STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DALAM MENINGKATKAN SELF-EFFICACY SISWA KELAS XI DI SMA

Authors

  • livia depari STP St. Bonaventura KAM Medan
  • Mimpin Sembiring STP St. Bonaventura KAM

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.11091

Abstract

Self-efficacy encapsulates a core psychological construct reflecting an individual’s internal conviction in navigating academic assignments, overcoming barriers, and actualizing designated educational objectives. This scholarly inquiry is designed to elucidate the profile of self-efficacy among grade XI pupils at SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam and to dissect the pedagogical maneuvers deployed by Catholic Religious Education instructors to fortify this trait through theological nurturing, moral maturation, and spiritual guidance. Operationally, this study utilized a qualitative-descriptive methodology. The research informants comprised the institutional head, an educator of Catholic theology, and 12 eleventh-grade students recruited via a purposive sampling mechanism to align with the empirical focus of the study. Data procurement was structured around targeted interviews, direct field observations, and archival tracking, whereas the analytical trajectory proceeded via data reduction, structural display, and contextual inference. The diagnostic insights reveal that the students' self-efficacy resides within a reasonably competent echelon. This is structurally manifested through academic task ownership, cognitive resilience during pedagogical hurdles, and assertiveness in classroom dynamics, notwithstanding a minor segment of pupils still demonstrating unstable confidence and fragmented learning strategies. This performance standard is intrinsically linked to the proactive intervention of Catholic Religious Education teachers, who stimulate student self-efficacy through moral-theological mentoring, interactive spiritual methodologies, Christian role-modeling, institutionalizing religious activities, constructing faith-centric learning circles, and executing reflective performance evaluations.

ABSTRAK

Self-efficacy merepresentasikan derajat keyakinan personal seorang individu mengenai kapasitas dirinya dalam merampungkan penugasan, merespons rintangan, sekaligus menggapai target yang dicanangkan sepanjang dinamika instruksional. Investigasi ini diproyeksikan untuk memotret potret self-efficacy siswa kelas XI di SMA Swasta RK Serdang Murni Lubuk Pakam sekaligus mengidentifikasi taktik yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Katolik dalam mengeskalasi aspek tersebut melalui skema internalisasi iman, pematangan moral, serta pendampingan kerohanian. Desain riset ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Klaster informan kunci melibatkan kepala sekolah, pendidik rumpun materi Agama Katolik, serta 12 siswa kelas XI yang dijaring menggunakan teknik purposive sampling demi menjamin kesesuaian basis data riset. Instrumen pengumpulan data dihimpun lewat kombinasi wawancara mendalam, pengamatan lapangan, dan penelaahan dokumen, yang dilanjutkan dengan operasi analisis model interaktif meliputi reduksi, penyajian data, serta penarikan konklusi. Temuan ilmiah membuktikan bahwa efikasi diri siswa berada pada taraf yang cukup memadai. Indikasi ini dicirikan oleh tumbuhnya rasa optimisme dalam menuntaskan kewajiban akademik, ketahanan mental kala menjumpai problem belajar, serta mentalitas yang berani dalam ekosistem kelas, kendati sebagian kecil murid masih memperlihatkan krisis kepercayaan diri serta inkonsistensi taktik belajar. Kondisi makro tersebut didukung penuh oleh kontribusi strategis guru Pendidikan Agama Katolik yang mengupayakan penguatan efikasi diri murid lewat bimbingan teologis-moral, formulas instruksi rohani yang interaktif, keteladanan perilaku Kristiani, stimulasi perayaan liturgis-keagamaan, pengondisian ekosistem belajar berbasis iman, hingga penerapan evaluasi kelas yang bersifat reflektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Athia, R. A. M., & Fatimahtuzzahro, L. (2024). Self-efficacy academic pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, 6(3). https://doi.org/10.37776/jizp.v6i3.1445

Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191–215. https://doi.org/10.1037/0033-295X.84.2.191

Bandura, A. (2005). Guide for constructing self-efficacy scales. In F. Pajares & T. Urdan (Eds.), Self-efficacy beliefs of adolescents (pp. 307–337). Information Age Publishing. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Gaol, Y. Y. L., Kurniadi, B. B., & Purba, A. M. (2022). Strategi guru pendidikan agama Katolik menegakkan disiplin peserta didik kelas XI di sekolah menengah atas. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 2(12), 398–401. https://doi.org/10.56393/intheos.v2i12.1261

Hidayanti, N. (2023). Implikasi self efficacy Albert Bandura dalam pendidikan agama Islam. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(4), 1626–1636. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v9i4.618

Hutajulu, L. A., Simarmata, F., Simbolon, E., & Waruwu, E. (2022). Peran guru pendidikan agama Katolik dalam pembinaan iman peserta didik di SMP St. Thomas 3 Medan. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 2(7), 221–226. https://doi.org/10.56393/intheos.v2i7.1251

Indirwan, I., Suarni, W., & Priyatmo, D. (2021). Pentingnya self-efficacy terhadap prestasi belajar matematika. Jurnal Sublimapsi, 2(1), 61–68. http://dx.doi.org/10.36709/sublimapsi.v2i1.13055

Jana, P., & Khotimatun, D. D. (2024). Profil self-efficacy pada pembelajaran matematika siswa kelas X SMK Negeri 4 Yogyakarta. Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya, 17(2), 15–26. https://doi.org/10.23887/wms.v17i2.57667

Lamak, B. I., & Toron, V. B. (2025). Pendidikan agama Katolik sebagai sarana pembentukan karakter disiplin: Studi tentang peran keteladanan guru di sekolah. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 920–931. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1605

Lay, S., Ndoa, P. K., & Marbun, M. R. (2024). Peran guru agama Katolik di era digital dalam pembelajaran pendidikan agama Katolik. In Veritate Lux: Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, dan Budaya, 7(1), 18–32. https://doi.org/10.63037/ivl.v7i1.74

Lianto. (2019). Self-efficacy: A brief literature review. Jurnal Manajemen Motivasi, 15(2), 55–61. https://doi.org/10.29406/jmm.v15i2.1409

Linda. (2024). Peran guru pendidikan agama Katolik dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Agama, 5(2), 3700–3710. https://doi.org/10.55606/semnaspa.v5i2.2326

Lumbanbatu, J. S. (2025). Guru agama Katolik: Peran dan kompetensi dalam membentuk pribadi beriman. Tangguh Denara Jaya.

Lumbanbatu, J. S., & Sagala, S. I. (2024). Upaya guru pendidikan agama Katolik dalam meningkatkan keterampilan sosial peserta didik kelas XI di SMA Swasta Santa Maria Medan. Jurnal Kreativitas Pendidikan Modern, 6(3), 388–397. https://journalversa.com/s/index.php/jkpm/article/view/2092

Mandagi, L., Lapian, M., & Lambey, T. (2022). Strategi pemerintah kecamatan dalam menghadapi era new normal di Kecamatan Tomohon Utara Kelurahan Kakaskasen 1. Jurnal Eksekutif, 2(3). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jurnaleksekutif/article/view/42153

Oktaria, S., Suma, K., & Garma, I. G. A. (2018). Strategi pembelajaran guru: Relevansinya dalam pengembangan self-efficacy dan prestasi belajar fisika siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha, 8(2), 45–54. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPF/article/view/20637

Purwasih, E. (2025). Peran self-efficacy dalam meningkatkan ketekunan belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mengajar, 2(2), 147–149. https://jurnal.pgsdsm.id/index.php/sm/article/view/164

Putri, R. I., & Santosa, R. H. (2015). Keefektifan strategi REACT ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan penyelesaian masalah, koneksi matematis, dan self-efficacy. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(2), 262–272. https://doi.org/10.21831/jrpm.v2i2.7345

Rahmawati, D. A., Firdaus, A. A., & Suryaningtyas, F. (2024). Strategi peningkatan self-efficacy pada guru dalam penanganan siswa berkebutuhan khusus. Jendela Akademika, 2(2), 58–66. https://doi.org/10.21009/JendelaAkademika.202.03

Rahmawati, S. R., & Nopriana, T. (2024). Self-efficacy siswa: 7 indikator keyakinan diri dan tantangan dalam pembelajaran matematika SMP. Suska Journal of Mathematics Education, 10(2), 101–108. http://dx.doi.org/10.24014/sjme.v10i2.32726

Saputra. (2025). Pendampingan pastoral dalam Gereja Katolik: Peran katekis dalam evangelisasi dan formasi iman yang berkelanjutan. Jurnal Pelayanan Pastoral. https://e-journal.stp-ipi.ac.id/index.php/jpp/article/view/678

Saputra, Y. C. K. (2024). Menyelaraskan tradisi dengan teknologi: Transformasi pendidikan agama Katolik di era digital. Vocat: Jurnal Pendidikan Katolik, 4(2), 117–131. https://doi.org/10.52075/vctjpk.v4i2.452

Sihotang, D. O., Perangin-angin, R. A., & Waruwu, E. (2025). Peran guru agama Katolik dalam pembinaan iman siswa di SD Negeri 045957 Suka. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, 4(1), 43–53. https://doi.org/10.55606/lumen.v3i1.299

Sormin, S. M., & Rahardjo, I. (2024). Peran guru pendidikan agama Katolik dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Agama, 5(2), 3700–3710. https://doi.org/10.55606/semnaspa.v5i2.2326

Suhel, M., & Nirmalasari, S. (2025). Strategi guru fikih dalam meningkatkan self-efficacy siswa pada pembelajaran fikih di MTs Adolina Perbaungan. Rayah Al-Islam, 8(4), 2950–2963. https://doi.org/10.37274/rais.v8i4.1346

Zimmerman, B. J. (1995). Self-efficacy and educational development. In A. Bandura (Ed.), Self-efficacy in changing societies (pp. 202–231). Cambridge University Press.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

depari, livia, & Sembiring, M. (2026). STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DALAM MENINGKATKAN SELF-EFFICACY SISWA KELAS XI DI SMA . SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(3), 1412–1428. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.11091

Issue

Section

Articles