PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL MOTION GRAPHICS DALAM PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT DI SMAN 1 KAMAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10875Abstract
Learning motivation in anecdotal text material remains an important issue in Indonesian language instruction, particularly due to the continued dominance of conventional teaching approaches and the limited use of engaging instructional media. This study aimed to develop motion graphics-based audiovisual media to enhance tenth-grade students’ learning motivation in anecdotal text learning. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants involved 22 students from class X-10 of SMAN 1 Kamal. Data were collected through observation, interviews, expert validation, teacher response questionnaires, and student learning motivation questionnaires. The findings revealed that the developed audiovisual media met the criteria of being highly feasible based on expert and practitioner validation. The implementation of the media also contributed to improving students’ learning motivation, as indicated by a moderate N-Gain score. The novelty of this study lies in the contextual development of motion graphics media specifically designed for anecdotal text learning, combining dynamic visual presentation with interactive learning support to encourage greater student engagement. Therefore, motion graphics-based audiovisual media can be considered an innovative alternative for Indonesian language learning at the secondary school level.
ABSTRAK
Motivasi belajar siswa pada materi teks anekdot masih memerlukan penguatan, khususnya karena proses pembelajaran Bahasa Indonesia cenderung didominasi metode konvensional serta penggunaan media yang kurang menarik dan interaktif. Penelitian ini berfokus pada pengembangan media audio visual berbasis motion graphics sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X pada materi teks anekdot. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 22 siswa kelas X-10 SMAN 1 Kamal. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahli, angket respon guru, serta angket motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio visual berbasis motion graphics yang dikembangkan memenuhi kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli dan praktisi. Penggunaan media dalam proses pembelajaran juga berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan melalui hasil analisis N-Gain pada kategori sedang. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan media motion graphics yang dirancang secara kontekstual sesuai karakteristik materi teks anekdot, sehingga mampu mengintegrasikan penyajian materi yang visual, dinamis, dan lebih menarik bagi siswa. Dengan demikian, media audio visual berbasis motion graphics memiliki potensi untuk digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang sekolah menengah.
Downloads
References
Agustien, R., Umamah, N., & Sumarno, S. (2018). Pengembangan media pembelajaran video animasi dua dimensi situs Pekauman di Bondowoso dengan model ADDIE mata pelajaran sejarah kelas X IPS. Jurnal Edukasi, 5(1), 19–23. https://doi.org/10.19184/jukasi.v5i1.8010
Ayuni, F., Purba, A., & Akhyaruddin, A. (2022). Penerapan asesmen autentik materi menulis teks anekdot kelas X SMA. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 8(1), 417–428. https://doi.org/10.30605/onoma.v8i1.1763
Batubara, H. H., & Ariani, D. N. (2016). Pemanfaatan video sebagai media pembelajaran matematika SD/MI. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 47–66. https://doi.org/10.31602/muallimuna.v2i1.741
Efendi, Y., Adi, E., & Sulthoni, S. (2020). Pengembangan media video animasi motion graphics pada mata pelajaran IPA di SDN Pandanrejo 1 Kabupaten Malang. JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset dalam Teknologi Pembelajaran, 6(2), 97–102. https://doi.org/10.17977/um031v6i22020p097
Fadhli, M. (2015). Pengembangan media pembelajaran berbasis video kelas IV sekolah dasar. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 24–29. https://doi.org/10.24269/dpp.v3i1.157
Hapsari, A. S., & Zulherman, Z. (2021). Pengembangan media video animasi berbasis aplikasi Canva untuk pembelajaran IPA. Jurnal Basicedu, 5(4), 2384–2394. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1237
Karo-Karo, I. R., & Rohani, R. (2018). Manfaat media dalam pembelajaran. AXIOM: Jurnal Pendidikan dan Matematika, 7(1), 91–96. https://doi.org/10.30821/axiom.v7i1.1778
Melani, N. P., Gusrayani, D., & Nugraha, R. G. (2024). Pengembangan video pembelajaran motion graphic pada materi peta dan komponennya. EDU RESEARCH, 5(3), 62–70. https://doi.org/10.47827/jer.v5i3.227
Miftah, M. (2014). Pemanfaatan media pembelajaran untuk peningkatan kualitas belajar siswa. Jurnal Kwangsan, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v2n1.p1--11
Nurhayati, S., Judijanto, L., Wiliyanti, V., Januaripin, M., Winatha, K. R., Payung, Z., & La Abute, E. (2025). Media dan teknologi pembelajaran. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Misykat, 3(1), 171–187. https://doi.org/10.33511/misykat.v3n1.171
Pamungkas, A. S., & Koeswanti, H. D. (2020). Pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon. Jurnal Obsesi, 5(1), 231–241. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.449
Puspitoningrum, E., Agan, S., & Rahmayantis, M. (2023). Learning models of writing anecdotes through virtual learning in independent learning curriculum for senior high school students. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 6(1), 32–46. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v6i1.2201
Safitri, R. D., & Harmanto, H. (2021). Pengembangan e-book interaktif materi mewaspadai ancaman terhadap kedudukan NKRI bagi siswa kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 10(3), 668–682. https://doi.org/10.26740/kmkn.v10n3.p668-682
Sari, R., Hudiyono, Y., & Soe’oed, R. (2017). Pengembangan media blog dalam pembelajaran menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 1(4), 317–330. https://ocs.unmul.ac.id/index.php/JBSSB/article/view/712
Suryani, N. (2018). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. ROSDA.
Tegeh, M. (2014). Pengembangan, model penelitian. GRAHA ILMU.
Uno, B. H. (2021). Teori motivasi dan pengukurannya. Bumi Aksara.
Wulandari, T., & Mudinillah, A. (2022). Efektivitas media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jurnal Basicedu, 6(2), 1846–1857. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2145
Yusmaningsih, Y., Delianti, V. I., Mursyida, L., & Marta, R. (2024). Development of interactive learning media based on motion graphic animation for basic photography subject. Journal of Hypermedia & Technology-Enhanced Learning, 2(3), 304–319. https://doi.org/10.58536/j-hytel.v2i3.146
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















