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan kreativitas belajar siswa terhadap sikap ilmiah IPA siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan thitung = 2,842 < ttabel = 2,000. Variabel kreativitas belajar siswa memberikan kontribusi sebesar 6% terhadap sikap ilmiah IPA. (3) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan efikasi diri terhadap kreativitas belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan thitung = 2,842 < ttabel = 2,000. Besarnya pengaruh langsung efikasi diri terhadap kreativitas belajar siswa adalah 9,06%. (4) Terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan efikasi diri terhadap sikap ilmiah IPA melalui kreativitas belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai thitung = 0,715 < ttabel = 2,000 pada taraf signifikan 0,05. Besarnya pengaruh tidak langsung adalah sebesar 0,54%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel intervening (yaitu kreativitas belajar siswa) tidak terpengaruh secara signifikan terhadap sikap ilmiah IPA siswa SMP Islam swasta di wilayah Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi. Implikasi dalam penelitian ini adalah dengan memiliki efikasi diri yang baik, tidak mudah menyerah, selalu ingin mencoba, dapat menumbuhkan semangat, motivasi belajar dan secara langsung akan mempengaruhi kemampuan kreativitas belajar siswa sehingga akan meningkatkan kemampuan sikap ilmiah IPA.
Downloads
References
Alwisol. (2009). Psikologi kepribadian (Edisi revisi). Malang: UMM Press.
Anni, C. T. (2004). Psikologi belajar. Semarang: Unnes Press.
Bandura, A. (2002). Self-efficacy assessment. In R. Fernandez-Ballesteros (Ed.), Encyclopedia of psychological assessment (Vol. 2, pp. 848–853). London: Sage Publications.
Baron, R. A., & Byrne, D. (2004). Psikologi sosial (Jilid 1). Jakarta: Erlangga.
DePorter, B., & Hernacki, M. (2006). Quantum learning: Membiasakan belajar nyaman & menyenangkan. Bandung: PT Mizah Pustaka.
Hidayatullah, F. (2009). Guru sejati: Membangun insan berkarakter kuat dan cerdas. Surakarta: Yuma Pustaka.
Iskandar, S. M. (2001). Pendidikan ilmu pengetahuan alam. Bandung: CV Maulana.
Sarwono, J. (2006). Metode penelitian kuantitatif & kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Luthans, F. (2008). Organizational behavior. New York: McGraw-Hill.
Luthans, F. (2011). Organizational behavior: An evidence-based approach. New York: McGraw-Hill.
Maslichah, A. (2006). Penerapan pendekatan sains teknologi masyarakat dalam pembelajaran sains di sekolah dasar. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Beyerlein, M. M. (2006). Innovation through collaboration. USA: JAI Press.
Munandar, U. (2004). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahmawati, Y., & Kurniati, E. (2010). Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia taman kanak-kanak. Jakarta: Kencana.
Robbins, S., & Coulter, M. (2007). Manajemen (Edisi kedelapan). Jakarta: PT Indeks.
Pressman, R. S. (2002). Rekayasa perangkat lunak: Pendekatan praktisi (Buku satu). Yogyakarta: ANDI.
Karim, S. A. (2005). KBK dan implementasinya pada buku pelajaran. Buletin Pusat Perbukuan Depdiknas, 11.
Samani, M., & Hariyanto. (2011). Konsep dan model pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Santrock, J. W. (2002). Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga.
Santrock, J. W. (2008). Perkembangan anak (Jilid 1). Jakarta: Erlangga.
Slameto. (2003). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana. (1996). Teknik analisis regresi dan korelasi. Bandung: Tarsito.
Sudjana. (2005). Metode statistika (Edisi ke-6). Bandung: Tarsito.
Sudrajat, A. (2008). Pengertian pendekatan, strategi, metode, teknik, dan model pembelajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono. (2009). Metode penelitian bisnis: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supardi. (2012). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Supardi. (2013). Aplikasi statistika dalam penelitian. Jakarta: PT Change Publication.
Trianto. (2010). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Zamroni. (2000). Paradigma pendidikan masa depan. Yogyakarta: Bigraf Publishing.
Zulkarnain. (2002). Kreativitas dan kontrol diri. Yogyakarta: Ilmu Cendekia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














