PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS DALAM PEMBELAJARAN PAI : MENJAWAB TANTANGAN ETIKA DIGITAL GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.11260Abstract
ABSTRACT
The study is motivated by the increasing challenges of digital ethics among students such as cyberbullying, hoax dissemination, low awareness of digital privacy, and moral degradation in social media use. This study aims to analyze Islamic Religious Education (PAI) learning practices in strengthening the religious digital ethics of Generation Z at SMA Negeri 1 Sekampung Udik. This study employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation techniques. The research participants consisted of PAI teachers, Rohis supervisors, and Generation Z students. The findings show that PAI learning practices are carried out through religious habituation, exemplary behavior, lectures, advice, integration of Islamic values in learning activities, and Rohis programs. Religious values such as discipline, responsibility, empathy, trustworthiness, and tabayyun shape students’ digital behavior to become wiser and more responsible. PAI learning also helps students develop self-regulation in using social media. This study indicates that PAI learning has an important contribution in shaping the religious digital ethics of Generation Z through character strengthening and digital behavior control.
ABSTRAK
Penelitian ini didasari oleh meningkatnya tantangan etika digital pada peserta didik seperti cyberbullying, penyebaran hoaks, rendahnya kesadaran menjaga privasi digital, serta menurunnya nilai moral dalam penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan etika digital religius Generasi Z di SMA Negeri 1 Sekampung Udik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI, pembina Rohis, dan peserta didik Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembelajaran PAI dilakukan melalui pembiasaan religius, keteladanan, ceramah, pemberian nasihat, integrasi nilai Islam dalam pembelajaran, serta kegiatan Rohis. Nilai religius seperti disiplin, tanggung jawab, empati, amanah, dan tabayyun mampu membentuk perilaku digital peserta didik menjadi lebih bijak dan bertanggung jawab. Pembelajaran PAI juga membantu peserta didik mengembangkan self-regulation dalam menggunakan media sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran PAI memiliki kontribusi penting dalam membentuk etika digital religius Generasi Z melalui penguatan karakter dan pengendalian perilaku digital.
Downloads
References
Afroo, F. A., Nurjanah, N., & Yudita, A. (2025). Pendidikan Akhlak Islami sebagai Strategi Preventif Cyberbullying pada Remaja Muslim. An-Nuha, 5(3), 429-446. https://doi.org/10.24036/annuha.v5i3.705
Alamin, N. S., Sari, I. L., Hidayahsyah, N., & Gontor, U. D. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Religiusitas Dalam Pendidikan Karakter Bagi Generasi Milenial Sebagai Solusi Tanggap Terhadap Tantangan Kompleks Era VUCA. In Prosiding Seminar Nasional SEHATI Abdimas (Vol. 6, No. 1, pp. 139-48). https://doi.org/10.47767/sehati_abdimas.v6i1.677
Alima, C., Putri, S. A. R., & Sari, H. P. (2026). Etika digital dalam kurikulum PAI: Respon pendidikan Islam terhadap fenomena cyberbullying dan hoaks. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 3(2), 79-87. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Akhlak/article/view/2037
Anshari, M. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Generasi Z Yang Beretika di Dunia Maya. Journal of Contemporary Islamic Education Studies, 1(1), 77–86. https://ejournal.bamala.org/index.php/sukijo/article/view/426
Ardiyanti, E., Pujianti, E., & Setyaningsih, R. (2025). Upaya Guru dalam Mengatasi Perilaku Bullying Melalui Penanaman Akhlakul Karimah Peserta Didik di Mts Hidayatul Mubtadiin: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 3898–3905. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1158
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Profil internet Indonesia 2024. APJII. https://apjii.or.id
Ayub, S., & Fuadi, H. (2024). Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Generasi Z di Era Digital. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 3063–3067. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2960
Bandura, A. (1991). Social cognitive theory of self-regulation. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 248–287. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90022-L
Febriyanti, R., & Shanie, A. (2025). Pengaruh Keteladanan Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP), 3(1), 31-35. https://doi.org/10.61116/jipp.v3i1.520
Glock, C. Y., & Stark, R. (1965). Religion and society in tension. Chicago, IL: Rand McNally.
Hakim, D. A. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Pembiasaan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Internalization of Islamic Religious Education Values through the Habituation Method for Madrasah Ibtidaiyah Students. COMSERVA: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 1(12), 1231–1251. https://doi.org/10.36418/comserva.v1i12.197
Hakim, I. U., Octafiona, E., Hasanah, U., & Rahmatika, Z. (2023). Peran Guru Pai Dalam Pelaksanaan Shalat Dhuha Pada Peserta Didik Sma. Qiro’ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.33511/qiroah.v13n1.1-11
Hayani, R. A., Azizi, M. A., Barus, S., & Arifin, M. S. (2025). The Role Of Religious Education In Developing Religious Digital Literacy And Adolescent Character Formation In. JHSS (Journal of Humanities and Social Studies), 09(03), 1816–1823. https://journal.unpak.ac.id/index.php/jhss/article/view/13057
Hindun. (2026). Implementasi Pembiasaan Keagamaan dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di MTsN 8 Jombang. Jurnal Studi Dan Pemikiran Islam, 4(2), 1–13. https://doi.org/10.5281/zenodo.17579694
Inayah, N. N. (2022). Penguatan Etika Digital Melalui Materi “Adab Menggunakan Media Sosial” Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Menghadapi Era Society 5 . 0. JELS : Journal of Education and Learning Sciences, 02(01), 73–93. https://doi.org/10.56404/jels.v3i1.45
Jannah, L. S., Pratiwi, N., Bengkalis, S., Digital, E., Online, E., & Generasi, Z. (2024). Pendidikan Karakter Dalam Era Digital : Tantangan Dan Peluang Dalam Membentuk Etika Online Bagi Generasi Z. Jurnal Pendidikan, 9, 77–81. https://ojs.co.id/1/index.php/pai/article/view/1395
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024). Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. https://www.kemenpppa.go.id
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2025). Analisis tematik Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. https://www.kemenpppa.go.id
Lickona, T. (2013). Mendidik untuk membentuk karakter: Bagaimana sekolah dapat mengajarkan sikap hormat dan tanggung jawab. Jakarta: Bumi Aksara.
Muhammad, N. H., & Musyafa, M. A. (2022). Penguatan Nilai-Nilai Religius Sebagai Karakter Siswa Melalui Strategi Pembelajaran Pai Di Mts Assa’adah I Bungah Gresik. Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 6(2), 195-209. https://doi.org/10.30736/ktb.v6i2.1140
Rahmatika, Z. (2022). Guru PAI dan Moderasi Beragama di Sekolah. Tafahus : Jurnal Pengkajian Islam, 2(1), 41–53. https://doi.org/10.58573/tafahus.v2i1.19
Ramadhan, S. A., Hartati, Z., Muslimah, M., & Fahmi, N. (2023). Mengembangkan etika bermedia sosial peserta didik melalui penguatan materi ajar pada mata pelajaran PAI. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 258–275. https://doi.org/10.52431/murobbi.v7i2.1854
Reksamunandar, R. P., & Hadirman, H. (2022). Pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan dan keteladanan guru. Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 14(01), 27-38. https://doi.org/10.37850/cendekia.v14i01.251
Ribble, M. (2015). Digital citizenship in schools: Nine elements all students should know (3rd ed.). Eugene, OR: International Society for Technology in Education (ISTE).
Safiqo, T., & Ghofur, A. (2025). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di Era Digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 04(1), 81–90. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPAI/article/view/43026
Salsabila, W., Balqist, I., & Sudibyo, J. (2024). Analisis Pendidikan Agama Islam melalui Pendekatan Studi Literatur Terkini: Pemahaman Mendalam untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Basicedu, 8(2), 1156–1167. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7282
Syafrizal, Chairullah, & Zuhra, N. (2025). Pendidikan karakter di peguruan tinggi era Gen-Z. Journal Islamic Education and Law, 1(2), 114–130. https://doi.org/10.66155/m8jcay89
Untung, S. H., Mudin, M. I., Asnawi, A. R., Sindy, F., & Khasanah, L. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Islami Dalam Pendidikan Karakter Di Era Disrupsi Digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 136–145. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPAI/article/view/42976
Yusriyah, Y., & Nisa, A. (2024). Urgensi Pendidikan Karakter Islam dalam Menghadapi Tantangan Era Digital bagi Generasi Z. Syamil: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 1-13. https://journal.syamilqurannunukan.org/index.php/Syamil-JPDPI/article/view/4
Zahraini, S. H. (2024). Upaya Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Distorsi Moral Siswa Akibat Media Sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pengajaran, 2(3), 149–157. https://doi.org/10.70115/semesta.v2i3.174
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















