LEBIH DARI SEKADAR MENGHAFAL: PERAN PROGRAM TAHFIDZ DALAM PEMBENTUKAN STABILITAS EMOSI SISWA DI SMP AL-QUR'AN AN-NAWAWIY

Authors

  • Bella Ferlyna Universitas Islam Majapahit
  • Saifuddin Saifuddin Universitas Islam Majapahit
  • Muhammad Ali Rohmad Universitas Islam Majapahit

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14990

Abstract

ABSTRACT

The development of students’ emotional stability is an important need during adolescence, particularly in educational settings that integrate learning with religious habituation. This study aims to describe the implementation of the tahfidz program, analyze its role in developing students’ emotional stability, and identify the supporting and inhibiting factors in its implementation at SMP Al-Qur’an An-Nawawiy. The study employed a qualitative approach with a case study design involving teachers and students as participants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed through data condensation, data presentation, and conclusion drawing, with data validity examined through source and technique triangulation. The findings indicate that the tahfidz program was implemented routinely and systematically through tahfidz, murojaah, tahsin, memorization submission, and other Qur’anic supporting activities. This habituation was associated with a tendency among students to become calmer and more patient, regulate their emotional responses, and exercise greater caution in determining their behavior. However, the program remained more focused on technical aspects, such as tajwid, makharijul huruf, and memorization, than on understanding the meanings of the verses. A religious environment, teacher role modeling, regular activities, and student motivation supported the program, while differences in ability, memorization target pressure, varied motivation, and influences from the external environment constituted obstacles. Thus, the tahfidz program contributes to supporting students’ emotional stability through consistent religious habituation.

ABSTRAK

Pembentukan stabilitas emosi siswa menjadi kebutuhan penting pada masa remaja, terutama dalam lingkungan pendidikan yang memadukan pembelajaran dengan pembiasaan keagamaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program tahfidz, menganalisis perannya dalam pembentukan stabilitas emosi siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SMP Al-Qur’an An-Nawawiy. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain case study yang melibatkan guru dan siswa sebagai partisipan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pemeriksaan keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz dilaksanakan secara rutin dan terstruktur melalui kegiatan tahfidz, murojaah, tahsin, setoran hafalan, dan kegiatan pendukung Al-Qur’an lainnya. Pembiasaan tersebut berkaitan dengan kecenderungan siswa lebih tenang, sabar, mampu mengendalikan respons emosional, dan lebih berhati-hati dalam menentukan perilaku. Pelaksanaan program masih lebih menekankan aspek teknis, seperti tajwid, makharijul huruf, dan hafalan, dibandingkan pemahaman makna ayat. Lingkungan religius, keteladanan guru, keteraturan kegiatan, dan motivasi siswa mendukung program, sedangkan perbedaan kemampuan, tekanan target hafalan, motivasi yang beragam, dan pengaruh lingkungan luar menjadi hambatan. Dengan demikian, program tahfidz berperan dalam mendukung stabilitas emosi melalui pembiasaan religius yang konsisten.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Husain, M. S. (2025). A systematic survey of the relationship between Quranic engagement and spiritual well-being of the youth. Journal of Creative Writing (ISSN-2410-6259), 9(4), 63–78. https://jocw.ittc.edu.bd/index.php/jocw/article/view/233

Candrika, C., Ulum, M. S., & Maryati, D. S. (2026). Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam membentuk self-control siswa terhadap dampak negatif media sosial. Tarbiya Islamica, 14(01), 15–26. https://doi.org/10.37567/ti.v14i01.5040

Che Wan Mohd Rozali, W. N. A., Ishak, I., Mat Ludin, A. F., Ibrahim, F. W., Abd Warif, N. M., & Che Roos, N. A. (2022). The impact of listening to, reciting, or memorizing the Quran on physical and mental health of Muslims: Evidence from systematic review. International Journal of Public Health, 67, Article 1604998. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9470760/

Darojat, A. A., & Martani, W. (2023). Stress akademik sebagai mediator hubungan antara regulasi emosi dan problematic internet use pada siswa SMP. Acta Psychologia, 4(1), 48–56. https://doi.org/10.21831/ap.v4i1.60610

Deslinda, G. (2025). Tahfidz Qur’an dan kecerdasan emosional: Peran regulasi diri dalam menggapai hidayah. Penerbit Tahta Media. https://tahtamedia.co.id/issj/article/view/1288

Dzulfikri, M. I., & Affandi, G. R. (2023). The relationship between emotion regulation and academic stress in madrasah aliyah students in Sidoarjo: Hubungan antara regulasi emosi dengan stres akademik pada siswa madrasah aliyah di Sidoarjo. Psikologia: Jurnal Psikologi, 8(2), 10–21070. https://doi.org/10.21070/psikologia.v10i0.1711

Garini, N. A., Rahman, K. A., & Zulfikar, M. (2025). Pengaruh kelekatan aman orang tua terhadap regulasi emosi siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Kota Jambi. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 11(1), 202–207. https://doi.org/10.31602/jmbkan.v10i3.16413

Hakim, A. N., Chusniatun, C., & Shohib, M. W. (2025). The role of Qur'an memorization in enhancing emotional and spiritual intelligence. ISEEDU: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices, 9(1), 156–167. https://journals2.ums.ac.id/iseedu/article/view/13634

Haslinda, K. N., Kusumaningrum, N. E. S. A., Pramudita, N. A., & Surayanah. (2026). Stabilitas emosi siswa SMK Negeri 3 Kota Blitar jurusan tata busana dalam menentukan karier. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(3), 8576–8584. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/6851

Jariyah, A., Keke, A., & Hayon, M. B. (2025). Perkembangan permasalahan dan kenakalan remaja. Journal BIOnatural, 12(2), 37–38. https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/bio/article/view/1607

Nashori, F., Subandi, S., Aziz, R., Diana, R. R., & Saputri, L. I. I. D. (2024). Forgiveness as a mediator of neuroticism and subjective well-being among university students in Yogyakarta, Indonesia. Unisia, 42(1), 87–112. https://doi.org/10.20885/unisia.vol42.iss1.art4

Nugroho, N. A. R. (2025). Kecerdasan emosi: Pengendalian reaksi konstruktif. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(2), 340–346. https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/12154

Nurhayati, S., Hermawan, I., & Farida, N. A. (2023). Meningkatkan karakter Islami siswa melalui program tahfidz Qur'an di lembaga pendidikan. Hijri, 12(1), 64–70. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/hijri/article/view/16590

Rahmi, A. S., Hariko, R., Nurfarhanah, & Febriani, R. D. (2025). Regulasi emosi sebagai faktor protektif dari stres akademik pada siswa. Journal of Authentic Research, 4(Special Issue), 945–955. https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/article/view/3410

Risnawati, R., Kurahman, O. T., Tarsono, & Rusmana, D. (2025). Internalisasi nilai Al-Qur‘an sebagai sumber pendidikan Islam dalam meningkatkan karakter spiritual siswa. Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel), 11(2), 1–13. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JAWARA/article/view/36508

Rusmani, R., Madeni, S., & Miboy, A. (2026). Pelaksanaan program tahfidz di Pesantren Diniyyah Puteri Padang Panjang: Studi kualitatif. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 3(1). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5864602

Sany, A. (2026). Peran dukungan orang tua terhadap regulasi emosi pada remaja penghafal Al-Qur’an. ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling, 7(1), 43–50. https://doi.org/10.21154/rosyada.v7i1.12191

Sengkey, M. M., Sinaulan, N. L., Manggo, L. A., Mokoginta, N. E., & Poluakan, C. N. (2025). Dampak ketidakhadiran ayah terhadap perkembangan emosi remaja: Tinjauan literatur: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4949–4952. https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1166

Sinta, D., Fahrudin, F., Faqihuddin, A., & Nurhuda, A. (2024). Membentuk karakter siswa melalui program-program sekolah: Studi kasus di SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 21(01), 428–448. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v21i01.854

Siregar, Y. (2025). Peran Al-Qur’an dalam pembentukan kecerdasan emosional peserta didik. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 665–673. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2064

Tamamah, N., & Fitasari, N. L. (2025). Internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari siswa kelas 7: Studi di lingkungan SMAIT Al-Amri Leces Probolinggo. SUKIJO CiRCLE: Journal of Contemporary Islamic Education Studies, 1(1), 143–156. https://ejournal.bamala.org/index.php/sukijo/article/view/376

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Ferlyna, B., Saifuddin, S., & Rohmad, M. A. (2026). LEBIH DARI SEKADAR MENGHAFAL: PERAN PROGRAM TAHFIDZ DALAM PEMBENTUKAN STABILITAS EMOSI SISWA DI SMP AL-QUR’AN AN-NAWAWIY. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(4), 3070–3083. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14990

Issue

Section

Articles