KAJIAN EKOLOGI SASTRA NOVEL KRESEK HITAM KARYA HONEY DEE DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.12422Abstract
Students' low ecological awareness and social care pose a serious challenge to the sustainability of character education in schools. Environmentally oriented literary works can function as contextual learning media to effectively foster environmental and social care values. This study aims to identify the aspects of natural ecology and cultural ecology in the novel Kresek Hitam by Honey Dee and to describe their implementation in high school character education. This research utilized a qualitative descriptive design with a literary ecology approach. The research data consisted of lingual units such as words, phrases, clauses, and sentences reflecting human-environment interactions in the novel Kresek Hitam. Data collection techniques were carried out through reading and note-taking methods, while data analysis adopted content analysis. The results indicated that the novel Kresek Hitam represents two main aspects of literary ecology: natural ecology, which depicts extreme tropical climate conditions, spatial boundaries, and the geographical landscape of Samarinda City; and cultural ecology, which reflects the shift to digital transportation modes, social mutual assistance norms, and the work ethic of urban communities. These ecological values demonstrate strong relevance as contextual instructional materials for implementing environmental and social care character education for senior high school students.
ABSTRAK
Rendahnya kesadaran ekologis dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan pendidikan karakter di sekolah. Karya sastra berorientasi lingkungan dapat difungsikan sebagai media pembelajaran kontekstual untuk menumbuhkan nilai-nilai karakter peduli lingkungan dan peduli sosial secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek ekologi alam dan ekologi budaya dalam novel Kresek Hitam karya Honey Dee serta mendeskripsikan implementasinya terhadap pendidikan karakter siswa SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekologi sastra. Data penelitian berupa unit lingual seperti kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mencerminkan interaksi manusia dengan lingkungan dalam novel Kresek Hitam. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui metode simak dan teknik catat, sedangkan teknik analisis data mengadopsi teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Kresek Hitam merepresentasikan dua aspek utama ekologi sastra, yaitu ekologi alam yang menggambarkan kondisi iklim tropis ekstrem, batas wilayah, dan lanskap geografis Kota Samarinda, serta ekologi budaya yang merefleksikan pergeseran moda transportasi digital, norma gotong royong, dan etos kerja masyarakat perkotaan. Nilai-nilai ekologis tersebut memiliki relevansi kuat sebagai bahan ajar kontekstual dalam mengimplementasikan pendidikan karakter peduli lingkungan dan peduli sosial bagi siswa di jenjang SMA.
Downloads
References
Assafar, J., Sakaria, & Abbas, R. R. (2025). Dampak perubahan moda transportasi terhadap eksistensi ojek konvensional di era digital. Journal Publicuho, 8(4), 2969–2978. https://doi.org/10.35817/publicuho.v8i4.1048
Darmawan, W., Wiryany, D., & Riyaldi, M. A. (2025). Pemanfaatan perpustakaan digital untuk memperkuat transformasi budaya gotong royong di Indonesia. Media Informasi, 34(2), 139–150. https://doi.org/10.22146/mi.v34i2.22678
Efendi, A. N., Ahmadi, A., Indarti, T., & Kurniawati, E. (2025). Local voices, ecological narratives, and postcolonial struggles: An eco-postcolonialism reading of Indonesian literature. The International Journal of Critical Cultural Studies, 24(1), 137–154. https://doi.org/10.18848/2327-0055/cgp/v24i01/137-154
Efendi, A. N., Ahmadi, A., Indarti, T., Kurniawati, E., Sya’adah, H., Sanubarianto, S. T., Sa’diyah, I., & Rokhmawati, Z. (2025). Retro-prospective analysis of indigenous ecological narratives: Ecosemiotic-cultural perspectives on sustainable development. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(2), 205–220. https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19094
Faedlulloh, D., Meutia, I. F., Yulianti, D., & Karmilasari, V. (2021). Gotong royong digital: Praktik baru solidaritas warga di era pandemi. Jantra, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.52829/jantra.v16i1.118
Hafida, S. H. N., Rokhmah, A. I. N., Kuncara, R. B., Wardani, V. A., Novianti, A. D., Yuniandari, K., Sahira, G. Y., Hidayat, M. A. S., Yudiantari, A. L., Handayani, E. D. F., & Zainuddin, A. (2020). Green literature untuk menumbuhkembangkan kesadaran ekologis di SD Muhammadiyah Program Khusus Bayat, Klaten. Buletin KKN Pendidikan, 2(1), 45–54. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v2i1.10795
Intan, M., Amir, J., & Juanda, J. (2024). Analisis nilai pendidikan moral dalam novel “Si Anak Pemberani” karya Tere Liye: Sebuah pendekatan Richard Eyre. Jurnal Onoma: Pendidikan Bahasa dan Sastra, 10(2), 1320–1334. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i2.3466
Ismail, M. J. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan dan menjaga kebersihan di sekolah. Guru Tua: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 59–68. https://doi.org/10.31970/gurutua.v4i1.67
Jafar, J., Iriany, R., Tenriana, N., & Muhdar, A. (2025). Pembelajaran sastra Indonesia berbasis ekokritik sebagai media edukasi nilai kearifan lokal dan kesadaran lingkungan di sekolah. Ed-Humanistics: Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(2), 86–94. https://doi.org/10.33752/ed-humanistics.v10i2.10544
Jasmine, A. N., Yusuf, M., & Abdullah, I. (2023). Eksistensi dan koeksistensi budaya Tionghoa dalam masyarakat Jawa Yogyakarta. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 18(1), 15–26. https://doi.org/10.31332/ai.v0i0.5843
Khumairoh, A. (2022). The importance of inculcating character education in facing the era of globalization in the 21st century generation. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 27–37. https://doi.org/10.21831/jpka.v13i1.41787
Lutfiyana, A., Hartati, D., & Suntoko, S. (2023). Kajian etis dalam novel “Kokokan Mencari Arumbawangi” karya Cyntha Hariadi. SeBaSa, 6(1), 12–27. https://doi.org/10.29408/sbs.v6i1.7148
Maggara, T. S., Putri, N. E., & Umar, G. (2025). Problematika pelayanan publik dalam pengelolaan lingkungan di era krisis iklim. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(1), 1347–1353. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.40990
Nadhira, Y., Tanjung, R. A. P. Y., Suherlinda, S., Hutagalung, S. H., Harahap, M., & Wuriyani, E. P. (2025). Pemanfaatan cerita rakyat berbasis antroekologi sastra dalam pembelajaran di sekolah menengah atas: Menanamkan nilai-nilai budaya dan lingkungan. Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 18–22. https://doi.org/10.30743/bahastra.v10i1.10981
Naziyah, S., Akhwani, A., Nafiah, N., & Hartatik, S. (2021). Implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3482–3489. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1344
Niapele, S., & Rahajaan, J. A. (2024). Analisis kebijakan publik dalam transformasi layanan transportasi massal. KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 57–63. https://doi.org/10.51135/kambotivol5issue1page57-63
Normuliati, S., Hamidah, J., & Anwari, M. R. (2022). Potret pendulangan intan, pertambangan batubara, dan kondisi sungai dalam novel-novel berlatar di Kalimantan Selatan. ENGGANG: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, 3(1), 33–44. https://doi.org/10.37304/enggang.v3i1.7834
Rahman, H., Purwanto, W. E., Karuniawati, D. A., Fauziana, F., & Nuronniah, S. (2023). Ekokritik dalam cerita rakyat Papua Batu Keramat sebagai sarana pengajaran pemahaman lingkungan. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(3), 251–260. https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i3.10292
Riambodo, P., & Kurniawati, W. (2023). Penerapan pembiasaan Rabu Bersih dalam meningkatkan kesadaran peserta didik untuk menjaga lingkungan. Jurnal Basicedu, 7(6), 3387–3396. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6314
Salisah, S. K., Darmiyanti, A., & Arifudin, Y. F. (2024). Pendidikan karakter membangun peserta didik yang cerdas dan berkarakter di era revolusi industry 4.0. Jurnal Pendidikan Sultan Agung, 4(2), 91–100. https://doi.org/10.30659/jp-sa.v4i2.37620
Siskayanti, J., & Chastanti, I. (2022). Analisis karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 1508–1516. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2151
Sitorus, L., & Lasso, A. H. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan dan pembudayaan di sekolah menengah pertama. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(5), 2206–2216. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.755
Sugiarto, S. R. (2024). Representasi Kota Balikpapan dan Kota Samarinda dalam cerpen (Hidup) Matinya Sebuah Kota karya Raudal Tanjung Banua. Journal of Literature and Education, 2(2), 127–134. https://doi.org/10.69815/jle.v2i2.78
Sukesi, Susilo, D., & Akbar, W. (2020). Economic development on society: Decision to keep driving on ride-sharing transportation in Indonesia. Revista ESPACIOS, 41(10), Artikel 17. https://es.revistaespacios.com/a20v41n10/20411017.html
Yain, A., Sugito, S., Nasution, B., Harahap, M. E. U., & Nasution, I. (2026). Modal sosial masyarakat lokal dalam memperkuat ketahanan sosial pasca transformasi digital. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 2985–2994. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6111
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















