IMPLEMENTASI BIMBINGAN KLASIKAL BERBASIS TRI KAYA PARISUDHA UNTUK MENINGKATKAN REGULASI EMOSI SISWA KELAS VII SMP
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14603Abstract
ABSTRACT
Emotional regulation is an important aspect of student development, particularly among seventh-grade students who are experiencing a transition into a secondary school environment. The results of the Student Needs Assessment (Asesmen Kebutuhan Peserta Didik or AKPD) at SMP Negeri 8 Denpasar indicated that some students still required support in recognizing, controlling, and expressing emotions adaptively when faced with situations that did not meet their expectations. This study aimed to improve students’ emotional regulation through classical guidance services based on the values of Tri Kaya Parisudha. The study employed Guidance and Counseling Action Research (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling or PTBK), conducted in three cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages, with the integration of the values of Manacika, Wacika, and Kayika. The participants were 40 seventh-grade students from class VII H at SMP Negeri 8 Denpasar. Data were collected using an emotional regulation questionnaire administered during the pretest and posttest stages and were analyzed using descriptive statistics by comparing the mean scores before and after the intervention. The results showed that the mean emotional regulation score increased from 77.00 in the pretest to 93.50 in the posttest, representing an increase of 16.50 points. This increase indicates an improvement in students’ emotional regulation after participating in the series of classical guidance services based on Tri Kaya Parisudha. Therefore, this local wisdom-based approach has the potential to serve as a contextual alternative in guidance and counseling services to support students’ social and emotional development.
ABSTRAK
Regulasi emosi menjadi aspek penting dalam perkembangan peserta didik kelas VII yang sedang menghadapi masa transisi menuju lingkungan sekolah menengah. Hasil Asesmen Kebutuhan Peserta Didik (AKPD) di SMP Negeri 8 Denpasar menunjukkan bahwa sebagian peserta didik masih membutuhkan penguatan dalam mengenali, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara adaptif ketika menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan harapan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan regulasi emosi peserta didik melalui layanan bimbingan klasikal berbasis nilai Tri Kaya Parisudha. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dengan pengintegrasian nilai Manacika, Wacika, dan Kayika. Subjek penelitian terdiri atas 40 peserta didik kelas VII H SMP Negeri 8 Denpasar. Data dikumpulkan melalui angket regulasi emosi pada tahap pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan membandingkan skor rata-rata sebelum dan setelah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata regulasi emosi meningkat dari 77,00 pada pretest menjadi 93,50 pada posttest, atau bertambah sebesar 16,50 poin. Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perkembangan regulasi emosi setelah peserta didik mengikuti rangkaian layanan bimbingan klasikal berbasis Tri Kaya Parisudha. Dengan demikian, pendekatan berbasis kearifan lokal ini berpotensi menjadi alternatif layanan Bimbingan dan Konseling yang kontekstual dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional peserta didik.
Downloads
References
Astriani, N. M. D. Y., Antariksawan, I. W., Pratama, A. A., & Heri, M. (2023). Penerapan Tri Kaya Parisuda terhadap upaya mengurangi ide bunuh diri di kalangan remaja. MIDWINERSLION: Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng, 8(2), 186–192. https://doi.org/10.52073/mjksb.v9i2.509
Artini, K. E. J., Dewi, P. Y. A., & Suardipa, I. P. (2026). Implementasi pendidikan karakter berbasis Tri Kaya Parisudha di sekolah dasar. Walada: Journal of Primary Education, 5(1), 659–665. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i1.529
Ayunda, P. S., Syaifuddin, S., & Maryono, D. (2026). Pengaruh penendidikan karakter terhadap pengendalian emosi siswa kelas VII MTs Almaarif 01 Singosari. Vicratina: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 11(3). https://jim.unisma.ac.id/index.php/fai/article/view/31246
Cahyani, I. D. A. D., Mulyawan, N. R., & Suastini, N. W. (2026). Pengembangan layanan bimbingan klasikal berbasis kearifan lokal untuk mencegah cyberbullying pada siswa kelas X di SMK Negeri 3 Sukawati tahun ajaran 2026. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(07), 470–477. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1717
De Neve, D., Bronstein, M. V., Leroy, A., Truyts, A., & Everaert, J. (2023). Emotion regulation in the classroom: A network approach to model relations among emotion regulation difficulties, engagement to learn, and relationships with peers and teachers. Journal of Youth and Adolescence, 52(2), 273–286. https://doi.org/10.1007/s10964-022-01678-2
Feranti, K. W., Prapnuwanti, L. P., & Gunawan, I. K. P. (2026). Penanaman sikap religius melalui Tri Kaya Parisudha pada siswa SMP Saraswati Seririt. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 307–316. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/51352
Janetiana, M. T., & Wibowo, D. H. (2024). Hubungan antara regulasi emosi dan resiliensi pada guru sekolah luar biasa. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(6), 6236–6244. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/17200
Maqfiroh, K., Windaniati, & Rakhmawati, D. (2024). Meningkatkan regulasi emosi siswa melalui bimbingan klasikal metode discovery learning pada siswa kelas X PPLG 2 SMK N 7 Semarang. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru, 2(1), 213–222. https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6028
Meter, W., Adnyana, I. K. S., Mahendra, P. R. A., & Nirmala, N. P. D. S. A. (2026). Pencegahan perundungan di sekolah menengah pertama di Kota Denpasar dengan pengembangan model pembelajaran berbasis proyek berlandaskan filosofi Tri Kaya Parisudha. Widya Accarya, 17(1), 137–143. https://doi.org/10.46650/wa.17.1.1808.137-143
Nurrochmah, A., Hidayat, M. A., Nuraeni, S. I., Aalinda, T. N., Muggahan, A. R., Rahman, A. N., ... & Nurshadrina, N. (2025). Upaya meningkatkan pengetahuan dan regulasi emosi siswa kelas V melalui bimbingan klasikal dengan pembelajaran kooperatif. Jurnal Ksatria: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 207–214. https://journal.ksatriacendekiaindonesia.com/index.php/jk/article/view/95
Pedrini, L., Meloni, S., Lanfredi, M., & Rossi, R. (2022). School-based interventions to improve emotional regulation skills in adolescent students: A systematic review. Journal of Adolescence, 94(8), 1051–1067. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1002/jad.12090
Pickerell, L. E., Pennington, K., Cartledge, C., Miller, K. A., & Curtis, F. (2023). The effectiveness of school-based mindfulness and cognitive behavioural programmes to improve emotional regulation in 7–12-year-olds: A systematic review and meta-analysis. Mindfulness, 14(5), 1068–1087. https://doi.org/10.1007/s12671-023-02131-6
Putri, M. F. (2025). Dampak pola asuh permisif terhadap regulasi emosi pada remaja SMP. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 137–145. https://doi.org/10.56185/jubikops.v5i2.1085
Rudiarta, I. W., Dantes, N., Tegeh, I. M., & Oktaviani, N. M. A. D. (2026). Kontribusi nilai-nilai Hindu terhadap pengembangan social-emotional well-being siswa. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 143–157. https://doi.org/10.53977/ps.v5i02.3885
Sari, P. M., Lubis, S. A., & Daulay, N. (2023). Efektivitas konseling kelompok Rational Emotive Behavior Therapy dalam meningkatkan regulasi emosi remaja sekolah menengah atas. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan Dan Konseling, 13(3), 683–695. https://doi.org/10.24127/gdn.v13i3.7678
Sholehah, L., Noviyanti, A. I., & Masyitoh, D. (2025). Pengaruh teknik Art Drawing Therapy terhadap perkembangan regulasi emosi pada siswa introvert. Nusantara of Research: Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 12(2), 144–153. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/efektor/article/view/25502
Shum, C., Dockray, S., & McMahon, J. (2025). The relationship between cognitive reappraisal and psychological well-being during early adolescence: A scoping review. The Journal of Early Adolescence, 45(1), 104–133. https://doi.org/10.1177/02724316241231918
Solihah, T. (2026). Dinamika pola asuh terlembagakan di pondok pesantren dalam membentuk perkembangan sosial emosional santri jenjang SMP kelas 7: Studi transisi dan regulasi emosi remaja awal dalam lingkungan pendidikan berbasis asrama. ATH-THALIB: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 3(1), 7–13. https://jurnal.stittanggamus.ac.id/index.php/ATH-THALIB/article/view/272
Thalib, T., Purwasetiawatik, T. F., Hayati, S., Kristyana, M. D., Ulya, S. N. H., Masam, N. T. I., & Salsabila, K. Y. (2023). Psikoedukasi regulasi emosi remaja pada siswa SMP Negeri di Makassar. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(5), 454–460. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i5.90
Ulya, N. N., Latif, S., & Fitriana, F. (2026). Application of Pappasang to Riolo-based group guidance to student emotional regulation at SMPN 8 Makassar. KLASIKAL: Journal of Education, Language Teaching and Science, 8(1), 46–54. https://doi.org/10.52208/klasikal.v8i1.1676
Wati, N. P. E. P. (2026). Hubungan pola asuh ayah dengan pembentukan nilai-nilai Tri Kaya Parisudha pada remaja putri di Kelurahan Kubu Bangli. ADIBA: Journal of Education, 5(4), 272–282. https://wikep.net/index.php/ADIBA/article/view/1146
Widyawati, E. S., Nita, C. I. R., & Sugiarti, A. (2024). Meningkatkan hasil belajar siswa SD melalui pendekatan Teaching at the Right Level. Seminar Nasional dan Prosiding PPG Unikama, 1(1), 576–583. https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/ppg/article/view/759
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















