PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SLAG (STUDENT LEARNING ACTIVITIES GUIDE) SMP KALAM KUDUS KOTA SORONG
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.13109Abstract
The learning process in secondary schools is still often confronted with constraints due to the dominance of lecture methods and conventional textbooks, which make students tend to be passive in learning. This development research aims to produce Student Learning Activities Guide (SLAG) teaching materials for Grade VII students at SMP Kalam Kudus Sorong City that are valid, effective, and engaging. The development procedure adapted the Borg and Gall model modified by Sugiyono into nine main stages, including potential and problem analysis, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, product revision, main testing, and final revision. Data collection instruments consisted of interview sheets, questionnaires, learning achievement tests, and observation sheets. Data analysis techniques utilized qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive statistics. The results showed that the SLAG teaching material obtained a validity percentage of 93.98% (very valid), an effectiveness percentage of 91.85% (very effective) with 100% classical completeness, and an attractiveness percentage of 91.02% (very attractive). In conclusion, SLAG teaching materials are highly feasible and effective for improving student activity and learning outcomes at SMP Kalam Kudus Sorong City.
ABSTRAK
Proses pembelajaran di sekolah menengah masih sering dihadapkan pada kendala dominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks konvensional yang membuat siswa cenderung pasif dalam belajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Student Learning Activities Guide (SLAG) untuk siswa kelas VII SMP Kalam Kudus Kota Sorong yang valid, efektif, dan menarik. Prosedur pengembangan mengadaptasi model Borg dan Gall yang dimodifikasi Sugiyono hingga sembilan tahapan utama, meliputi analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, dan revisi akhir. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar wawancara, angket, tes hasil belajar, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar SLAG memperoleh persentase kevalidan sebesar 93,98% (sangat valid), persentase keefektifan sebesar 91,85% (sangat efektif) dengan ketuntasan klasikal 100%, serta persentase kemenarikan sebesar 91,02% (sangat menarik). Kesimpulannya, bahan ajar SLAG sangat layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran di SMP Kalam Kudus Kota Sorong.
Downloads
References
Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.
Asrori. (2015). Perkembangan peserta didik: Pengembangan kompetensi pedagogis guru. Media Akademi.
Gustiawati, R., Arief, D., & Zikri, A. (2020). Pengembangan bahan ajar membaca permulaan dengan menggunakan cerita fabel pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(2), 355–360. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i2.339
Habsyi, R., Saleh, R. R. M., & Nur, I. M. (2022). Pengembangan e-LKPD berbasis guided discovery learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 2(1), 1–18. https://doi.org/10.51574/kognitif.v2i1.385
Hafizah, E., Annur, S., & Putri, R. F. (2021). Pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis kearifan lokal di lahan basah. Vidya Karya, 36(2), 68–77. https://doi.org/10.20527/jvk.v36i2.10504
Hapsari, G. P. P., & Zulherman, Z. (2021). Pengembangan media video animasi berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Jurnal Basicedu, 5(4), 2384–2394. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1237
Helmawati. (2016). Pendidik sebagai model. PT Remaja Rosdakarya.
Inayati, M., & Mulyadi. (2023). Langkah-langkah pengembangan bahan ajar PAI (Pendidikan Agama Islam). Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 2(1), 115–123. https://doi.org/10.57251/tem.v2i1.1082
Julianto, I. N. L., & Artawan, C. A. (2021). Keterlibatan ilustrasi dan warna sebagai stimulus visual dalam konsep ‘interaksi ruang belajar’ pada sekolah dasar kelas 1–3 di Bali. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 7(2), 389–400. https://doi.org/10.33633/andharupa.v7i2.4276
Laeli, R. N., & Kasmui, K. (2024). Penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media QuizWhizzer dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi larutan penyangga. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 18(1), 73–80. https://doi.org/10.15294/jipk.v18i1.47197
Nafiah, N., Ghufron, S., Hartatik, S., Mariati, P., & Rulyansah, A. (2023). The effect of flipbook-based digital books on elementary school students’ interest in learning. World Journal on Educational Technology: Current Issues, 15(4), 342–354. https://doi.org/10.18844/wjet.v15i4.7833
Nafisa, S., Rohadi, M., Bodla, A. A., Fadhillah, A., Z, M. F., & Rahmadhar, Y. (2025). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) IPA berbasis model Problem Based Learning (PBL) di kelas. Jurnal Padamu Negeri, 2(1), 19–25. https://doi.org/10.69714/vrrpc385
Nasution. (2017). Berbagai pendekatan dalam proses belajar & mengajar. Bumi Aksara.
Nuryasana, E., & Desiningrum, N. (2020). Pengembangan bahan ajar strategi belajar mengajar untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(5), 967–974. https://doi.org/10.47492/jip.v1i5.177
Puadah, G. N., Rustini, T., & Nurjaman, A. R. (2023). Rancang bangun multimedia infografis interaktif materi kenampakan alam Kabupaten Bandung pada mata pelajaran IPS kelas V sekolah dasar. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(2), 272–280. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i2.515
Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana Prenada Media Group.
Sofiah, D. O., Azzahra, D. S., Putri, T. S., & Raisa, Z. Z. (2026). Pengaruh media cetak handout terhadap keaktifan belajar siswa kelas V SD ditinjau secara kuantitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 164–168. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.35822
Sukma, N. W., Syahrul, R., Rakimahwati, R., & Hidayati, A. (2021). Pengembangan bahan ajar tematik terpadu berbasis model Problem Based Learning di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2664–2677. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1303
Zakiyah, Z., Arisandi, M., Oktora, S. D., Hidayat, A., Karlimah, K., & Saputra, E. R. (2022). Pengembangan buku teks bahasa Indonesia berbasis media komik digital bermuatan keterampilan berpikir kritis. Jurnal Basicedu, 6(5), 8431–8440. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3869
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















