KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERINTEGRASI PENDEKATAN SETS PADA MATERI STATISTIKA
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14800Abstract
ABSTRACT
Mathematical problem-solving ability is an essential competency that needs to be developed in mathematics education, particularly in statistics, where students are required to understand data, determine appropriate solution strategies, perform calculations, and interpret results within real-life contexts. However, this ability has not developed equally among students with different levels of mathematical competence. This study aimed to describe the mathematical problem-solving ability of eighth-grade students at SMP NU Simo through Problem-Based Learning (PBL) integrated with the Science, Environment, Technology, and Society (SETS) approach in statistics learning. This study employed a descriptive qualitative approach involving six students purposively selected based on pre-test results to represent high-, medium-, and low-ability categories. Data were collected through SETS-contextualized essay tests and interviews, then analyzed using Polya’s four stages of problem solving through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that high-ability students were able to complete all four stages systematically and independently, while medium-ability students successfully completed the first three stages but were not yet consistent in reviewing their solutions. In contrast, low-ability students experienced difficulties beginning at the problem-understanding stage and required scaffolding during the solution process. The integration of PBL and SETS provided more meaningful statistical learning contexts and revealed distinct characteristics of mathematical problem solving across different levels of student ability.
ABSTRAK
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika yang menuntut siswa memahami data, menentukan strategi penyelesaian, melakukan perhitungan, dan menafsirkan hasil dalam konteks nyata. Namun, kemampuan tersebut belum berkembang secara merata pada siswa dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP NU Simo dalam pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan pendekatan Science, Environment, Technology, and Society (SETS) pada materi statistika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan enam siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil pre-test untuk mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes uraian berbasis konteks SETS dan wawancara, kemudian dianalisis berdasarkan empat tahap pemecahan masalah Polya melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi keempat tahap secara sistematis dan mandiri, siswa berkemampuan sedang mampu melalui tiga tahap awal tetapi belum konsisten dalam meninjau kembali hasil, sedangkan siswa berkemampuan rendah mengalami hambatan sejak memahami masalah dan memerlukan scaffolding dalam penyelesaian. PBL-SETS menghadirkan konteks statistika yang lebih bermakna dan memperlihatkan karakteristik pemecahan masalah yang berbeda pada setiap tingkat kemampuan siswa.
Downloads
References
Adzahra, R. K., & Ramlah, R. (2025). Keunikan variasi kemampuan pemecahan masalah matematis materi teorema Pythagoras melalui pendekatan Polya pada siswa SMP. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 5(2), 601–618. https://doi.org/10.51574/kognitif.v5i2.2902
Agus, M. A., Khaeruddin, K., & Ristiana, E. (2022). Pengaruh pembelajaran IPA berbasis SETS (Science, Environment, Technology, and Society) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD. Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science, 4(2), 317–326. https://doi.org/10.52208/klasikal.v4i2.222
Amalia, L., Makmuri, M., & Hakim, L. E. (2024). Learning design: To improve mathematical problem-solving skills using a contextual approach. JIIP–Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 2353–2366. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i3.3455
Anita, R., & Rohim, A. (2024). Analisis kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal SPLDV berdasarkan kecerdasan logis matematis siswa. Wahana Pedagogika: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 34–40. https://doi.org/10.52166/wp.v6i01.6940
Arsandy, Q. S., Siregar, A. R., Sinuhaji, R. D., Ambarita, Z. T., Sinaga, V. R., & Siregar, B. H. (2025). Analisis kesulitan siswa dalam pemecahan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan tahapan Polya. Papanda Journal of Mathematics and Science Research, 4(2), 337–350. https://doi.org/10.56916/pjmsr.v4i2.2432
Asmana, A. T., & Nugroho, A. N. (2023). Analisis proses pemecahan masalah matematis siswa SMP melalui project-based learning berdasarkan adversity quotient. Wahana Pedagogika: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 14–22. https://doi.org/10.52166/wp.v5i1.4405
Indayani, N., Hidayanto, E., & Sisworo, S. (2023). Analysis and unraveling misconceptions: Examining tenth-grade high school students’ errors in HOTS questions on exponential equations and effective scaffolding strategies. Jurnal Pendidikan Sains, 11(3), 3. https://citeus.um.ac.id/jps/vol11/iss3/3/
Juhari, A. (2026). Integrasi problem-based learning dan problem posing dalam pendidikan matematika: Sebuah tinjauan literatur sistematis. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 1096–1107. https://doi.org/10.30605/wphvvm67
Madzkiyah, A. F., & Arifin, S. (2024). Students’ problem-solving skills based on Polya’s stages. Indonesian Journal of Mathematics Education, 7(2), 92–100. https://doi.org/10.31002/ijome.v7i2.2648
Maharni, P. P. I., Khikmiyah, F., & Fauziyah, N. (2025). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan tahapan Polya ditinjau dari self-efficacy peserta didik. Bilangan: Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa, 3(5), 55–66. https://doi.org/10.62383/bilangan.v3i5.788
Mayasari, A., Asrizal, A., & Usmeldi, U. (2023). Effect size pengaruh pembelajaran berbasis SETS terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 67–76. https://www.jurnallensa.m-m.web.id/index.php/lensa/article/view/301
Nursyahidah, F., Wardono, W., Mariani, S., & Wijayanti, K. (2026). Analisis kesulitan siswa SMP dalam memecahkan masalah statistika berdasarkan tahapan Polya. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 8(3), 574–583. https://journal.upgris.ac.id/index.php/imajiner/article/view/27503
Patunah, S., Herman, T., & Hasanah, A. (2024). The enhancement of mathematical problem-solving skills among junior high school students using problem-based learning. Jurnal Pendidikan MIPA, 25(3), 1067–1079. https://jpmipa.fkip.unila.ac.id/index.php/jpmipa/article/view/104
Pratama, G. H., Sugandi, A. I., & Yuliani, A. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar matematika pada materi himpunan menggunakan LKS dengan model Problem-Based Learning (PBL) di kelas VII SMP Negeri 1 Margaasih. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 6(1), 301–310. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/jpmi/article/view/11619
Rizqiani, A. S., Sridana, N., Junaidi, J., & Kurniati, N. (2023). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis dalam menyelesaikan soal cerita ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 232–239. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1.1138
Rohim, A., & Rofiki, I. (2024). Profil kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal AKM numerasi. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 183–193. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.893
Saputri, A. N., Suryadi, D., & Nurjanah, N. (2024). Systematic literature review hambatan belajar siswa dalam materi statistika tingkat SMP. PHI: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 369–374. https://phi.unbari.ac.id/index.php/phi/article/view/399/0
Selirowangi, N. B., Aisyah, N., & Rohmah, L. (2024). Penerapan model pembelajaran problem-based learning untuk meningkatkan higher order thinking skills (HOTS). Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 31–40. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.714
Setiawati, A., Pertiwi, C. M., & Hidayat, W. (2024). Kemampuan pemecahan masalah matematis, model problem-based learning, platform Book Creator: Muatan pembelajaran inovatif abad ke-21 bagi siswa SMP. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 7(3), 555–566. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/jpmi/article/view/23002
Siswanto, E., Rahayu, W., & Meiliasari, M. (2025). Optimalisasi kemampuan pemecahan masalah matematika melalui implementasi pembelajaran Problem-Based Learning (PBL): Systematic literature review. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 9(1), 181–195. https://doi.org/10.35706/sjme.v9i1.185
Sriwahyuni, K., & Maryati, I. (2022). Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP dalam pembelajaran statistika. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 335–344. https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i2.1109
Wulandari, D. T. (2023). Proses berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah pertidaksamaan dengan pemberian scaffolding: Student’s thinking process in problem solving inequality by providing scaffolding. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 18(1), 8–18. https://doi.org/10.33084/pedagogik.v18i1.4883
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















