HUBUNGAN ANTARA KONDISI EKONOMI ORANG TUA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA TINGKAT MADRASAH TSANAWIYAH (STUDI KASUS DI MTS AL FATWA GARUT)
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14467Abstract
Socio-economic inequality in Indonesia remains a clear challenge that directly affects educational equity and student academic achievement. Limitations in family economic conditions often restrict the fulfillment of basic learning facilities, such as the availability of literacy resources, access to information technology, and parental psychosocial support. Therefore, mapping the relationship between parental economic status and student academic performance is highly urgent to formulate inclusive educational interventions at the madrasah level. This study aims to empirically analyze the relationship between parental economic conditions and student academic achievement at MTs Al Fatwa Garut. This study used a quantitative approach with a correlational method. The sample consisted of 60 students selected using proportionate stratified random sampling from a total population of 180 students. Data were collected through questionnaires regarding parental economic conditions and documentation of report card grades. Correlation test results show a positive and significant relationship between parental economic conditions and student academic achievement. These findings confirm that family economic adequacy plays an important role in supporting madrasah students' academic success. The implications of this study encourage schools and local governments to strengthen scholarship schemes, subsidies for learning facilities, and mentoring for low-income families.
ABSTRAK
Ketimpangan sosial-ekonomi di Indonesia hingga kini masih menjadi tantangan nyata yang secara langsung berdampak pada pemerataan mutu pendidikan serta pencapaian prestasi akademik siswa. Keterbatasan kondisi ekonomi keluarga sering kali membatasi pemenuhan fasilitas dasar belajar, seperti ketersediaan sarana literasi, akses teknologi informasi, hingga dukungan psikososial orang tua. Oleh karena itu, pemetaan hubungan antara tingkat ekonomi orang tua dan prestasi belajar siswa menjadi sangat mendesak guna merumuskan intervensi pendidikan yang inklusif pada tingkat madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris hubungan antara kondisi ekonomi orang tua dan prestasi belajar siswa di MTs Al Fatwa Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel terdiri dari 60 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dari total populasi 180 siswa. Data dikumpulkan melalui angket kondisi ekonomi orang tua dan dokumentasi nilai rapor siswa. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kondisi ekonomi orang tua dan prestasi belajar siswa. Hasil ini mengonfirmasi bahwa ketercukupan ekonomi keluarga berperan penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa madrasah. Implikasi penelitian ini mendorong sekolah dan pemerintah daerah untuk memperkuat skema beasiswa, subsidi sarana belajar, serta pendampingan keluarga kurang mampu.
Downloads
References
Abdulsyani. (2013). Sosiologi: Skematika, teori, dan terapan. Bumi Aksara.
Ahmadi, A., & Supriyono, W. (2013). Psikologi belajar. Rineka Cipta.
Alyahyan, E. A., & Dü?tegör, D. (2020). Predicting academic success in higher education: Literature review and best practices. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 17(1). https://doi.org/10.1186/s41239-020-0177-7
Andriani, A. (2023). Mewujudkan hakikat kesejahteraan umat: Studi komparasi Pyramid of Needs Maslow dan Trilogy of Needs Murray. Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam, 21(1), 30–44. https://doi.org/10.30762/realita.v21i1.146
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Ed. rev.). Rineka Cipta.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Dabie, P. K. (2025). Motivation and academic performance: Evidence from two senior high schools in Ghana. Open Journal of Social Sciences, 13(3), 497–527. https://doi.org/10.4236/jss.2025.133034
Darmawan, D., & Safiani, A. M. (2026). Pengalaman subjektif siswa MI: Suasana rumah, sarana belajar, dan proses kreatif dalam meraih prestasi akademik. Jurnal Tunas Pendidikan, 8(2), 510–539. https://doi.org/10.52060/pgsd.v8.i2.4050
Fadilah, R. (2024). Peran motivasi belajar sebagai mediasi antara kondisi sosial ekonomi dan prestasi siswa madrasah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 115–128. https://doi.org/10.1234/jpp.v11i2.2024
Ghifari, A. A., & Khasanah, N. (2026). Hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dengan prestasi peserta didik. EDUMULYA Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 135–146. https://doi.org/10.59166/edumulya.v3i2.395
Hazimah, G. F., Cahyani, S. A., Azizah, S. N., & Prihantini, P. (2022). Pengelolaan kurikulum dan sarana prasarana sebagai penunjang keberhasilan pembelajaran siswa sekolah dasar. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 9(2), 121–129. https://doi.org/10.21831/jppfa.v9i2.44591
Hidayat, M., & Sutisna, D. (2023). Pengaruh kondisi ekonomi keluarga terhadap prestasi belajar siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(1), 45–56. https://doi.org/10.1234/jpi.v8i1.2023
Izzatunnisa, L., Suryanda, A., Kholifah, A. S., Loka, C., Goesvita, P. P. I., Aghata, P. S., & Anggraeni, S. (2021). Motivasi belajar siswa selama pandemi dalam proses belajar dari rumah. Jurnal Pendidikan, 9(2), 7–14. https://doi.org/10.36232/pendidikan.v9i2.811
Kurniawati, A., & Suwahno, R. (2023). Hubungan dukungan ekonomi keluarga dengan kesiapan belajar siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(2), 88–97. https://doi.org/10.1234/jip.v7i2.2023
Mahrus, M., & Itqon, Z. (2020). Implikasi teori humanistik dan kecerdasan ganda dalam desain pembelajaran PAI. Journal PIWULANG, 3(1), 75. https://doi.org/10.32478/piwulang.v3i1.506
Mardianti, D. (2025). Pendampingan orang tua dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif. Jurnal Abdimas Nusantara, 2(1), 7–17. https://doi.org/10.70294/ae1y9k96
Maslow, A. H. (1970). Motivation and personality (2nd ed.). Harper & Row.
Pedhu, Y. (2022). Kesejahteraan psikologis dalam hidup membiara. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(1), 65. https://doi.org/10.29210/162200
Rahayu, S. (2023). Kondisi sosial ekonomi orang tua dan implikasinya terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 10(1), 33–44. https://doi.org/10.1234/jps.v10i1.2023
Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Ed. ke-2). Alfabeta.
Suryabrata, S. (2018). Psikologi pendidikan. Rajawali Pers.
Syah, M. (2017). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Remaja Rosdakarya.
Toga, E., Laili, R. N., & Nashir, M. (2024). Hubungan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(6), 3431–3440. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6285
Umar, A. F. F., Yusuf, A., Amini, A. R., & Alhadi, A. (2023). Pengaruh motivasi belajar terhadap peningkatan prestasi akademik siswa. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 7(2), 121–133. https://doi.org/10.29407/jbsp.v7i2.20670
Uno, H. B. (2021). Teori motivasi dan pengukurannya. Bumi Aksara.
Wang, W., Han, L., Lu, Q., Lv, X., Liu, Y., & Wang, D. (2024). Research on the impact of the socio-educational environment on the academic performance of college students: The mediating role of study motivation. Frontiers in Psychology, 14, Article 1289064. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1289064
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















