PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 MUARA BADAK

Authors

  • Wingkolatin Wingkolatin Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Alim Salamah Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Moh. Bahzar Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman
  • Novita Majid Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v7i1.16359

Abstract

Differentiated instruction represents a pedagogical framework designed to accommodate students' diverse learning profiles, readiness levels, and personal interests in secondary education. This study aims to analyze the implementation of differentiated instruction in Pancasila and Civic Education (PPKn) and to describe the observed tendencies in students' learning activities and conceptual learning outcomes at SMA Negeri 1 Muara Badak. A descriptive qualitative design was employed, utilizing in-depth semi-structured interviews, non-participant classroom observations evaluated on a 1–4 rating scale, and instructional documentation. Informants were selected through purposive sampling, consisting of the school principal, the civic education teacher, and student representatives to ensure multi-perspective data triangulation. The findings reveal that the teacher consistently implemented all instructional differentiation components with a score of 4, comprising diagnostic assessments, flexible grouping, and systematic differentiation of content, process, and product. Regarding learning activities, collaborative, communicative, and participatory behaviors performed optimally with a score of 4, whereas learner autonomy and task completion scored 3 due to the continuous need for instructional scaffolding. Furthermore, observed learning outcomes indicated positive conceptual understanding tendencies without asserting causal gains due to the qualitative nature of the research.

ABSTRAK

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan pedagogis yang dirancang untuk merespons keberagaman profil belajar, kesiapan, dan minat siswa pada jenjang sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) serta mendeskripsikan kecenderungan kualitas aktivitas dan hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Muara Badak. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif menggunakan skala peringkat 1–4, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposif yang mencakup kepala sekolah, guru PPKn, dan perwakilan siswa guna mencapai triangulasi data multi-perspektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan seluruh tahapan diferensiasi secara konsisten dengan skor 4, mencakup asesmen diagnostik, pengelompokan fleksibel, serta diferensiasi konten, proses, dan produk. Pada dimensi aktivitas belajar, aspek komunikasi, kerja sama, dan partisipasi teramati sangat optimal dengan skor 4, sedangkan kemandirian dan penyelesaian tugas memperoleh skor 3 karena siswa masih memerlukan bimbingan bertahap (scaffolding). Sementara itu, indikator hasil belajar menunjukkan kecenderungan pemahaman konseptual yang positif tanpa adanya klaim peningkatan kausal akibat keterbatasan desain kualitatif.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alvinda, M. B., Iswahyudi, D., & Yulianti, Y. (2026). Analisis penerapan deep learning pada Kurikulum Merdeka di kelas 5 SDK Sang Timur Pasuruan. Elementary: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(1), 185–195. https://doi.org/10.51878/elementary.v6i1.8992

Ana, A. N. F., Safrizal, S., & Sunarti, S. (2023). Analisis kesulitan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Mubtadi: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 4(2), 96–110. https://doi.org/10.19105/mubtadi.v4i2.8043

Anggareni, P., Kusumah, Y. S., Dahlan, J. A., Fatimah, S., Natalia, S., Cahdriyana, R. A., & Lesmana, H. (2026). MathDifi: A differentiated interactive learning application to optimize students’ creative thinking skills on integer concepts. European Journal of STEM Education, 11(1), Article 30. https://doi.org/10.20897/ejsteme/18595

Arab, S., & Özerba?, D. H. S. (2026). Experiential impacts of technology on differentiated learning in international diploma programmes: A phenomenological study from teachers’ perspectives. SDU International Journal of Educational Studies, 13(1). https://doi.org/10.33710/sduijes.1768103

Asriadi, M. A., Hadi, S., Istiyono, E., & Retnawati, H. (2023). Does differentiated instruction affect learning outcome? Systematic review and meta-analysis. Journal of Pedagogical Research, 7(5), 18–33. https://doi.org/10.33902/jpr.202322021

Aulia, A., Romlah, R., & Fitriani, F. (2026). Pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMA. Secondary: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(2), 756–766. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.10496

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (ed. ke-4). SAGE Publications.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01

Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam Program Guru Penggerak pada Modul 2.1. Jurnal Basicedu, 6(2), 2846–2853. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2504

Fitriyah, F., & Turmudzi, I. (2025). Integration of Google Sites in Merdeka Curriculum: Differentiated learning solutions in elementary school. Journal of Educational Research and Practice, 3(2), 167–181. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i2.370

Haelermans, C. (2022). The effects of group differentiation by students' learning strategies. Instructional Science, 50(2), 223–250. https://doi.org/10.1007/s11251-021-09575-0

Kahmann, R., Droop, M., & Lazonder, A. W. (2022). Meta-analysis of professional development programs in differentiated instruction. International Journal of Educational Research, 116, Article 102072. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2022.102072

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pada Kurikulum Merdeka. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Kristiani, H., Susanti, E. I., Purnamasari, N., Purba, M., Saad, M. Y., & Anggaeni. (2021). Model pengembangan pembelajaran berdiferensiasi (differentiated instruction) pada kurikulum fleksibel sebagai wujud Merdeka Belajar di SMPN 20 Tangerang Selatan. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Balitbang dan Perbukuan, Kemendikbudristek.

Kusasi, M. A. Z., Hanifah, & Elfiza, R. (2024). The practice and challenges of differentiated instruction implementation: A case study at SMP Islam de Green Camp. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(2), 188–204. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i2.5145

Lisnawati, L., Kuntari, S., & Hardiansyah, M. A. (2023). Peran guru dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk menumbuhkan minat belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. As-Sabiqun, 5(6), 1677–1693. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v5i6.4086

Magableh, I. S., & Abdullah, A. (2022). Differentiated instruction effectiveness on the secondary stage students' reading comprehension proficiency level in Jordan. International Journal of Evaluation and Research in Education, 11(1), 24–33. https://doi.org/10.11591/ijere.v11i1.21971

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (ed. ke-3). SAGE Publications.

Mirawati, I. G. A., Suwastini, N. K. A., Haryanti, N. D., & Jayantini, I. G. A. S. R. (2022). Differentiated instructions: Relevant studies on its implementation. PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya, 17(1), 11–21. https://doi.org/10.23887/prasi.v17i1.44229

Murdjoko, M., Aslamiah, A., Cinantya, C., & Kamsiah, K. (2025). Madrasah dan pembelajaran berdiferensiasi: Peran dan strategi pemberdayaan guru madrasah dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada madrasah ibtidaiyah swasta. Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana, 27(1), 39–48. https://doi.org/10.37303/likhitaprajna.v27i1.361

Muthmainnah, A., Falasifah, F., Yadi, N., & Halimah, L. (2025). Strategi peningkatan kompetensi guru di era digital untuk sekolah dasar. Jurnal Wahana Pendidikan, 12(1), 229–238. https://doi.org/10.25157/jwp.v12i1.16817

Nautiyal, V. V., Salvador, E. E. P., Braña, X. R. O., Shastri, R., Singh, V., Tyagi, A., Vidhani, B., & Prasad, V. (2025). Enhancing high school students’ understanding and attitude towards quantum mechanics through discipline-culture framework and cognitive apprenticeship. EPJ Quantum Technology, 12(1), Article 20. https://doi.org/10.1140/epjqt/s40507-025-00407-5

Nugroho, R. Y., Wahidmurni, W., & Wahyuni, E. N. (2025). Pengaruh penggunaan aplikasi Kahoot! untuk meningkatkan retensi materi Al-Qur’an dan hadits serta hasil belajar siswa di SMP Negeri 6 Singosari Malang. Fondatia, 9(3), 598–619. https://doi.org/10.36088/fondatia.v9i3.5844

Safarati, N., & Zuhra, F. (2023). Literature review: Pembelajaran berdiferensiasi di sekolah menengah. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(1), 33–37.

Salmah, Y. (2026). Teamwork dan Merdeka Belajar: Berbasis praktik di MA Raudlatul Firdaus. Secondary: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(2), 729–742. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.10179

Setyawan, A. (2023). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi siswa kelas IVB SD Kristen 3 Eben Haezer Salatiga. Joyful Learning Journal, 12(1), 12–16. https://doi.org/10.15294/jlj.v12i1.67915

Setyowati, E. (2026). Pengaruh persepsi pada pembelajaran Aswaja dan lingkungan sekolah terhadap amaliah ibadah bagi peserta didik di MTs. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 2108–2118. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11670

Sulistyosari, Y., Karwur, H. M., & Sultan, H. (2022). Penerapan pembelajaran IPS berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Belajar. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 7(2), 66–75. https://doi.org/10.15294/harmony.v7i2.62114

Susanti, D. M., Harjito, & Maryanto. (2026). Pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka: Analisis kompetensi pedagogik guru sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 15, 625–636. https://doi.org/10.58230/27454312.3864

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (ed. ke-3). ASCD.

Tundreng, S., Yawan, H., & Marhamah, M. (2025). Implementing differentiated instruction in Indonesian secondary schools: Opportunities and challenges from language teachers. English Review: Journal of English Education, 13(1), 93–106. https://doi.org/10.25134/erjee.v13i1.10741

Wong, Z. Y., & Liem, G. A. D. (2022). Student engagement: Current state of the construct, conceptual refinement, and future research directions. Educational Psychology Review, 34(1), 107–138. https://doi.org/10.1007/s10648-021-09628-3

Downloads

Published

2026-11-02

How to Cite

Wingkolatin, W., Salamah, A., Bahzar, M., & Majid, N. (2026). PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 MUARA BADAK . SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 7(1), 20–32. https://doi.org/10.51878/secondary.v7i1.16359

Issue

Section

Articles