STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DALAM MENANGGULANGI SADNESS PADA SISWA KELAS XI DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.11093Abstract
The strategies of Catholic Religious Education (CRE) teachers are highly important in accompanying students’ emotional and spiritual development, particularly in dealing with sadness that may influence the learning process at school. Sadness does not only affect psychological aspects, but also influences students’ physiological, cognitive, and affective dimensions in learning activities. This study focuses on describing the sadness experienced by Grade XI students and examining the strategies of Catholic Religious Education teachers in addressing sadness at SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam. A qualitative approach with a descriptive research design was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Catholic Religious Education teachers, Guidance and Counseling teachers, the principal, and Grade XI students. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that students’ sadness is reflected in physiological aspects such as sad facial expressions and bodily responses, cognitive aspects such as decreased concentration, changes in thinking patterns, and reduced memory ability, as well as affective aspects such as social withdrawal, low empathy, and decreased learning motivation. The strategies of CRE teachers are implemented through their roles as faith and moral educators, spiritual mentors, role models of Christian living, facilitators of religious activities, builders of faith communities, and developers of emotionally responsive learning. These strategies play an important role in helping students manage sadness, although their impact is not yet evenly experienced; therefore, a more personal and sustainable approach is still needed.
ABSTRAK
Strategi Guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) penting dalam mendampingi perkembangan emosional siswa, khususnya dalam menghadapi sadness yang dapat memengaruhi proses pembelajaran di sekolah. Sadness tidak hanya berdampak pada aspek psikologis, tetapi juga memengaruhi aspek fisiologis, kognitif, dan afektif siswa dalam aktivitas belajar. Fokus kajian ini adalah mendeskripsikan sadness yang dialami siswa kelas XI serta mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Katolik dalam menanggulangi sadness di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru Pendidikan Agama Katolik, guru Bimbingan Konseling, Kepala Sekolah, dan siswa kelas XI. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil kajian menunjukkan bahwa sadness siswa tampak pada aspek fisiologis seperti wajah murung dan respons tubuh, aspek kognitif berupa penurunan konsentrasi, perubahan cara berpikir, serta kemampuan menghafal, dan aspek afektif berupa menarik diri, rendahnya empati, serta penurunan motivasi belajar. Strategi guru PAK dilakukan melalui strategi sebagai pendidik iman dan moral, pembimbing spiritual, teladan hidup Kristiani, fasilitator kegiatan keagamaan, pembangun komunitas beriman, serta pengembang pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan emosional siswa. Strategi guru PAK berperan penting dalam membantu siswa mengelola sadness, meskipun dampaknya belum merata sehingga diperlukan pendekatan yang lebih personal dan berkelanjutan.
Downloads
References
Balqis, D., Septiana, N., & Harahap, I. M. (2025). Hubungan resiliensi akademik dengan tingkat ansietas, stres akademik, depresi remaja di sekolah menengah atas Banda Aceh. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 11(1), 338–347. https://doi.org/10.33143/jhtm.v11i1.4749
Fajar, S. F. (2024). The role of religious education in cultivating emotional intelligence. Jurnal Pendidikan Progresif, 14(3). https://doi.org/10.23960/jpp.v14.i3.20241
Fui, G. A. V. O., & Lega, F. S. (2025). Peran guru pendidikan agama Katolik dalam membentuk karakter religius siswa kelas VII. CREDENDUM: Jurnal Pendidikan Agama, 7(1), 80–100. https://doi.org/10.34150/credendum.v7i1.934
Hasanah, N., Darwisa, D., & Zuhriyah, I. A. (2023). Analisis strategi guru dalam mengembangkan ranah afektif peserta didik di sekolah dasar. Academy of Education Journal, 14(2). https://doi.org/10.47200/aoej.v14i2.1828
Huron, D. (2024). The science of sadness. MIT Press.
Ihsan An-Nashir, M., & Henryanu Prasetio, B. (2022). Sistem pengenalan intensitas emosi marah melalui ucapan menggunakan ekstraksi wavelet-based frequency cepstral coefficients dan algoritma K-nearest neighbor berbasis Raspberry Pi 4. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. http://j-ptiik.ub.ac.id
Khaira, W. (2023). Faktor penyebab stres akademik siswa remaja. FITRAH: International Islamic Education Journal, 5(1), 123–135. https://doi.org/10.22373/fitrah.v5i1.2992
Latif, S., Hikma, N., Makassar, U. N., Makassar, U. N., & Makassar, U. N. (2024). Studi kasus tentang dinamika emosi dan perilaku remaja pasca putus cinta dan penanganannya di SMAN 5 Toraja Utara. Indonesian Journal of Social Counseling. http://ojs.unm.ac.id/index.php/IJOSC
Lay, S., Ndoa, P. K., & Marbun, M. R. (2024). Peran guru agama Katolik di era digital dalam pembelajaran pendidikan agama Katolik. In Veritate Lux: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, dan Budaya, 7(1), 18–32. https://doi.org/10.63037/ivl.v7i1.74
Lumbanbatu, J. S. (2025). Guru agama Katolik: Peran dan kompetensi dalam membentuk pribadi beriman. Tangguh Denara Jaya Publisher.
Nailiah, I. M., Apriliya, S., & Mulyadiprana, A. (2023). Saya senang, tapi sedih juga: Studi literasi emosi peserta didik sekolah dasar dalam pembelajaran. Collase (Creative of Learning Students Elementary Education), 6(5). https://doi.org/10.22460/collase.v6i5.18354
Putri Mukhlisa, S., Yohenda, S., Yanti, U., & Yarni, L. (2023). Kecerdasan emosional/emotional intelligence (EQ). Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 2(1). https://doi.org/10.59024/atmosfer.v2i1.656
Rosida, W., Rahmawati, M., & Studi, P. (2022). Peran guru dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2). https://doi.org/10.51454/jpp.v3i2.478
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Salenda, R., Oba, M. E. G., & Christina, S. (2025). Pendidikan emosional dalam pastoral konseling untuk remaja. ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 2(1), 14–21. https://doi.org/10.70420/atohema.v2i1.92
Samaloisa, H. A. S. (2023). Pentingnya guru pendidikan agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa. Sinar Kasih. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v1i2.155
Saputra, Y. C. K., & Negeri, S. T. A. K. (2025). Pendampingan pastoral dalam Gereja Katolik: Peran katekis dalam mewujudkan evangelisasi dan formasi iman yang berkelanjutan. Jurnal Pelayanan Pastoral, 6(1). https://doi.org/10.53544/jpp.v6i1.678
Shalahuddin, I., Rosidin, U., Purnama, D., Sumarni, N., & Witdiawati, W. (2024). Pendidikan dan promosi kesehatan mengenai kesehatan mental pada siswa kelas XII SMAN 1 Pangandaran. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(5). https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i5.14290
Sijabat, E. S. (2023). Peran guru pendidikan agama Katolik dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas XI IPA di SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan. Helper: Jurnal Bimbingan dan Konseling. http://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/helper
Zamimah, I., & Dinda, D. A. P. (2021). Manajemen emosi sedih menurut Al-Qur’an. Qof, 5(2). https://doi.org/10.30762/qof.v5i2.13
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















