PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP PENINGKATAN TANGGUNG JAWAB BELAJAR PESERTA DIDIK DI UPTD SMP NEGERI 3 MANDREHE UTARA
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.15393Abstract
This study was motivated by the low level of students' learning responsibility, such as late assignment completion and poor discipline, with the research problem of whether classical guidance services using the role-playing technique influence the improvement of students' learning responsibility at UPTD SMP Negeri 3 Mandrehe Utara. This study aimed to determine the influence of the service on improving students' learning responsibility. The study used a quantitative pre-experimental approach with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 31 eighth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using a learning-responsibility scale questionnaire, observation, and documentation study, then analyzed using the Paired Sample T-Test, simple linear regression, and coefficient of determination test with IBM SPSS Statistics version 25. The results showed that students' mean learning-responsibility scores increased from 48.032 in the pretest to 60.129 in the posttest, an increase of 12.097 points, with all 31 respondents (100%) showing improved scores. The hypothesis test yielded a t-value of -19.986 with df 30 and a significance value of ,000 (< 0.05), so H₀ was rejected and Ha accepted. Simple linear regression produced a coefficient of ,804, while the coefficient of determination showed an R Square of ,764 or 76.4%, meaning the service contributed 76.4% to the improvement of students' learning responsibility. It can be concluded that classical guidance services using the role-playing technique significantly influence the improvement of students' learning responsibility and can be used as an alternative strategy for guidance and counseling teachers in designing more varied programs.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tanggung jawab belajar peserta didik, seperti keterlambatan menyelesaikan tugas dan kurangnya kedisiplinan, dengan rumusan masalah apakah terdapat pengaruh layanan bimbingan klasikal dengan teknik role playing terhadap peningkatan tanggung jawab belajar peserta didik di UPTD SMP Negeri 3 Mandrehe Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan tersebut terhadap peningkatan tanggung jawab belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis praeksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 31 peserta didik kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala tanggung jawab belajar, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test, regresi linear sederhana, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata tanggung jawab belajar peserta didik meningkat dari 48,032 pada saat pretest menjadi 60,129 pada saat posttest, atau meningkat sebesar 12,097 poin, dengan seluruh 31 responden (100%) mengalami peningkatan skor. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai t hitung sebesar -19,986 dengan df 30 dan signifikansi sebesar ,000 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima. Uji regresi linear sederhana menghasilkan koefisien regresi sebesar ,804, sedangkan uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar ,764 atau 76,4%, yang berarti layanan tersebut memberikan kontribusi pengaruh sebesar 76,4% terhadap peningkatan tanggung jawab belajar peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan klasikal dengan teknik role playing berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tanggung jawab belajar peserta didik dan dapat dijadikan alternatif strategi bagi guru bimbingan dan konseling dalam merancang program layanan yang lebih variatif.
Downloads
References
Andriani, T. P., Rahayu, D. W., Hidayat, M. T., & Ghufron, S. (2024). Kultur sekolah dalam membangun karakter disiplin dan tanggung jawab siswa. Indonesian Research Journal on Education, 4(3). https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.748
Asmara, T. (2021). Meningkatan tanggung jawab belajar melalui layanan bimbingan kelompok teknik self management. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(1), 97–105. https://doi.org/10.24176/jpp.v4i1.6471
Baharuddin, Z., Aryani, F., & Saman, A. (2024). Pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik role play terhadap peningkatan self-efficacy dalam belajar siswa. KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya, 5(2), 61–68. https://doi.org/10.31960/konseling.v5i2.2238
Chumdari, C., Atmojo, I. R. W., Matsuri, M., Adi, F. P., Ardiansyah, R., & Saputri, D. Y. (2024). Analisis tingkat self-regulated learning peserta didik di Sekolah Dasar Indonesia Bangkok. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 142–147. https://doi.org/10.20961/jpd.v12i2.94880
Damayati, N., Idris, M., Oktasari, M., Monanisa, M., & Nuranisa, N. (2022). Mengembangkan karakter tanggung jawab siswa melalui metode pemberian tugas mata pelajaran IPS (geografi) kelas VII SMP Negeri 2 Penukal. Jurnal Swarnabhumi: Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi, 7(1), 10–16. https://doi.org/10.31851/swarnabhumi.v7i1.5933
Fadillah, A., & Karyanti. (2022). Hubungan karakter tanggung jawab dengan hasil belajar peserta didik di sekolah menengah pertama. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 7(1), 12–20. https://doi.org/10.26737/jbki.v7i1.2875
Farhani, A. R., Suranata, K., & Gading, I. K. (2021). Kelayakan konseling behavioral dengan teknik modeling berbasis website LSM Schoology untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa SMA. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 6, 164–173. https://jurnal.iicet.org/index.php/schoulid/article/view/967
Firzanunnajik, M., & Afif, N. (2023). Hubungan antara tanggung jawab terhadap tugas (task commitment) dan disiplin belajar dengan hasil belajar mahasiswa. Masaliq, 3(2), 190–206. https://doi.org/10.58578/masaliq.v3i2
Harefa, T. E., Damanik, H. R., Lase, F., & Lase, J. F.-era. (2026). Pengaruh bimbingan klasikal melalui teknik role playing terhadap peningkatan tanggung jawab siswa di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(4), 2997–3010. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.15168
Hasibuan, R., & Prayoga, A. (2022). Efektivitas teknik bermain peran dalam bimbingan kelompok terhadap tanggung jawab belajar siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(1), 34–41. https://doi.org/10.29210/147800
Hidayanti, D., Azizah, N. N., & Murtadlo, G. (2023). Peran guru bimbingan konseling dalam menumbuhkan karakter tanggung jawab belajar di SMK Muhammadiyah 1 Metro. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 2(6), 22–35. https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/176
Hidayat, D. R., & Herdi. (2021). Bimbingan klasikal berbasis teknik aktif partisipatif sebagai strategi peningkatan karakter peserta didik. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(1), 1–10. https://doi.org/10.23887/jibk.v12i1
Lickona, T. (2016). Educating for character: Mendidik untuk membentuk karakter (terjemahan). Bumi Aksara.
Löfstrand, P., & Zakrisson, I. (2025). Exploring the impact of role-playing exercises on cognitive and emotional processes: A social- and educational psychological perspective. Frontiers in Psychology, 16, Article 1645213. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1645213
Mulia, F. D., Rahman, K. A., & Rahmayanty, D. (2023). Pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik role playing terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 9(1), 69–76. https://doi.org/10.31602/jbkr.v9i1.11586
Pratama, Y. A., & Saputra, W. N. E. (2023). Pengembangan skenario role playing berbasis konteks budaya lokal dalam layanan bimbingan klasikal. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 8(1), 1–12. https://journal2.um.ac.id/index.php/jkbk/issue/archive
Prayogo, A. S., & Prasetiawan, H. (2022). Upaya meningkatkan tanggung jawab belajar peserta didik melalui layanan konseling kelompok dengan pendekatan realita di kelas XI MIPA 1 SMAN 1 Manyaran tahun pelajaran 2021/2022. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 176–184. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2852093
Safitri, A., & Hasgimianti, H. (2021). Implementasi teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan, 2(1), 36–42. https://doi.org/10.24014/japkp.v2i1.12448
Septiani, D., Madira, J., Utami, D. K., Cahyani, B., & Dewi, R. S. (2025). Efektivitas teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok untuk pengembangan sosial dan emosional peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 3(2), 375–384. https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i2.3207
Setiani, N. K. D., Gading, K., & Sedanayasa, G. (2023). Pengembangan perangkat layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Bimbingan Konseling Undiksha, 9(2), 676–682. https://www.researchgate.net/publication/373858520
Tinajero, C., Mayo, M. E., Villar, E., & Martínez-López, Z. (2024). Classic and modern models of self-regulated learning: Integrative and componential analysis. Frontiers in Psychology, 15, Article 1307574. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1307574
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.
Wibowo, A. (2016). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















