PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL MENGGUNAKAN TEKNIK LAYANAN INFORMASI TERHADAP PEMBENTUKAN KEJUJURAN PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 IDANOGAWO
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.15476Abstract
This study was motivated by the persistence of dishonest behavior among students, including cheating, copying others’ work, and providing information that does not reflect the facts. It aimed to examine the effect of classical guidance services using honesty-related information services on students’ honesty at SMA Negeri 1 Idanogawo. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a Non-equivalent Control Group Design. The sample consisted of 63 students, comprising 30 students from class X-2 as the experimental group and 33 students from class X-1 as the control group, selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and observations and analyzed with SPSS version 25. The results showed that the mean honesty score in the experimental group increased from 59.93 to 78.80, whereas the control group’s score increased from 58.58 to 59.79. The Independent Samples t-Test yielded t = −15.172, df = 60.074, and p < 0.001. These findings indicate that classical guidance services delivered through information services had a significant effect on students’ honesty. The results support the planned implementation of information services as an approach to strengthening students’ honesty and character development in school settings.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku tidak jujur pada peserta didik, seperti menyontek, menyalin pekerjaan orang lain, dan menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh layanan bimbingan klasikal dengan materi kejujuran melalui layanan informasi terhadap kejujuran peserta didik di SMA Negeri 1 Idanogawo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 63 peserta didik, terdiri atas 30 peserta didik kelas X-2 sebagai kelompok eksperimen dan 33 peserta didik kelas X-1 sebagai kelompok kontrol yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kejujuran kelompok eksperimen meningkat dari 59,93 menjadi 78,80, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 58,58 menjadi 59,79. Hasil Independent Samples t-Test menunjukkan nilai t = −15,172, df = 60,074, dan p < 0,001. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal melalui layanan informasi berpengaruh signifikan terhadap kejujuran peserta didik. Temuan ini mendukung penerapan layanan informasi secara terencana sebagai upaya penguatan karakter kejujuran di sekolah.
Downloads
References
Abdurrahman, F., Suhaili, N., Firman, F., & Sukma, D. (2024). Enhancing students’ self-confidence via guided inquiry and information services intervention. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 13(1), 77–90. https://doi.org/10.12928/jehcp.v13i1.28219
Cahyani, L., Wahyuni, E., & Marjo, H. K. (2024). Gambaran resiliensi akademik siswa SMA dan implikasinya terhadap intervensi bimbingan dan konseling. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 729–739. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.7006
Fadila, S. A. P. (2022). Students’ perception on academic dishonesty in a senior high school. Journal of English and Education (JEE), 8(1), 30–36. https://doi.org/10.20885/jee.v8i1.23293
Fatihah, R. M., & Edmawati, M. D. (2025). The effectiveness of group counseling with behavioral contract technique to reduce online game addiction of students at SMA Negeri 1 Wuryantoro. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 6(2), 92–104. https://doi.org/10.19105/ec.v6i2.20479
Hasanah, H. (2024). Penerapan gaya belajar melalui layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa di SMPIT Assyifa Boardingschool. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 8(2), 88–95. https://doi.org/10.22460/quanta.v8i2.4699
Latifa, V. W. (2022). Pengaruh layanan bimbingan klasikal dengan media audio visual terhadap pemahaman tentang body shaming pada siswa kelas VIII SMPN 41 Semarang. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(1), 72–82. https://doi.org/10.31316/gcouns.v7i01.4374
Lickona, T. (2016). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Mulyani, M. (2025). Enhancing academic motivation and career awareness: A digital TPB-based counseling intervention for high school students. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(3), 106–113. https://doi.org/10.29210/1169900
Najmudin, M. I., Musslifah, A. R., & Purnomosidi, F. (2026). Counseling intervention and anti-corruption character development: Evidence from secondary school students in Indonesia. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(4), 3853–3865. https://doi.org/10.31316/g-couns.v10i04.9482
Nasution, A., & Siregar, A. (2024). Efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik assertive training untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa MTsN 1 Medan. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 1653–1664. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.6148
Nikmarijal, N., & Ahmad, B. (2023). Efektivitas layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan pemahaman pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 11(4), 361–368. https://doi.org/10.29210/1111700
Prayitno, & Amti, E. (2015). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.
Putri, T. B., Atmoko, A., & Flurentin, E. (2025). Efektivitas bimbingan klasikal menggunakan media Powtoon untuk meningkatkan pemahaman diri siswa SMP. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(7), 9. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i7.2025.9
Sembiring, A. A. L. B., & Syarqawi, A. (2023). Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan sikap jujur siswa di SMA N 4 Tebing Tinggi. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, 6(2), 102–111. https://doi.org/10.30596/bibliocouns.v6i2.15120
Silviana, D., Gading, I. K., & Dwiarwati, K. A. (2022). Inovasi perangkat layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan sikap jujur pada siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(1), 105–116. https://semnas-fmipa.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_bk/article/view/1214
Sukardi, D. K. (2015). Proses bimbingan dan konseling di sekolah. Rineka Cipta.
Sunawan, S., Sutoyo, A., Nugroho, I. S., & Susilawati, S. (2023). Prediction of moral disengagement and incivility against the honesty of junior high school students. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 5(1), 20–29. https://doi.org/10.51214/bocp.v5i1.424
Suryanto, S., Hermatasiyah, N., & Setiyadi, D. (2024). Pemahaman konsep kesehatan jiwa menurut Hamka dengan layanan bimbingan klasikal pada SMA Daarul Qur’an. JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 9(1), 34–45. https://doi.org/10.26737/jbki.v9i1.5364
Tohirin. (2015). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah (berbasis integrasi). Rajawali Pers.
Usna, N., & Siregar, A. (2023). Efektivitas layanan informasi dengan media audio visual dalam meningkatkan pemahaman integritas akademik siswa. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(3), 576–586. https://doi.org/10.31316/g-couns.v7i03.4895
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















