ANALISIS PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMUPUK NASIONALISME SISWA DI SMA SANTU XAVERIUS GUNUNGSITOLI TAHUN PELAJARAN 2024/2025
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14776Abstract
ABSTRACT
Multicultural education in Pancasila and Civic Education (PPKn) is relevant to fostering respect for diversity while strengthening students’ understanding of national unity. This study aims to describe the implementation of multicultural education in PPKn learning, the challenges encountered, and the efforts undertaken to support the cultivation of students’ nationalism at SMA Santu Xaverius Gunungsitoli. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The informants consisted of one PPKn teacher and two students. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the implementation of multicultural education is associated with the role of PPKn learning in introducing respect for differences and the value of unity. Based on the informants’ accounts, the challenges include teacher preparedness, limited resources, support from families and the wider community, and institutional support for multicultural education. The proposed efforts include integrating diversity-related values into classroom learning, strengthening teachers’ competencies, and creating a school environment that respects cultural differences. This study concludes that multicultural education provides a relevant framework for instilling national values. However, the consistency of its implementation and changes in students’ nationalism require further verification through more detailed empirical evidence.
ABSTRAK
Pendidikan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki relevansi dalam membangun penghargaan terhadap keberagaman sekaligus memperkuat pemahaman siswa mengenai persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan multikultural dalam pembelajaran PPKn, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk mendukung penanaman nilai nasionalisme siswa di SMA Santu Xaverius Gunungsitoli. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi seorang guru PPKn dan dua siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pelaksanaan pendidikan multikultural berkaitan dengan peran pembelajaran PPKn dalam mengenalkan penghargaan terhadap perbedaan dan nilai persatuan. Kendala yang teridentifikasi dari keterangan informan meliputi kesiapan guru, keterbatasan sumber daya, dukungan lingkungan keluarga dan masyarakat, serta dukungan kelembagaan terhadap pendidikan multikultural. Upaya yang dikemukakan mencakup pengintegrasian nilai keberagaman dalam pembelajaran, penguatan kompetensi guru, dan penciptaan lingkungan sekolah yang menghargai perbedaan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan multikultural relevan sebagai kerangka penanaman nilai kebangsaan, tetapi konsistensi penerapannya dan perubahan nasionalisme siswa masih memerlukan pembuktian melalui data empiris yang lebih terperinci.
Downloads
References
Al Aswa, M. R., Fitria, A., & Mukmin, M. (2026). Multicultural-based Islamic religious education learning methods as an effort to prevent social conflict. AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 6(1), 16–27. https://jurnal.staialjami.ac.id/index.php/AL_GHAZALI/article/view/534
Ali, Y., Sulistiani, W., Madania, I., & Aulia, R. (2026). Penguatan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam menumbuhkan sikap toleransi dan perdamaian pada siswa sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 35–45. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/11893
Andraini, R., & Majid, N. (2025). Peran guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika sebagai tema P5 dengan pendekatan gotong royong di SMP Negeri 27 Samarinda. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 2(2), 162–170. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/158
Anugrah, A., & Rahmat, R. (2024). Pendidikan karakter dalam perspektif kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(1), 22–34. https://bimaberilmu.com/jurnal/index.php/jppi/article/view/403
Aprillia, D., Syahrina, M., Nazwa, N., Fadlurrahman, F., Rizqi, D., & Agatin, A. R. (2026). Peran guru dalam mengembangkan sikap toleransi melalui pendidikan multikultural. Journal of Social and Education, 3(1), 224–228. https://ripublis.com/index.php/salut/article/view/361
Dewi, L. S., Islamiati, M. A., & Mubin, N. (2025). Pendidikan multikultural berbasis kesenian tradisional sebagai sarana penguatan identitas budaya. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 4(6), 193–199. https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/676
Dikici, E. (2022). Nationalism is dead, long live nationalism! In pursuit of pluralistic nationalism: A critical overview. Ethnicities, 22(1), 146–173. https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/14687968211063694
Hajar, A., Aypay, A., & Özdemir, M. (2026). Navigating Kazakhstani postgraduate students' intercultural citizenship development and future vision in Türkiye: A qualitative inquiry. Discourse: Studies in the Cultural Politics of Education, 47(2), 289–301. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/01596306.2025.2551364
Hartono, K. A., Riyanti, D., & Feriandi, Y. A. (2024). Tantangan dan hambatan pendidikan multikultural di sekolah dasar negeri. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(2), 243–251. https://www.ejournal.stipram.ac.id/index.php/JHNB/article/view/580
Kristiawan, I., Mukhlishin, M. I., Kustyarini, K., & Umamy, E. (2025). Penguatan nasionalisme melalui pengenalan tokoh sejarah di SDN 1 Kemantren Jabung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 438–446. https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/201
Kuwoto, M. A., & Saputra, E. (2024). Memotret pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah lokal upaya membangkitkan semangat nasionalisme. Jurnal Artefak, 11(1), 1–14. https://jurnal.unigal.ac.id/artefak/article/view/10271
Maulana, R. R., Hanifah, Z. M., Artianti, L. N., Miftahurriqi, A., & Solihat, I. (2025). Peran pendidikan sejarah terhadap nasionalisme dan patriotisme siswa SMA: Suatu SLR. Jurnal Artefak, 12(2), 435–456. https://jurnal.unigal.ac.id/artefak/article/view/22153
Nissa, A. H., & Hanif, M. (2026). Implementasi pendidikan multikultural dalam membentuk karakter toleransi siswa di Sekolah Dasar Mulia Bakti Purwokerto. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(4), 570–577. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/10334
Petrenko, O. (2024). The formation of national and cultural identity in school history education: A multicultural approach. Mountain School of Ukrainian Carpaty, (31), 17–21. https://journals.pnu.edu.ua/index.php/msuc/article/view/8881
Pujianingsih, J. P., Wibowo, R. B. J., Prandika, R. R., & Rawanoko, E. S. (2025). Peranan upacara bendera dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa sekolah dasar. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan, 3(1), 23–36. https://jurnal.aksaraglobal.co.id/index.php/jkppk/article/view/520
Putri, A. A., Mubarok, A. F., Najahan, M. N., Wilda, N. K., & Ana, N. (2026). Implementasi pendidikan kewarganegaraan dalam menanamkan sikap nasionalisme siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 1–20. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/50313
Rahcma, A., Alifa, D. A., Latifah, R. N., Tambunan, S. Z., Leidina, S., & Marini, A. (2026). Strategi guru dalam menanamkan nilai nasionalisme dan gotong royong melalui pembelajaran IPS di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 6(1), 1970–1980. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/4391
Rivai, I. N. A., & Mana, R. (2025). Penerapan moderasi beragama dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar: Membangun karakter toleransi sejak dini. Vifada Journal of Education, 3(1), 30–37. https://jurnal.vifada.id/index.php/edu/article/view/131
Rohmah, H., Rena, S., Pahrurraji, P., & Syarif, F. (2023). Implementation of multicultural education values in senior high school. At-Tadzkir: Islamic Education Journal, 2(2), 78–94. https://at-tadzkir.pdtii.org/index.php/tadzkir/article/view/29
Yunita, S., Andini, D. R., Khansa, L., & Nadira, N. (2025). Pendidikan kewarganegaraan sebagai sistem pendidikan multikultural di Indonesia. Indonesian Journal of Learning Studies, 5(2), 64–68. https://www.dmi-journals.org/ijls/article/view/1623
Zaki, M. I., & Ito, A. I. (2026). Penguatan nilai-nilai nasionalisme melalui strategi pembelajaran guru PPKn pada siswa kelas XI MA Alfattahiyyah di era tantangan global. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 225–239. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/56654
Zulfaidil, Z. (2026). Implementation of Bhinneka Tunggal Ika values in the lives of the Bajo ethnic community: Strengthening nationalism through multicultural education. Journal of Sustainable Community Development, 4(1), 47–56. https://journal.midpublisher.com/index.php/jscd/article/view/282
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















